Selasa, 31 Mei 2022

4 Begal Truk Diringkus di Flyover Wayhalim, Bandarlampung

BANDARLAMPUNG (31/5/2022) -  Empat orang begal truk, seorang di antaranya honorer di BNN, diringkus Tim Tekab 308 Polsek Sukarame, bekerja sama dengan Polresta Bandarlampung dan Polda Lampung. Petugas menyita dua kendaraan dalam operasi tersebut.

Kapolsek Sukarame Kompol Warsito, Selasa, 31 Mei 2022,  mengatakan pembegalan terjadi pada pukul 12.30, Jumat 27 Mei lalu di bawah jembatan layang Soekarno-Hatta, Waydadi, Sukarame, Bandarlampung.

Dengan membawa Avanza berpelat B 1620 KFG, keempat begal menodong sopir dan kenek, menyuruhnya turun dari Truk Izuzu bernomor polisi BE 8929 NC, dan membuangnya di daerah Batu Putu, Teluk Betung Timur, dalam keadaan tangan terikat dan mata ditutup lakban.

Mendapat laporan pembegalan truk, Tim Tekab 308 Polsek Sukarame, bekerja sama dengan Polresta dan Ditreskrimum Polda Lampung, menguber keempat begal.

Dua dari begal ditangkap setelah berkoordinasi dengan pengelola Jalan Tol. Mereka, rupanya, terdeteksi memakai kartu yang sama saat masuk Tol Trans Sumatera Ruas Kotabaru – Bakauheni dan kapal penyeberangan, saat pulang ke Lampung, setelah mengantar truk menyeberang ke Pulau Jawa.

Begal Al, warga Tanjungsari, Lampung Selatan, berusia 37 tahun, dan Do, warga Keteguhan, Teluk Betung Timur berusia 37 tahun, diringkus di bawah jembatan layang Soekarno-Hatta, Wayhalim, Bandarlampung, pukul 23.30, Jumat, 27 Mei 2022.

Dua begal lainnya, NY, warga Enggal, Bandarlampung berusia 30 tahun, dan YR, warga Kelurahan Surabaya, Kedaton, Bandarlampung ditangkap pukul 02.00, Sabtu, 28 Mei di halaman parkir sebuah hotel di Teluk Betung Utara.

Kapolsek Sukarame Kompol Warsito menyebut Truk Izuzu BE 8929 NC sudah mulai dilego oleh para begal, ditemukan petugas di sebuah daerah di Jawa Tengah, namun belum sempat terjual saat mereka kembali ke Lampung.

Saat ungkap kasus pada Selasa, 31 Mei 2022, Polsek Sukarame juga menunjukkan bukti senjata tajam, sebuah tanda pengenal sebagai pegawai honorer Badan Nasional Narkotika atau BNN, dan alat pengetesan narkoba.

Kompol Warsito menyebut dua begal sering melakukan perampasan dan pencurian kendaraan di Bandarlampung, Lampung Tengah, dan Tanggamus.

ARI IRAWAN

0 komentar:

Posting Komentar