Selasa, 10 Maret 2026

Warga Lampung Timur Hilang Terjatuh di Sungai Sekampung

BELIMBING SARI (10/3/2026) – Seorang warga hilang terjatuh dari perahu di Sungai Way Sekampung Kecamatan Belimbing Sari, Lampung Timur, Sabtu 7 Maret 2026. Pencarian tim SAR Lampung sampai hari ini belum menemukan korban.

Korban bernama Herlin Nin Nurdin, 32 tahun, warga setempat. Ia dilaporkan terjatuh dari perahu saat menjaring ikan. Lejadian itu terlihat seorang warga bernama Sutrimo kebetulan melintasi perairan dengan perahu.

Herlin sempat berteriak meminta pertolongan. Warga itu mengarahkan perahu ke sana tetapi korban sudah hilang dan mesin perahunya masih menyala. Hilangnya Herlin dilaporkan ke BPBD Lampung Timur dan diteruskan ke Basarnas Lampung.

Basarnas segera memberangkatkan Tim Rescue Pos SAR Bakauheni untuk melaksanakan operasi SAR. Pencarian visual sepanjang sisi sungai sejauh sekitar 500 meter arah hilir Sungai Way Sekampung hingga malam masih nihil.

Operasi SAR hari kedua menurunkan tim gabungan sejak pagi hingga petang. Petugas menyisir aliran sungai sejauh dua kilometer. Pencarian sampai hari ketiga, Senin 9 Maret 2026, juga belum menemukan korban.

Pencarian warga hilang mengerahkan Pos SAR Bakauheni, BPBD Lampung Timur, Sahabat Tagana, perangkat Desa Mekar Jaya, masyarakat serta nelayan setempat.

ADHE KOLA DAN MUHAMMAD FARID

Senin, 09 Maret 2026

Maling Mobil Asal Bandarlampung Diamuk Massa di Pringsewu

PRINGSEWU (9/3/2026) – Kawanan maling tepergok mencuri mobil Isuzu Panther BE 1473 GQ milik Janu Ferdiyanto, 28 tahun, warga Dusun Padang Suryo, Pekon Fajar Agung, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu, Sabtu  7 Maret 2026 pukul 02.00 WIB.

Satu dari dua maling tertangkap dan nenjadi bulan-bulanan warga. Sementara satu kawannya kabur membawa mobil Panther curian. Mobil tersebut akhirnya berhasil  dibawa pulang kembali oleh Janu  Ferdiyanto karena diinggalkan pelaku di warung pecel lele Pekon Podorejo, Pringsewu. Pelaku justru membawa kabur motor milik warung pecel lele.

Polsek Pringsewu Kota membenarkan penangkapan seorang terduga pelaku pencurian mobil Panther  pada Sabtu 7 Maret 2026. Pelaku berinisial EW, 52 tahun, warga Bumiwaras,  Bandarlampung. Pria ini mengaku sebagai residivis dan baru keluar penjara tahun 2025.

Pemilik mengaku sudah mengetahui terduga kawanan maling mengincar kendarannya. Mobil Panter itu sudah tiga kali hendak digasak maling. Kali ini Janu Ferdiyanto bersama warga hendak menangkap maling tersebut.

Janu Ferdiyanto sudah mengawasi pelaku sejak tengah malam. Kawanan maling baru beraksi dinihari menjelang sahur pukul 02.00. Adiknya sudah menghubungi warga untuk berjaga dan siaga.

Baru ditinggal sebentar ke kamar mandi, dua maling sudah mendorong mobil keluar garasi. Satu pelaku ditangkap massa tetapi rekannya membawa kabur mobil Panther kea rah Pringsewu.
Mobil ditemukan di warung pecel lele Podorejo, Pringsewu, karena kehabisan bahan bakar. Sementara pelaku kabur dengan meminjam motor milik pedagang pecel lele. Polisi mengamankan mobil Panther curian serta motor kawanan maling.

