Tuesday, June 9, 2020

Pemohon E-KTP Lampung Selatan Melonjak 300 Persen

KALIANDA (9/6/2020) – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Disdukcapil Lampung Selatan, kewalahan melayani lonjakan permohonan E-KTP sejak pasca lebaran hingga menjelang new normal pandemi corona. Antrean pemohon membeludak setiap hari.

Kantor Disdukcapil Lampung Selatan mencatat lonjakan permohonan E-KTP pasca lebaran tahun ini melonjak 300 persen dibandingkan periode sama tahun lalu. Antrean pemohon sampai luber ke halaman. Penyediaan tenda tetap tidak mampu menampung banyaknya warga.

Kepala Disdukcapil Lampung Selatan Edi Firnanti, Selasa 9 Juni 2020, mengatakan permohonan E-KTP membeludak tiap hari. Pemohon pasca lebaran plus dua hingga empat masih normal. Namun, hari berikutnya hingga kini terus melonjak.

Permohonan E-KTP terbanyak ada tiga kelompok masing-masing usia 17 tahun, warga baru pulang merantau, dan pengajuan masyarakat penerima bantuan langsung tunai. Proses pembuatan identitas kependudukan baru sebatas perekaman.

Lonjakan permohonan E-KTP pasca lebaran makin tinggi karena bertepatan menyongsong new normal pandemi corona. Disdukcapil pun mengubah sistem pelayanan online dengan normal bertatap muka. Kembalinya pelayanan seperti semula dibarengi penegakan protokol kesehatan.

Disdukcapil menyediakan perlengkapan cuci tangan, pengaturan tempat duduk berjarak aman, dan mewajibkan pemohon adminduk mengenakan masker. Pemohon tidak dilayani jika tidak mengenakan masker. Antrean perekaman E-KTP dalam ruangan bahkan diperketat dari semula 20 menjadi 5 pemohon saja.

Perekaman E-KTP juga diperluas dengan membuka perekaman di Kantor Kecamatan Jatiagung serta Tanjungbintang mencakup Kecamatan Tanjungsari dan Merbau Mataram.

Pemohon diimbau bersabar mengingat banyaknya antrean perekaman dan jadwal pencetakan E-KTP belum pasti. Ketersediaan blangko sangat terbatas dan masih menunggu kiriman Ditjen Dukcapil Kemendagri. Disdukcapil Lampung Selatan telah mengajukan 10 ribu blangko E-KTP, namkun belum terkirim hingga hari ini.

GELLY

0 comments:

Post a Comment