Selasa, 31 Maret 2026

Umat Hindu Lampung Tengah Melasti di Pantai Pasir Putih

KATIBUNG (31/3/2026) – Umat Hindu asal Lampung Tengah mendatangi Pantai Pasir Putih di Desa Rangai Tri Tunggal, Kecamatan Katibung, Lampung Selatan untuk melaksanakan upacara melasti. Kegiatan ini merupakan rangkaian perayaan Hari Nyepi.

Upacara melasti bertujuan menyucikan jiwa dan raga serta membersihkan diri baik sebelum maupun sesudah pelaksanaan Nyepi. Ritual diawali dengan arak-arakan dari area parkir Pantai Pasir Putih menuju pantai diiringi mantra dan kidung suci sebagai simbol penyucian diri.

Para wasi melanjutkan ritual dengan melakukan labuhan sarana upacara meliputi gunungan, pratima, dan berbagai bentuk sesembahan ke tengah laut.

Upacara melasti membawa berbagai peralatan persembahyangan, benda-benda pusaka, buah-buahan, hingga ternak untuk dilarung. Hal ini dilakukan sebagai bentuk permohonan petunjuk dan tuntunan agar dapat menjalani kehidupan harmonis. Upacara mdi pantai ini juga dimaknai sebagai momen menghadap Hyang Baruno serta melabuh segala kekotoran alam.

Pemilihan Pantai Pasir Putih sebagai tepat upacara melasti karena kondisi atmosfer spiritual serta nilai sejarah lokasi cukup kuat. Seluruh rangkaian upacara melasti mengacu pada tema besar yaitu hamemayu hayuning bawana jagad Nusantara.

GELLY ANTHONIYOS

Mantan Bupati Pesawaran Gugat Dakwaan Jaksa SPAM

BANDARLAMPUNG (31/3/2026) – Terdakwa Dendi Ramadhona menyampaikan eksepsi dalam sidang lanjutan kasus dugaan korupsi proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Pesawaran di Pengadilan Tipikor Tanjungkarang, Selasa 31 Maret 2026.

Dendi melakukan proyek SPAM bersama empat terdakwa lainnya yakni Zainal Fikri selaku mantan Kepala Dinas PUPR Pesawaran, Adal Linardo, Syahril Ansyori serta Syahril masing-masing disebut sebagai peminjam perusahaan pelaksana proyek.

Dalam persidangan tersebut, Sopian SItepu sebagai tim penasihat hukum Dendi menyampaikan nota perlawanan (eksepsi) dan menilai surat dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) tidak disusun secara cermat serta mengandung sejumlah kelemahan mendasar.

Dakwaan jaksa disebut tidak memenuhi ketentuan formil dan materiil sebagaimana diatur dalam Pasal 143 KUHAP. Salah satu poin krusial yang dipersoalkan adalah ketidakjelasan pencantuman pasal terkait perbuatan berlanjut dalam rentang waktu panjang yakni sejak 2019 hingga 2024.

Tim penasihat hukum juga mempertanyakan penerapan Pasal 3 Undang-Undang Tipikor. Mereka menilai jaksa seharusnya merujuk pada aturan terbaru menyesuaikan dengan KUHP.

Tak hanya menyasar aspek regulasi, kuasa hukum juga menyoroti perbedaan angka kerugian negara dalam surat dakwaan. Menurut mereka, nilai tersebut tidak sinkron dengan fakta penerimaan Dana Alokasi Khusus (DAK) di lapangan.

Sopian Sitepu mengatakan dakwaan jaksa tidak cermat, baik secara formil maupun materiil. Karena itu pihaknya berharap majelis hakim dapat mempertimbangkan nota perlawanan tersebut demi tegaknya keadilan dalam perkara ini.

