Selasa, 18 Januari 2022

Sudah Berusia 86 Tahun, Masih Berumah Geribik di Pesawaran

NEGERI KATON (17/1/2022) -  Masih banyak warga berumah geribik di Pesawaran, namun yang satu ini, lebih istimewa, karena pemiliknya sudah berusia 86 tahun. Lahir pada Tahun 1936 atau sebelum Indonesia Merdeka dan menjadi generasi kedua warga transmigrasi dari Jawa ke Lampung.

Rumah geribiknya masih berlantai tanah. Dengan ukuran empat kali enam meter, rumah sudah disekat menjadi dua kamar dan satu ruangan tengah. Dinding geribik mulai lapuk. Angin masuk di malam hari dan hujan menetes saat deras.

Dikenal sebagai salah seorang berusia lanjut di Dusun Srinusa Bangsa Timur, Poncokresno, Negeri Katon, Pesawaran, Mbah Jiman, pemilik rumah geribik itu sudah lama tidak memiliki lahan garapan. Dengan hanya memiliki tanah dan pekarangan rumah, pria berusia 86 tahun tersebut kini memiliki belasan cucu dan belasan buyut.

Indrayani, warga Srinusa, mengatakan tak banyak lagi warga berumah geribik seperti Mbah Jiman. Ia bangga kepada Pemerintah jika membantunya dengan program bedah rumah, karena kerabat dan tetangganya belum mampu membantunya.

Sri Widarsih, salah seorang anak Mbah Jiman, mengatakan keluarga mereka, memang, hidup seadanya sejak tinggal di Poncokresno. Karena suaminya juga bekerja serabutan, ia dan keempat anaknya pun memilih tinggal bersama Mbah Jiman, sekaligus merawat orang tua yang sudah berusia 86 tahun itu.

Mbah Jiman sendiri mengaku sudah terbiasa dengan kemiskinan yang ia dapatkan sejak menjadi bagian keturunan transmigran dari Jawa ke Lampung.

Dalam usianya yang sudah lanjut, ia malah lebih terampil memakai Bahasa Jawa daripada Bahasa Indonesia, karena sejak muda hingga berusia lanjut, hanya mengerti menjadi buruh tani.

Miftahul Munir, Ketua RT 03 Dusun Srinusa Bangsa Timur, mengakui kesederhanaan Mbah Jiman yang menerima situasi dan tetap memiliki rumah geribik sepanjang usianya.

Sang Ketua RT mengakui Mbah Jiman hanya pekerja serabutan dan buruh tani sepanjang ia kenal. Namun sebagai transmigran generasi kedua dan sudah berusia lanjut, ia merekomendasi pria itu memperoleh program bedah rumah dari pemerintah.

MUSPIYAN AGUNG

0 komentar:

Posting Komentar