PIYAN AGUNG



Begal Motor Lampung Tengah Diringkus Polres Tulangbawang

MENGGALA (9/3/2026) – Tekab 308 Satreskrim Polres Tulangbawang meringkus tersangka begal di dekat pos perusahaan Humas Jaya, Kecamatan Way Pengubuan, Lampung Tengah, Selasa siang 3 Maret 2026. Pelaku mengakui pembegalan empat sepeda motor di Jalan Lintas Timur Tulangbawang.

Penangkapan tersangka berinisiasl YA, 23 tahun, warga Dusun 8 Gunungjadi, Kelurahan Gunung Batin Udik, Kecamatan Terusan Nunyai, Kabupaten Lampung Tengah, berdasarkan laporan orangtua korban pembegalan yaitu pelajar bernama Reyvand Aisy Farros.

Sebelum meringkus YA, polisi sudah menangkap rekannya. Begal asal Lampung Tengah ini berpindah-pindah tepat persembunyian sehingga menyulitkan polisi.

Kasatreskrim Polres Tulangbawang AKP Apfryyadi Pratama menjelaskan tersangka Y membegal motor Reyvand Aisy Farros di Jalan Banjar Dewa, Kecamatan Banjaragung, Tulangbawang, Jumat 26 Desember 2025. Lokasi pembegalan di jalan perkebunan singkong.

Polisi mengamankan barang bukti dua motor milik korban maupun pelaku. Pelaku bersama temannya berinisial PE merampas motor Honda Beat BE 3117 TO dengan todongan senjata api. Kawanan begal ini mengendarai motor Honda Beat Street warna putih BE 2701 GDG.

YA mengakui pembegalan motor Honda Beat putih dan sebuah handphone di Kampung Agung Dalem, Kecamatan Banjar Margo, Tulangbawang, serta Honda Beat merah di Banjar Dewa, Kecamatan Banjar Agung.

Pelaku juga membegal motor Honda Supra X di perkebunan singkong, dan Honda Revo di Kecamatan Gunungterang, Tulangbawang Barat.

SULISTIONO

Sabtu, 07 Maret 2026

Petani Ditemukan Tewas di Persawahan Pringsewu

GADINGREJO (7/3/2026) – Seorang petani benama Suratin, 65 tahun, warga Pekon Wates, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, ditemukan tewas di sawah, Kamis  5 Maret 2026 pukul 15.00 WIB.

Awalnya nya Suratin dikabarkan tewas tersambar petir.Keluarga, aparat pekon, dan Polsek Gadingrejo mengklarifikasi kematian itu karena riwayat penyakit stroke dan serangan jantung. Korban diduga terjatuh dan meninggal dunia.

Iskandar, Kepala Dusun 2 Pekon Wates menyebut keterangan Anwar, anak kandung korban. Suratin berangkat ke sawah pukul 08.00 pagi hendak memupuk padi, namun hingga Zuhur belum pulang. Anwar mencari ke sawah tidak ketemu hingga dikabarkan ke warga lain termasuk aparat pekon dan polisi.

Anwar bersama warga mencari ke persawahan Rest Area Pringsewu dan menemukan ayahnya sudah meninggal dunia. Posisi jasad tertelungkup di pematang sawah dan masih membawa ember berisi pupuk di kalungkan leher.

Petani itu ditemukan memakai kaos oblong lengan panjang warna coklat, celana training biru serta membawa golok dan ember berisi pupuk.

Tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.  Jasad dibawa ke Puskesmas Rawat Inap Wates. Keluarga menolak proses visum maupun autopsi. ALmarhum dimakamkan di TPU Wates, Kamis malam 5 Maret 2026.

PIYAN AGUNG


Banjir Kepung Bandarlampung Mulai Siang Sampai Petang

BANDARLAMPUNG (6/3/2026) – Bandarlampung dikepung banjir setelah hujan deras merata hampir di seluruh kecamatan, Jumat siang sampai sore 6 Maret 2026. Banjir merendam perumahan, jalan protocol dan lingkungan hingga kantor polisi dengan ketinggian setengah sampai satu meter.