ADI SUSANTO




Mucikasi Panjang Tewas Ditikam Gegara Ribut Tarif Layanan Seks

BANDARLAMPUNG (31/3/2026) – Kawasan hiburan malam Pemandangan, Kecamatan Panjang, Bandarlampung, tiba-tiba mencekam begitu seorang mucikari tewas ditikam oleh pria diduga pelanggan jasa pemandu lagu, Selasa 31 Maret 2026.

Muncikari bernama Nurma, 41 tahun, ditemukan tewas bersimbah darah usai pada waktu dinihari. Pembunuhan itu bermula ketika dua pria mendatangi kafe karaoke milik korban. Mereka memesan dua pemandu lagu (PL) untuk menemani karaoke, sekaligus diduga meminta layanan seksual.

Namun, transaksi berubah menjadi pertikaian panas. Kedua pria itu cekcok dengan Nurma terkait tarif pembayaran. Suasana menjadi tegang hingga emosi memuncak. Diduga karena pengaruh minuman keras, salah satu pelaku mencabut pisau dan menyerang korban.

Nurma tersungkur dengan kondisi bersimbah darah. Pemilik kafe karaoke ini mengembuskan napas terakhir. Tak berhenti di situ, amukan pelaku juga menyasar salah satu anak buah Nurma bernama Dian Anggaraini. Korban mengalami luka sabetan bagian wajah dan tangan hingga dirawat rumah sakit.

Kedua pelaku kabur menggunakan sepeda motor. Polsek Panjang bersama Satreskrim Polresta Bandarlampung melakukan olah tempat kejadian perkara dan memasang garis polisi. Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti. Jasad Nurma dibawa ke RS Bhayangkara Polda Lampung untuk proses autopsi.

ADI SUSANTO

Perekonomian Lampung Barat Tumbuh Sebesar 5,45 Persen

LIWA (31/3/2026) – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Lampung Barat mengusung tema akselerasi transformasi ekonomi berbasis hilirisasi pertanian dan inovasi daerah menuju Lampung Barat yang berdaya saing dan sejahtera.

Bupati Parosil Mabsus membuka musrenbang di Aula Kagungan Kantor Bupati Lampung Barat, Senin 30 Maret 2026. Acara dihadiri Kepala Bappeda Lampung Anang Risgiyanto dan Wakil Bupati Mad Hasnurin.

Agenda ini menyelaraskan program daerah dengan provinsi dan pusat, didukung pencapaian positif tahun 2025 seperti penurunan angka kemiskinan menjadi 9,93 persen dan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,45 persen.

Sambutan Parosil Mabsus bupati menyampaikan musrenbang merupakan rangkaian proses perencanaan pembangunan tingkat pekon, kecamatan hingga kabupaten yang berlanjut tingkat provinsi. Musrenbang menjadi simpul akumulasi seluruh proses dan prioritas perencanaan pembangunan daerah serta sinkronisasi dengan program provinsi dan nasional.

Pelaksana Tugas Kepala Bappeda Lampung Barat Eric Enrico mengatakan prioritas RKPD Lampung Barat 2027 meliputi peningkatan kualitas dan daya saing SDM, peningkatan tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik, transformasi ekonomi inklusif dan hilirisasi, pembangunan infrastruktur strategis dan ramah lingkungan, penguatan inovasi dan kewirausahaan daerah dan penguatan ketahanan pangan dan ekonomi desa. 

LILIANA PARAMITA 

Senin, 30 Maret 2026

Akses Pelabuhan Bakauheni Lumpuh Sejak Minggu Malam

BAKAUHENI (30/3/2026) – Akses Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, lumpuh sejak Minggu malam pukul 23.00 hingga Senin siang 30 Maret 2026. Ribuan truk logistik terjebak kemacetan panjang di Jalan Lintas Sumatera maupun Jalan Tol Bakauheni-Terbanggibesar (Bakter).

Kemacetan tidak terhindarkan begitu puncak arus balik lebaran selesai dan angkutan barang diperbolehkan menyeberang ke Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni. Armada truk logistik serentak menyerbu hingga jauh melampaui kapasitas pelabuhan.

