Selasa, 29 September 2026

Kapal Nelayan Kotaagung Terbalik, Tujuh Awak Berhasil Diselamatkan

TELUK SEMAKA (29/9/2026) – Kapal penangkap ikan KM Suliwai terbalik di perairan Teluk Semaka, Kabupaten Tanggamus, Senin 28 September 2026 pukul 16.00 WIB. Tujuh awak kapal berhasil diselamatkan.

KM Suliwai mengalami kecelakaan saat berlayar sekitar satu setengah mil dari pantai Kotaagung. Kapal penangkap ikan milik Wardi, 55 tahun, ini membawa enam anak buah kapal (ABK) dan seorang juru mudi.

Kapal berangkat beriringan dengan KM Revel Jaya berjarak sekitar 100 meter di belakangnya. Perjalanan mengalami gangguan katir atau penyeimbang kapal tiba-tiba terlepas. Badan kapal seketika miring atau kehilangan keseimbangan.

Kondisi makin buruk karena angin kencang dan gelombang cukup kuat. KM Suliwai akhirnya kehilangan keseimbangan dan terbalik. Kapal Revel Jaya segera memberikan pertolongan. Para nelayan juga berupaya KM Suliwai tidak tenggelam. Mereka melemparkan jangkar dan mengaitkan puluhan jeriken sebagai pelampung.

Seorang ABK KM Suliwai mengatakan kecelakaan kapal bermula katir terlepas hingga kapal miring dihantam gelombang. Posisi para ABK berada di satu sisi kapal turut memengaruhi keseimbangan hingga kapal terbalik.

Di tengah kapal terbalik, para nelayan Kotaagung meminta perhatian pemerintah karena banyak kelompok nelayan Kotaagung belum mendapatkan bantuan alat tangkap ikan.

HARDI SUPRAPTO

JPKP Tanyakan Proges Perbaikan Jalan Sukanegara-Kampung Jawa

PESISIR TENGAH (29/9/2026) – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) Pesisir Barat mempertanyakan progres rehabilitasi jalan Sukanegara–Kampung Jawa. Perkembangan fisik pekerjaan dan ketepatan penyelesaian proyek menjadi perhatian serius.

JPKP menilai pembangunan infrastruktur jalan merupakan salah satu kebutuhan mendasar masyarakat untuk dilaksanakan secara maksimal. Akses jalan ini menunjang aktivitas ekonomi, pendidikan serta mobilitas warga.

Ketua LSM JPKP Pesisir Barat MH Bangsawan meminta pemerintah daerah memberikan penjelasan progres pekerjaan rehabilitasi jalan secara terbuka. Transparansi pelaksanaan proyek sangat diperlukan agar masyarakat mengetahui realisasi pekerjaan sekaligus memastikan pelaksanaan sesuai spesifikasi teknis dan jadwal.

JPKP menegaskan pengawasan proyek infrastruktur bukan bermaksud mencari kesalahan pihak tertentu, melainkan sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam mengawal penggunaan anggaran daerah agar tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata, 

Dana pembangunan jalan merupakan anggaran publik. Karena itu masyarakat berhak mengetahui pelaksanaan rehabilitasi jalan. Pekerjaan jangan sampai terlambat atau tidak sesuai spesifikasi.

Kabid Bina Marga Pesisir Barat Yusuf Ramadan mengaku belum mengetahui progres terbaru ehabilitasi jalan Sukanegara–Kampung Jawa. Pekerjaan diakui ada keterlambatan akibat hembatan material. Proyek jalan mulai bulan Juli ditargetkan selesai akhir Oktober 2026.

YUAN ANDESTA

Bus Terbalik Akibat Sopir Ngantuk, 3 Tewas 22 Luka Berat dan Ringan

SIMPANGPEMATANG (29/9/2026) – Tiga penumpang tewas serta 22 lainnya luka-luka berat dan ringan akibat bus terbalik di tikungan tajam Jalan Lintas Timur kilometer 190 Desa Wirabangun, Kecamatan Simpangpematang, Mesuji, Senin 28 September 2026 pukul 04.00 WIB. Kecelakaan maut ini diduga akibat sopir mengantuk.

Bus Adhi Prima trayek Jakarta-Palembang dengan plat nomor polisi B 7055 JGA mengangkut 33 penumpang. Sampai tikungan tajam Desa Wirabangun, bus tidak terkendali hingga terguling.

