Kamis, 28 April 2022

KPK Tahan Bupati Bogor gegara Predikat WTP dari BPK

JAKARTA (28/4/2022) -  Komisi Pemberantasan Korupsi, Kamis Subuh, 28 April 2022, menetapkan Bupati Bogor Ade Yasin sebagai tersangka suap pengurusan keuangan Pemerintahan Kabupatennya agar tetap memperoleh predikat Wajar Tanpa Pengeculian atau WTP dari BPK.

Ade Yasin ditetapkan menjadi tersangka bersama 11 orang lainnya dalam operasi tangkap tangan  yang dilakukan KPK di Bandung dan Kabupaten Bogor pada pukul 23.00,  Selasa, 26 April 2022.

Bupati Bogor menjadi tersangka bersama tiga penyuap, mulai dari  Sekretaris Dinas PUPR Maulana Adam, Kasubid Kas Daerah BPKAD Ihsan Ayatullah, dan Pejabat Pembuat Komitmen Dinas PUPR Rizki Taufik. 

Tersangka penerima suap sejumlah pegawai BPK Jawa Barat,  seperti Kasub Auditorat Jabar III atau Pengendali Teknis Anthon Merdiansyah, Ketua Tim Audit Interim Kabupaten Bogor Arko Mulawan, dua pemeriksa, Hendra Nur Rahmatullah Karwita dan Gerri Ginajar Trie Rahmatullah.

Ketua KPK Firli Bahuri di Jakarta, Kamis Subuh, 28 April 2022, mengatakan lembaga anti rasuah itu mengamankan bukti uang dalam pecahan rupiah setidaknya Rp1 miliar, yang terdiri dari uang tunai 570 juta rupiah dan berada di rekening bank 454 juta rupiah.

Ismayatun dari  BPK juga hadir dalam temu pers di Gedung Merah Putih Jakarta, dengan menyebut lembaga itu sudah menonaktifkan kepalanya di Jawa Barat karena kasus tersebut.

DENI HARDIMANSYAH 

0 komentar:

Posting Komentar