SEPUTIH BANYAK(24/8/2026) – Karnaval budaya memeriahkan hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di Kampung Sumber Fajar, Kecamatan Seputih Banyak, Lampung Tengah. Kegiatan ini begitu semarak dengan melibatkan seluruh warga.
Kampung Sumber Fajar tidak mau kalah menyambut hari ulang tahun kemerdekaan. Pemerintah kampung menggelar karnaval dengan melibatkan peserta anak-anak, remaja hingga dewasa. Warga tumpah-ruah sepanjang rute karnaval.
Sengatan terik matahari tidak mengurangi semangat peserta maupun penonton. Karnaval begitu semarak melibatkan RT. Setiap RT menampilkan atraksi dan kreasi menarik seperti pakaian adat, aneka mode busana, keragaman etnik, dan lain lain sesuai semangat Bhinneka Tunggal Ika.
Lomba karnaval ini merebutkan uang pembinaan Rp5,5 juta dan undian berhadiah memungkinkan semua peserta mendapatkan penghargaan.
Masing masing RT tampil kompak dengan keunikan masing masing. Kepala Kampung Sumber Fajar Rokim Hidayat menyampaikan karnaval tahun ini merupakan perayaan hari kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.
Agenda ini menyertakan seluruh lapisan masyarakat demi mengenang para pahlawan pejuang. Kepala Kampung berterima kasih kepada masyarakat dan semua RT atas partisipasinya dengan penuh semangat. Kekompakan warga layak mendapat apresiasi.
SEPUTIH BANYAK (24/8/2026) – Seluruh warga Kampung Sakti Buana, Kecamatan Seputih Banyak, Kabupaten Lampung Tengah, antusias mengikuti lomba perayaan hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.
Anak-anak sampai dewasa berbondong-bondong turun ke arena perlombaan olahraga dan pertmainan. Anak-anak bersemangat mengikuti lomba makan kerupuk, estafet kelereng, balap karung, estafet sedotan, dan estafet air.
Kelompok bapak bapak juga bersemangat lomba tarik tambang, pukul paku, dan estafet sarung. Sementara ibu-ibu berjoget balon, pukul paku, dan rebutan kursi. Peserta umum tak ketinggalan mengikuti pertandingan bola voli dan futsal.
Perlombaan tersebut memperebutkan uang pembinaan dan undian berhadiah. Perayaan hari kemerdekaan ini berlangsung 21-23 Agustus 2026.
Acara lomba berjalan lancar, meriah, dan disambut gembira. Kemeriahan acara menarik perhatian salah satu Yotuber dan kreator Facebook dengan memberikan uang pembinaan kepada ibu-ibu peserta senam sehat dan anak anak peserta lomba makan kerupuk.
Kepala Kampung Sakti Buana I Komang Widastra mengucapkan banyak terima kasih atas partisipasi masyarakat dalam memeriahkan hari kemerdekaan. Acara ini menumbuhkan kebersamaan, kekeluargaan serta semangat gotong royong warga Kampung Sakti Buana.
WAY PENGUBUAN (24/8/2026) – Dalam rangka memperingati hari lahir atau harlah TPQ Syifaul Huda ke-6, pengelola akan menggelar pengajian akbar sekaligus peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Jalan 2 Mabes Saung Majelis, Kampung Candirejo, Kecamatan Way Pengubuan, Kabupaten Lampung Tengah, Selasa 25 Agustus 2026 pukul 08.00 WIB.
Pengajian tersebut menghadirkan pendakwah M. Muzammil MZ dari Bengkulu dengan tausiyah bertema dakwah dalam kubur.
Kepala Kampung Candirejo Suripto menyambut baik pelaksanaan harlah TPQ Syifaul Huda yang dirangkai dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Kegiatan keagamaan ini dapat memberikan manfaat dan kecintaan masyarakat terhadap nilai-nilai keislaman.
Ustad Ahmad Muhadi selaku pengasuh Majelis TPQ Syifaul Huda mengajak seluruh jemaah, khususnya masyarakat Kampung Candirejo dan sekitarnya untuk hadir dan mengikuti pengajian akbar. Kegiatan ini diharapkan mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan keimanan dan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.
