Saturday, April 4, 2020

1 Positif, Lampung Barat Pantau 12 Warga ke Gowa

LIWA (4/4/2020) – Lampung Barat terus memantau 12 warga Lampung Barat yang berangkat ke Gowa, Sulawesi Selatan, setelah salah seorang teman mereka dinyatakan positif virus corona, covid19, dan saat ini dirawat di RSAM Bandarlampung.

BACA JUGA:

Dalam temu pers 31 Maret lalu, Kepala Dinas Kesehatan Lampung Barat, mengatakan pihaknya sudah memantau 14 jemaah yang berangkat ke Gowa sejak berangkat 17 Maret dan pulang kembali ke Sekincau 21 Maret. 

Tiga hari kemudian, 24 Maret, salah seorang berinsial EW, mengeluh sakit ke seorang bidan di wilayahnya, dengan keluhan batuk dan flu. Ia berobat lagi pada tanggal 28 dan meninggal 30 Maret. Bidan menyatakan akibat asma.

Sedangkan pasien positif memeriksakan diri dan mengeluh ke Puskesmas Sekincau dan Fajar Bulan. Ia dirujuk ke RS Alimudin Umar, dinyatakan PDP dan direkomendasi ke RSAM Bandarlampung, Dinyatakan positif virus corona pada Kamis, 2 April 2020.

Menurut Kadis Kesehatan Lampung Barat, warga Lampung Barat positif virus corona dan meninggal memiliki persamaan dan perbedaan. Sama-sama ke Gowa, tetapi yang satu pulang naik pesawat, satu lagi naik kapal dan singgah di Makasar. 

Dr. Paijo mengatakan, yang positif konsultasi ke puskesmas, sedangkan yang meninggal hanya ke bidan, sehingga tidak ada riwayat penyakit, kecuali pernyataan bidan tentang yang bersangkutan menderita asma.

  • 17 Maret: 14 warga Sekincau, Lampung Barat, berangkat ke Gowa, Sulawesi Selatan, lewat Bandara Radin Intan, Jakarta, dan Makasar.
  • 18 Maret: 14 warga Lampung Barat mengikuti acara di Gowa selama 2 malam.
  • 20 Maret: Pulang melewati Makasar. Sebagian naik pesawat. Sebagian naik kapal. Yang positif singgah di Makasar.
  • 21 Maret: 12 warga yang ke Gowa dikumpulkan di salah satu Masjid Sekincau. Petugas kesehatan menyebut seluruhnya sehat, dan pada saat itu seluruhnya dikategorikan ODP.
  • 24 Maret: EW, yang meninggal berobat ke bidan, dengan keluhan batuk dan pilek.
  • 28 Maret: EW ke bidan lagi
  • 30 Maret: EW meninggal dunia
  • 2 April: Teman EW dinyatakan positif terkena virus corona setelah melewati Puskesmas Fajar Bulan, Puskesmas Sekincau, RSUD Alimudin Umar, dan RSAM

RIKI PRATAMA, LILIANA PARAMITA, DAN AHMAD SIKOTRI

0 comments:

Post a Comment