Saturday, September 19, 2020

Puluhan Hektare Sawah Diserang Wereng di Lampung Tengah

SENDANG AGUNG (18/9/2020) – Puluhan hektare sawah di Sendang Baru, Sendang Agung, Lampung Tengah diserang wereng jenis baru, namun bawaan yang lama seperti wereng cokelat. Petani panen lebih dini, hingga hasilnya hanya separo dari biasanya.

Supri, salah seorang petani, mengatakan hama menyerang di sore dan malam hari. Mengisap batang padi hingga kering dan membuat bulir padi menjadi kosong. Mereka sudah mengadu ke PPL, tetapi petugas bingung mencari obatnya.

Muji, petani lainnya, Jumat 18 September 2020, mengatakan Pemerintah harus turun tangan melihat dan mengkaji obat  pembasmi, karena bisa meluas ke areal sawah lainnya.

Basarudin, kepala Kampung Sendangbaru, memperkirakan hasil panen petani di wilayahnya merosot sampai 40 persen. Satu-satunya cara untuk mengatasinya, ia meminta Dinas terkait ke lapangan memberi solusi bagi warga.

ZAINAL ARIPIN

Ratusan ASN Jadi Petugas Pilkada di Bandarlampung

BANDARLAMPUNG (18/9/2020) – Ratusan ASN, yang bertugas di kecamatan dan kelurahan, terlibat dalam penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah di Bandarlampung. Mereka dikhawatirkan mempengaruhi suara pada Pilkada Desember mendatang.

Mantan Kapolda Lampung Ike Edwin menyatakan hal itu, malam Sabtu, 18 September 2020, saat menerima silaturahmi Yusuf Kohar, wakil wali kota, yang juga saat ini mencalonkan diri menjadi kepala daerah pada Pilkada Desember mendatang.

Saat verifikasi faktual calon perseorangan, Ike Edwin menghitung, setidaknya 278 pegawai di kecamatan dan kelurahan yang merangkap menjadi PPS. Setidaknya 428 ASN terlibat dalam penyelenggaran Pilkada di Bandarlampung.

Ike Edwin mengatakan jumlah tersebut lebih banyak lagi jika seluruh Ketua RT juga terlibat dalam penyelenggaraan Pilkada. Saat sosialiasi dan verifikasi faktual saja, ia diusir 87 RT di 87 kelurahan dan 15 kecamatan. Belum penghadangan yang dialami calon lain, seperti Yusuf Kohar, Rycko Menoza, dan Golkar.

JUHARSA ISKANDAR



Friday, September 18, 2020

Penikam Sekh Ali Jaber di Mata Ibu dan Tetangga di Lampung

BANDARLAMPUNG (18/9/2020) – Gang Kemiri, Jalan Tamin, Tanjungkarang Barat, Bandarlampung sepi, Jumat Siang, 18 September 2020, setelah sehari sebelumnya ramai saat rekonstruksi penikaman Sekh Ali Jaber.

Di sanalah Alpin Andrian, lajang 24 tahun, lahir dan dibesarkan. Ia kini menjadi sorotan karena menikam Sekh Ali Jaber saat wisuda hapidz Quran di Masjid Falahudin, yang berjarak 300 meter dari rumahnya, Minggu 13 September .

Agak susah menemui keluarganya dalam sepekan. Namun, kebetulan, ibu kandungnya, Yayat Rohayati, datang dari Jambi, memenuhi panggilan Satreskrim Polresta Bandarlampung, Jumat 18 September 2020.

Berhijab warna maroon, sang ibu mengaku mereka sekeluarga shock mendengar Alpin berencana membunuh Sekh Ali Jaber.  

Seingat dia, salah satu dari tiga anaknya itu, mulai bermasalah Tahun 2015 sejak ia  menjadi TKW di Hongkong. Jika ditelepon, tak ada lagi ucapan alaikumsalam, dan seolah-olah sudah tidak kenal dirinya sebagai ibu kandung.

Alpin dianggap keluarga depresi saat sang ibu berpisah dengan suaminya. Ia selalu merasa bising jika mendengar azan, apalagi suara mengaji dari masjid.

