Kamis, 05 Februari 2026

Menteri PU Pastikan Jembatan Mangkrak Dibangun Tahun Ini

WAY BUNGUR (5/2/2026) – Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo memastikan Jembatan Way Bungur, Lampung Timur, dibangun tahun ini dengan APBN. Pembangunan jembatan ini mangkrak 10 tahun akibat korupsi.

Pembangunan jembatan mangkrak disampaikan Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo dalam kunjungan di Kecamatan Way Bungur, Lampung Timur, Kamis 5 Februari 2026. Ia didampingi Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuriyamah.

Kedatangan Penteri PU ini diutus Presiden Prabowo Subianto yang prihatin sejak viral video anak-anak sekolah dan masyarakat kesulitan transportasi karena jembatan penghubung Desa Tanjung Tirto-Desa Kalipasir, Way Bungur, mangkrak. Akses wilayah dan mobilitas masyarakat terpaksa menggunakan perahu getek.

Dody Hanggodo tak segan-segan melintasi sungai dalam menggunakan perahu getek seperti dipakai anak-anak sekolah dan pengguna jalan. Penyeberangan  tersebut penuh risiko karena penumpang berdesak-desakan sambil berdiri.

Menteri PU sengaja meninjau lokasi jembatan lebih detail untuk melihat lokasi strategis tiang pancang jembatan. Ia menegaskan Jembatan Way Bungur sudah masuk daftar prioritas pembangunan tahun anggaran 2026 dengan dukungan APBN.

Skema pekerjaan masih dikaji terkait membuat jembatan dari nol atau melanjutkan konstruksi yang sudah mangkrak.

Sambil menunggu proses pekerjaan, Pemkab Lampung Timur bakal memfasilitasi perahu penyeberangan lebih aman. Bupati Ela Siti Nuriyamah meminta masyarakat bersabar lantaran proses pembangunan akan memakan waktu lama. APBD Lampung Timur sangat terbatas sehingga tidak mampu melanjutkan proyek Jembatan Way Bungur.

MUHAMMAD FARID

Jalan Potokol Kotabumi Banjir Gegara Penyumbatan Drainase

KOTABUMI (5/2/2026) – Jalan Jenderal Sudirman Kotabumi, Lampung Utara, kebanjiran akibat saluran irigasi dan drainase mampet tersumbat sampah. Genangan air di jalan protokol ini mengganggu kelancaran arus lalu-lintas, Kamis 5 Februari 2026.

Kendaraan terpaksa melambat, sementara cipratan air masuk ke halaman kantor serta pertokoan sepanjang jalan. Kondisi tersebut berdampak langsung pada aktivitas masyarakat dan pelaku usaha.

Banjir jalan ptotokol bukan kejadian pertama. Setiap hujan turun, genangan kembali muncul karena  air drainase meluap.

Banjir jalan protokol  ditinjau Wakil Bupati Lampung Utara Romli bersama anggota DPRD dan dinas terkait. Banjir diketahui akibat saluran drainase penuh sampah dan endapan lumpur yang menghambat aliran air hingga meluap ke badan jalan.

Pemerintah daerah menilai genangan air meluap ke jalanan gegara drainase tidak berfungsi. Dinas teknis diminta segera melakukan pembersihan serta perbaikan saluran air.
Selain mengganggu aktivitas masyarakat, banjir berulang-ulang dikhawatirkan mempercepat kerusakan infrastruktur jalan serta membahayakan keselamatan lalu-lintas.

Pemerintah juga menyoroti rendahnya kesadaran sebagian masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Kebiasaan membuang sampah sembarangan menjadi salah satu faktor utama tersumbatnya drainase.

ADI SUSANTO

Bapenda Pringsewu Digeledah Terkait Kasus Dugaan Korupsi

PRINGSEWU (5/2/2026) – Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pringsewu digeledah kejaksaan terkait perkara dugaan korupsi pekerjaan pengadaan jasa konsultansi pendataan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (SPPT PBB-P2) Tahun Anggaran 2021–2022.

Penggeledahan Kantor Bapenda Pringsewu pada Selasa 3 Februari 2026 berlanjut tindakan serupa terhadap sebuah rumah di Kelurahan Tambah Rejo, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, yang diduga berkaitan dengan pihak dalam pelaksanaan pengadaan jasa konsultansi.