Hujan deras mulai mengguyur pukul 14.10 WIB dan baru mereda pukul 16.17 WIB. Curah hujan intensitas tinggi membanjiri sejumlah ruas jalanprotokol dan permukiman di Tanjungkarang, Rajabasa, Telukbetung, Kedamaian, Kedaton hingga Tanjungsenang.

Ribuan rumah warga terdampak banjir dengan ketinggian air bervariasi mulai setengah hingga satu meter. Banjir di jalan protokol memaksa kendaraan berhenti sehingga memicu kemacetan seperti di Jalan Kartini dan Jalan Zainal Abidin Pagaralam.

Di Kecamatan Tanjungsenang, banjir merendam sejumlah kawasan termasuk kantor polisi dan sebuah minimarket. Genangan air juga masuk permukiman warga di Jalan M. Yunus, Perumahan Arinda serta Jalan Raja Tihang.

Lurah Tanjungsenang Dedi Setyadi menyebut debit air membanjiri wilayahnya setelah arus sungai perbatasan Way Kandis meluap samnpai jalan dan permukiman.

Ketinggian air mencapai satu meter. Aparat kelurahan, kecamatan hingga Badan Penanggulangan Bencana Daerah membantu warga melintasi  Jalan Raflesia, tepat di depan Polsek Tanjungsenang.

Banjir juga merendam kawasan Perumahan Indah Sejahtera 2 Kecamatan SUkarame. Buruknya sistem drainase serta meluapnya air gorong-gorong perumahan membuat air tumpah ke jalan dan pekarangan rumah.

Air selutut orang dewasa  mengganggu aktivitas warga. Tarwat Suhaimi, warga Perumahan Indah Sejahtera 2, mengatakan lingkungannya menjadi langganan banjir setiap turun hujan deras.

Banjir akibat saluran drainase tidak mampu menampung debit air serta luapan gorong-gorong cepat menggenangi jalan. Warga mengkhawatirkan banjir makin parah jika drainase dan gorong-gorong tidak segera diperbaiki.

Hujan deras dan genangan banjir merobohkan pagar SMA Negeri 16 Bandarlampung. Air menggenangi sekolah hingga ruang kelas. Area depan Rumah Sakit Abdul Moeloek juga terdampak banjir hingga memperlambat arus lalu-lintas. Sementara banjir di kawasan Jalan Nunyai, Kecamatan Rajabasa, menerobos permukiman.

ARI IRAWAN



Jumat, 06 Maret 2026

Warga Lampung Tengah Tuntut Kompensasi Kerusakan Rumah

TERBANGGIBESAR (6/3/2026) – Sebanyak 50 warga Kampung Terbanggibesar, Lampung Tengah,  mengadakan aksi damai ke PT Angek Yieast Budi Indonesia (AYBI), Jumat 6 Maret 2026 pukul 10.00 WIB. Warga meminta kompensasi karena dinding rumah mereka retak-retak.
Warga berunjuk rasa sambil membawa semen satu sak dan empat orang menambal rumah. 

Puluhan rumah rusak atau retak-retak akibat pemasangan paku bumi pabrik pengolahan kayu ke PT Angek Yieast Budi Indonesia. Pembangunan pabrik ini sudah berjalan tujuh bulan.
Demo warga dijaga ketat aparat Polres Lampung Tengah dan anggota Kodim 0411 Kota Metro. Polisi juga menerjunkan kendaraan water cannon.

Warga diterima di kantor satpam perusahaan. Tujuh perwakilan warga berdialog dengan tiga perwakilan perusahaan. Hadir juga Kabag Ops Polres Lampung Tengah AKP Dedi. Perusahaan diwakili Aaris, Heru, Ersanto. Sedangkan perwakilan warga Gunawan Sandes, Siti Rokayah, Vivian Josi, Salbari, Ahmad Fauzi dan Yuli Agustin.