Kecelakaan mengakibatkan tiga orang tewas, tujuh luka berat, dan 15 luka ringan. Dua dari tiga korban tewas seketika di lokasi kecelakaan dan seorang menghembuskan napas di Puskesmas Wirabangun. Total 25 korban dievakuasi polisi dengan bantuan warga setempat.

Kesaksian salah satu penumpang, kecelakaan terjadi tepat di tikungan tajam pukul 04.00 WIB. Suasana lokasi gelap gulita. Kendaraan mendadak oleng hingga terbalik. Laju bus tidak terkendali karena sopir diduga mengantuk.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Mesuji Ipda Ferdiansyah menjelaskan kecelakaan Bus Adhi Prima di tikungan Jalan Lintas Timur kilometer 190 mengakibatkan tiga orang tewas, tujuh luka berat dan 15 luka ringan. Kernet mengakui bus oleng sebelum melewati tikungan tajam hingga terbalik.

SULISTIONO

Jumat, 25 September 2026

Karnaval Hingga Nyambai Massal Hari Ulang Lampung Barat Meriah

LIWA (25/9/2026) - Puncak perayaan hari ulang tahun ke-35 Kabupaten Lampung Barat berlangsung meriah, Kamis 24 September 2026. Rangkaian kegiatan diawali upacara di Lapangan Indrapati Cakranegara dipimpin Bupati Parosil Mabsus dan dihadiri Forkopimda, tokoh adat serta kepala daerah Oku Selatan dan Pesisir Barat.

Upacara berlanjut penandatanganan lima kerja sama, penyerahan 55 penghargaan, potong tumpeng dan karnaval budaya menampilkan seni serta budaya 15 kecamatan.

Kemeriahan tergelar di Lapangan Merdeka Liwa dengan Nyambai massal menyertakan jajaran pemerintah, ribuan warga, sanggar seni dan musik religi tradisional bediker. Kegiatan ini memecahkan rekor. Acara dirangkai dengan undian berhadiah.

Bupati Parosil Mabsus mengatakan usia 35 tahun menjadi momentum Lampung Barat untuk semakin dewasa dalam menghadapi tantangan dan mengoptimalkan potensi daerah. Ia mengajak masyarakat menjaga nilai adat melalui semangat setawitan, seuyunan, sehangguman, maju jejama serta terbuka terhadap kritik objektif dan konstruktif.

Pesta rakyat menampilkan grup musik Aura Tiga. Suasana semakin meriah saat Bupati Parosil Mabsus naik panggung dan ikut membawakan lagu dangdut.

Parosil Mabsus mengapresiasi masyarakat, panitia, Forkopimda dan pelaku UMKM dalam menyukseskan rangkaian hari ulang tahun Lampung Barat sekaligus berharap kegiatan tersebut menjadi ruang hiburan masyarakat dan penggerak ekonomi lokal. 

LILIANA PARAMITA 

Kericuhan Warnai Demo Ribuan Massa di Perkebunan Sawit Mesuji

WAY SERDANG (25/9/2026) – Kericuhan mewarnai demo ribuan warga Kecamatan Simpangpematang dan Way Serdang di perkebunan kelapa sawit PT Pematang Agri Lestari (PAL), Kamis 24 September 2025. Warga menuntut pengembalian lahan secepatnya.

Sekitar 1.500 massa dari dua kecamatan dorong-mendorong dengan aparat gabungan. Kericuhan ini terpicu penyampaian Model Pelaporan Online Kegiatan (MPOK) oleh pejabat Dinas Perkebunan Lampung dianggap merugikan pemilik lahan. Aparat keamanan berhasil meredam kericuhan.

Warga delapan desa dari Kecamatan Simpangpematang dan Way Serdang menduduki lahan sengketa dengan PT Pematang Agri Lestari. Lahan ribuan hektar milik transmigran diduduki perusahaan sawit itu sejak tahun 2003. Mereka menuntut pengembalian lahan secepatnya sekaligus meminta bagi hasil selama lahan dikuasai perusahaan sawit. 

Kapolres Mesuji AKBP Muhammad Firdaus menyiagakan personel gabungan Polres Mesuji,Polres Tulangbawang dan Polres Tulangbawang Barat sampai massa meninggalkan perkebunan sengketa. Petugas berupaya menjaga situasi tetap aman dan kondusif.