Penggeledahan tersebut merupakan upaya penyidik dalam pengumpulan alat bukti dugaan tindak pidana penyimpangan dalam proses perencanaan, pelaksanaan kontrak, dan pembayaran pada kegiatan pengadaan jasa konsultansi pendataan SPPT PBB-P2.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal dan audit investigatif, penyidik menemukan indikasi ketidaksesuaian dokumen perencanaan, penggunaan jenis kontrak serta dugaan ketidaksesuaian antara tenaga ahli yang diperjanjikan dengan pelaksanaan di lapangan.

Selain itu terdapat indikasi pembayaran tidak sepenuhnya selaras dengan ketentuan kontrak dan peraturan pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Penyidik memeriksa sejumlah ruangan, dokumen serta barang lainnya. Petugas mengamankan dan menyita sejumlah dokumen serta barang bukti lain diduga terkait  langsung dengan kegiatan pengadaan jasa konsultansi pendataan SPPT PBB-P2 Tahun Anggaran 2021–2022. 

PIYAN AGUNG

Musrenbangcam Way Sulan Fokus Bangun Infrastruktur dan Ekonomi

WAY SULAN (5/2/2026) – Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan menggelar musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 di Balai Desa Banjar Sari, Kecamatan Way Sulan, Kamis 5 Februari 2026.

Kegiatan yang dibuka Wakil Bupati M. Syaiful Anwar itu menjadi forum strategis untuk menyelaraskan arah pembangunan  dan kebijakan berbasis potensi desa. Musrenbang tingkat kecamatan dihadiri anggota DPRD dapil 7, perangkat daerah, Forkopimcam serta kepala desa.

Sambutan wakil bupati menegaskan musrenbang adalah tahapan penting perencanaan pembangunan dari bawah sesuai Permendagri Nomor 86 Tahun 2017. Ia menekankan perencanaan harus berangkat dari kebutuhan riil masyarakat.

Sejumlah capaian daerah juga dipaparkan, mulai pertumbuhan ekonomi, penurunan kemiskinan dan pengangguran, peningkatan IPM, hingga capaian monitoring terbaik tingkat provinsi.

Arah pembangunan Way Sulan perlu bertumpu pada pertanian, ekonomi lokal dan pariwisata. Ia juga menekankan empat prinsip usulan musrenbang yaitu prioritas kebutuhan mendesak, keselarasan anggaran, pembangunan partisipatif, dan komitmen pelaksanaan.

Camat Way Sulan Fitri Hidayat berharap musrenbang mendorong percepatan pembangunan, khususnya infrastruktur jalan untuk menunjang aktivitas ekonomi petani. mengusulkan penambahan personel kepolisian guna memperkuat keamanan wilayah.

GELLY ANTHONIYOS

UMKM Lampung Barat Didorong Naik Kelas Lewat Aplikasi AI

LIWA (5/2/2026) – Puluhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Lampung Barat mengikuti pelatihan program UMKM naik level di Gedung Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Lampung Barat, Kamis 5 Februari 2026.

Pelatihan ini membekali para pengusaha lokal dengan keterampilan digital. Acara dibuka oleh Sekretaris Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Koperindag) Lampung Barat.

Sekretaris Dinas Koperindag Lampung Barat Sri Hartati mengataka pemerintah daerah berkomitmen memfasilitasi transformasi digital agar UMKM tidak hanya menjadi penonton pasar masa kini. Gedung PLUT menyediakan wadah UMKM. Program naik level ini langkah nyata agar produk unggulan seperti kopi robusta dan kerajinan khas dikenal lebih luas dengan kemasan konten yang profesional.

Hermansyah Romadhona, founder platform konten AI menyampaikan besarnya peran Artificial Intelligence (AI) dalam memangkas waktu produksi konten pemasaran bagi pelaku usaha kecil. Banyak UMKM memiliki produk bagus, tapi bingung cara promosi karena tidak bisa desain atau tidak pintar merangkai kata.

Dengan AI bisa membuat video promosi atau copywriting jualan hanya butuh waktu hitungan menit lewat HP. Teknologi AI harus dipandang sebagai asisten cerdas pelaku usaha. AI bukan menggantikan kreativitas manusia, tapi mempercepat proses agar pelaku UMKM lebih fokus pada kualitas produk dan layanan pelanggan.