Mereka memutuskan mengobatinya ke sebuah klinik. Namun karena tak kunjung sembuh, membawanya ke kampung halamannya di Lampung Tengah, diobati seorang kiai.

Alpin sembuh. Ia kembali ke lingkungan neneknya di Jalan Tamin Bandarlampung. Kontrol sang ibu lepas. Penikam Sekh Ali Jaber itu sempat beberapa kali berencana bunuh diri, dengan menyilet lehernya, sehingga di mata keluarga lajang berusia 24 tahun itu gila.

Kurangnya warasnya Alpin juga diketahui tetangga sekitar. Deswati, wanita pemilik warung berusia 59 tahun, melihat anak itu tidak lagi bergaul. Kalaupun tampak, sekedar membeli rokok atau jajan.

Jumiwati, tetangga Alpin berusia 61 tahun, melihat lajang berusia 24 tahun itu tidak seperti orang gila lainnya, seperti mengamuk di rumah, apalagi ke tetangga.  Ia hanya melihat anak itu merepotkan neneknya, yang bersahaja, untuk mencukupi kebutuhan hidupnya sehari-hari.

DEDI KAPRIYANTO

DPRD Lampung Gelar Paripurna APBD Perubahan

BANDARLAMPUNG (18/9/2020) – DPRD Provinsi Lampung menggelar rapat paripurna Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan. Sejumlah pos anggaran mengalami perubahan akibat pandemi covid-19.

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Lampung Mingrum Gumai dan dihadiri 50 anggota dewan. Sedangkan dari pihak eksekutif dihadiri Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim. Pos anggaran yang mengalami perubahan antara lain adalah pendapatan. Jumlah pendapatan mengalami perununan yang  cukup tajam. Seperti misalnya dari sektor pajak akibat perekonomian masyarakat yang lesu.

Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim, mengatakan, perekonomian Lampung mengalami minus sekitar 3 persen. Namun dia menargetkan pada akhir tahun ini mengalami kenaikan. Pihaknya juga tetap menjaga laju inflasi di angkat tiga.

JUHARSYAH ISKANDAR

Bandarlampung: Meninggal karena Kontak Meninggal Covid-19

BANDARLAMPUNG (18/9/2020) – Lagi, seorang warga Bandarlampung meninggal karena positif covid-19, Jumat 18 September 2020. Pasien bernomor 675 tersebut kontak dengan kerabatnya yang meninggal pada 11 September lalu, dan setelah itu mengeluh sesak, rapid tes reaktif, swab positif.

Dalam sehari, 18 September 2020, warga terkonfirmasi covid-19 bertambah kembali tujuh: 4 dari Lampung Tengah, 1 Bandarlampung, 1 Tulangbawang, dan 1 Metro. Dua dari mereka kasus baru, 5 hasil tracing. 3 dirawat di rumah sakit, 4 memilih isolasi mandiri.

Dua kasus baru terdiri dari seorang warga Bandarlampung, wanita berusia 40 tahun, yang mengikuti tes calon taruna. Seorang lagi wanita berusia 64 tahun dari Metro, yang tidak beriwayat perjalanan ke luar daerah.

Lainnya hasil tracing: 4 warga Lampung Tengah kontak  pasien 414, 470, dan 472. Seorang warga Tulangbawang tracing pasien nomor 555.

Lampung kembali mencatat 2 warga sembuh, pasien nomor 379 dan 392 dari Bandarlampung.  Lampung sudah menswab 1.482 warga, dengan hasil positif 1.242.

JUHARSA ISKANDAR

Ahlul Bait Indonesia Kecam Penikaman Syekh Ali Jaber

GISTING (18/9/2020) – Ormas Ahlul Bait Indonesia Tanggamus mengecam penikaman Syekh Ali Jaber di Masjid Falahudin, Tanjngkarang, Bandarlampung, Minggu 13 September 2020. Tikaman tersebut bukan hanya serangan seorang syekh, namun bentuk radikalisme terhadap seluruh ulama.