JAKARTA (24/8/2026) – Lampung Barat berada di ambang transformasi besar sebagai salah satu pilar utama penyokong energi baru terbarukan (EBT) melalui kekayaan panas bumi (geothermal) raksasa di kawasan Sekincau dan Suoh.
Potensi geothermal melimpah di Sekincau dan Suoh diperkirakan mencapai 500 hingga 700 Megawatt (MW). Angka ini menempatkan Lampung Barat pada posisi strategis dalam peta transisi energi dan penguatan ketahanan energi nasional.
Momentum ini sejalan dengan ambisi besar pemerintah pusat untuk memacu percepatan pemanfaatan geothermal. Berdasarkan data terbaru Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dalam ajang The 12th Indonesia International Geothermal Convention & Exhibition (IIGCE) 2026 di Jakarta, Minggu 23 Agustus 2026, total potensi geothermal Indonesia mencapai 23.202 MW.
Dari kekayaan luar biasa tersebut, kapasitas terpasang dan termanfaatkan baru sekitar 2.776 MW atau hanya 11,6 persen. Melihat 88,4 persen potensi nasional belum tergarap, Lampung Barat bergerak cepat menangkap peluang emas ini. Proses eksplorasi di kawasan Sekincau dan Suoh terus dimatangkan untuk memetakan kantong-kantong reservoir panas bumi.
Langkah nyata ini dipercayakan kepada PT Star Energy Geothermal yang telah mengantongi Penugasan Survei Pendahuluan dan Eksplorasi (PSPE). Sinergi Investasi dan Kesejahteraan Lokal Pengembangan geothermal di Lampung Barat dipastikan tidak hanya membangun infrastruktur pembangkit listrik, melainkan menjadi motor penggerak ekonomi baru bagi daerah.
Suharsono Darmono, Chief Operating Officer (COO) PT Star Energy Geothermal, menyampaikan komitmen penuh perusahaan untuk bersinergi dengan pemerintah daerah demi memastikan investasi besar yang berdampak bagi kesejahteraan masyarakat Lampung Barat. Secara ekonomi, kehadiran proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) skala besar ini akan menciptakan multiplier effect.
Proyek ini bakal membuka lapangan kerja baru warga lokal dan menghidupkan ekosistem bisnis turunan, mulai sektor konstruksi, transportasi, logistik, jasa penyediaan barang hingga pasar lebih luas bagi pelaku UMKM setempat. Tantangan berikutnya berada di pundak pemerintah daerah untuk mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) berkualitas sejak dini agar warga lokal mampu menjadi pemain utama dalam rantai ekonomi industri ini.
Kendati menjanjikan keuntungan ekonomi dan pasokan listrik bersih, proyek geothermal Sekincau dan Suoh memegang prinsip keseimbangan lingkungan secara ketat. Kedua wilayah ini dikenal memiliki ekosistem alam asri serta potensi pariwisata Lampung Barat.
Seluruh tahapan survei, eksplorasi hingga konstruksi operasional wajib berjalan beriringan dengan komitmen menjaga kelestarian hutan, perlindungan lingkungan serta penghormatan terhadap kearifan lokal masyarakat adat.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menggarisbawahi Indonesia sebenarnya adalah pemilik sumber daya panas bumi terbesar dunia. Meski demikian, dari sisi implementasi nyata, Indonesia masih berada di peringkat kedua di bawah Amerika Serikat.
Untuk mengejar ketertinggalan tersebut, pemerintah pusat berkomitmen membenahi regulasi, memangkas birokrasi, memberikan insentif, dan menegaskan kepada para pengembang agar segera merealisasikan wilayah konsesi.
Melalui kolaborasi erat regulator dan pelaku usaha, potensi emas hijau terkubur di bawah tanah Sekincau-Suoh diharapkan segera dikonversi menjadi energi bersih yang menerangi Nusantara sekaligus mengangkat martabat ekonomi warga Lampung Barat.
SEPUTIH BANYAK(24/8/2026) – Warga Kampung Sumber Bahagia, Kecamatan Seputih Banyak, Lampung Tengah, berbondong bondong mengikuti jalan sehat dan karnaval dalam rangka memeriahkan hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia ke 81.