Peserta pelatihan antusias membuat konten produk usaha berbasis aplikasi berbasis AI. Pelaku UMKM merasa senang dengan promosi produk berupa kemasan foto menarik.

LILIANA PARAMITA 


Anggota DPRD Pengguna Ijazah Palsu Dieksekusi ke Lapas Kalianda

KALIANDA (5/2/2026) – Seorang anggota DPRD Lampung Selatan dieksekusi masuk Lapas Kalianda berdasarkan putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap atau inkrah, Kamis 5 Februari 2026. Eksekusi terpidana ini terkait perkara penggunaan ijazah palsu.

Berdasarkan putusan Mahkamah Agung, terpidana seorang anggota DPRD Lampung Selatan bernama Supriyati dijatuhi pidana penjara selama dua tahun dengan masa uji empat bulan.

Terpidana tiba di Lapas Kalianda pukul 11.00 WIB dengan pengawalan penegak hukum. Petugas Lapas melakukan proses penerimaan, termasuk verifikasi dokumen administrasi dengan tanda tangan jaksa, penasihat hukum serta keluarga.

Kasubsi Registrasi Lapas Kalianda I Made Suamba menjelaskan penerimaan eksekusi setelah memastikan kelengkapan fisik tahanan dan administrasi berkas. Seluruh dokumen dipelajari untuk menjamin kesesuaian prosedur.

Lapas Kalianda menerima terpidana sesuai aturan, termasuk pemeriksaan awal dan penempatan hunian. Penahanan ini menandai awal masa pembinaan di lembaga pemasyarakatan sebagai pelaksanaan putusan hukum.

GELLY ANTHONIYOS

Rabu, 04 Februari 2026

Rumah Pensiunan PNS Pringsewu Ludes Gegara Charger HP Meledak

BANYUMAS (4/2/2026) – Rumah milik pensiunan PNS di Pekon Banyu Urip, Kecamatan Banyumas, Pringsewu, ludes terbakar, Rabu siang 4 Februari 2026. Kejadian ini terpicu korsleting listrik yang menimbulkan ledakan charger handphone.

Kobaran api melalap seisi rumah pensiunan PNS bernama Asnah, 68 tahun, pada jam dua siang. Amukan si jago merah disertai asap tebal menggunung hingga memicu kepanikan warga.

Kebakaran pertama kali diketahui cucu korban Asnah bernama Rafa, 13 tahun. Sang cucu awalnya mencium bau asap menyengat dan mengecek kamar belakang. Seketika itu melihat kobaran api dengan asap tebal membubung. Ia bersama Asnah sontak lari keluar sambil berteriak meminta pertolongan.

Di tengah kepanikan itu warga berdatangan dan berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. Penyiraman air ember tak cukup mencegah kobaran api untuk melalap seisi rumah dengan banyak barang mudah terbakar.

Dua armada damkar Posko Sukoharjo tiba di lokasi dan melakukan pemadaman hingga proses pendinginan selama dua jam. Namun, rumah seluas 72 meter persegi itu sudah ludes bersama seluruh harta benda.

Dantim Damkar Posko Sukoharjo Mujianto mengungkap pemicu kebakaran berdasarkan kesaksian penghuni dan tetangga. Letupan api bersumber dari korsleting listrik yang memicu ledakan charger handphone.

Cucu korban bernama Haifa, 9 tahun, diketahui mengecas handphone di kasur kamar belakang. Anak ini kemudian pergi mengikuti kegiatan sekolah.

Mujianto memperkirakan kerugian material mencakup bangunan rumah dan harta benda berkisar Rp70 juta. Seiring padamnya api, aparat kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara.

PIYAN AGUNG

Pemkab Lampung Selatan Gelar Musrenbang Keenam di Katibung

KATIBUNG (4/2/2026) – Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan menggelar musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) Tahun 2027 di Gedung Serbaguna Desa Tanjungratu, Kecamatan Katibung, Rabu 3 Februari 2026.

