Rabu, 07 September 2022

Truk Hydrogen Rem Blong di Bakauheni, Sopir Meninggal

BAKAUHENi (6/9/2022) -  Sebuah truk trailer pengangkut bahan kimia hydrogen rem blong di Jalan Lintas Tengah Sumatera, depan Kantor KSKP dan Bea & Cukai Bakauheni, pukul 19.15, malam Rabu, 6 September 2022.  Pengemudinya meninggal dunia dan keneknya luka-luka.

Kasatlantas Polres Lampung Selatan AKP Jonnifer Yolandra mengatakan truk trailer berwarna merah dan berpelat B 9196 UEM tersebut sempat menabrak truk Hino berwarna putih Nopol B 9589 FCG, yang mengangkut es krim.

Trailer berpelat B 9196 UEM tersebut datang dari arah Pelabuhan BBJ dan tampak oleng saat turun di jalan masuk Pelabuhan Bakauheni. Beberapa orang juga mendengar suara rem menderik.

Persis di depan Kantor Bea dan Cukai, pengemudi Samuel P. Girsang, berusaha masuk ke jalur penyelamatan. Truk berhenti, tetapi tanki hydrogennya terguling, beton penahan berantakan, sopir dan kenek terjepit.

Rian Aprilianata,  sopir pengangkut es krim berusia 28 tahun,  mengatakan kendaraannya nyaris dihajar jika ia tidak mengerem cepat.  Warga Kedaton, Bandarlampung itu melakukannya dengan spontanitas karena mendengar suara rem kontainer yang menderik sejak meluncur dari atas.

AKP Jonnifer mengatakan pengemudi Samuel P Girsang meninggal di lokasi dan keneknya Ariyanto segera diangkut ke Puskesmas Bakauheni dan akhirnya dirujuk ke RS Bob Bazar Kalianda.

Pengemudi Samuel P.  Girsang seorang pria berusia 31 tahun, beralamat di Dusun 13 Peringgan Percut Sei Tuan, Deliserdang, Sumatera. Sedangkan keneknya Ariyanto, yang juga berusia 31 tahun, warga RT 001, Talang Gayung, Sungai Rengit, Talang Kelapa, Banyuasin, Sumatera Selatan.

Setelah mengevakuasi sopir dan truk, petugas pemadam kebakaran menyiram tanki yang terguling, yang mulai mengeluarkan asap. Mereka mengkhawatirkan bahan kimia hydrogen di dalamnya tergena gesekan dan menimbulkan ledakan.

Petugas Damkar memerlukan waktu sejam untuk mendinginkan tanki hydrogen tersebut.

Petugas gabungan mengevakuasi tanki dengan eksavator tiga jam kemudian, setelah memastikan bahan kimia di dalamnya dalam keadaan aman.

ROY SHANDI DAN GELLY

0 komentar:

Posting Komentar