Warga menyampaikan lima tuntutan yaitu ganti rugi 47 rumah rusak, izin lingkungan, ketenagakerjaan, bising dan debu serta penerangan jalam.

Perwakilan perusahaan meminta waktu satu minggu. Warga siap beraksi lagi dan bahkan menempuh jalur hukum jika perusahaan tidak menanggapi tuntutan tersebut.

MANSYUR

Rabu, 04 Maret 2026

Kepala MBG Ditangkap Karena Penculikan dan Kekerasan Seksual

PURBOLINGGO (4/3/2026) – Seorang pria terduga penculik dan pelaku kekerasan seksual ditangkap Polsek Purbolinggo di depan minimarket Kecamatan Purbolinggo, Lampung Timur, Selasa 3 Maret 2026.

Tersangka berinisial DDK, 33 tahun, pria beristri dan beranak satu. Pria ini pernah berkarier sebagai guru honorer dan kini menjabat kepala dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Tanjung Kesuma, Kecamatan Purbolinggo, Lampung Timur.

DDK digelandang polisi sebagai terlapor dugaan penculikan dan kekerasan seksual anak bawah umur sepulang mengaji di Desa Taman Fajar, Kecamatan Purbolinggo pada Jumat sore 30 Januari 2026. Pria ini juga mengaku menculik dan merudapaksa korban lainnya di Kecamatan Sukadana, Lampung Timur.

Orangtua korban warga Desa Taman Fajar mendapat informasi tetangga tentang anaknya diculik pria tidak dikenal menggunakan sepeda motor. Dalam kondisi panik dan kebingungan, keluarga ini bersama tetangga melakukan pencarian.

Selang setengah jam, anaknya dikabarkan ketemu di jalan terobosan perkebunan jagung dekat Jalan Lintas Timur. Korban menangis ketakutan dan minta diantar pulang. Kejadian tersebut sdilaporkan ke polisi.

Kapolsek Purbolinggo AKP Irwan Susanto menyampaikan kronologi penangkapan dan pemeriksaan hingga tersangka mengaku sudah dua kali melakukan penculikan dan kekerasan seksual. Korban pertama asal Sukadana dan kedua warga Desa Taman Fajar, Purbolinggo.

Kasus pertama tidak terungkap karena tidak dilaporkan ke polisi. Pengakuan tersangka, korban pertama baru diajak keliling dengan motor dan belum sempat dirudapaksa.

Polisi mengamankan barang bukti motor Honda Beat BE 2991 NBD beserta helm dan pakaian korban kekerasan seksual. Tersangka dijerat Pasal 450 juncto Pasal 415 Huruf B Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 dengan ancaman hukuman minimal lima tahun dan maksimal 12 tahun.

MUHAMMAD FARID

Api Melalap Gudang Minyak di Galih Lunik Lampung Selatan

TANJUNGBINTANG (4/3/2026) – Si jago merah melalap sebuah bangunan yang diduga sebagai gudang minyak di Desa Galih Lunik, Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan pada Selasa petang pukul 17.30 WIB.

Bangunan tersebut diketahui milik seorang warga bernama Erik Suhendra yang beralamat di Way Dadi, Sukarame, Bandar Lampung. Meski tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, kerugian materiil ditaksir mencapai kurang lebih Rp15 juta.

Kabid Damkarmat Lampung Selatan Rully Fikriansyah mengonfirmasi bahwa pihaknya mengerahkan kekuatan penuh dari tiga posko Tanjung Bintang, Posko Natar, dan Posko Jati Mulyo untuk menjinakkan api yang berkobar hebat.