Kecamatan Katibung menjadi titik keenam penyelenggaraan musrenbang. Acara dibuka Staf Ahli Bidang Hukum dan Politik Anton Carmana serta dihadiri perwakilan bupati Lampung Selatan. Forum ini menjadi langkah strategis sebagai landasan pembangunan infrastruktur dasar dan ekonomi masyarakat desa.

Camat Katibung Andi Sopian menjelaskan wilayahnya meliputi 12 desa dengan karakteristik pertanian, industri, dan permukiman. Sepanjang tahun 2025 mencapai peningkatan jalan, jembatan hingga penguatan Bumdes dan pengembangan wisata Tanjung Selaki dan Pantai Sebalang.

Andi Sopian mengharapkan perencanaan pembangunan tahun 2027 meningkatkan porsi pembangunan infrastruktur. Hal ini dinilai krusial untuk mendukung aksesibilitas petani sekaligus pengembangan potensi wisata.

Camat Katibung juga mengungkap upaya mendorong kemajuan ekonomi melalui penyediaan fasilitas perbankan. Ia tengah mengupayakan hadirnya Kantor BRI di Kecamatan Katibung guna memfasilitasi  petani lokal. Usulan lainnya mencakup pembangunan jalan hotmix, irigasi, bantuan benih, BPJS serta bedah rumah.

GELLY ANTHONIYOS

Selasa, 03 Februari 2026

Peternak Muda Lampung Selatan Bikin Inovasi Ayam Varietas AK-79

PENENGAHAN (3/2/2026) – Di tengah tantangan wabah penyakit yang kerap menghantui peternak unggas, seorang pemuda Desa Pasuruan, Kecamatan Penengahan, Lampung Selatan, membuat inovasi persilangan ayam menjadi varietas baru AK-79.

Pemuda bernama Mahdika Murtopo, mahasiswa semester tujuh Universitas Brawijaya berusia 22 tahun, menyebut ayam AK-79 bukan sekadar ayam kampung biasa. Varietas ini merupakan hasil perkawinan silang ayam kampung lokal dengan indukan unggul asal Eropa dan Asia. 

Ide persilangan ayam ini muncul dari hobi hingga berkembang menjadi riset mandiri untuk menjawab kebutuhan daging ayam yang terus meningkat.

Mahdika memaparkan ayam AK-79 memiliki keunggulan signifikan dibandingkan ayam kampung. Jika pemeliharaan ayam kampung butuh waktu sekitar empat bulan untuk mencapai bobot konsumsi, AK-79 hanya perlu 50 hingga 60 hari untuk mencapai bobot rata-rata 1,2 kilogram.

Selain pertumbuhannya cepat, ayam ini lebih tahan penyakit dan memiliki daya adaptasi tinggi terhadap iklim di Lampung Selatan. Keunggulan tersebut berbanding lurus dengan nilai ekonomi.

Mahdika menjual bibit ayam AK-79 seharga Rp9.000 per ekor. Sementara telur ayam kampung konsumsi dijual Rp2.500 per butir. Tingginya minat peternak membuat Mahdika kewalahan memenuhi permintaan pasar.

Permintaan bibit dan telur sangat tinggi. Pesanan sampai April 2026 sudah penuh dan ada pemesan bersedia antre hingga bulan Juni.

Inovasi Mahdika ini mendapat dukungan sang ayah, Elik Murtopo, yang sehari-hari bertugas sebagai hakim tipikor di Pengadilan Tinggi Banten. Meski berbeda profesi, Elik bangga dengan kemandirian anaknya memilih jalur wirausaha ketimbang sektor formal.

Mahdika juga mengintegrasikan peternakannya dengan pertanian. Kotoran ayam dari kandangnya diolah menjadi pupuk tanaman cabai dan tomat.

ROY SHANDY

Bos Jagung Rogoh Kantong Perbaiki Jalan Bangun Sari

NEGERI KATON (3/2/2026) – Bos jagung merogoh kantong pribadi untuk memperbaiki jalan Dusun 1 Bangun Sari, Kecamatan Negeri Katon, Pesawaran. Jalan lingkungan sepanjang 100 meter ini ambles dan rusak akibat mobilitas truk jagung.

Jalan Dusun 1 Bangun Sari sempat viral karena rusak meski dibangun belum seumur jagung. Seorang pengusaha muda Bangun Sari yang dikenal sebagai bos jagung bernama Jujun Junaidi, mengakui kerusakan jalan gegara lalu-lalang truk miliknya.