AKBP Muhammad Firdaus juga mengimbau pendemo turut menjaga kamtibmas dan idak sampai terprovokasi siapapun.

SULISTIONO

Rabu, 23 September 2026

DPRD Rapat Paripurna Istimewa Ulang Tahun Lampung Barat ke-35

LIWA (23/9/2026) –  DPRD menggelar rapat paripurna istimewa hari ulang tahun ke-35 Kabupaten Lampung Barat di Aula Maghasagna, Rabu 23 September 2026. 

Acara dipimpin Ketua DPRD Lampung Barat Edi Novial serta dihadiri Bupati Parosil Mabsus, Wakil Bupati Mad Hasnurin serta Forkopimda dan kepala OPD. Seluruh peserta mengenakan pakaian adat khas Lampung Barat.

Parosil Mabsus, menyampaikan tema  hari ulang tahun kabupaten yaitu setawitan, seuyunan, sehangguman maju jejama bermakna satu tujuan satu arah, satu hati dan maju bersama.

Dalam mendukung pembangunan Lampung Barat menuju Indonesia Emas 2045, sejumlah indikator makro ekonomi menunjukkan perkembangan positif. Angka kemiskinan tahun 2025 turun menjadi 9,93 persen, pertumbuhan ekonomi mencapai 5,45 persen  serta indeks pembangunan manusia meningkat jadi 73,14 poin. Sementara tingkat pengangguran terbuka 2,11 persen.

Pemerintah Kabupaten Lampung Barat terus menjalankan program pendidikan dan kesehatan di antaranya seragam gratis pelajar, beasiswa kuliah serta penguatan layanan puskesmas rawat inap di 15 kecamatan.

Lampung barat menghadapi keterbatasan APBD masih dalam upaya mempercepat pembangunan infrastruktur kemantapan jalan baru mencapai 59,5 persen. Pemerintah terus mengupayakan dukungan melalui program kementerian dan dana alokasi khusus.

Rapat paripurna berlanjut penanaman buah alpukat dan durian di halaman Gedung DPRD Lampung Barat. Penanaman buah bersama bupati , forkopimda dan para kepala OPD merupakan bagian komitmen pemerintah kabupaten Lampung Barat dalam menjaga kelestarian lingkungan. Pembangunan ekonomi tetap berjalan dengan konservasi demi menjaga sumber daya alam.

LILIANA PARAMITA





Pemotor Tewas Seketika Akibat Tabrakan dengan Truk di Jalintim

SIMPANGPEMATANG (23/9/2026) – Seorang pengendara motor tewas seketika akibat tabrakan dengan truk Colt Diesel di Jalan Lintas Timur (Jalintim) kilometer 188 Jembatan Way Penimbakan Desa Wira Bangun, Kecamatan Simpangpematang, Mesuji, Selasa siang 22 September 2026.

Korban bernama Dedi Burhan, 36 tahun, warga Desa Pematang Panggang, Kecamatan Mesuji, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan. Sementara kendaraannya ludes terbakar.

Tabrakan maut melibatkan motor Yamaha Vixion hitam dengan plat nomor polisi BE 4852 LV dan truk Colt Diesel kuning BG 8339 IB. Truk bermuatan kardus dikemudikan Mahadi Ahmad, 51 tahun, warga Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.

Truk melaju dari Bandarlampung menuju Palembang. Sampai lokasi, sopir melihat motor melintas di jalur kanan arah berlawanan. Meski diklakson panjang, motor tidak kembali ke jalur sendiri hingga terjadi tabrakan. Pemotor tewas seketika dan kendaraan terpental hingga terbakar.

Sementara truk terguling dengan posisi melintang jalan. Muatan kardus tumpah di jalanan. Kebakaran motor sempat menjalar ke perkebunan sawit dekat jalan. Karena itu proses evakuasi melibatkan mobil water cannon untuk mencegah kebakaran meluas.

Anggota Patroli Samapta Polres Mesuji, Bripka Sunyoto, melihat tabrakan maut melibatkan motor dan truk ketika tugas piket janji jaga dan patroli karhutla di Jalan Lintas Timur Desa Wira Bangun, Kecamatan Simpangpematang. Pemotor tewas seketika dan pengemudi truk diamankan di Poslantas.

Tabrakan sempat memicu kemacetan lalu-lintas akibat posisi truk terguling melintang jalan dan kondisi motor terbakar. Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.