Proses pemadaman berlangsung cukup intens, api terlihat membumbung tinggi disertai asap hitam pekat. Petugas dari tiga posko yang dibantu oleh sejumlah relawan berjibaku menyemprotkan air agar api tidak merambat ke pemukiman di sekitarnya. Damkarmat menduga adanya hubungan pendek arus listrik atau korsleting.

ROY SHANDY

Selasa, 03 Maret 2026

Lampung Utara: Ekonomi Naik, Angka Kemiskinan Mulai Turun

KOTABUMI (2/3/2026) – Satu tahun memimpin Kabupaten Lampung Utara, Bupati Hamartoni Ahadis bersama Wakil Bupati Romli memaparkan capaian kinerja pembangunan dalam forum refleksi di Gedung Pusiban.

Refleksi kepemimpinan tersebut menjadi momentum evaluasi perjalanan pemerintahan sejak pelantikan 20 Februari 2025 hingga 20 Februari 2026. Di hadapan jajaran pejabat daerah dan undangan, berbagai indikator pembangunan disampaikan secara terbuka sebagai bentuk transparansi kepada publik.

Dari sisi ekonomi, pertumbuhan Lampung Utara tercatat meningkat dari 4,10 persen pada 2024 menjadi 5,12 persen pada 2025. Angka kemiskinan juga menunjukkan tren penurunan dari 16,92 persen menjadi 15,78 persen atau berkurang sekitar 6.920 jiwa. Tingkat pengangguran terbuka turut menurun tipis menjadi 5,78 persen.

Tak hanya itu, Indeks Kualitas Lingkungan Hidup meningkat dari 68,62 menjadi 71,62. Pemerintah daerah menyebut capaian tersebut sebagai wujud komitmen menjaga keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian lingkungan.

Di sektor kesehatan, pemerintah daerah membenahi Rumah Sakit Umum Ryacudu melalui peningkatan standar pelayanan, penguatan sumber daya manusia serta perbaikan sarana dan prasarana. Program Puskesmas Mider juga dinilai efektif menjangkau masyarakat pedalaman yang sebelumnya kesulitan memperoleh layanan kesehatan.

Pada bidang pendidikan, program seragam sekolah gratis telah menyasar lebih 15 ribu siswa baru tingkat SD dan SMP, dengan target lebih 22 ribu penerima pada 2026. Pemerintah daerah menegaskan komitmen tidak ada anak tertinggal pendidikan hanya karena persoalan biaya.

Selain itu terdapat program beasiswa anak berprestasi, akselerasi kemudahan administrasi tingkat kecamatan, perbaikan rumah tidak layak huni serta kemudahan akses pelayanan administrasi kependudukan hingga ke pelosok desa.

Sementara sektor pertanian Lampung Utara kini menempati posisi kedua sebagai penghasil ubi kayu terbesar di Lampung. Capaian tersebut memperkuat peran daerah sebagai penopang komoditas unggulan Lampung.
                                                 
Meski sejumlah indikator menunjukkan perbaikan, pemerintah daerah mengakui pembangunan infrastruktur belum berjalan maksimal. Keterbatasan anggaran dan kebijakan efisiensi menjadi tantangan tersendiri, terutama pembangunan jalan poros desa dan kecamatan yang membutuhkan anggaran hingga ratusan miliar rupiah.

Refleksi satu tahun kepemimpinan ini menjadi gambaran capaian sekaligus tantangan ke depan. Pemerintah daerah menyatakan komitmen optimalisasi program pembangunan guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

ADI SUSANTO

Gudang BBM Mesuji Bernilai Setengah Miliar Ludes Terbakar

TANJUNGRAYA (2/3/2026) – Kebakaran menghanguskan sebuah gudang bahan bakar minyak (BBM) beserta mobil dan motor di Desa Bangun Jaya, Kecamatan Tanjungraya, Selasa malam 2 Februari. Kerugian material diperkirakan mencapai Rp500 juta.