Ustaz Maulana Jalaludin, pengusus DPD Ahlul Bait Indonesia Tanggamus, menyesalkan tindakan Alfin Andrian menikam Syekh Ali Jaber tanpa alasan jelas. Apapun motivasi dan latar belakang pelaku tetap tidak dibenarkan. Pihak berwajib diminta cepat mengungkap kasus serangan ulama  untuk mencegah kejadian serupa.

Pemerintah dan aparat penegak hukum diminta melindungi ulama dari segala bentuk kekerasan dan kejahatan. Lolosnya satu penikaman bisa memicu serangan serupa di lokasi lain dengan pelaku dan sasaran berbeda. Penikaman Syekh Ali Jaber bukan hanya serangan personal, namun juga mengancam ulama secara keseluruhan. 

Ahlul Bait Indonesia Tanggamus mendoakan Syekh Ali Jaber cepat pulih dan segera melanjutkan kembali dakwah seperti sedia kala. 

AHMAD SOLIHIN

Operasi Senyap Polres Mesuji Ciduk Pencoleng Asal OKI

SIMPANGPEMATANG (18/9/2020) – Tim gabungan Tekab 308 Polres Mesuji dan Polsek Simpangpematang kembali menduk dua pencoleng di Desa Menangraya, Kecamatan Pedamaran, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, Jumat dini hari 18 September 2020.

Target penangkapan berinisial CD dan JN merupakan anggota kelompok UR dan KL sudah tertangkap sehari sebelumnya di Desa Pematangpanggang. Kawanan pencoleng lintas provinsi ini menjadikan warung kelontongan wilayah Mesuji sebagai sasaran pembobolan.

Tim gabungan Tekab 308 Polres Mesuji dan Polsek Simpangpematang kali ini melancarkan operasi senyap dalam meringkus CD, 36 tahun, dan JN, 48 tahun. Tim di bawah pimpinan Kanit Reskrim Polsek Simpangpematang Ipda Banbang bergerak pagi buta dengan perhitungan target operasi sedang tidur pulas.

Petugas mengetuk rumah beberapa saat penghuni baru membuka pintu. CD langsung gelagapan begitu disergap dalam kondisi bau bantal. Penyergapan dibarengi penggelledahan seisi rumah. Petugas membawa sejumlah barang bukti dan menemukan alat penghisap sabu.

Dari mulut CD terungkap anggota pencoleng kelompok OKI lainnya berinisial JN. Anggota paling senior ini rupanya tinggal satu desa. Operasi senyap pagi buta kembali menciduk tersangka pencuri tanpa perlawanan. Keluarga JN sia-sia coba menahan penangkapan dengan tangisan.

Dua tersangka dijeboskan ke sel Polsek Simpangpematang, Mesuji. Kapolsek AKP Agung Ferdika mengungkap keberhasilan tim gabungan menangkap CD dan JN sebagai pengembangan kasus pencurian meibatkan UR dan KL. CD berulah selama perjalanan dari OKI menuju Mesuji. Kaki kanannya ditembak karena melawan petugas.

Kasatreskrim Polres Mesuji Iptu Riki Nopariansyah membenarkan penangkapan CD dan JN sebagai anggota kawanan pencoleng UR dan KL. Kelompok ini terungkap membobol dua warung atau toko kelontongan di Mesuji. Hasil pemeriksaan sebelumnya, UR dan KL  cuma mengakui satu TKP.

Pencoleng kelompok OKI, Sumatera Selatan, memiliki sejumlah anggota. Selain empat tersangka, polisi masih memburu beberapa pelaku. Identitas dan alamat sudah diketahui begitu rekan-rekannya buka mulut.

AGUS RAHARJA

Lampung: Kajari Anggap Penikaman Sekh Jaber Perkara Biasa

BANDARLAMPUNG (18/9/2020) – Kepala Kejaksaan Negeri Bandarlampung Abdullah Noer Deny, Jumat 18 September 2020, mengatakan pihaknya menganggap penikaman Sekh Ali Jaber perkara biasa dan tidak akan memikirkan latar belakang lain, hanya fokus atas apa yang dilakukan tersangka.

