Senin, 14 November 2022

Jalinbar Macet 12 Jam Akibat Longsor Pesisir Barat

KARYA PENGGAWA (14/11/2022) – Sebuah truk Colt Diesel bermuatan jeruk terjebak longsor selama 12 jam di Jalan Lintas Barat (Jalinbar) Sumatera Pekon Tembakak Way Sindi, Kecamatan Karya Penggawa, Pesisir Barat, Minggu malam 13 November 2022 pukul 19.00 WIB. Roda kendaraan ambles dan nyaris terguling akibat menghindari material longsor.

Truk Colt Diesel kuning dengan pelat nomor polisi BD 8806 N mengangkut delapan ton jeruk dari Kabupaten Muko-muko, Bengkulu, menuju Jakarta. Ruas Jalinbar Pekon Tembakak Way Sindi ternyata tertutup longsor lebih setengah badan jalan.

Material longsor bukan hanya tanah dan lumpur tetapi pepohonan dengan posisi menghalangi jalan setinggi jaringan listrik. Arus lalu-lintas dari Bengkulu menuju Lampung dan sebaliknya bergantian melewati bahu jalan dengan ruang manuver pas-pasan.

Tidak disangka, kondisi bahu jalan rapuh sehabis hujan deras. Giliran angkutan jeruk melewati celah sempit, roda depan maupun belakang ambles. Roda menancap makin dalam jika sopir coba menekan gas. Lebih berbahaya lagi, posisi truk miring kanan hampir 45 derajat sehingga rawan terguling.

Insiden ini menimbulkan kemacetan total dua arah dalam suasana gelap gulita. Hingga bantuan akskavator tiba Senin pagi pukul 08.00 WIB, kemacetan mengular sepanjang lima kilometer. Alat berat menyingkirkan material longsor selama satu jam. Jalinbar bisa dilewati kembali dengan sistem satu jalur pada pukul 09.00 WIB.

Kapolsek Pesisir Utara AKP Heri Oktarino, Senin 14 November 2022, menjelaskan hujan deras sejak Sabtu hingga Minggu menimbulkan banjir dan longsor lima titik di Pesisir Barat meliputi Jalinbar Tembakak Way Sindi dan Jembatan Laay, Karya Penggawa. Titik longsor lainnya di Pekon Penengahan, Kecamatan Lemong, dan Jembatan Baturaja.

Longsor berturut-turut di Jalinbar mengakibatkan arus lalu-lintas macet dua hari dua malam. Kemacetan kendaraan di titik longsor Tembakan Way Sindi sampai lima kilometer. Dinas PUPR Pesisir Barat mengerahkan alat berat guna memuka jalur terdampak longsor. Pengendara diingatkan berhati-hati dan waspada karena jalanan masih licin serta rawan longsor susulan.

DEDI KAPRIYANTO

0 komentar:

Posting Komentar