Acara dihadiri Sekretaris Camat Seputih Banyak Nasrudin, Bhabinkamtibmas Aiptu M. Arif dan Babinsa Kampung Sumber Bahagia Kopka Dwiyanto, pendamping desa Khoirunnisah, Kepala Satpol PP Seputih Banyak Wayan Heri, kepala Kampung Sumber Bahagia beserta pamong.
Rangkaian kegiatan dimulai pukul 07.00 WIB dengan jalan sehat. Peserta siswa-siswi SD beserta guru, pemuda pemudi hingga warga Kampung Sumber Bahagia.
Suasana jalan sehat sangat meriah. Panitia membagikan hadiah undian berupa alat-alat rumah tangga. Hadiah utama dua unit kipas angin dan sebuah sepeda.
Acara selanjutnya pukul 13.00 WIB lomba karnaval dengan peserta 21 RT terdiri 26 tim dari 6 dusun di Kampung Sumber Bahagia. Meski cuaca terik membakar kulit, semangat warga tidak surut. Sebagian peserta bahkan rela memikul beban demi penampilan terbaik di hadapan dewan juri.
Kepala Kampung Sumber Bahagia Setiohudi mengucapkan terima kasih kepada masyarakat dengan senang hati memeriahkan hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Karnaval ini merupakan peluncuran pertama sejak 68 tahun kampung ini berdiri. Lomba ini rencananya hendak digelar setiap tahun.
Lomba karnaval tingkat RT memperebutkan hadiah utama tiga ekor kambing dan hadiah undian. Ada tambahan hadiah uang tunai dari Kelompok Tani Gapoktan Kampung Sumber Bahagia sebesar satu juta rupiah.
TERBANGGIBESAR (24/8/2026) – Warga Lingkungan IX Banyu Urip, Kelurahan Yukum Jaya, Terbanggibesar, Lampung Tengah, menikmati hiburan kuda kepang, Sabtu malam 22 Agustus 2026. Pentas seni ini dalam rangka memeriahkan hari ulang tahun kemerdekaan republik Indonesia ke-81.
Pergelaran kuda kepang atau jatilan tergelar di RT 48 Lingkungan IX Banyu Urip. Acara ini dihadiri anggota Fraksi Golkar DPRD Lampung Tengah, Syaifudin, serta belasan prajurit Batalyon Parako 464 Pasgat TNI AU Tulangbawang.
Kehadiran prajurit TNI AU menarik perhatian masyarakat. Di tengah kesibukan menjalankan tugas negara, para prajurit menyempatkan diri membaur bersama masyarakat, sekaligus menikmati kesenian tradisional.
Syaifudin mengatakan sebagai bangsa besar dengan kekayaan budaya beragam, masyarakat memiliki tanggung jawab menjaga dan melestarikan warisan budaya agar tetap hidup dan dikenal oleh generasi penerus.
Ia juga mengapresiasi kehadiran para prajurit Batalyon Parako 464 Pasgat TNI AU Tulangbawang dalam pergelaran seni kuda kepang. Kebersamaan TNI dan masyarakat menjadi bagian penting dalam mempererat hubungan serta mewujudkan semangat manunggal bersama rakyat.
PENENGAHAN (22/8/2026) – Dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke-65, Kwartir Ranting (Kwaran) Penengahan menggelar perkemahan besar di Desa Kelaten, Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan. Kegiatan ini berlangsung tiga hari, 22-24 Agustus 2026.
Camat Penengahan Hermawan membuka perkemahan melalui upacara. Acara dihadiri Ketua Kwaran Penengahan Sahrudin, perwakilan Kwartir Cabang (Kwarcab) Lampung Selatan Suwandi, Forkopimcam Penengahan, pembina Pramuka serta peserta perkemahan.
Ketua Kwaran Penengahan Sahrudin menjelaskan perkemahan diikuti 1.000 peserta dari 46 Gugus Depan dengan total sebanyak 77 tenda. Peserta terdiri 30 Gugus Depan tingkat SD, empat Madrasah Ibtidaiyah, tiga SMP, lima Madrasah Tsanawiyah, dua Madrasah Aliyah, dan dua SMA.
Pembukaan perkemahan dimeriahkan senam semaphore dari SMP Negeri 2 Penengahan. Seorang anggota Pramuka Penengahan mendapat penyematan tanda sebagai bentuk apresiasi atas keikutsertaan di Jambore Nasional 11–20 Agustus 2026. Penyematan tanda peserta Jambore Nasional ini membanggakan Kwaran Penengahan.