Hingga Jumat 18 September 2020, Abdullah mengatakan pihaknya belum menerima berkas dan membaca BAP. Jika sudah dikirim Satreskrim Polresta Bandarlampung, mereka akan mempelajarinya selama 7 hari.

Kajari menyebut sudah mempersiapkan tujuh jaksa senior menangani perkara penikaman Sekh Ali Jaber, yang dilakukan Alpin Andrian, lajang  berusia 24 tahun, yang bertempat tinggal 300 meter dari Masjid Fahaludin, Jalan Tamin 45, Bandarlampung, Minggu Sore, 17 September lalu.

Polresta Bandarlampung sudah mereka ulang perkara penikaman, Kamis 17 September. Alpin Andrian, warga Gang Kemiri, memperagakan 17 adegan, mulai dari pukul 11.00 pagi, sempat ngobrol dan minum teh dengan neneknya dari pukul 14.00, bertemu dengan pamannya pukul 16.00, ambil pisau dari rumah neneknya, berangkat ke masjid pukul 17.00, sempat duduk, dan menikam Sekh Ali Jaber beberapa menit kemudian.

DEDI KAPRIYANTO

Lampung Timur : Sudah Tak Pakai Masker, Tak Hafal Pancasila

WAYJEPARA (18/9/2020) - Jajaran Uspika Kecamatan Wayjepara, Lampung Timur,  yang dipimpin  Wakapolsek IPDA Marhasan menggelar operasi yustisi berupa razia bagi pengguna jalan yang tidak menggunakan masker. Saat diberi sanksi, banyak dari warga yang tidak hafal pancasila.

Sejumlah pengguna jalan yang tidak menggunakan masker itu diminta untuk membaca pancasila dan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Namun, tidak sedikit yang tidak hafal. Sebagian lagi yang tidak menggunakan masker juga dihukum push-up dan mengucapkan ikrar janji mematuhi protokol kesehatan.

Wakapolsek Wayjepara, Ipda Marhasan, mengatakan, razia ini di lakukan untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19 di kecamatan Wayjepara. Operasi berlangsung tepat di jalan lintas timur  perempatan pasar Wayjepara. 

MAHODA

Pangdam Sriwijaya Beri Pengarahan Prajurit di Lampung Utara

KOTABUMI (18/9/2020) – Pangdam II Sriwijaya Mayor Jenderal TNI Agus Suhardi mengunjungi Markas Komando Distrik Militer 0412 Lampung Utara, Jumat 18 September 2020. Kedatangannya disambut Pelaksana Tugas Bupati Budi Utomo bersama Ketua DPRD Romli dan Forkopimda Plus.

Kedatangan Pangdam II Sriwijaya Mayor Jenderal TNI Agus Suhardi merupakan rangkaian kunjungan ke Korem 043 Garuda Hitam Lampung.  Selain agenda lingkup Kodam II, kegiatan ini sekaligus membangun komunikasi dengan Pemerintah Daerah dalam pengawalan pembangunan Lampung Utara.

Komandan Kodim 0412 Lampng Utara Letkol  Inf Harry Prabowo menjelaskan berbagai program dan hasil binaan Kodim bersama Pemerintah Daerah dan Forkompimda Plus.

Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Agus Suhardi memberikan pembekalan kepada seluruh anggota Kodim 0412 Lampung Utara sebelum keberangkatan menuju Tulangbawang Barat.

ADI SUSANTO DAN EVICKO GUANTARA

Pemkab Lampung Utara Batasi Pengumpulan Massa

KOTABUMI(18/9/2020) – Pemerintah Kabupaten Lampung Utara mulai membatasi kegiatan masyarakat bersifat pengumpulan masa seperti hajat pernikahan dan seremonial. Langkah ini sebagai pencegahan munculnya klaster baru setelah peningkatan kasus positif covid-19.

Pelaksana Tugas Bupati Lampung Utara Budi Utomo menjelaskan pembatasan hajat pernikahan merupakan bentuk pendisiplinan protokol kesehatan. Pesta tidak dilarang, namun tamu dibatasi demi pencegahan corona. Masyarakat wajib memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak fisik guna mencegah penyebaran covid-19.

