Rabu, 18 Mei 2022

Kapolres Minta Wali Kota Bandarlampung Tutup Tokyo Space

BANDARLAMPUNG (17/5/2022) -  Kapolresta Bandarlampung Kombes Pol. Ino Harianto, Rabu, 17 Mei 2022, mengatakan pihaknya sudah menyurati Pemerintah Kota setempat untuk menutup Tokyo Space di Jalan KS Tubun, Rawalaut. Di kafe tersebut, Minggu, 15 Mei, seorang TNI ditujah hingga tiada.

Saat diwawancarai di Mapolres Bandarlampung, Kombes Pol Ino Harianto menyatakan pihaknya membuat surat permohonan kepada Wali Kota Bandarlampung karena peristiwa penujahan dan Kafe Tokyo Space buka melebihi ketentuan dari pukul 22.00 malam.

Kombes Pol Ino Harianto mengatakan ketentuan buka hanya hingga pukul 22.00 malam seharusnya tidak hanya berlaku bagi Tokyo Space, tetapi bagi seluruh tempat hiburan di Bandarlampung.

Setelah ramai sehari sebelumnya saat prarekonstruksi, Kafe Tokyo Space lengang, pintunya digembok, dan di sana tertempel sebuah stiker yang menyebut ditutup sementara oleh Tim Satgas Covid-19.

Sukarma Wijaya, Plt Sekretaris Bandarlampung, Selasa 17 Mei 2022, membantah Kafe Tokyo Space hanya ditutup sementara. Lewat rapat dengan tim gabungan, mereka memutuskan mencabut izin operasional tempat hiburan tersebut.


Di Kelurahan Tanjung Senang, Kotabumi Selatan, Lampung Utara, keluarga anggota TNI Prada Agung Adi Saputra masih berduka, hingga Selasa, 17 Mei 2022. Di halaman rumah masih terdapat banyak karangan bunga, di antaranya dari Danrem 043 Gatam dan Dandim Lampung Utara.

Sutejo, ayah almarhum Prada Agung Adi Saputra mengatakan ia menerima kabar pada pukul 03.00, Minggu, 15 Mei 2022, dan mengetahui anaknya meninggal dari petugas di RS Graha Husada, Jalan Antasari, Bandarlampung, dengan luka di dada kiri.

Sutejo menyebut puteranya anak sulung dari dua bersaudara. Selama ini betugas sebagai anggota TNI Angkatan Darat Bataliyon Yonif 143. Pemakamannya dilakukan dengan upacara militer di Kelurahan Tanjung Senang,  Kotabumi Selatan,  Lampung Utara. 

Keluarga sudah mengikhlaskan kepergian Prada Agung Adi Saputr. Namun, sebagai ayah, Sutejo mengharapkan kematiannya diusut tuntas oleh petugas terkait.

DANDI SUCIPTO DAN ADI SUSANTO

0 komentar:

Posting Komentar