Friday, September 18, 2020

Operasi Senyap Polres Mesuji Ciduk Pencoleng Asal OKI

SIMPANGPEMATANG (18/9/2020) – Tim gabungan Tekab 308 Polres Mesuji dan Polsek Simpangpematang kembali menduk dua pencoleng di Desa Menangraya, Kecamatan Pedamaran, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, Jumat dini hari 18 September 2020.

Target penangkapan berinisial CD dan JN merupakan anggota kelompok UR dan KL sudah tertangkap sehari sebelumnya di Desa Pematangpanggang. Kawanan pencoleng lintas provinsi ini menjadikan warung kelontongan wilayah Mesuji sebagai sasaran pembobolan.

Tim gabungan Tekab 308 Polres Mesuji dan Polsek Simpangpematang kali ini melancarkan operasi senyap dalam meringkus CD, 36 tahun, dan JN, 48 tahun. Tim di bawah pimpinan Kanit Reskrim Polsek Simpangpematang Ipda Banbang bergerak pagi buta dengan perhitungan target operasi sedang tidur pulas.

Petugas mengetuk rumah beberapa saat penghuni baru membuka pintu. CD langsung gelagapan begitu disergap dalam kondisi bau bantal. Penyergapan dibarengi penggelledahan seisi rumah. Petugas membawa sejumlah barang bukti dan menemukan alat penghisap sabu.

Dari mulut CD terungkap anggota pencoleng kelompok OKI lainnya berinisial JN. Anggota paling senior ini rupanya tinggal satu desa. Operasi senyap pagi buta kembali menciduk tersangka pencuri tanpa perlawanan. Keluarga JN sia-sia coba menahan penangkapan dengan tangisan.

Dua tersangka dijeboskan ke sel Polsek Simpangpematang, Mesuji. Kapolsek AKP Agung Ferdika mengungkap keberhasilan tim gabungan menangkap CD dan JN sebagai pengembangan kasus pencurian meibatkan UR dan KL. CD berulah selama perjalanan dari OKI menuju Mesuji. Kaki kanannya ditembak karena melawan petugas.

Kasatreskrim Polres Mesuji Iptu Riki Nopariansyah membenarkan penangkapan CD dan JN sebagai anggota kawanan pencoleng UR dan KL. Kelompok ini terungkap membobol dua warung atau toko kelontongan di Mesuji. Hasil pemeriksaan sebelumnya, UR dan KL  cuma mengakui satu TKP.

Pencoleng kelompok OKI, Sumatera Selatan, memiliki sejumlah anggota. Selain empat tersangka, polisi masih memburu beberapa pelaku. Identitas dan alamat sudah diketahui begitu rekan-rekannya buka mulut.

AGUS RAHARJA

0 comments:

Post a Comment