Saturday, May 16, 2020

Tebang Pilih, Pembagian BLT Kampung Bimasakti Waykanan

NEGERI BESAR (16/5/2020) – Banyak warga miskin Kampung Bimasakti, Kecamatan Negeri Besar, Kabupaten Waykanan, tidak kebagian bantuan langsung tunai. Mereka telah didaftar sebagai penerima bansos, namun jatah BLT diberikan kepada keluarga aparat kampung.

Pemerintah menyalurkan bantuan langsung tunai, BLT, dan bantuan sosial tunai, BST, sebagai program penanggulangan dampak pandemi corona. Bantuan sosial ini menyasar warga miskin, tidak punya penghasilan tetap, dan lansia.

Penerima BLT dan BST wajib memenuhi sejumlah kriteria antara lain belum pernah menerima bantuansosial seperti Program Keluarga Harapan. Nilai bantuan Rp1,8 juta untuk periode April hingga Juni 2020 atau Rp600 ribu per bulan.

Warga miskin Kampung Bimasakti sudah didaftar, namun mereka tidak menerima BLT dana desa maupun BST Kementerian Sosial. Siti Hasanah, ibu rumah tangga beranak dua, dimintai foto copy KTP dan KK. Proses pendataan serupa dialami Suhaimah, janda satu kampung.

Hingga bantuan langsung tunai cair di Balai Kampung Bimasakti beberapa hari lalu, kedua warga kurang mampu tersebut tidak menerima apapun. Padahal, mereka layak dan memenuhi kriteria penerimaan bantuan sosial.

Bukan hanya nihil BLT dan BST, Siti Hasanah dan Suhaimah serta beberapa warga miskin mengaku tidak pernah tersentuh bantuan sosial  lainnya seperti Program Keluarga Harapan dan Bantuan Pangan Non Tunai bersumber APBN danAPBD.

Mansur, warga Bimasakti, mempertanyakan kesanggupan aparat kampung menyalurkan bantuan sosial sesuai ketentuan. Ia menduga bantuan justru jatuh ke orang golongan ekonomi mampu. Warga miskin beberapa kali cuma dimintai identitas, namun bantuan tidak terealisasi.

Jurutulis Kampung Bimasakti Aguswanto, Sabtu 16 Mei 2020, mengakui aparat tebang pilih dalam penyaluran bantuan langsung tunai. Banyak warga memenuhi kriteria penerima BLT, namun seorang aparat kampung memberikan kepada keluarganya.

Ketidakadilan penyaluran BLT perlu dicarikan solusi secepatnya. Aguswanto mengusulkan pendataan ulang agar bantuan sosial penanggulangan dampak corona tepat sasaran.

ALIYUDIN

0 comments:

Post a Comment