Pengetatan protokol kesehatan merupakan cara efektif mencegah klaster baru corona tanpa menghentikan kegiatan usaha dan perekonomian masyarakat. Gugus Tugas Covid-19 bersama aparat terkait bakal melakukan pendisiplinan di lapangan.

Kapolres Lampung Utara AKBP Bambang Yudo Sulaksono mendukung pendisiplinan protokol kesehatan melalui imbauan dan patrol rutin. Disiplin protokol kesehatan merupakan cara efektif mencegah penularan covid-19. Polisi bakal bertindak jika menemukan masyarakat  tidak memakai masker.

ADI SUSANTO DAN EVICKO GUANTARA

Ike Edwin dan Rycko Sepakat Pilkada Tanpa Intimidasi

BANDARLAMPUNG (17/9/2020) – Ike Edwin dan Rycko Menoza menyepakati Pilkada Bandarlampung Desember mendatang bebas dari intimidasi dan campur tangan aparat, terutama dari lingkungan Pemerintah Kota.

Keduanya mengatakan hal itu usai bertemu di Lamban Kuning, Sukarame, Bandarlampung, malam Jumat, 17 September 2020. Ike Edwin didampingi tokoh Kepaksian Pernong.  Rycko disertai calon wakilnya Johan Sulaiman dan tim pemenangannya, terutama dari Golkar.

Selain intimidasi dan campur tangan aparat, Ike Edwin dan Rycko melihat demokrasi di Bandarlampung sudah dilandasi penghalalan segala cara untuk memenangkan pasangan tertentu.

Apakah Tim Ike akan mendukung Rycko pada Pilkada mendatang? Mantan Kapolda Lampung itu mengatakan ia mendukung calon yang siap berpolitik santun, tidak atas dasar dendam-dendaman.

DEDI KAPRIYANTO

Jumlah Positif Covid-19 Lampung Mengarah 700 Orang

BANDARLAMPUNG (17/9/2020) – Lonjakan positif September membuat total warga terkonfirmasi covid-19 di Lampung mengarah 700-an, Kamis 17 September 2020. Jumlahnya saat ini 687, bertambah  21 dalam sehari, 26 meninggal, bertambah 1 dalam sehari.

21 pasien baru berasal 9 dari Bandarlampung, 5 Lampung Barat, 3 Pesisir Barat, masing-masing 1 dari Lampung Utara, Lampung Tengah, dan Pesawaran. 13 dari mereka kasus baru, 8 tracing. 10 dirawat di berbagai rumah sakit, 11 memilih isolasi mandiri.

13 kasus baru berasal 1 dari Lampung Selatan: baru pulang dari Jakarta. 1 dari Pesawaran: terkena hendak cesar. 1 Lampung Tengah, tidak beriwayat perjalanan. 4 Bandarlampung, 1 baru pulang dari Jawa Tengah, 1 meninggal, 1 kontak dengan pasien meninggal, 1 tak beriwayat.

Tiga kasus baru lainnya dari Bandarlampung juga tidak beriwayat. 1 Lampung Utara seseorang yang baru ikut test kedinasan. 2 Lampung Barat: 1 tak beriwayat, tetapi satu lagi sering ikuti pengajian ke berbagai daerah. 

3 pasien baru dari Pesisir Barat hasil tracing 552. 3 Bandarlampung tracing 584 dan 555. 3 Lampung Barat tracing 584, 590, 592, dan 591.

Kabar baiknya, Lampung mencatat 21 pasien sembuh: 15 Lampung Utara, 2 Metro, 2 Bandarlampung, 1 Waykanan, dan 1 Pesawaran. Mereka masing-masing nomor 402,432, 441, 442, 443, 444, 445, 446, 456, 457, 458, 479, 521, 522, 523, 430, 431, 401, 416, 322, dan 465.

