Selasa, 24 Februari 2026

Fenomena Langka, Puluhan Burung Rangkong Serbu Bandarlampung

BANDARLAMPUNG (24/2/2026) –  Puluhan burung rangkong menyerbu permukiman padat Telukbetung Selatan, Bandalampung, sejak Minggu sore 22 Februari 2026. Serbuan satwa dilindungi ini merupakan fenomena langka dan menggegerkan penduduk.

Kawanan burung rangkong bertengger di pepohonan dekat penginapan dan perumahan di di Jalan Basuki Rahman, Telukbetung Selatan. Sebagian satwa ini bertenger di jaringan listrik.

Kemunculan satwa dilindungi di lingkungan padat pmenjadi tontonan warga. Sejumlah pengendara juga memperlambat laju kendaraan untuk melihat langsung burung berparuh besar tersebut.

Warga menyebut puluhan burung rangkong tiba-tiba muncul dan seperti tidak terganggu dengan keramaian lalu-lintas maupun aktivitas warga di sekitarnya. Kawanan burung tersebut diduga berasal dari kawasan Pantai Mutun, Kabupaten Pesawaran.

Hingga kini belum ada pernyataan resmi dari instansi berwenang terkait keberadaan burung rangkong. Kemunculan satwa juga misterius apakah faktor cuaca, kondisi alam atau adanya gangguan habitat.

ARI IRAWAN

Armada Truk Pasir Perusak Jalan Diadang Warga Pringsewu

BANYUMAS (24/2/2026) – Ratusan warga Kecamatan Banyumas, Kabupaten Pringsewu, mengadang truk-truk pasir di jalan lintas Banyumas–Lampung Tengah, Selasa  24 Februari 2026. Aksi ini dipicu kerusakan jalan sepanjang enam kilometer.

Pengadangan truk pasir menurunkan warga Waya Krui, Sri Rahayu, Nusawungu, dan Mulyorejo , Kecamatan Banyumas, Pringsewu. Warga tidak terima atas kerusakan jalan gegara truk-truk lalu-lalang mengangkut pasir melebihi kapasitas.

Warga menyebut armada truk pasir perusak jalan diduga asal Lampung Tengah dengan sopir dan penambang pasir dari Sendang dan Pubian. Penambangan pasir diduga tanpa perizinan.

Truk-truk tersebut dihentikan dan diimbau mematuhi aturan. Jalan lintas Banyumas rusak parah dengan kondisi aspal mengelupas, banyak lubang serta badan hingga bahu jalan hancur. Lubang jalan berubah menjadi kubangan selama musim hujan. Kerusakan jalan berdampak kecelakaan lalu-lintas.

Kepala Pekon Nusawungu Joko Supriyono mewakili tiga kepala pekon menyatakan pengadangan truk-truk pasir merupakan bentuk keprihatinan sekaligus tuntutan tegas masyarakat agar kerusakan jalan segera diperbaiki.

Perwakilan sopir dan masyarakat sebelumnya bermusyawarah difasilitasi pemerintah setempat. Sopir dan pemilik armada berjanji akan memperbaiki jalan, namun tidak terealisasi.

Warga mendesak aparat penegak hukum dan instansi terkait segera turun tangan menelusuri dugaan tambang ilegal serta memastikan pertanggungjawaban atas kerusakan infrastruktur jalan.

PIYAN AGUNG

Tambak Udang Lampung Selatan Disulap Jadi Pertanian Biosalin

KETAPANG (24/2/2026) – Puluhan warga Kecamatan Ketapang dan Sragi, Lampung Selatan, mulai beralih haluan budidaya tambak udang menjadi pertanian padi biosalin. Peralihan ini karena lahan pertambakan tidak produktif setelah terbengkalai puluhan tahun.

Peralihan ini dilandasi optimisme terhadap varietas padi biosalin teruji tumbuh subur di lahan dengan kadar salinitas (garam) tinggi. Selain tahan kondisi air payau, padi ini juga lebih tangguh menghadapi serangan hama. Padi jenis ini juga tumbuh cepat dan perawatan lebih mudah.