SULISTIONO

Selasa, 22 September 2026

Demo Ribuan Massa Duduki Lahan Perkebunan Sawit PT PAL Mesuji

WAY SERDANG (22/9/2026) – Ribuan massa delapan desa dari Kecamatan Way Serdang dan Simpang Pematang menggelar demo dan menduduki lahan perkebunan kelapa sawit PT Pematang Agri Lestari (PAL), Senin siang 21 September 2026.

Aksi massa dikawal Polres Mesuji, Polres Tulangbawang, Polres Tulangbawang Barat, TNI dan Satpol PP. Massa menuntut pengembalian lahan transmigrasi seluas 3.000 hektar yang dikuasai PT PAL sejak tahun 2003. Masarakat juga meminta dana kompensasi dari bagi hasil plasma selama lahanya dijadikan perkebunan sawit.

Massa memasang plang peringatan di lahan perkebunan dan mendirikan tenda di sejumlah titik untuk pos pemantau agar kedua belah pihak tidak saling melakukan aktifitas apapun di area lahan sengketa.

Kuasa hukum masarakat, Gindha Ansori Wayka, mengatakan beberapa desa penyangga berhak atas kebun plasma karena setiap investasi harus ada perkebunan inti disertai plasma. Sementara plasma di desa penyangga  tidak pernah memperoleh bagi hasil. Sementara PT PAL beralasan telah membayar plasma kedaerah lain dan itu menyalahi aturan.

Karena itu warga delapan desa tetap akan memperjuangkan bagi hasil plasma terhitung sejak tahun 2003 hingga saat ini. PT PAL juga dituntut mengakui tanah perkebunan adalah lahan transmigrasi.

SULISTIONO

Senin, 21 September 2026

Sopir Tewas dan 12 Terluka Akibat Bus Tabrak Truk di Tol Terpeka

SIMPANGPEMATANG (21/9/2026) – Seorang sopir tewas dan 12 penumpang luka-luka akibat tabrakan bus EPA Star dan truk trailer di Jalan Tol Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung (Terpeka) kilometer 246 Pematangpanggang, Mesuji, Sabtu 19 September 2026 pukul 16.30 WIB.

Tabrakan melibatkan truk trailer Hino dengan plat nomor polisi B 9605 PEV  dikemudikan Amran, 49 tahun, dan bus EPA Star putih BG 7321 OI dikemudikan Waniri, 55 tahun. Sopir bus Waniri asal Kabupaten Blora, Jawa Tengah, tewas seketika.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Mesuji Ipda Ferdiansyah menyampaikan kedua kendaraan melaju searah dari Palembang menuju Bakauheni. Trailer melaju di lajur lambat dan bus berjalan di jalur cepat. Bus kemudian berpindah ke lajur lambat tetapi menghantam bodi belakang truk trailer.

Tabrakan itu mengakibatkan kedua kendaraan terguling. Trailer menghantam barrier beton dengan posisi melintang jalan.  Sementara bus terguling di jurang sisi kiri tol. Bagian depan bus rusak parah.

Berdasarkan keterangan penumpang, polisi menduga sopir bus mengantuk atau kelelahan sehingga kehilangan konsentrasdan kendaraan oleng hingga menabrak trailer.  Namun, penyebab pasti kecelakaan masih didalami Unit Gakkum Polres Mesuji.

Setelah menerima laporan dari petugas Patroli Jalan Raya (PJR), aparat kepolisian mendatangi lokasi kecelakaan. Petugas mengevakuasi t para korban ke Rumah Sakit MHC Mesuji. Selain korban tewas, 12 penumpang mengalami luka berat dan luka ringan.

SULISTIONO

Ibu-ibu Antusias Ikuti Pelatihan Masak IIPG Lampung Tengah

TERBANGGIBESAR (21/9/2026) – Ibu-ibu perwakilan 28 kecamatan antusias mengikuti pelatihan masak di Rumah Makan Ceri Gelompong, Bandarjaya, Minggu 20 September 2026. Kegiatan ini diselenggarakan Ikatan Istri Partai Golkar (IIPG) Lampung Tengah bersama Rumah Mama Pintar.

Kegiatan ini mengusung motto membangun kesejahteraan wanita Lampung Tengah melalui kebersamaan, kemandirian, keterampilan, dan keyakinan.