JUHARSA ISKANDAR

Thursday, September 17, 2020

9 Positif Covid-19 Lagi di Bandarlampung: 1 Meninggal

BANDARLAMPUNG (17/9/2020) – Warga Bandarlampung meninggal terkonfirmasi covid-19 bertambah lagi satu, Kamis 17 September 2020, hingga total sejak Maret menjadi 15 orang. Pasien positif juga bertambah 9, hingga jumlahnya menjadi  254.

Jumlah warga Bandarlampung meninggal nyaris mencapai 50 persen dari total 26 warga di seluruh Lampung. Sedangkan pasien positif mencapai 38 persen dari total 687 di seluruh provinsi.

Camat Enggal Samsu Rijal mengatakan tambahan meninggal Kamis 17 September seorang warga Kelurahan Tanjungkarang. Almarhum  sudah berusia 69 tahun. Sempat dirawat lima hari di RS Bumi  Waras Bandarlampung.

Wanita yang berdomisi di Kelurahan Enggal itu meninggal pukul 08.00 di RSUAM Bandarlampung. Dimakamkan di TPU Kebunjahe.

DEDI KAPRIYANTO

Reka Ulang Penikaman Sekh Ali Jaber: Alpin Bersiap dari Pagi

BANDARLAMPUNG (17/9/2020) – Dengan pengawasan ketat ratusan petugas, reka ulang  penikaman Sekh Ali Jaber berlangsung lancar, Kamis 17 September 2020. Alpin Andrian mengakui merencanakan pembunuhan dan bahkan sudah bersiap sejak pagi.

Rekonstruksi dimulai dari rumahnya di Gang Kemiri, yang berjarak 300 meter dari Masjid Falahudin, tempat Sekh Ali Jaber ditikam pukul 17.20, Minggu 13 September, di Jalan Tamin No. 45, Tanjungkarang Barat, Bandarlampung.

Dalam rekonstruksi digambarkan Alpin sudah bersiap sejak pagi. Mengambil pisau dapur dari rumah neneknya.  Memutuskan ke Masjid pada siang hari. Sempat duduk di antara jemaah, menonton Sekh Ali Jaber sore harinya.

Saat Sekh Ali Jaber berdialog dengan seorang tahpidz dan ibunya, Alpin berlari ke atas panggung, bermaksud menikam bagian leher atau kepala, tetapi hanya mengenai lengan, karena ustad kondang itu menepisnya.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Z. Pandra Arsyad, usai rekonstruksi, mengatakan seluruh pengakuan Alpin dalam pemeriksaan sesuai dengan reka perkara. 

Menurut Pandra, Polresta sudah melimpahkan perkara ke Kejaksaan Negeri Bandarlampung. Namun Polri tetap menyelidiki latar belakang lainnya, seperti jika ada orang atau pihak lain terlibat dalam penikaman itu.

MAULANA IBRAHIM DAN DANDI SUCIPTO

Warga Lampung Selatan Masih Berat Pakai Masker

KALIANDA (17/9/2020) – Gugus Tugas Covid-19 Lampung Selatan menjaring banyak pelanggar protokol kesehatan dalam Operasi Yustisi dua hari ini. Warga berat memakai masker meski menyadari kelalaian tersebut berisiko rawan tertular covid-19.

Operasi Yustisi melibatkan personel TNI, Polri, dan Polisi Pamong Praja. Petugas menekankan penegakan protokol kesehatan tertama pemakaian masker pelindung penyebaran covid-19. Operasi fokus di jalan protokol Kota Kalianda.

Pengemudi kendaraan umum, angkutan, sopir pribadi, hingga pengendara sepeda motor tidak mengenakan masker. Sebagian sudah memiliki masker, tetapi sengaja tidak dipakai. Masker cuma jadi gantungan, tersimpan di kendaraan atau kantong baju.

Operasi Yustisi menekankan penegakan disiplin protokol kesehatan. Pelanggar hanya diberikan sanksi bersifat mendidik antara lain push up, nyanyi lagu kebangsaan, dan hafalan Pancasila. Beberapa pelanggar diberikan masker karena memang tidak memiliki.