Kepala Desa Berundung Sulton mengungkap kehadiran padi biosalin menjadi jawaban pemilik lahan pertambaan udang yang telantar. Lahan tidak produktif mulai ditanami padi biosalin mencapai 14 hektar.

Sulton menjelaskan varietas padi biosalin tumbuh menghijau dengan banyak tunas sejak awal tanam. Sementara padi biasa berumur satu minggu belum tentu kelihatan hijau.

Padi biosalin merupakan hasil riset mandiri seorang pemuda setempat bernama Jalu. Pengembangan program ini mendapat dukungan bupati Lampung Selatan dan Kejaksaan Tinggi Lampung.

Jalu selaku pengelola demonstration plot (demplot) menjelaskan potensi besar ekonomi dari alih fungsi lahan. Awalnya lahan bekas tambak udang sudah tidak produktif selama empat sampai lima tahun. Keberhasilannya cuma 30-40 persen. Setelah dicoba demplot dua hektar di Desa Bandar Agung, hasil panen mencapai enam ton per hektar.

Jalu mengharapkan dukungan pemerintah terkait biaya cetak sawah mengingat biasanya cukup mahal yaitu berkisar 30 sampai 40 juta rupiah per hektar. Biaya menjadi efisien jika sawah dicetak serentak. Saat ini sudah ada 600 hektar tambak siap diubah menjadi persawahan.

SHANDY

Penumpang Tewas Gegara Sopir Ngantuk Tabrak Truk di Pesawaran

GEDONGTATAAN (23/2/2026) –Mobil Mitsubisi Canter B9463 NCJ yang dikemudikan Tendi Rohyadi, 31 tahun, warga Kelurahan Campang Raya,Kecamatan Suka Bumi, Bandar Lampung, tabrakan dengan mobil Daihatsu Xenia yang dikemudikan Wahyu Setiawan, 35 tahun, warga Pekon Gading Rejo, Kecamatan Gading Rejo,Pringsewu, di Jalan Lintas Barat Pesawaran, tepatnya di depan Taman Jejama Sidototo, Desa Kebagusan, Kecamatan Gedong Tataan,Pesawaran, Minggu 22 Februari 2026 pukul 17.15 WIB.

Saksi kejadian, pedagang di Taman Jejama Sidototo dan juru parkir menyebut mobil Daihatsu Xenia bernumpang 4 orang yang merupakan 1 keluarga asal Gading Rejo. Mobil Xenia melaju Dari arah Bandar Lampung menuju arah Pringsewu, Sementara truk Mitsubisi Box Canter melaju dari arah Berlawanan.

Pengemudi Xenia diduga mengantuk sehingga mobil oleng dan keluar dari jalur lintasan dan dari arah berlawanan truk Mitsubisi tak bisa menghindar sehingga  menghantam keras dua kali. Mobil Xenia sampai menghadap ke arah Bandar Lampung dan ringsek. Satu penumpang Xenia terlempar ke luar dari mobil.

Semua penumpang Xenia mengalami luka berat dan dilarikan ke Rumah Sakit Umum Abdul Muluk dan satu meninggal dunia di tempat bernama Afiza Ghania, 5 tahun. Sementara pengemudi truk box luka berat di bagian kepala dan kaki.

PIYAN AGUNG

Senin, 23 Februari 2026

Motor Curian Dibuang Maling di Kebun Jagung Lampung Utara

BLAMBANGAN PAGAR (23/2/2026) – Nasib baik masih berpihak kepada pemilik warung di Lampung Utara setelah kemalingan motor Beat Street di depan SPBU Kelapa Tujuh, Kotabumi, Senin pagi. Kendaraan itu ditemukan di perkebunan jagung Blambangan Pagar.

Motor Beat Street hitam dengan nomor polisi BE 4613 KY ditemukan warga pukul 14.00 WIB di perkebunan jagung Dusun Sumber Agung, Desa Tanjung Iman, Kecamatan Blambangan Pagar. Maling diduga sengaja membuang motor curian karena panik dikejar-kejar massa dan aparat kepolisian.

