Jumat, 13 Mei 2022

Geger Temu Motor saat Mancing di Sri Rejosari, Lampung Timur

WAY JEPARA (12/5/2022) -  Warga Desa Sri Rejosari, Way Jepara, Lampung Timur, geger dalam dua hari terakhir. Sejumlah pemancing menemukan sebuah sepeda motor di sungai daerah sekitar, saat mereka mancing sore pada Selasa, 10 Mei.

Sepeda motor berjenis Yamaha Yupiter tersebut mereka temukan di dekat jembatan, yang menghubungkan antar dusun dan berada di tengah persawahan. Warga sering memancing di sana karena sering memperoleh ikan.

Pemancing yang berjumlah hingga delapan orang itu, ramai-ramai mengangkatnya, membawa ke rumah seorang warga, dan membersihkannya dari lumpur tebal yang membalut roda dua tersebut. Ternyata yang ditemukan, Yamaha Yupiter masih baru.

Karena kuncinya rusak, seperti dibuka paksa dengan Letter-T, dan tanpa pelat, warga sepakat menyerahkan sepeda motor tersebut ke Polsek Way Jepara pada besok harinya, pukul 20.00, malam Kamis, 11 Mei 2022.

Setelah mengingat siapa saja yang kehilangan sepeda motor dalam sebulan terakhir, petugas Polsek mencurigai roda dua yang ditemukan milik Kantor Desa Braja Sakti, Way Jepara, Lampung Timur. Kendaraan roda dua tersebut sering dipakai kepala desanya, Edi Santoso.

Kapolsek Way Jepara , Lampung Timur, AKP  Jalaludin, Kamis 13 Mei 2022, mengatakan motor dinas tersebut dilaporkan hilang pada malam Lebaran,  1 Mei yang lalu dari rumah Kades Edi Santoso, berikut uang tunai 194 juta rupiah, yang seyogianya dipakai untuk gajian para pegawai desa.

Kehebohan pun menjadi bertambah, karena warga bertanya-tanya mengapa sang pencuri hanya membawa kabur uang 194 juta, tidak sekalian dengan sepeda motornya, karena maling sudah kadung mencurinya dari rumah Kepala Desa Braja Sakti.

Saat ditemukan, selain kunci rusak, Yamaha Yupiter tersebut masih mulus. Di dalam jok bangku, yang ditemukan tinggal sejumlah kunci dan sebuah cap milik Desa Braja Sakti.

Hingga Kamis, 2 Mei 2022, roda dua tersebut masih diamankan Polsek Way Jepara. Kapolsek dan petugas di sana sedang memecahkan misteri kehilangannya, karena juga terkait dengan uang tunai 194 juta rupiah, yang berasal dari ADD.

NAHODA

0 komentar:

Posting Komentar