Pelatihan masak digagas Ketua IIPG Lampung Tengah Bunda Yuniar Musa Ahmad dan dibuka oleh Ketua DPRD Lampung Tengah, Febriyantoni. Acara dihadiri para istri anggota Fraksi Golkar Lampung Tengah, pengurus IIPG serta Srikandi Lampung Tengah.
‎
‎Pelatihan diawali dengan pembelajaran mengolah berbagai makanan seperti batagor dan somay. ‎Para peserta antusias dan bersyukur karena mendapatkan ilmu serta pembinaan memasak.
‎
‎‎Bunda Yuniar Musa Ahmad mengatakan kegiatan ini telah dilaksanakan beberapa kali sebagai upaya meningkatkan keterampilan dan kemandirian perempuan Lampung Tengah. ‎Ia berharap keterampilan tersebut dikembangkan menjadi peluang usaha untuk meningkatkan perekonomian keluarga.
‎
‎‎‎BIBIT SUBOWO DAN AMIR MAHMUD

Sabtu, 19 September 2026

Sekda Lampung Tengah Masuk Bui Gara-gara Kasus Pegawai Honorer

BANDARLAMPUNG (19/9/2026) –Setelah diperiksa maraton selama 11 jam, Sekretaris Daerah (Sekda) Lampung Tengah Welly Adiwantra dijebloskan ke bui dalam kasus dugaan korupsi rekrutmen tenaga honorer Pemerintah Kota Metro.

Welly tiba di Mapolda Lampung sekitar pukul 06.30 WIB, Jumat 18 September 2026. Ia didampingi kuasa hukum untuk memenuhi panggilan pemeriksaan sebagai tersangka. 

Welly keluar dari Ruang Unit IV Subdit III Tipidkor Ditreskrimsus Polda Lampung pukul 17.20 WIB. Ia digiring keluar dengan rompi tahanan berwarna oranye,  tangan terborgol, mengenakan topi dan masker untuk menutupi muka.

Welly dikawal sejumlah personel kepolisian menuju Rumah Tahanan (Rutan) Direktorat Tahanan dan Barang Bukti (Tahti) Polda Lampung. Ia menundukkan kepala dan memilih bungkam. Tidak satu pun menjawab pertanyaan awak media.

Kasubdit III Tipidkor Ditreskrimsus Polda Lampung AKBP Donny Hendridunand membenarkan penahanan Welly Adiwantra setelah pemeriksaan sekitar 11 jam dan sempat terpotong waktu pelaksanaan salat Jumat. Pemeriksaan kali ini merupakan pendalaman dari pemeriksaan sebelumnya berdasarkan petunjuk Jaksa Penuntut Umum Kejati Lampung.

Pemeriksaan semula dijadwalkan Kamis tetapi Welly meminta penjadwalan ulang karena adanya pergantian penasihat hukum. Penyidik menahan Werlly karena persyaratan subjektif dan objektif telah memenuhi ketentuan hukum.

Welly telah dipanggil beberapa kali dalam perkara tersebut. Polda Lampung menyebut pemeriksaan ini berkaitan dugaan penyimpangan rekrutmen tenaga honorer saat Welly menjabat sebagai Kepala BKPSDM Kota Metro.

Penyidik menduga terdapat ratusan tenaga honorer direkrut tidak sesuai prosedur tahun 2024–2025. Sejumlah pemberitaan menyebut jumlahnya sekitar 383 hingga 387 tenaga honorer dengan nilai kerugian negara Rp7,38 miliar.

Dugaan penyimpangan berdampak pada pembayaran gaji dan tunjangan bersumber dari anggaran pemerintah daerah. Welly ditetapkan sebagai tersangka pada Juni 2026. Saat itu ia masih menjabat Kepala BKPSDM Kota Metro dan kini menjabat Sekda Lampung Tengah.

Tersangka dijerat dengan Pasal 2 dan Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 dan Pasal 18 KUHP.

PRASETYO

Antrean Solar di Lampung Utara Mengular Karena Stok Kosong

KOTABUMI (19/9/2026) – Antrean kendaraan mengular di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Lampung Utara. Para sopir terpaksa menginap semalaman hingga siang sehingga distribusi barang dan hasil bumi terhambat.