Antrean truk memanjang sekitar tujuh kilometer dan bahkan sempat mengular belasan kilometer di ruas Jalan Lintas Sumatera. Volume truk begitu banyak hingga arus lalu-lintas menuju dermaga penyeberangan lumpuh total.

Kepala Satuan Lalu-lintas Jalan Tol Bakauheni-Terbanggibesar Feri membenarkan kemacetan truk logistik menuju pelabuhan setelah berakhirnya masa pembatasan angkutan barang. Gelombang kedatangan truk bersamaan dalam waktu singkat. Pengelola tol sampai siang ini berupaya keras mengurai kemacetan.

Pengelola tol bersama aparat kepolisian menerapkan strategi penundaan perjalanan dengan memasukkan truk-truk logistik ke kantong-kantong parkir mengingat jumlah armada sudah jauh melampaui daya tampung pelabuhan.

Aparat kepolisian sempat kewalahan karena banyak sopir truk enggan dialihkan menyeberang lewat Pelabuhan Sumber Makmur Abadi di Ketapang. Para sopir mengaku trauma akibat pengalaman sebelumnya. Mereka pilih mengantre di jalur penyeberangan utama Bakauheni-Merak.

Sebagian truk ringan sekelas Colt Diesel mulai dimasukkan kantong parkir dermaga secara bertahap. Para sopir dan pengusaha hasil bumi mendesak Kementerian Perhubungan melakukan evaluasi kebijakan pembatasan angkutan barang karena menimbulkan kerugian ekonomi. Muatan buah-buahan seperti pisang dan semangka membusuk di jalan.

Truk pisang dan kelapa asal Lampung Timur tujuan Pulogadung, Jakarta Timur, antre sejak Minggu malam pukul 23.00 WIB. Angkutan ini masih tejebak kemacetan sampai Senin siang. Sebagian muatan pisang sudah rusak dan menghitam.

Truk semangka tujuan Solo, Jawa Tengah, juga terjebak kemacetan panjang. Sopir menyebut manajemen angkutan barang pada lebaran tahun  ini paling parah dalam satu dekade terakhir. Ia mendesak pemerintah lebih fleksibel dalam menerapkan aturan penyeberangan. 

ROY SHANDY

Sabtu, 28 Maret 2026

Maling Pecandu Judi Online Kuras Harta Majikan di Metro

METRO (28/3/2026) – Dua pemuda ditangkap Tekab 308 Polsek Metro Selatan atas sangkaan menguras harta majikan sendiri bernilai belasan juta, Kamis 26 Maret 2026. Mereka nekat melakukan kejahatan karena kecanduan judi online.

Pelaku berinisial RZ, 25 tahun, dan AD, 24 tahun, warga Kelurahan Sumbersari, Metro Selatan. Kedua pemuda ditangkap di tempat persembunyian berdasarkan laporan dugaan pencurian di rumah majikan pada Minggu 22 Maret.

Hasil pemeriksaan mengungkap RZ dan AD menguras harta majikan di Jalan Pingled, Kelurahan Margodadi, Kecamatan Metro Selatan. Mereka menggasak enam ekor kambing, mesin pompa air, mesin pencacah rumput, tabung gas, dan blender. Harga benda itu total bernilai belasan juta rupiah.

Polisi berhasil mengidentifikasi para pelaku dan melakukan penangkapan di tempat persembunyian. Barang curian sudah diamankan. Dua pemuda dijerat dengan Pasal 477 ayat 1 KUHP Undang-undang Nomor 1 Tahun 2023 dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun.

Kapolsek Metro Selatan Iptu Arum Monitasari mengungkap dua tersangka nekat menguras harga majikan sendiri karena kecanduan judi online. Pelaku ingin mendapatkan uang dengan kejahatan.

