Sabtu, 07 November 2026

Api Way Kambas Padam Usai Petugas Berjibaku Dua Hari

 LAMPUNG TIMUR (07/11/2026) - Kebakaran hutan dan lahan kembali melanda kawasan konservasi Taman Nasional Way Kambas di tengah curah hujan yang belum merata. Api baru berhasil dipadamkan setelah dua hari dengan melibatkan puluhan personel gabungan.

Besarnya kobaran api terlihat hingga ke permukiman penduduk di Kecamatan Way Bungur, Kabupaten Lampung Timur, wilayah penyangga bagian utara Way Kambas.

Titik api pertama kali dilaporkan pada Rabu (4/11/2026) sekitar pukul 14.00 WIB di Seksi Wilayah II Way Bungur. Vegetasi ilalang yang kering dan hembusan angin kencang membuat api cepat membesar.

Proses pemadaman terkendala akses yang sulit dan minimnya sumber air. Sebanyak 90 personel gabungan dibantu sejumlah mobil tangki dikerahkan ke lokasi. Api baru berhasil dijinakkan setelah petugas berjibaku siang hingga malam.

Humas Balai TNWK, Riri Fitriandi, mengatakan petugas masih disiagakan di titik-titik rawan kebakaran. Hal itu dilakukan karena hujan belum merata dan belum sepenuhnya mengguyur kawasan Taman Nasional Way Kambas.

Sementara itu, M. Sirot, warga Desa Tanjung Tirto, desa penyangga Way Kambas, mengatakan kebakaran saat musim kemarau sudah seperti musiman dan pasti terjadi.

Setiap terjadi kebakaran, dampaknya sangat dirasakan warga sekitar, terutama desa penyangga. Abu sisa kebakaran sampai masuk ke dalam rumah penduduk.

 

MUHAMMAD FARID

SPJI Dan SPPG Gelar Lomba Jurnalistik

 LAMPUNG BARAT (07/11/2026) - SPJI Lampung Barat dan SPPG Nusantara Tri Mekar menggelar Lomba Jurnalistik Pelajar di SMA Negeri 1 Bandar Negeri Suoh, Jumat (6/11/2026).

Kegiatan diikuti sekitar 100 pelajar dengan tiga kategori, yakni karya tulis jurnalistik, video kreatif MBG, dan foto kreatif MBG.

Hadir Camat Bandar Negeri Suoh sekaligus Ketua Satgas MBG, Mat Rizal, Mitra SPPG Nusantara Tri Mekar BNS Firman Yani, kepala sekolah, Peratin Pekon Bandar Agung, anggota SPJI, dan pelajar.

Acara dimeriahkan senam aerobik bersama Rhythm Club Aerobic, pembagian piala dan hadiah pemenang, serta door prize.

Camat Bandar Negeri Suoh, Mat Rizal, mengapresiasi kegiatan tersebut. Lomba ini membuka wawasan pelajar tentang jurnalistik dan mendorong generasi muda lebih kreatif. Program MBG juga penting untuk pemenuhan gizi pelajar.

Mitra SPPG Nusantara Tri Mekar BNS, Firman Yani, mengatakan kolaborasi SPPG dan insan pers penting untuk menyampaikan informasi positif program MBG. Ia berharap sinergi ini berlanjut hingga tingkat kabupaten.

Ketua SPJI Lampung Barat, Hari Gunawan, mengatakan lomba dibuka 23 Oktober hingga 5 November 2026. Pengumuman pemenang dilaksanakan 6 November 2026 di SMA Negeri 1 Bandar Negeri Suoh. Pemenang memperoleh juara 1, 2, 3 dan juara harapan 1, 2, 3 di tiap kategori.

Hari Gunawan berterima kasih kepada SPPG Nusantara Tri Mekar BNS atas dukungan dan kolaborasi sehingga kegiatan berjalan lancar. Ia berharap kegiatan ini menjadi awal kolaborasi berkelanjutan SPJI, SPPG, dan dunia pendidikan.

 

LILIANA PARAMITHA

Posyandu ILP Dekatkan Layanan Kesehatan Untuk Warga

 LAMPUNG BARAT (07/11/2026) - Puskesmas Gedung Surian menggelar Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) di Aula Balai Pekon Gedung Surian, Kecamatan Gedung Surian, Kabupaten Lampung Barat, Jumat (6/11/2026).

Ratusan warga dari berbagai kelompok usia, mulai balita, ibu hamil, hingga lanjut usia (lansia), mengikuti pelayanan kesehatan terpadu ini. Melalui ILP, masyarakat diajak untuk tidak menunggu sakit, tetapi rutin memeriksa kesehatan sebagai langkah pencegahan sejak dini.