Kasi Operasi Polisi Pamong Praja Lampung Seatan Hendry Gunawan mengatakan Operasi Yustisi berupa imbauan pakai masker berlangsung beberapa hari. Waktu dan lokasi terjadwal  sesuai arahan. Masyarakat diimbau disiplin memakai masker, menjaga jarak fisik, Dan rajin mencuci tangan untuk mencegah penyebaran covid-19.

GELLY

Sengketa Lahan Gunungbatin Lampung Tengah Dikira Selesai

GUNUNGSUGIH (17/9/2020) – Pengadilan Negeri Gunungsugih, Lampung Tengah, menggelar sidang ke-17 sengketa lahan seluas 100 hektar dengan agenda pemeriksaan saksi terakhir tergugat 1 dan 2, Kamis 17 September 2020. Saksi mengira sengketa lahan tersebut sudah selesai sejak tahn 80-an.

Sidang sengketa lahan melibatkan warga Gunungbatin sebagai penggugat dengan tergugat PT Gunung Madu Plantation dan PT Bumi Sumber Sari Sakti. Persidangan dipimpin hakim ketua Rama Wijaya Putra serta anggota Arya Rahayu Nata dan Galang Syafta.

Apip Manaf, saksi tergugat PT Gunung Madu Platantion, mengetahui lahan bersengketa sejak bertugas sebagai pembuka lahan tahun 1984-1988. Warga Gunungbatin dulu memang mengklaim kepemilikan lahan. Sengketa sudah dilaporkan ke perusahaan dan mengira masalah tersebut sudah selesai.

Saksi tidak mengetahui perkembangan berikutnya karena berpindah tugas. Dia baru mengetahui sengketa berlarut-larut setelah diminta menjadi saksi tergugat.

Kuasa hukum warga Gunungbatin Nanang Solihin menyebut persidangan berikutnya dengan agenda pemeriksaan setempat atau lokasi tanah. Penggugat bakal menunjukkan bhatas-batas riil tanah mereka sebelum digarap PT GMP sejak 1985.

Lahan sengketa seluas 100 hektar masing-masing diakui milik penggugat Muksin 74 hektar dan sisanya punya Meliandri. Lahan tersebut dikuasai perusahaan perkebunan PT Gunung Madu Plantation dan PT Bumi Sumber Sari Sakti. Muksin sebagai pemilik lahan mengaku tidak pernah menikmati hasil harapan lahan seluas 74 hektar sejak 1985 hingga sekarang.

ZEN SUNARTO

Warga Pendowo Asri Tulangbawang Berembug Lahan Tidur

DENTE TELADAS (17/9/2020) – Warga Kampung Pendowo Asri, Kecamatan Dente Teladas, Tulangbawang, berembug lahan tidur di dekat lokasi tanah dan balai kampung, Kamis 17 September 2020. Para petani ingin mengelola lahan menjadi areal pertanian produktif.

Rembug atau musawarah lahan tidur dihadiri Kepala Kampung Hendri , utusan Polsek Dente Teladas, aparatur kampung, perintis, dan warga Pendowo Asri. Masyarakat meminta perintis dan aparatur kampung segera menertibkan lokasi persawahan.

Mislan, perintis Kampung Pendowo Asri, mengatakan masyarakat meminta pengelolaan lahan tidur menjadi areal pertanian. Penempatan lahan garapan mengacu data peninggalan kepala kampung pertama bernama Supriyadi. Jika ada warga mengaku punya hak tetapi tidak terdaftar maka akan dipikirkan kemudian.

Sekretaris Kampung Pendowo Asri Santoso menegaskan belum ada penataan atau penertiban apapun terkait lahan tidur. Pemerintah kampung berharap musyawarah lebih lanjut termasuk meminta keterangan kepada perintis mengenai asal-usul atau sejarah kampung.

LUKMAN HAKIM


Dinas Lingkungan Hidup Mesuji Ajak Aksi Pungut Sampah

MESUJI (17/9/2020) - Pemerintah Kabupaten Mesuji melalui Dinas Lingkungan Hidup mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam aksi pungut sampah di lingkungan masing-masing saat massa pandemi seperti saat ini.

