Minggu, 15 Mei 2022

Pringsewu: Wanita Bercadar Datangi Warga untuk Bayar Utang

PRINGSEWU (15/5/2022) -  Seorang wanita bercadar. berseragam putih, dan berkacamata hitam,  viral dalam sepekan terakhir di Pringsewu, karena terekam warga meminta sumbangan ke sejumlah rumah warga, tanpa mengenal waktu, pagi, siang, dan malam.

Dalam sejumlah video yang diunggah lewat media sosial, wanita bercadar tersebut, selalu membawa ransel saat mendatangi rumah warga. Ia datang dengan mengetuk pintu, menyampaikan maksudnya meminta sumbangan, dan menengadahkan telapak tangannya saat masyarakat membuka pintu.

Netizen pun beragam komentar atas unggahan tersebut. Ada yang menyebut ketakutan karena sang wanita berpakaian aneh dan tidak mengenal waktu saat mendatangi rumah penduduk di sekitar Pringsewu.

Selain serba putih, para netizen juga menyebut wanita tersebut sering berpakaian, bercadar, dan berkacamata hitam. Seragam ini membuat mereka lebih takut, apalagi jika didatangani pada malam hari.

Karena viral di media sosial, Polres Pringsewu pun mencari wanita bercadar tersebut saat mendatangi rumah warga dan membawanya Mapolres setempat pada pukul 10.00, Minggu, 15 Mei 2022.

Kapolres Pringsewu AKBP Rio Cahyowidi mengatakan wanita bercadar putih, berbusana putih, dan berkacamata hitam tersebut bernisial NH, berusia 43 tahun, bertempat tinggal di Pekon Bandung Barat, Sukoharjo, Pringsewu.

Saat diperiksa, wanita berusia 49 tahun tersebut, menyebut ia keliling mendatangi rumah warga meminta-minta karena terbelit pinjaman online di sebelas aplikasi.  Hingga Minggu, 15 Mei 2022, total tunggakan masih 39 juta rupiah.

AKBP Rio Cahyowi mengatakan sang wanita bercadar sudah berjanji tidak berkeliling lagi meminta sumbangan dan menyatakan meminta maaf kepada warga Pringsewu atas perbuatannya yang dinilai meresahkan.

Kapolres menyebut pihaknya tidak bisa menahan wanita bercadar itu karena tidak memenuhi unsur pidana.  Ia meminta keluarga dan aparat Pekon tempat ia tinggal mengawasinya untuk tidak melakukan hal yang sama lagi.

DAVID SIREGAR

0 komentar:

Posting Komentar