Kegiatan diawali dengan senam bersama bagi lansia. Gerakan senam ini bukan sekadar olahraga, melainkan upaya menjaga kebugaran, kelenturan sendi, dan kesehatan jantung. Lansia yang aktif bergerak akan lebih bugar, tidak mudah lelah, dan terhindar dari risiko penyakit tidak menular.

Untuk balita, petugas melakukan pemantauan tumbuh kembang, penimbangan berat badan, dan pengukuran tinggi badan. Balita juga mendapatkan makanan bergizi sebagai dukungan pemenuhan nutrisi. Ingat, Bapak Ibu, 1.000 hari pertama kehidupan sangat menentukan tumbuh kembang anak. Pastikan anak mendapat gizi cukup, imunisasi lengkap, dan dipantau setiap bulan di posyandu.

Sementara itu, ibu hamil mendapatkan edukasi tentang pentingnya menjaga kehamilan. Ibu hamil wajib memenuhi kebutuhan gizi seimbang, mengonsumsi tablet tambah darah, dan rutin memeriksakan kehamilan minimal 6 kali selama masa kehamilan. Pemeriksaan rutin dapat mendeteksi dini risiko pada ibu dan janin sehingga persalinan dapat berjalan aman dan sehat.

Kepala Puskesmas Gedung Surian, Leni Patriawati, mengatakan Posyandu ILP merupakan program rutin di setiap pekon di Kecamatan Gedung Surian. Pelayanan ini dihadirkan untuk mendekatkan akses layanan kesehatan agar warga tidak harus selalu datang ke puskesmas untuk mendapatkan pelayanan dasar.

"Kegiatan ini rutin kami laksanakan di setiap pekon di Kecamatan Gedung Surian. Antusiasme masyarakat sangat baik, terlihat dari ratusan warga yang hadir untuk mengikuti pelayanan Posyandu ILP ini," ujar Leni.

Salah satu warga, Masniah, mengaku sangat terbantu dengan pelayanan tersebut. Ia datang untuk memeriksa kesehatan bayinya, mulai dari berat badan, tinggi badan, hingga mendapatkan makanan bergizi tambahan dari puskesmas.

Melalui Posyandu ILP, Puskesmas Gedung Surian berkomitmen menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih dekat, mudah dijangkau, dan merata. Mari jadikan posyandu sebagai tempat pertama untuk menjaga kesehatan keluarga, dari balita hingga lansia, karena sehat dimulai dari pencegahan.

 

LILIANA PARAMITHA

   

Dua Mobil Hangus, Jerigen BBM Jadi Petunjuk

 LAMPUNG UTARA (07/11/2026) - Dua unit mobil hangus terbakar di Gang Merapi 1, Kelurahan Kelapa Tujuh, Kecamatan Kotabumi Selatan, Kabupaten Lampung Utara, Jumat (6/11/2026) dini hari.

Kedua kendaraan tersebut yakni Daihatsu Ayla hitam bernomor polisi F 1094 ABU dan Toyota Yaris merah bernomor polisi BE 1861 KX. Keduanya terbakar hingga 100 persen. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.

Kejanggalan muncul setelah polisi menemukan sebuah jerigen merah berukuran 10 liter berisi bahan bakar minyak (BBM) di dekat lokasi kejadian. Saksi menyebut api pertama kali muncul dari bagian depan kedua mobil, disertai suara ledakan.

Kasat Reskrim Polres Lampung Utara AKP Ivan Roland Cristofel membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyebut penyelidikan masih berjalan.

"Masih kita lidik," ujar AKP Ivan, Jumat (6/11/2026).

Berdasarkan olah tempat kejadian perkara, kedua mobil terparkir di badan jalan depan SD. Posisi tersebut membuat kendaraan lain tidak dapat melintas. Pemilik kendaraan saat kejadian sedang tidur di rumah kontrakan sekitar 40 meter dari lokasi.

Peristiwa pertama kali diketahui saksi Roni Wijaya sekitar pukul 00.15 WIB setelah mendengar suara ledakan. Saat mendatangi lokasi, kedua mobil sudah terbakar.

Polisi telah mengamankan dua unit mobil yang terbakar dan satu jerigen berisi BBM. Petugas juga menyisir kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi untuk mengungkap penyebab kebakaran, apakah insiden biasa atau pembakaran yang disengaja.

 

ADI SUSANTO

Jumat, 06 November 2026

Tiga Kakak Beradik Dibekuk, 10 TKP Terbongkar

 TULANGBAWANG (06/11/2026) - Tim Tekab 308 Polres Tulang Bawang meringkus tiga kakak beradik kandung yang diduga terlibat serangkaian pencurian di Kabupaten Tulang Bawang.