Hal tersebut disampaikan Kadis Lingkungan Hidup Mesuji, Bowo S Wiriyanto di stodio radio  suara Mesuji, Desa Gedung Ram Kecamatan Tanjungraya, Kamis 17 September 2020.  Menurutnya, pihaknya siap mendukung program  World Clean Up Day yang akan dilakukan secara serentak hampir di seluruh kota/kabupaten Indonesia dan juga di lebih 150 negara yang ada. 

Dia menjelaskan, secara teknis kegiatan bersih - bersih mulai dari lingkungan tersebut merupakan salah satu aksi untuk berpartisipasi dalam membersihkan sampah-sampah yang berserakan di sekitar lingkungan. Karena persoalan sampah bukan hanya tanggung jawab Pemerintah Daerah melainkan juga butuh dukungan dari semua pihak termasuk warga masyarakat.

SUPRIYONO

Walikota Bandarlampung Jual Aset dan Utang Rp150 Miliar

BANDARLAMPUNG (17/9/2020) – Walikota Bandarlampung Herman HN mau menjual aset tanah hasil reklamasi dan utang Rp150 miliar kepada Kementerian Keuangan. Dua skema tersebut diharapkan menutup defisit anggaran tahun 2019 sebesar Rp398 miliar.

Herman HN membenarkan rencana penjualan aset tanah hasil reklamasi dan pengajuan utang kepada Pemerintah Pusat usai sidang paripurna penandatanganan nota kesepakatan KUA-PPAS Perubahan APBD Bandarlampung 2020 di Gedung DPRD, Selasa 15 September 2020.

Pemkot Bandarlampung mengalami defisit anggara gara-gara pendapatan asli daerah (PAD) merosot drastis karena terdampak pandemi covid-19. Pemerintah juga menempuh refocusing dan realokasi anggaran guna menghindari defisit lebih parah.

Sekda Bandarlampung Badri Tamam menjelaskan defisit anggaran mencapai ratusan miliar karena penerimaan berkurang drastis. Dana alokasi umum (DAU) dan Dana alokasi khusus (DAK) dipotong pemerintah pusat Rp160 miliar. Pendapatan asli daerah (PAD) juga dipotong 35 persen.

Pemkot Bandarlampung mengajukan utang Rp150 miliar dengan komposisi belanja kesehatan, jaring pengaman sosial, dan infrastruktur. Sementara penjualan tiga tanah hasil reklamasi diperkirakan bernilai Rp100 miliar. Lokasi aset tanah antara lain di Panjang dan belakang Hotel Sahid Telukbetung Seatan.

JUHARSA ISKANDAR

Pelantikan Budi Utomo Makin Cepat Lebih Baik

KOTABUMI (17/9/2020) – Pelantikan Budi Utomo menjadi bupati Lampung Utara makin cepat lebih baik. Proses pemberhentian Agung Ilmu Mangkunegara dan usulan pengangkatan wakil bupati menjadi bupati sudah tuntas. Pelantikan bupati definitif tinggal menunggu surat keputusan Mendagri.

Sekretaris Daerah Lampung Utara Lekok menjelaskan proses awal pemberhentian bupati nonaktif Agung Ilmu Mangkunegara sesuai perundang-undangan yaitu melalui sidang paripurna DPRD. Putusan sidang disampaikan ke Kementerian Dalam Negeri melalui gubernur Lampung.

Gubernur Lampung juga telah menyerahkan putusan penetapan Budi Utomo menjadi bupati  antarwaktu 2019-2024. Putusan dewan tersebut sampai tangan Mendagri.

Pemkab Lampung Utara saat ini tinggal menunggu penerbitan surat keputusan Budi Utomo menjadi bupati. Jadwal pelantikan sulit diprediksi. Surat keputusan bisa keluar satu atau dua pekan. Prinsipnya pelantikan Budi Utomo makin cepat lebih baik.

Lekok juga belum dapat memastikan tempat pelantikan Budi Utomo.  Gubernur Lampung berhak melantik di Kantor Pemprov  atau bisa di Lampung Utara. Jadwal dan lokasi pelantikan belum terkonfirmasi sampai Mendagri menerbitkan SK pelantikan.

ADI SUSANTO