Warga melaporkan penemuan motor l Beat Street ke Polsek Abung Selatan. Tak lama kemudian, kendaraan itu diserahkan kembali kepada Ansori, suami  pemilik warung di depan SPBU Kelapa Tujuh, Kotabumi.

Bhabinkamtibmas Polsek Abung Selatan, Aipda Aang, mengatakan sempat melakukan pengejaran setelah mendapat informasi pencurian. Polisi ini kebetulan sedang bertugas gotong-royong di dekat lokasi. Namun, pelaku menghilangkan jejak di areal perkebunan.

Motor Beat Street itu dicuri di depan SPBU Kelapa Tujuh pada pukul 09.30 WIB. Pelaku diduga menggunakan kunci letter T untuk membobol kendaraan saat korban sedang beraktivitas di warung. Motor diparkir di seberang jalan. Korban baru menyadari motornya dibawa kabur orang tak dikenal.

Pemilik meneriaki maling hingga warga beramai-ramai mengejar ke arah Desa Tanjung, Kecamatan Blambangan Pagar. Pelarian pelaku sempat terkejar dan nyaris tertangkap massa. Namun, maling bisa berkelit hingga kembali lepas dan menghilang arah perkampungan Sukarame.

ADI SUSANTO   

Angin Puting Beliung Jebol Lima Rumah Warga Lampung Selatan

KATIBUNG (23/2/2026) – Angin puting beliung bertepatan hujan deras menjebol lima rumah di dua dusun, Desa Babatan, Kecamatan Katibung, Lampung Selatan, Minggu malam 22 Februari 2026 pukul 19.30 WIB dan Senin dinihari.

Warga panik ketika angin berputar-putar kencang dengan suara bergemuruh menerjang permukiman. Amukan angin menerpa perkampungan dalam dua gelombang yaitu Minggu malam dan Senin dini hari saat warga mempersiapkan santapan sahur.

Terjangan angin puting beliung menjebol lima rumah di dua dusun. Perumahan itu rata-rata mengalami kerusakan atap dan dinding. Atap asbes diterbangkan angin puluhan meter dan dinding pun rusak cukup parah.

Gelombang pertama angin kencang merusak empat rumah di Dusun Sukadamai. Sementara terjangan angin kedua lebih besar dibandingkan Minggu malam tetapi hanya merobohkan dapur di dusun lainnya. Kerugian material diperhitungkan cukup besar tetapi tidak sampai jatuh korban.

Pemerintah Desa Babatan segera meninjau lokasi bencana bersama babinsa, kapolsek Katibung serta Dinas Sosial Lampung Selatan. Kepala Desa Babatan Mislan Ivandi menerima laporan kepala dusun dan menginstruksikan penanganan darurat.

Kepala desa menjadwalkan gotong-royong warga untuk memperbaiki rumah-rumah rusak agar dapat kembali dihuni kembali. Warga bahu-membahu membersihkan puing-puing bangunan sembari menunggu bantuan material dan logistik.

GELLY ANTHONIYOS


Maling Gasak Motor di Keramaian Depan SPBU Kotabumi

KOTABUMI(23/2/2026) – Maling menggasak motor pemilik warung di halaman SPBU Jalan Alamsyah Ratuperwira Negara, Kelurahan Kelapa Tujuh, Kotabumi Selatan, Lampung Utara, Senin 23 Februari 2026 pukul 09.30 WIB.

Pemilik warung bernama Lisdiyanti memarkir motor Beat Street hitam dengan nomor polisi BE 4613 KY di seberang jalan depan SPBU. Maling diduga membobol kontak dengan kunci T dan membawa kabur kea rah Blambangan Pagar.

Karyawan warung mengatakan pencurian motor berlangsung cepat ketika korban sedang sibuk. Warga memperingatkan motor Beat Street diduduki seseorang yang mencurigakan. Begitu pemilik keluar warung, maling sudah tancap gas. Pelaku berpostur tinggi besar serta memakai jaket dan helm putih.