Kondisi ini mengundang protes warga. Jujun Junaidi segera memperbaiki kerusakan jalan hingga tuntas dalam dua hari, 2-3 Februari 2026.

Marzuki dan Sukir, warga Dusun 1 Bangun Sari, menyambut baik tanggung jawab bos Jagung Jujun Junaidi dalam memperbaiki kerusakan jalan menggunakan jasa pemborong. Jalan lingkungan itu memang ambles dan rusak akibat mobilitas truk pengangkut jagung.

Bos Jujun Junaidi akan membangun jalan lingkungan tersebut lebih bagus dengan rigit beton. Selain menjadi akses angkutan jagung, jalan ini juga menjadi jalur alternatif ke perlintasan lainnya. Perbaikan jalan ini diharapkan awet dan lebih bermanfaat.

PIYAN AGUNG

Anggota Satpol PP Lampung Selatan Sukses Jadi Juragan Puyuh

PALAS (3/2/2026) – Seorang abdi negara dengan status anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kantor Camat Palas, Lampung Selatan, berhasil menjadi pengusaha puyuh petelur. Usaha sampingan ini tidak menghambat tugas sehari-hari.

Restu Budi Kurniawan akrab dipanggil Mastu, merintis budidaya puyuh petelur sejak tahun 2019. Berawal dari 250 ekor burung puyuh untuk mengisi pekarangan kosong dan menyalurkan hobi, usaha ini berkembang pesat. Tak hanya fokus puyuh petelur, ia merambah pengembangan bibit indukan.

Mastu mengaku kewalahan memenuhi permintaan bibit indukan dari berbagai wilayah Indonesia, termasuk Sumatera hingga Papua. Hasil budidaya telur menjadi pemasok utama enam dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan suplai minimal 150 kilogram per minggu.

Keberhasilan Mastu tidak dinikmatinya sendiri. Juragan puyuh ini turut membantu pemerintah daerah dalam mengurangi angka pengangguran dengan memberdayakan warga sekitar. Beternak puyuh relatif mudah dan tidak menyita banyak waktu di tengah kesibukannya sebagai anggota Satpol PP di Kantor Camat Palas.

Mastu terbuka berbagi pengalaman dan ilmu budidaya puyuh.  Ia menyediakan paket hemat Rp15,5 juta kepada warga atau peternak pemula untuk memulai usaha ini. Dengan modal tersebut, peternak pemula mendapatkan 1.000 ekor burung puyuh, kandang serta fasilitas konsultasi gratis hingga berhasil.

Camat Palas Rosalina mengapresiasi Mastu sebagai sosok kreatif dan inspirator serta layak menjadi role model bagi pemuda Lampung Selatan. Meski sempat mengalami pahit akibat serangan penyakit burung dan penipuan pemasokr, Mastu tetap bangkit.

Semangat Mastu telah menular ke warga sekitar hingga muncul 12 peternak baru di kampungnya dengan populasi ratusan ribu ekor. Cita-citanya menjadikan Kecamatan Palas sebagai sentra burung puyuh Lampung.

ROY SHANDY



Senin, 02 Februari 2026

Anggota DPR RI Tinjau Jembatan Mangkrak di Lampung Timur

WAY BUNGUR (2/2/2026) – Anggota Komisi V DPR RI, Hanan A Rozak, meninjau jembatan mangkrak Kalipasir-Tanjungtirto, Kecamatan Way Bungur, Lampung Timur, Senin 2 Februari 2026. Pembangunan jembatan akan diambil-alih pemerintah pusat dengan anggaran Rp80 miliar.

Peninjauan Hanan A Rozak didampingi anggota DPRD Lampung Adhitia Pratama dan Ariyan Putra Marga, Ketua Komisi III DPRD Lampung Timur Kemari, kepala Dinas PUPR Lampung, pelaksana tugas kepala Dinas PUPR Lampung Timur, dan camat Way Bungur.

Peninjauan Jembatan Kalipasir sebagai bentuk komitmen DPR RI dalam mendukung pembangunan infrastruktur strategis untuk meningkatkan konektivitas, memperlancar mobilitas masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi Lampung Timur.