SONNY SAMATHA


Jumat, 27 Maret 2026

Arus Balik Lebaran Lewat Bakauheni Sudah Menurun

KATIBUNG (27/3/2026) – Arus balik lebaran Sumatra menuju Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, menunjukkan mulai menurun pada H plus 5. Data Posko Bakauheni mencatat jumlah penumpang menyeberang dalam 24 jam pada 26 Maret 2026 mencapai 103.325 orang. 
Angka ini turun 20,3 persen dibandingkan periode sama tahun lalu mencapai 129.853 penumpang. Penurunan juga terjadi pada jumlah kendaraan menyeberang sebanyak 26.891 unit atau turun 25,2 persen dari tahun sebelumnya lalu 35.965 unit.

Tren penurunan ini mengindikasikan puncak arus balik lebaran 2026 telah terlewati yaitu pada H plus 3 dan H plus 4. Penurunan signifikan kendaraan roda dua tercatat 10.366 unit atau turun 41,2 persen dibandingkan tahun lalu. Sementara kendaraan roda empat mencapai 13.541 unit atau turun 18,5 persen.

Perubahan pola perjalanan pemudik menjadi salah satu faktor utama turunnya arus balik tahun ini. Kebijakan work from anywhere (WFA) membuat masyarakat lebih fleksibel dalam menentukan waktu perjalanan.

Sementara arus kendaraan logistik dan angkutan umum justru meningkat. Penyeberangan truk mencapai 2.288 unit atau naik 84,5 persen dibandingkan tahun lalu. Bus sebanyak 696 unit atau meningkat 49 persen. Kondisi ini menunjukkan aktivitas distribusi barang serta mobilitas penumpang melalui transportasi umum masih cukup tinggi selama periode arus balik.

Situasi di lapangan terkendali sebagaimana disampaikan personel PospamPasir Putih Aiptu Yadi. Arus lalu-lintas di Jalan Lintas Sumatra ramai lancar. Kepolisian terus mengingatkan pemudik tetap waspada dengan menjaga jarak aman antar kendaraan demi keselamatan bersama selama di perjalanan.

Pemudik Pringsewu bersama istrinya menuju Jakarta juga merasakan kelancaran meskipun menghadapi tantangan cuaca. Perjalanan sempat terhambat hujan deras pada malam sebelumnya sehingga  memicu kemacetan di beberapa titik.

GELLY ANTHONIYOS

Pesta Sekura, Tradisi Unik Rayakan Lebaran di Lampung Barat

LIWA (27/3/2026) – Lampung Barat kembali menggelar pesta sekura di Taman Kota Pasar Liwa, Jumat 27 Maret 2026. Tradisi pesta topeng berusia ratusan tahun ini merupakan budaya khas perayaan Idulfitri atau hari lebaran.

Pesta sekura berlangsung sepekan berturut-turut sejak hari kedua hingga ketujuh lebaran. Pesta sekura menyedot ribuan wisatawan. Masyarakat berkumpul di satu titik dengan kostum unik dan topeng dengan pernak-pernik khas.

Pesta sekura merupakan tradisi khas Lampung Barat. Uniknya terdapat dua jenis karakter utama dalam pesta ini yaitu sekura betik (baik) dan sekura kamak (jelek/kotor). Sekura betik mengenakan kostum rapi, bersih, dan indah. Sekura kamak tampil dengan kostrum nyentrik, semrawut, dan bahkan terkesan menakutkan tetapi tetap menghibur.

Kedua karakter ini berbaur menciptakan suasana penuh tawa dan kebersamaan mengandung filosofi kegembiraan menyambut hari kemenangan.

Pesta Sekura juga menjadi ladang rezeki warga setempat. Tumpah ruahnya warga dan wisatawan membawa berkah rezeki pedagang makanan dan minuman. Dagangan laris manis diserbu pengunjung.