Pemilik meneriaki maling hingga warga beramai-ramai mengejar kea rah Desa Tanjung, Kecamatan Blambangan Pagar. Pelarian pelaku sempat terkejar dan nyaris tertangkap massa. Namun, maling bisa berkelit hingga kembali lepas dan menghilang arah perkampungan Sukarame.

Pencurian maling di tengah keramaian ini sontak meresahkan warga. Mereka berharap aparat kepolisian segera menindaklanjuti kasus tersebut dan meningkatkan patroli di kawasan SPBU Kelapa Tujuh. Korban telah melapor ke Polres Lampung Utara.

ADI SUSANTO

Basarnas Hentikan Pencarian Petani Hilang di Lampung Selatan

KETAPANG (23/2/2026) – Basarnas Lampung menghentikan operasi pencarian petani hilang di Sungai Taman Harum, Desa Ruguk, Kecamatan Ketapang, Lampung Selatan, Sabtu 21 Februari 2026. Korban diduga terseret arus sungai sejak lima hari sebelumnya.

Petani bernama Ajudin, 60 tahun, warga Desa Ruguk, dilaporkan hilang Senin16 Februari 2026 pukul 18.00 WIB sepulang berladang dengan menyeberangi sungai. Sepeda motornya ditemukan warga sekitar 150 meter dari lokasi awal diduga hanyut.

Pencarian awal melibatkan warga dan aparat setempat dengan metode penyisiran mulai titik awal korban diduga hanyut hingga ke muara di Pantai Alami, Kecamatan Ketapang.

Sampai pencarian hari kelima, tim SAR menyisir tepi pantai sekitar muara sungai ke arah utara sejauh empat kilometer. Tim kedua melakukan pencarian di perairan muara menggunakan perahu karet dengan cakupan area sekitar delapan mil laut persegi. Hingga pukul 17.00 WIB, hasil pencarian masih nihil.

Komandan Pos SAR Bakauheni Rezie Kuswara menyampaikan keputusan penghentian operasi berdasarkan musyawarah bersama anak korban dan kepala desa setempat. Upaya pencarian telah diaksanakan maksimal, nAmun hingga hari kelima tidak menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Meskipun operasi pencarian dihentikan, Basarnas tetap melakukan koordinasi dan mengimbau nelayan melapor bila terdapat tanda-tanda keberadaan korban.

Operasi SAR tersebut melibatkan Pos SAR Bakauheni, Polairud Polda Lampung, Polairud Polres Lampung Selatan, BPBD, Damkar serta unsur TNI-Polri dan masyarakat setempat.

ADHE KOLA


Polisi Ringkus Perampok Uang Rp800 Juta di Tulangbawang Barat

PANARAGAN (23/2/2026) – Polisi meringkus komplotan perampok bersenjata api di Kabupaten Batubara, Sumatera Utara. Komplotan ini merampas uang Rp800 juta milik warga Tiyuh Daya Asri, Kecamatan Tumijajar, Tulangbawang Barat, Senin 19 Januari 2026.

Para tersangka berinisial AY, T, J, Y, dan D ditangkap tim gabungan Satresmob Bareskrim Polri bersama Resmob Polda Lampung dan Polres Tulangbawang Barat. Tiga orang diringkus di rumah kontrakan Desa Kuala Tanjung, Kecamatan Sei Suka, Batubara, Sumatera Utara, Rabu 18 Februari 2026.

Lima orang berbagi peran yaitu AY sebagai otak perampokan bertugas mempersiapkan mobil Granmax untuk mengangkut sepeda motor Yamaha Vixion, J selaku joki motor, T eksekutor penembakan, Y memantau dengan motor Honda Revo, dan D menyediakan motor.

Kanit III Satresmob Bareskrim Polri AKBP Reinhard Nainggolan, Sabtu 21 Februari 2026, mengungkap perampokan uang Rp800 juta yang dibawa sopir truk dan seorang staf toko distributor sembako. Uang tersebut disetorkan ke bank.