Peserta perkemahan tiga hari mengikuti berbagai kegiatan dan perlombaan untuk mengasah keterampilan, kedisiplinan, kreativitas serta kekompakan.
Perlombaan meliputi kebersihan, kerapian dan keindahan lingkungan, lomba hafiz Al-Quran, semaphore, adzan, keterampilan baris-berbaris, simpul, tata boga hingga senam Pramuka. Rangkaian kegiatan ini akan ditutup dengan api unggun pada malam terakhir.
Camat Penengahan Hermawan memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap perkemahan besar. Perkemahan Pramuka sangat penting untuk membentuk karakter generasi muda.
TERBANGGIBESAR (22/8/2026) – Anggota DPRD Lampung Tengah, Syaifudin, menyediakan alat berat motor grader untuk meratakan tanah makam di RT 46 Lingkungan IX9 Banyu Urip, Kelurahan Yukum Jaya, Kecamatan Terbanggibesar, Lampung tengah, Jumat 21 Agustus 2026.
Bantuan alat berat ini merupakan tindak lanjut permohonan Kepala Lingkungan IX Yukum Jaya. Masyarakat meminta bantuan proses pemerataan timbunan tanah makam.
Kepala Lingkungan IX Yukum Jaya H. Widodo menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Syaifudin dalam menyediakan bantuan alat berat untuk kepentingan masyarakat. Motor grader tersebut dapat merapikan timbunan tanah makam dengan cepat dan lebih baik.
Ketau RT 46 Marhaban juga berterima kasih kepada Syaifudin atas bantuan alat berat. Penyediaan alat tersebut meringankan pekerjaan dan beban masyarakat. Bantuan alat berat ini dapat mempercepat proses pemerataan tanah makam sekaligus memberikan manfaat bagi warga Lingkungan IX Yukum Jaya.
KOTABUMI (21/8/2026) – Meninggalnya seorang balita di Rumah Sakit Handayani Kotabumi, Lampung Utara, menimbulkan kesedihan mendalam. Seperti terekam video viral, orangtuanya mengamuk dengan menuding pelayanan rumah sakit itu mengecewakan hingga anaknya tidak tertolong.
Keluarga bayi empat tahun bernama AK mempertanyakan proses penanganan pasien balita di ruang rawat inap, permintaan penempatan pasien di Ruang ICU, proses rujukan hingga persoalan administrasi selama perawatan.
Saat ditemui di rumah duka Desa Pekurun Tengah, Kecamatan Abung Pekurun, Senin 17 Agustus 2026, keluarga mengungkap balita AK dibawa ke Rumah Sakit Handayani pukul 15.30 WIB setelah kecelakaan lalu-lintas.
Balita tersebut diperiksa di IGG termasuk CT scan kepala. Menurut keluarga, dokter menyarankan rujukan pasien ke rumah sakit dengan fasilitas lebih lengkap. Namun, keluarga mendapat informasi rumah sakit rujukan belum pasti bisa menerima pasien. Karena itu AK tetap dirawat di Rumah Sakit Handayani.
Keluarga balita juga mempertanyakan penempatan di ruang rawat inap anak, bukan Ruang ICU. Selain persoalan medis, keluarga mempertanyakan proses administrasi dan pembiayaan ketika pasien membutuhkan penanganan segera.
Dengan meninggalnya pasien, bibi AK berharap seluruh proses pelayanan pasien dapat dievaluasi. Keluarga juga meminta kejelasan penanganan pasien sejak masuk IGD hingga kondisinya memburuk.
Ayah balita, Ahmad Desri, menyatakan keluarga menerima kepergian anaknya sebagai takdir. Namun, keluarga tetap berharap evaluasi seluruh proses pelayanan agar kejadian serupa tidak terulang pada pasien lain.
Manager Pelayanan Medis Rumah Sakit Handayani dokter Istiqlall, Jumat 21 Agustus 2026, menyampaikan duka cita atas meninggalnya pasien berinisial AK. Rumah sakit juga memohon maaf kepada keluarga karena seluruh upaya medis belum berhasil menyelamatkan pasien.