Hanan A Rozak berkunjung setelah viral anak-anak kesulitan mengakses sekolah karena Jembatan Kalipasir-Tanjungtirto mangkrak. Pelajar terpaksa menyeberangi sungai dengan perahu darurat.

Anggota Komisi V DPR RI itu menyebut rencana pembangunan jembatan gantung sebagai sarana penyeberangan darurat selama pembangunan Jembatan Kalipasir-Tanjungtirto direncanakan dan dilanjutkan kembali. Pemerintah pusat akan mengambil alih pembangunan Jembatan Kalipasir-Tanjungtirto melalui APBN sebesar Rp80 miliar.

Pembangunan Jembatan gantung ini melibatkan jajaran Pemprov Lampung, Pemkab Lampung Timur, dan Kodam Radin Inten.

Pelaksana Tugas Kadis PUPR Lampung Timur Primadhiarta Ramadheni mengatakan pembangunan jembatan permanen membutuhkan biaya berkisar Rp80 miliar. Di tengah kesulitan anggaran, proyek ini perlu bantuan Pemprov Lampung maupun pemerintah pusat.

Sementara pembangunan jembatan gantung perlu perencanaan dan evaluasi ulang. Lokasi atau titik jembatan sedang dipertimbangkan dengan matang.panjang jembatan sekitar 100 hingga 120 meter.

MUHAMMAD FARID

Banjir Kotabumi Paksa Sekolah Pulangkan Siswa

KOTABUMI (1/1/2026) – Banjir merendam ratusan rumah di Kecakatam Kotabumi dan Kotabumi Selatan, Lampung Utara, setelah hujan berkepanjangan sejak Sabtu malam hingga Minggu 1 Februari 2026. Sekolah sampai memulangkan siswa karena belasan ruang kelas terendam.

Beberapa sungai meluap bersamaan akibat hujan deras. Banjir merendam permukiman Kotabumi dan Kotabumi Selatan dengan ketinggian sepundak orang dewasa. Aktivitas masyarakat lumpuh seketika.

Gedung SMA Negeri 3 Kotabumi turut kebanjiran sampai Senin siang. Sedikitnya 14 ruang kelas terendam sehingga sekolah terpaksa memulangkan sebagian siswa karena tidak memungkinkan kegiatan belajar mengajar. Sekolah menyiapkan skema pergantian giliran belajar bila banjir tidak kunjung surut.

Kepala SMA Negeri 3 Kotabumi Vivi Evita Rozalifa membenarkan pemulangan siswa terdampak banjir karena kondisi kelas tidak layak untuk kegiatan belajar mengajar. Posisi gedung memang berada di dataran rendah sehingga luapan air sungai membanjiri sekolah. Padahal, tiga tahun sebelumnya tidak eprnah kebanjiran.

Luapan Sungai Way Sesah membanjiri Kelurahan Kota Alam, Kecamatan Kotabumi Selatan, khususnya wilayah Rawa Karya. Kejadian serupa melanda beberapa kelurahan di Kecamatan Kotabumi.

BPBD mencatat wilayah terdampak banjir meliputi di Kecamatan Kotabumi Selatan yakni Kelurahan Kota Alam 8 rumah dan Kelurahan Tanjung Harapan 20 rumah. Sementara di Kecamatan Kotabumi, banjir merendam 16 rumah di Kelurahan Sribasuki, 79 rumah di Kelurahan Kotabumi Udik serta 53 rumah di Kelurahan Kotabumi Pasar.

Di tengah kondisi darurat, BPBD Lampung Utara belum mendirikan tenda pengungsian. Banyak warga bertahan di rumah tanpa fasilitas layak untuk beristirahat maupun memasak.

Pendirian tenda pengungsian terkendala keterbatasan lahan. Korban banjir mengeluhkan lemahnya respons terhadap kondisi darurat, mengingat banjir merupakan bencana tahunan. Pemerintah daerah didorong lebih sigap dan adaptif dengan menyiapkan langkah cepat, termasuk pemanfaatan fasilitas umum sebagai lokasi pengungsian sementara.

ADI SUSANTO

 
×
×
data-ad-slot="9110068254" data-ad-format="auto" data-full-width-responsive="true">