T dan J berkendara motor memepet truk dan menembak kaca tiga kali di Jalan Sudirman, Tiyuh Daya Asri. Tembakan itu memaksa truk berhenti dan menimbulkan kepanikan warga. Kedua tersangka langsung menggasak uang ratusan juta dan langsung kabur.

Penyelidikan tim gabungan menemukan sepeda motor perampok jenis Yamaha Vixion di bawah Jalan Tol Lampung-Palembang. Polisi juga menemukan barang bukti rekaman CCTV.

Hasil pemeriksaan mengungkap salah satu tersangka merupakan residivis kasus perampokan. Polisi menyita barang bukti tiga senjata api FN dan 37 peluru beserta kendaraan hasil kejahatan serta barang bukti lainya.

SULISTIONO

Sabtu, 21 Februari 2026

Dduga Gelapkan Mobil di Metro, Debt Collector Masuk Penjara

METRO (21/2/2026) – Satreskrim Polres Metro memenjarakan seorang debt collector atas dugaan penggelapan mobil debitur di Kelurahan Karangrejo, Metro Utara, Jumat 20 Februari 2026 pukul 23.00 WIB.

Tersangka penggelapan berinisial MA alias Ari Ubenz, 31 tahun, warga Metro, dijebloskan ke penjara setelah pemeriksaan selama empat jam. Pelaku dikenal sebagai bos debt collector. Ia ditetapkan sebagai tersangka dugaan penggelapan mobil Innova milik debitur bernilai ratusan juta rupiah.

Tersangka menjalani serangkaian penyelidikan dan penyidikan panjang sejak laporan korban masuk pada pertengahan tahun lalu.

Kasat Reskrim Polres Metro Iptu Rizky Dwi Cahyo mengungkap tersangka merupakan sosok yang sudah lama menjadi perhatian aparat penegak hukum. MA merupakan debt collector yang cukup meresahkan masyarakat.

Polisi mengamankan barang bukti dokumen perjanjian pembiayaan, fotokopi BPKB, rekening koran, tangkapan layar percakapan WhatsApp antara korban dan tersangka serta bukti transfer uang Rp28 juta. Namun, kendaraan yang menjadi objek penggelapan belum ditemukan.

Tersangka dijerat dengan Pasal 492 dan Pasal 486 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP tentang tindak pidana penipuan dan penggelapan dengan ancaman hukuman maksimal empat tahun.

SONNY SAMATHA

Jumat, 20 Februari 2026

Rusak 10 Tahun, Jalan Poros Pardasuka Mirip Kolam Ikan

KATIBUNG (20/2/2026) – Infrastruktur jalan di Dusun Wonodadi, Desa Pardasuka, Kecamatan Katibung, Lampung Selatan, rusak parah hingga menyerupai kolam ikan. Warga mendesak Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan segera melakukan perbaikan.

Kondisi Jalan Kidul Raya makin buruk karena tidak tersentuh perbaikan bertahun-tahun. Pengguna jalan, mengharapkan perhatian bupati Lampung Selatan agar jalan tersebut masuk prioritas perbaikan. Jalur ini menjadi akses transportasi vital dan pendukung mobilitas warga.

Kerusakan jalan begitu memprihatinkan dengan kondisi bertabur kubangan menyerupai kolam ikan. Jalan rusak dibiarkan bertahun-tahun. Pengguna jalan memaparkan sejak dirinya masih duduk di bangku sekolah dasar hingga lulus SMK, jalan tersebut belum tersentuh perbaikan.

Bukan hanya aspal mengelupas dan lubang dalam, sistem drainase sepanjang Jalan Kidul Raya juga buruk. Air hujan membanjiri jalan karena drainase tidak berfungsi dengan baik.

Warga mengusulkan perbaikan jalan sejak 10 tahun lalu. Usulan belum ada realisasi. Kondisi ini merimbulkan keresahan mengingat kerusakan jalan makin parah. Warga Dusun Wonodadi mendesak pemerintah daerah memprioritaskan perbaikan jalan demi menjamin keamanan serta kenyamanan pelintas.

