Sabtu, 23 Oktober 2021

Petir Sambar Sembilan Warga di Braja Asri, Lampung Timur

WAY JEPARA (23/10/2021) -  Petir memekak telinga di sejumlah kota dan kabupaten di Lampung, Sabtu Siang, 23 Oktober 2021, membuat sembilan warga Braja Asri, Way Jepara, Lampung Timur, tersambar. Dua dari mereka meninggal dunia, lima lainnya masih dirawat di rumah sakit.

Kesembilan warga Braja Asri sedang bekerja mencabut singkong sejak pukul 07.30 pagi. Sekitar pukul 11.00, hujan datang. Mereka berkumpul di sebuah gubuk di Dusun 5 Kuningan. Petir pun menyambar, mengenai seluruh warga di dalamnya.

Tidak ada dari kesembilan warga yang luka bakar. Umumnya merasakan lumpuh di bagian badan dan kaki. Suhardi dan Maksum, pria berusia 47 dan 35 tahun, meninggal di lokasi. Sedangkan Julianto, Sumardi, Slamet, Agus, Poniman, Warsono, dan Ahmadi dibawa ke RS Permata Hati dan RSUD Sukadana, Lampung Timur.

Partinah, isteri Warsono, yang dirawat di RSUD Sukadana menyebut suaminya masih antara sadar dan tidak akibat disambar petir. Pria itu sering mengeluhkan sakit di bagian kaki.

Julianto, salah seorang dari warga yang selamat, mengatakan mereka bersembilan sedang berteduh di dalam gubuk saat terkena petir. Begitu tersambar ia merasakan tubuhnya bagian bawah lumpuh. Namun masih bisa berbicara dan meminta tolong.

Basuki, warga yang pertama menolong, mengatakan ia dalam perjalanan dari kebun karetnya ketika melihat kesembilan pencabut singkong tersebut tidak berdaya di dalam gubuk. Karena melihat banyaknya korban, ia pulang meminta bantuan.

Kepala Desa Braja Asri Darusman mengatakan warga yang meninggal, Suhardi dan Maksum mengalami luka di bagian kepala. Keduanya masih besanan. Keluarga merencanakan pemakaman di tempat kelahirannya di Srigading, Labuhan Maringgai.

BENI ALIF SYUHADA, NAHODA, DAN FAHROZI NAZAM

0 komentar:

Posting Komentar