Kebakaran gudang berukuran 20 meter persegi milik Yepi, 45 tahun, diduga akibat korsleting listrik pada mesin pompa BBM. Api cepat berkobar dan menyambar dua kendaraan di dekatnya yaitu mobil Pajero dan motor KLX.

Kasatpol PP dan Damkarmat Mesuji Ronal Nasution menerima laporan kebakaran pukul 22.40 WIB dengan mengerahkan dua armada bersama sembilan personel. Petugas melakukan pemadaman dan penyekatan hingga proses pendinginan. Damkarmat dibantu aparat kepolisian dan warga setempat.

Penyekatan api berhasil mencegah penjalaran kebakaran ke toko kelontongan di sebelah gudang BBM. Petugas menghabiskan enam tangki air untuk menjinakkan amukan si jago merah selama empat jam.

Kebakaran gudang BBM bersama mobil dan motor menimbulkan kerugian material sekitar setengah miliar rupiah. Petugas masih melakukan pendataan setelah prosaes pendinginan selesai. Aparat kepolisian juga mendalami pemicu kebakaran.

SULISTIONO

Senin, 02 Maret 2026

Petani Kopi Lampung Barat Dihabisi Secara Sadis

LIWA (2/3/2026) – Seorang petani dihabisi secara sadis di kebun kopi Dusun Setiwang, Pekon Jagaraga, Kecamatan Sukau, Lampung Barat, Sabtu siang 28 Februari 2026 pukul 11.00 WIB. Pelaku diamankan dalam pelarian di Prabumulih, Sumatera Selatan.

Tersangka berinisial MA, 24 tahun, warga Prabumulih tetapi tinggal di Pekon Jagaraga, Sukau. Ia kabur setelah membunuh sesama petani kopi bernama Resa, 25 tahun. Kebun kopi korban dan pelaku berdekatan.

Pelaku diduga menyerang korban secara brutal menggunakan senapan angin jenis gejluk dan golok. MA menebas leher korban hingga nyaris putus. Pelaku langsung melarikan diri ke daerah asalnya di Prabumulih, Sumatera Selatan.

MA mengakui pembunuhan sadis itu karena dilandasi dendam sejak tahun 2020. Tersangka pernah dibuat trauma karena korban menakut-nakuti dengan mesin potong rumput. Ia merasa Resa seolah-olah hendak membunuhnya. Kejadian enam tahun lalu membekas kuat hingga pelaku nekat menghabisi korban hari Sabtu lalu.

Resa berangkat berkebun bersama ayahnya. Loaksi kebun berjarak 100 meter. Sang ayah sempat mendengar suara tembakan tetapi tidak mendengar suara mesin potong rumput yang dipakai anaknya. Begitu dicek, Resa ditemukan tewas mengenaskan.

Kapolres Lampung Barat AKBP Samsu Wirman merilis proses penangkapan tersangka MA. Polisi menutup seluruh ruang gerak tersangka hingga diamankan di Prabumulih, Sumatera Selatan, dalam waktu waktu enam jam. Pembunuhan sesama petani kopi dilandasi dendam lama.

Petugas menemukan barang bukti senapan angin, golok serta sepatu dan pakaian korban. Tersangka MA dijerat dengan Pasal  459 tentang pembunuhan berencana juncto Pasal 458 ayat 1 KUHP sebagaimana diatur dalam Undang-undang Nomor 20 Tahun 2023 dengan ancaman hukuman mati, penjara seumur hidup atau paling lama 20 tahun.

LILIANA PARAMITA 

Sabtu, 28 Februari 2026

Pencuri Pakaian Dalam Wanita Nyebur ke Sungai Mesuji Timur

MESUJI TIMUR (27/2/2026) – Seorang pria tidak dikenal tercebur di Sungai Way Buaya Akuan, Permukiman Moro Dewe Register 45 Mesuji Timur, Kabupaten Mesuji, Sabtu dini hari 28 Februari 2026. Ia melompat ke sungai karena dikejar-kejar massa setelah mencuri pakaian dalam wanita.

