Kamis, 15 September 2022

KPK Mulai Periksa Para Dekan dan Staf Rektorat Unila

BANDARLAMPUNG (15/9/2022) -  Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi, Kamis, 15 September 2022,  mulai marathon memeriksa sejumlah dekan, kepala biro, staf rektorat, dan dosen Unila terkait Operasi Tangkap Tangan Rektor Karomani malam Sabtu, 19 Agustus lalu.

Pemeriksaan dilakukan di Mapolda Lampung sejak pukul 10.00 pagi hingga menjelang Isya, pukul 19.00. Penyidik KPK tampak kembali membawa sejumlah berkas dari hasil pemeriksaan tersebut pada saat pulang ke tempat penginapan mereka.

Petinggi Unila yang dipanggil untuk diwawancarai pada Kamis, 15 September 2022, antara lain  Dekan Fakultas Kedokteran Prof. Dr. Dyah Wulan Sumekar, Dekan Fakultas Hukum Dr. M. Fakih, Dekan Fakultas FKIP Prof. Dr. Patuan Raja, Dekan Fakultas Teknik Dr. Eng. Helmy  Fitriawan, Dekan Fakultas Pertanian Prof. Dr.Ir. Irwan Sukri Banuwa.

KPK Juga memeriksa Budi Utomo, Kepala Biro Perencanaan dan Humas  Universitas Lampung, Tri Widjoko, Staf Pembantu Rektor I, dan Dr. Mualimin, dosen. Ketiganya sebelumnya juga sempat diperiksa di Gedung Merah Putih, Jakarta.

Dekan Fakultas Pertanian Prof. Dr. Ir. Irwan Sukri Banuwa mengatakan ia diperiksa sejak pukul 10.00 dan baru pulang menjelang pukul 17.00. Ia melihat jumlah pertanyaan sekitar delapan halaman. Seluruhnya terkait dengan penerimaan mahasiswa baru.

Sedangkan Dekan Fakultas Hukum Dr. M. Fakih mengatakan ia diperiksa sejak pukul 11.00 dan baru selesai setelah magrib. Yang lainnya, terutama Dekan Fakultas Kedokteran Prof. Dr. Dyah memilih diam dan tersenyum saat disapa wartawan.

Jubir Komisi Pemberantasan Korupsi Ali Fikri, Kamis 15 September 2022, mengatakan, sehari sebelumnya, Rabu, 14 September 2022, lembaga anti rasuah itu menggeledah Fakultas Mipa, FISIP, FEB, dan Pertanian.

Ali Fikri menyebut penyidik KPK menemukan sejumlah dokumen dan bukti elektronik terkait penerimaan mahasiswa baru Unila, untuk merampungkan perkara Rektor Karomani bersama tiga tersangka lainnya, Wakil Rektor 1 Bidang Akademik Heryandi, Ketua Senat M Basri, dan Andi Desfiandi dari Darmajaya.

JUHARSA ISKANDAR, DANDI SUCIPTO, DAN DENI HARDIMANSYAH

0 komentar:

Posting Komentar