Pantauan Jumat malam hingga Sabtu pagi 19 Septemebr 2026, antrean kendaraan memanjang sejak dini hari pukul 00.30 WIB. Antrean solar bersubsidi menghabiskan waktu berjam-jam. Sopir truk sayuran asal Liwa tujuan Bandarlampung sering terjebak antrean solar di sejumlah SPBU Lampung Utara.

Kelangkaan solar menghambat distribusi sayuran. Sopir sering dimarahi pemilik barang karena muatan sayuran layu dan bahkan membusuk akibat terlalu lama antre bahan bakar minyak.

Keluhan serupa disampaikan sopir truk kayu asal Negararatu. Meski sudah antre sejak dinihari pukul 00.30 hingga pagi pukul 07.00 WIB masih terjebak antrean solar. Truk sering tidak mendapatkan bahan bakar minyak akibat stok kosong.

Di tengah antrean panjang bahan bakar minyak, Tim Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Satreskrim Polres Lampung Utara melakukan inspeksi mendadak (sidak) sedikitnya 12 SPBU. 

Kapolres Lampung Utara AKBP Raswidiati Anggraini mengatakan personel Satreskrim memantau SPBU untuk memastikan penyaluran BBM bersubsidi berjalan sesuai kuota masing-masing SPBU. Polisi juga mengawasi antrean panjang terutama pagi hari.

Antrean panjang diduga berkaitan dengan pengurangan kuota BBM sejumlah SPBU. Selain itu pola pengisian BBM bersubsidi juga diatur bergantian sif petugas pagi, sore maupun malam hari.

Pengawasan SPBU mengantisipasi potensi penyalahgunaan BBM subsidi seperti praktik pengecoran, penimbunan hingga penggunaan barcode tidak sesuai dengan kendaraan. Polisi bakal bertindak tegas terhadap penyimpangan dalam penyaluran BBM bersubsidi. Kehadiran polisi menjamin keamanan dan ketertiban distribusi BBM.

ADI SUSANTO

Kamis, 17 September 2026

Janda Asal Bandarlampung Dihabisi Pasangan Asmara di Lampung Utara

KOTABUMI (17/9/2026) – Seorang janda asal Bandarlampung dihabisi di Bukitkemuning, Lampung Utara, Senin 14 September 2026 pukul 20.00 WIB. Penyelidikan polisi mengungkap terduga pelaku ternyata duda pasangan asmara wanita tersebut.

Janda bernama Sumiyati, 47 tahun, diduga dihabisi di hadapan anak sendiri, bocah berusia tujuh tahun. Pelakunya seorang petani berstatus duda dengan inisial SS, 44 tahun, warga Bukitkemuning. Dugaan pembunuhan terjadi di rumah pelaku.

Kapolres Lampung Utara AKBP Raswidiati Anggraini, Kamis 17 September 2026, menyampaikan korban dan pelaku memiliki hubungan asmara. Sumiyati datang dari Bandarlampung dan sudah menginap dua malam di rumah SS. 

Pasangan ini terlibat cekcok berujung penganiayaan mengakibatkan sang janda tewas. Tersangka menampar dan mendorong Sumiyati hingga terjatuh, kepala terluka dan berdarah. SS buru-buru membawa korban ke Puskesmas Bukitkemuning. Namun, nyawa wanita itu tidak terselamatkan.

Keluarga Sumiyati di Bandarlampung menerima kabar Sumiyati berobat ke puskesmas karena sakit akibat terjatuh. Begitu didatangi ke puskesmas keesokan harinya, korban ternyata sudah meninggal dunia.

Kecurigaan muncul setelah keluarga menemukan luka sobek bagian dahi korban. Kejadian ini dilaporkan ke polisi. Penyelidikan Polres Lampung Utara menemukan fakta pengakuan anak Sumiyati. Tersangka dan korban semula cekcok di ruang tengah. Sumiyati kemudian ditarik ke dapur. Begitu kembali ke ruang tengah, korban terluka dan berdarah.

Tersangka sebelumnya memberikan keterangan palsu dengan menyebut Sumiyati terjatuh ketika dirinya pulang membeli sate pesanan korban. Polisi mengamankan barang bukti pakaian korban dengan bercak darah, sarung, celana dengan bercak darah serta dua handphone.

Tersangka dikenakan Pasal 466 Ayat 3 KUHP tentang penganiayaan mengakibatkan kematian dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun.

ADI SUSANTO

 
×
×
data-ad-slot="9110068254" data-ad-format="auto" data-full-width-responsive="true">