Pasien mengalami penurunan kesadaran pasca kecelakaan lalu-lintas dengan kondisi cedera kepala dan multiple trauma. Pasien datang 15 Agustus 2026 pukul 15.28 WIB. Ia menjalani pemeriksaan termasuk CT scan kepala dan pemeriksaan dokter spesialis.
Hasil CT scan menemukan perdarahan di dalam kepala. Kondisi tersebut menjadi bagian diagnosis cedera kepala dan multiple trauma. Dokter spesialis menyarankan rujukan pasien ke rumahs akit dengan fasilitas kesehatan lebih lengkap. Keluarga telah mendapatkan edukasi kondisi pasien, tata cara rujukan hingga risiko terburuk.
Menurut rumah sakit, keluarga menyetujui proses rujukan pukul 17.30 WIB. Namun, sebelum rujukan terealisasi, pasien tetap mendapatkan pemantauan dan perawatan Rumah Sakit Handayani. Sekitar pukul 18.15 WIB, pasien dipindahkan dari IGD ke ruang rawat inap dalam kondisi masih stabil.
Pasien tetap menjalani observasi, evaluasi, pengobatan serta pemantauan dokter dan tenaga kesehatan. Apabila kondisi pasien menurun maka penanganan akan disesuaikan, termasuk kemungkinan pindah ke ICU.
Kondisi pasien memburuk pada 16 Agustus 2026 pukul 00.30 WIB hingga terjadi henti napas dan henti jantung. Tim medis melakukan resusitasi atau pijat jantung sesuai standar operasional prosedur. Meski pertolongan sudah maksimal, balita tersebut meninggal dunia di ruang ICU pukul 01.00 WIB.
WAY SERDANG (20/8/2026) – Warga Desa Labuhan Permai, Kecamatan Way Serdang, Mesuji, antusias menyambut bantuan sumur bor, Kamis siang 20 AGustus 2026. Sumber air bersih ini sudah bisa dinikmati bertepatam musim kemarau.
Kemarau lebih tiga bulan berdampak kepada warga Desa Labuhan Permai. Warga kesulitan air bersih dan kondisi sumur mengering. Demi kebutuhan hidup sehari-hari, warga terpaksa berburu air sungai sejauh dua kilometer.
Polres Mesuji membantu warga memenuhi kebutuhan air bersih dengan pembangunan sumur bor sesuai program Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf. Program sumur bor ini meliputi beberapa lokasi kekurangan air bersih akibat kemarau.
Warga Desa Labuhan mengakui mayoritas warga kesulitan air bersih selama kemarau panjang. Sumur mongering dan warga terpaksa mencari air sungai sejauh dua kilometer. Warga berterima kasih karena kepolisian meringankan beban masyarakat dengan bantuan sumur bor.
Kapolres Mesuji AKBP Muhamad Firdaus mengatakan musim kemarau selama lebih dua bulan mengakibatkan kesulitan air bersih di beberapa desa. Kepolisian membuat sumur bor dengan harapan dapat meringankan beban masyarakat.
ABUNG SELATAN(20/8/2026) – Dugaan pungutan liar (pungli) terhadap sopir di Jalan Lintas Tengah Sumatera (Jalinsum) Desa Blambangan, Kecamatan Blambangan Pagar, Lampung Utara, mendapat klarifikasi dari warga dan tokoh masyarakat setempat.
Warga menjelaskan sejumlah pemuda di lokasi membantu petugas mengatur arus lalu-lintas dan sistem buka-tutup kendaraan selama perbaikan jalan. Bantuan tersebut bertujuan mengurai kepadatan dan mencegah antrean kendaraan semakin panjang.
Agus Setiawan, warga setempat, menyebut tidak ada paksaan kepada sopir untuk memberikan uang. Jika terdapat pemberian dari pengendara, hal itu sukarela sebagai bentuk apresiasi atas bantuan warga dalam mengatur lalu-lintas.
Tokoh masyarakat Blambangan, Ahmad Tarmizi, juga menegaskan warga tidak membenarkan pungutan disertai paksaan atau tekanan terhadap sopir. Sejumlah pengendara mengakui keberadaan warga cukup membantu, terutama saat kendaraan melintas secara bergantian.
