Wednesday, June 10, 2020

Tarif Bus Eksekutif Rajabasa-Bakauheni Naik 50 Persen

BANDARLAMPUNG (10/6/2020) – Organda Lampung menaikkan tarif bus eksekutif dan reguler jurusan Terminal Rajabasa-Bakauheni naik sampai 50 persen. Kenaikan ongkos ini menyesuaikan biaya operasional karena berlaku pembatasan penumpang menghadapi new normal.

Tarif bus eksekutif Rajabasa-Bakauheni naik 50 persen dari Rp40 ribu menjadi Rp60 ribu. Sementara bus reguler semula Rp30 ribu naik 16 persen menjadi 35 ribu. Tarif ini berlaku menjelang penerapan new normal atau tatanan baru sampai suasana kembali normal.

Kepala Terminal Rajabasa Denny Widjan menjelaskan alasan kenaikan tarif bus eksekutif dan reguler jurusan Rajabasa-Bakauheni karena pemberlakuan physical distancing sesuai protokol kesehatan memasuki new normal. Jumlah penumpang bus dibatasi 50 sampai 70 persen. Organda menaikkan tarif untuk menutup biaya operasional.

Bus eksekutif dan regular Rajabasa-Bakauheni kembali melayani penumpang seiring pembukaan penyeberangan Bakauheni-Merak sejak Senin 8 Juni 2020. Meski begitu arus penumpang baru lima persen angka normal.

Bus AKAP juga beroperasi meski jumlah penumpang sedikit. Edi, penumpang asal Pringsewu, memboyong dua anggota keluarga menuju Wonosobo, Jawa Tengah. Tarif bus ternyata melonjak 100 persen dari Rp260.000 menjadi Rp520.000. Perjalanan antarpulau juga membawa bekal surat kesehatan dan keterangan lurah.

Sesuai surat edaran nomor 11 tahun 2020 tentang pedoman dan petunjuk teknis penyelenggaraan transportasi darat pada masa adaptasi new normal, setiap bus wajib mengikuti protokol kesehatan dengan menyediakan hand sanitizer serta kru maupun penumpang mengenakan masker.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 juga masih memberlakukan surat keterangan sehat bagi penumpang tujuan Jawa. Terminal Rajabasa bersama Puskesmas menyiagakan paramedis untuk pembuatan surat bebas corona tersebut.

DEDI KAPRIYANTO

0 comments:

Post a Comment