Warga coba menolong pelaku karena sungai cukup dalam dan suasana gelap. Namun, pria itu bergeming hingga terus diteriaki agar segera menepi.

Pria itu sebelumnya mondar-mandir di seputar Permukiman Moro Dewe Register 45 Mesuji Timur selama tiga hari terakhir. Keberadaannya meresahkan warga karena selalu membawa parang dan pisau. Wanita dan anak-anak cepat-cepat menghindar berpapasan dengan pria tersebut.

Kesaksian warga setempat, pria tidak dikenal itu tepergok mencuri pakaian dalam wanita di jemuran Permukiman Moro Dewe Register 45 Mesuji Timur. Begitu dikejar massa, ia nekat melompat ke sungai.

Warga menduga pria itu mengidap gangguan jiwa. Begitu ditolong keluar dari sungai, ia bungkam dan nyelonong pergi kea rah Simpang Pematang. Ia meninggalkan tas hitam berisi horden di teras rumah warga.

SULISTIONO

Tewas Tenggelam Karena Hindari Polisi Gerebek Judi Sabung Ayam

KOTABUMI (27/2/2026) – Seorang pria tewas tenggelam di Sungai Way Sesah saat melarikan diri karena polisi menggerebek arena judi sabung ayam di Tanah Miring, Kelurahan Kota Alam, Kecamatan Kotabumi Selatan, Kabupaten Lampung Utara.

Tim SAR gabungan menemukan korban tewas bernama Pandawa, 58 tahun, warga Jalan Dahlia, Kelurahan Gapura, Kotabumi, Sabtu pagi 28 Februari 2025 pukul 09.15 WIB. Jasadnya ditemukan sekitar satu kilometer dari lokasi lokasi penggerebekan sabung ayam.

Peristiwa nahas tersebut bermula aparat kepolisian menggerebek arena sabung ayam pada Kamis sore 26 Februari. Dalam situasi panik, korban diduga melompat ke Sungai Way Sesah untuk menghindari petugas. Namun, arus deras sungai membuatnya terseret dan tenggelam.

Kasat Reskrim Polres Lampung Utara AKP Ivan R. Cristofel membenarkan penggerebekan arena judi sabung ayam di Tanah Miring. Polisi mengamankan sejumlah kendaraan, ayam, dan membongkar tenda perjudian. Para pejudi kabur dan salah satunya dikabarkan melompat ke sungai dan hilang terseret arus.

Basarnas Lampung menerima laporan kejadian dari Damkar Lampung Utara pada Jumat 27 Februari pukul 05.50 WIB. Tim Rescue Pos SAR Tulangbawang segera berangkat untuk operasi pencarian dan pertolongan.

Tim berkoordinasi dan memetakan titik-titik terduga keberadaan korban. Pencarian hari pertama fokus penyisiran permukaan menggunakan perahu karet dan pemantauan tepi sungai lewat jalur darat.

Komandan Pos SAR Tulangbawang Zian Fajri menyampaikan operasi SAR mengutamakan keselamatan mengingat arus cukup deras dan kontur sungai tidak stabil.

Pencarian hari kedua diperluas hingga empat kilometer arah hilir. Tiga regu Basarnas berbagi tugas menyisir sisi kanan dan kiri sungai menggunakan rubber boat serta satu tim menyusuri bantaran sungai melalui jalur darat.

Korban ditemukan sudah meninggal dunia berjarak satu setengah kilometer dari titik awal tenggelam pada pukul 09.15 WIB. Jasad dievakuasi ke Rumah Sakit Ryacudu Kotabumi. Operasi SAR melibatkan Pos SAR Tulangbawang, Polres Lampung Utara, Koramil Kotabumi, BPBD, Damkar serta warga setempat.

ADI SUSANTO

 
×
×
data-ad-slot="9110068254" data-ad-format="auto" data-full-width-responsive="true">