Ketiganya berinisial E P (29), DB alias Bus (21), dan DM alias Mes (18). Mereka ditangkap di Kampung Bakung Ilir, Kecamatan Gedung Meneng, pada Jumat (6/11/2026) sekitar pukul 04.00 WIB.

Kasat Reskrim Polres Tulang Bawang AKP Apfryyadi Pratama mengatakan, pengungkapan berawal dari laporan pencurian sepeda motor milik warga di Kampung Bakung Rahayu. Dari pengembangan, polisi mengungkap 10 tempat kejadian perkara.

"Ketiganya merupakan kakak beradik kandung. Berdasarkan pengakuan mereka, aksi pencurian dilakukan secara bersama-sama," ujar AKP Apfryyadi.

Sepuluh TKP tersebut terdiri dari lima kasus pencurian kendaraan bermotor, tiga kasus pencurian buah sawit, dan dua kasus pencurian dengan kekerasan.

Dalam penangkapan itu, ketiga pelaku sempat berusaha melarikan diri dan melawan petugas. Polisi kemudian mengambil tindakan tegas dan terukur.

Dari pengungkapan ini, polisi mengamankan delapan unit sepeda motor yang diduga hasil kejahatan. Salah satu pelaku, EP, diketahui merupakan residivis kasus pembongkaran rumah pada 2019.

Ketiga pelaku kini diamankan di Mapolres Tulang Bawang. Penyidik masih mendalami peran masing-masing dan menelusuri kemungkinan keterlibatan pelaku lain.

 

ADI SUSANTO

Insiden Kecelakaan Kerja Di Pabrik Lada Lampung

 BANDARLAMPUNG (06/11/2026) - Insiden kecelakaan kerja terjadi di pabrik pengolahan lada PT Putrabali Adyamulya, Garuntang, Bumi Waras, Bandar Lampung.

Seorang karyawati berusia 22 tahun mengalami kecelakaan saat aktivitas pemindahan bahan baku menuju gudang berlangsung. Tumpukan barang yang diangkut diduga membatasi pandangan pengemudi alat angkut.

Korban sempat dibawa ke rumah sakit, namun dinyatakan meninggal dunia. Polisi telah melakukan olah TKP, mengamankan rekaman kamera pengawas, dan memeriksa sejumlah saksi untuk penyelidikan lebih lanjut.

 

 

ADI SUSANTO

   

38 Bungkus Sabu Disembunyikan Di Mobil Modifikasi

Pengungkapan Narkotika Polres Lampung Selatan

LAMPUNG SELATAN (06/11/2026) - Satuan Reserse Narkoba Polres Lampung Selatan berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika skala besar di kawasan Seaport Interdiction Pelabuhan Bakauheni sepanjang Oktober 2026.

LAMPUNG SELATAN (06/11/2026) - Satuan Reserse Narkoba Polres Lampung Selatan berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika skala besar di kawasan Seaport Interdiction Pelabuhan Bakauheni sepanjang Oktober 2026.

Dalam pengungkapan tersebut, petugas menyita lebih dari 40 kilogram sabu, 15,1 kilogram ganja, serta 1.058 cartridge etomidate. Sebanyak empat tersangka berhasil diamankan dalam empat laporan polisi yang berbeda.

Pengungkapan terbesar terjadi pada 26 Oktober 2026. Petugas menemukan 38 bungkus sabu dengan berat bruto 40 kilogram 261 gram yang disembunyikan di bodi belakang mobil sedan Honda Accord yang telah dimodifikasi.

Dari kasus tersebut, polisi mengamankan dua pria berinisial J-A dan R-K asal Palembang dan Pekanbaru. Keduanya berperan sebagai pembawa dan pengawal kendaraan modifikasi tersebut.

Selain sabu, petugas juga mengungkap dua kasus peredaran ganja dengan total barang bukti mencapai 15,1 kilogram. Ganja ditemukan terpisah di dalam kardus dan koper pada kendaraan Toyota Hiace serta bus antar lintas Sumatera.

Tak hanya itu, pada 6 Oktober 2026, petugas juga menyita 1.058 cartridge etomidate yang ditemukan di dalam kardus pada bus passenger.

Berdasarkan penghitungan kepolisian, total barang bukti yang disita diperkirakan dapat menyelamatkan sekitar 177 ribu jiwa dari bahaya penyalahgunaan narkotika.

Para tersangka dijerat Undang-Undang Narkotika dan ketentuan pidana yang berlaku, dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup hingga pidana mati.

ROY SHANDY

Kamis, 05 November 2026

Baru dicor hancur, DPRD sidak proyek miliaran.

