Selasa, 05 Januari 2021

Dengan Tertatih, Pria Tulangbawang Barat Peragakan Bunuh Anak Pacar

TULANGBAWANG TENGAH (5/1/2021) - Kepolisian Sektor Tulang Bawang Tengah, menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan yang dilakukan pelaku Adi Supeno. Dengan tertatih, tersangka memperagakan pembunuhan terhadap anak kekasihnya.

Adi Supeno memperagakan Sembilan adegan pembunuhan terhadap Erlangga Ahmad Dhani, Bocah berusia 8 tahun, yang terjadi pada 2 September 2020 lalu di perkebunan sawit Tiyuh Bujungdewa, Kecamatan Pagar Dewa.

Rekonstruksi dilakukan di perkebunan sawit, Tiyuh Tirta Kencana, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Selasa, 5 Januari 2021. Pelaku memperagakan aksi pembunuhan yang dilakukannya dengan kondisi kaki pincang menggunakan tongkat karena tertembak polisi akibat melakukan perlawanan dan berusaha melarikan diri ketika ditangkap.

Kompol Rahmin, Kapolsek Tulang Bawang Tengah mengatakan, rekonstruksi guna memenuhi berkas perkara, yang saat ini masih proses penyidikan. Tindakan pembunuhan terhadap Erlangga dilakukan dalam adegan ke 5 hingga adegan ke 8 pada rekonstruksi tersebut.

Dari hasil rekonstruksi, pada adegan awalnya pelaku membawa korban jalan menggunakan sepeda motor, lalu karena terjebak hujan mereka berteduh di sebuah gubuk perkebunan sawit. Ketika itu, tersangka berpura-pura melihat seekor monyet dan berusaha mengejar untuk ditangkap.

Karena beralasan mengejar monyet, pelaku meninggalkan korban digubuk. Tak lama kemudian pelaku memanggil korban dan disuruh membawa tali tambang yang ada dibagasi motor. Setelah itu, setibanya korban ditempat pelaku, badan korban justru dijerat dengan tali tambang yang dibawanya. Korban berusaha memberontak, namun pelaku justru menyeretnya lalu diikat di pohon sawit. 

Kemudian, jeratan dibadan dikalungkan ke leher korban dan ditarik kencang oleh pelaku hingga korban meregang nyawa. Usai dipastikan tewas pelaku menutup jenazah korban dengan 9 pelepah daun sawit. Diketahui, motif pelaku membunuh Korban lantaran cemburu dengan ibunya yang kerap selingkuh.

FATHUL MAGHORIBI

0 komentar:

Posting Komentar