GELLY ANTHONIYOS

Kamis, 19 Februari 2026

Remaja Hilang Ditemukan Tewas di Sungai Pringsewu

PRINGSEWU (19/2/2026) – Remaja hilang terseret banjir Sungai Sinar Banten, Tanggamus, akhirnya ditemukan tewas di aliran Sungai Way Tebu, Pekon Tanjung Anom, Ambarawa, Pringsewu, Kamis petang 19 Februari 2026 pukul 18.30 WIB.

Korban bernama Aditya, 13 tahun, dilaporkan hilang terseret banjir saat mandi, Senin sore 16 Februari 2026. Curah hujan tinggi menjadikan debit air naik dengan arus deras dan menyeret korban.

Pencarian tim SAR gabungan selama empat hari masih nihil. Petugas telah melakukan penyisiran sejauh sembilan kilometer dari titik hilang menggunakan perahu karet.

Aditya akhirnya ditemukan di aliran Sungai Way Tebu, Pringsewu, dengan kondisi tewas. Lokasi penemuan korban berjarak 20 kilometer dari titik tenggelam di Tanggamus.

Dantim Pos SAR Tanggamus Nico menyampaikan informasi penemuan korban di pinggir Sungai Way Tebu. Tim SAR menuju lokasi dan mngevakuasi korban ke Rumah Sakit Umum Pringsewu guna proses identifikasi.

Pihak keluarga segera dihubungi untuk mencocokan identitas korban pada pukul 19:30 WIB. Keluarga memastikan jenazah memang sosok Aditya yang hilang terseret banjir empat hari lalu.

Dengan ditemukannya korban, operasi SAR ditutup. Operasi SAR melibatkan Pos SAR Tanggamus, BPBD, TNI, Polri, Satpol PP, Damkar, aparat pekon serta masyarakat setempat.

ARI IRAWAN

Selasa, 17 Februari 2026

Remaja Tanggamus Hilang Terseret Arus Deras Sungai Sinar Banten

TALANGPADANG (17/2/2026) – Seorang remaja hilang diduga terseret arus sungai di Pekon Sinar Banten, Kecamatan Talangpadang, Kabupaten Tanggamus, Senin sore 16 Februari 2026. Pencarian tim SAR gabungan selama dua hari belum menemukan korban.

Korban bernama Aditya, 13 tahun, warga Pekon Sinar Banten. Ia dilaporkan terseret arus sungai saat mandi. Curah hujan tinggi diduga menjadikan debit air dinggi dengan arus deras dan menyeret korban.

Hilangnya Aditya dilaporkan ke Pos SAR Tanggamus pukul 17.40 WIB. Tim Rescue langsung bergerak menuju lokasi dan melakukan pencarian awal secara visual di sekitar titik hilang. Penyiran hingga malam masih nihil hingga operasi dihentikan sementara karena hujan deras.

Dantim Pos SAR Tanggamus Tri Wardoyo, Selasa 17 Februari 2026, menyampaikan operasi SAR membagi area pencarian agar proses penyisiran lebih efektif. Pencarian ahri kedua membagi personel menjadi dua regu. 

Petugas menyisir sejauh tiga kilometer ke hilir menuju Bendungan Way Bedeng menggunakan perahu karet. Regu lainnya melakukan penyisiran visual di bantaran sungai sejauh satu kilometer.

Petugas mengerahkan perahu karet, alat selam, alat pendeteksi bawah air serta perangkat komunikasi untuk koordinasi lapangan. Hingga sore hari, korban belum ditemukan dan pencarian akan kembali dilanjutkan Rabu besok.

Operasi pencarian melibatkan Pos SAR Tanggamus, BPBD Tanggamus, TNI, Polri, Satpol PP, Damkar, aparat pekon serta warga setempat.

ARI IRAWAN

 
×
×
data-ad-slot="9110068254" data-ad-format="auto" data-full-width-responsive="true">