 PESISIR BARAT (05/11/2026) - Komisi II DPRD Kabupaten Pesisir Barat melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap empat proyek pembangunan jalan yang menelan anggaran hingga miliaran rupiah, Rabu (4/11/2026).

Sidak tersebut dilakukan sebagai bentuk fungsi pengawasan legislatif untuk memastikan pelaksanaan pekerjaan berjalan sesuai spesifikasi teknis, volume pekerjaan, serta ketentuan kontrak yang telah ditetapkan.

Sidak dipimpin langsung oleh Ketua Komisi II DPRD Pesisir Barat, Elya Triskova, didampingi Sekretaris Komisi II, Gusti Kadek Artawan, serta anggota Komisi II, Riza Pahlevi dan Ali Rahman.

Dalam peninjauan di lapangan, Komisi II menemukan sejumlah titik beton jenis rigid atau rabat yang baru saja dikerjakan sudah mengalami keretakan.

Baru dibangun, sudah retak. Baru dicor, sudah hancur. Itulah potret proyek jalan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pesisir Barat yang ditemukan saat kunjungan tersebut.

Sekretaris Komisi II DPRD Pesisir Barat, Gusti Kadek Artawan, mengatakan, banyak keretakan di beberapa titik mengindikasikan adanya dugaan kualitas material yang tidak sesuai spesifikasi.

“Kami melihat banyak keretakan di beberapa titik. Kualitas pasir ataupun volume semennya jangan-jangan kurang,” ujar Gusti Kadek.

Senada, anggota Komisi II dari Fraksi PKB, Riza Pahlevi, menilai pengawasan proyek tersebut tidak berjalan maksimal. Saat meninjau lokasi pekerjaan, material yang digunakan dinilai tidak memenuhi spesifikasi yang ditetapkan.

Pengawasan ini dinilai penting mengingat proyek infrastruktur jalan menggunakan anggaran yang bersumber dari uang rakyat. Karena itu, kualitas pekerjaan harus menjadi prioritas, bukan sekadar mengejar penyelesaian proyek.

Adapun empat proyek jalan yang ditinjau Komisi II DPRD Pesisir Barat, yakni:

1.Pembangunan Akses Jalan Rumah Sakit – Way Batu senilai Rp1,5 miliar

2.Rehabilitasi Jalan Kampung Jawa – Sukanegara, Pesisir Tengah senilai Rp2,2 miliar

3.Pembangunan Jalan Lingkar TPA senilai Rp500 juta

4.Peningkatan Jalan Kamboja, Pekon Kampung Jawa senilai Rp500 juta

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Dinas PUPR Pesisir Barat maupun pihak rekanan belum memberikan keterangan resmi terkait temuan tersebut.

 

YUAN ANDESTA

Adik-Adik Paud Belajar Jadi Pemberani Lawan Bencana Bareng Kakak Damkar!

 LAMPUNG SELATAN (05/11/2026) - Hai adik-adik! Ada kegiatan seru di sekolah-sekolah di Lampung Selatan. Kakak-kakak Damkar datang langsung untuk mengajari kita cara jadi anak pemberani saat ada bencana.

Kegiatan ini namanya program DUDIDAM. Program ini untuk adik-adik mulai dari PAUD sampai SMA. Jadi kita bisa belajar sejak kecil.

Kenapa kita harus belajar? Karena di Lampung Selatan bisa terjadi gempa, tsunami, atau kebakaran. Kalau kita sudah tahu caranya, kita tidak mudah takut dan tidak panik.

Belajarnya sambil bermain, lho! Ini yang kita pelajari:

1. Kenali Barang Berbahaya

Kita belajar barang apa saja yang tidak boleh dimainkan, seperti korek api dan benda tajam.

2. Sembunyi Saat Gempa

Kalau ada gempa, cepat sembunyi di bawah meja yang kuat, pegang kaki meja, dan lindungi kepala.

3. Belajar Pakai Tandu dan Padamkan Api

Kita juga belajar menolong teman pakai tandu dan cara memadamkan api kecil bersama Kakak Damkar.

Teman kita, Nazwa dari PAUD di Palas, senang sekali! Katanya belajar bareng Kakak Damkar itu asyik. Apalagi di akhir acara ada main air mancur, jadi tambah seru!

Kak Rully Fikriansyah dari Damkar Lampung Selatan bilang, program ini supaya adik-adik jadi berani, percaya diri, dan tahu cara melindungi diri.

Jadi ingat ya: Jangan panik, ingat pelajaran Kakak Damkar, dan cari tempat yang aman!Belajar siaga bencana sejak kecil itu seru dan keren, kan?

 

ROY SHANDY