Klarifikasi tersebut disampaikan warga dan tokoh masyarakat dalam pertemuan dengan unsur pemerintah kecamatan, TNI, dan kepolisian, Kamis 20 Agustus 2026. Polsek Abung Selatan belum menemukan pungutan dengan cara pemaksaan atau penekanan sopir.
Meski demikian, kepolisian mengingatkan warga tidak melakukan pungutan disertai pemaksaan. Polisi akan mengambil tindakan apabila ditemukan praktik yang merugikan pengguna jalan.
ABUNG BARAT (20/8/2026) – Begal sadis merampas motor dan menembak seorang pelajar SMA Negeri 1 Way Kunang di Jalan Simpang Limus Dusun 7 Desa Buminabung, Kecamatan Abung barat, Lampung Utara, Rabu pagi 19 Agustus 2026.
Korban bernama AD, 17 tahun, ditemukan tergeletak dengan kondisi louka tembak dan tidak sadarkan diri. Seorang pelintas bernama Andika menemukan korban dan membawanya ke Rumah Sakit Handayani Kotabumi.
Pemeriksaan rumah sakit menemukan luka tembak bagian perut tembus punggung dan luka kening. Korban menjalani operasi mengingat usu dan ginjal mengalami keruskaan parah akibat tembakan.
AD kena begal saat berangkat sekolah mengendarai Honda Beat putih sekitar pukul 07.00 WIB. Ia diadang pelaku dengan lemparan batu. Karena korban berhenti menghindari serangan, pelaku berusaha merampas kunci motor.
Perampasan motor mendapat perlawanan hingga begal memukul pelipis korban menggunakan senjata api dan langsung menembak perut sebelah kiri. Korban ditemukan Andika sekitar pukul 07.15 WIB dalam kondisi tergeletak dan tidak sadarkan diri.
Kasat Reskrim Polres Lampung Utara AKP Ivan Roland Cristofel mengatakan polisi masih melakukan penyelidikan dan memburu terduga pelaku pembegalan sekaligus penembakan seorang pelajar.
Kapolres Lampung Utara AKBP Raswidiati Anggraini bersama Kasat Reskrim AKP Ivan Roland Cristofel dan sejumlah personel mendatangi korban di Rumah Sakit Handayani Kotabumi. Kedatangan kapolres disambut orangtua korban bernama Sahrudi.
Tetangga mengabarkan kepada Sahrudi tentang pembegalan anaknya melalui telefon. Sang anak dibawa ke rumah sakit dengan kondisi luka tembak perut tembus punggung dan pelipis bengkak dihantam dengan laras pistol. Keluarga berharap polisi segera menangkap pelaku karena kiasus penembakan pelajar tersebut sangat meresahkan.
PUTRA RUMBIA (19/8/2026) – Warga antusias mengikuti berbagai perlombaan dalam rangka menyemarakkan hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di Kampung Rantau Jaya Ilir, Kecamatan Putra Rumbia, Lampung Tengah, Selasa 18 Agustus 2026.
Panitia menggelar lomba senam ibu-ibu antardusun, senam lansia, cerdas cermat, dan estafet balon. Kelompok umum mengikuti lomba gaple, bulutangkis, dan sepakbola antardusun.
Sementara kelompok anak-anak bersemangat mengikuti lomba balap karung, makan roti, memasukkan pipet dalam botol, makan kerupuk, dan mengambil uang dalam tepung. Rangkaian lomba anak-anak mengundang gelak tawa penonton maupun peserta sendiri.
Rangkaian perlombaan dibuka dengan senam lansia dan senam ibu-ibu berlanjut lomba anak anak dan ditutup final sepakbola antardusun. Perlombaan ibu-ibu maupun anak-anak dan kelompok umum dewasa dihadiri kepala kampung beserta perangkatnya.
Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB hingga selesai di lapangan depan Balai Kampung Rantau Jaya Ilir. Suasana perlombaan begitu meriah. Peserta anak-anak, dewasa, ibu ibu hingga lansia tampil penuh semangat.
Kepala Kampung Rantau Jaya Ilir Komang Suke mengatakan pemerintah kampung menggelar perlombaan demi memeriahkan hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Kegiatan ini diharapkan lebih meriah tahun depan.