Perayaan Idulfitri dengan pesta sekura bergantian dari satu pekon desa ke pekon lainnya di wilayah Kecamatan Balik Bukit, Batu Brak, dan Belalau serta berakhir di Taman Kota Pasar Liwa.

Puncak acara dimeriahkan dengan cakak buah yaitu tradisi panjat pinang berhadiah dengan peserta bertopeng. Kegiatan ini melambangkan kerjasama tim.

Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus menghadiri pesta sekura di Pekon Canggu, Kecamatan Batu Brak, mendapat sambutan antusias. Bupati didampingi Wakil Bupati Mad Hasnurin serta Forkopimda. Kehadiran pimpinan daerah merupakan bentuk dukungan dalam pelestarian adat-istiadat dan budaya Lampung Barat.

LILIANA PARAMITA

Rabu, 25 Maret 2026

Remaja Tewas Terseret Ombak Pantai Ketang Lampung Selatan

KALIANDA (25/3/2026) – Seorang remaja tewas terseret ombak di Pantai Ketang, Way Urang, Kalianda, Lampung Selatan, Rabu 25 Maret 2026. Pelajar SMP ini terbawa ke tengah laut saat berenang bersama lima temannya.

Korban bernama MS, 15 tahun, warga Dusun Jogja, Desa Sidoharjo, Kecamatan Way Panji , Lampung Selatan. Ia seorang pelajar SMP Negeri 2 Kalianda. Remaja ini dilaporkan terseret ombak pada Selasa 24 Maret 2026 pukul 17.47 WIB.

MS dan teman-temannya meunuju pantai lewat jalan tikus. Mereka awalnya mandi di pantai tanpa pengelola. Selagi asyik mandi tiba-tiba datang ombak besar. Enam remaja terseret ombak hingga terpisah. Lima temannya berusaha menolong MS tetapi gagal karena angin kencang.

Korban hilang terseret ombak ke tengah. Kejadian ini dilaporkan ke Damkar Lampung Selatan dan diteruskan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Lampung.

Komandan Pos SAR Bakauheni Rezie Kuswara mengerahkan tim rescue untuk melakukan pencarian bersama SAR Gabungan. Operasi pencarian Selasa malam dihentikan karena ombak tinggi serta minimnya penerangan.

Korban ditemukan Rabu siang pukul 13.15 WIB berjarak 500 meter dari titik terseret ombak. Jenazah dievakuasi ke Rumah Sakit Bob Bazar Kalianda sebelum diserahkan kepada keluarganya.

Kantor SAR Lampung mengimbau masyarakat lebih berhati-hati beraktivitas di pantai, terutama saat kondisi gelombang tinggi. Pengunjung pantai diminta mengutamakan keselamatan dan memperhatikan kondisi cuaca serta peringatan pengelola guna menghindari kejadian serupa.

ADHE KOLA



Sambaran Petir Rontokkan Atap Mushola Al Furqon di Mesuji

WAY SERDANG (23/3/2026) – Hujan deras disertai angin kencang dan petir merontokkan atap Mushola Al Furqon di Gang Pandawa Dusun 5, Desa Sumberejo, Kecamatan Way Serdang , Mesuji pada malam takbiran Idulfitri lalu. Petir menghantam Dusun 5 Desa Sumberejo bertepatan jemaah Mushola Al Furwon mengumandangkan takbir. Jemaah menyadari waktu itu badai dan petir melanda wilayahnya. Tiba-tiba kilat menyambar dan petir menyambar atap hingga rontok. Reruntuhan bangunan menimpa plafon dan hancur berserakan di lantai. Seketika itu juga instalasi listrik menjadi gosong. Jemaah takbiran di ruang utama dan teras baru dua jam membubarkan diri karena menghindari bahaya. Kepala Dusun 5 Sumberejo melaporkan sambaran petir juga berdampak kerusakan instalasi listrik delapan rumah warga dekat mushola. Barang elektronik milik rumah tangga turut terbakar. Kejadian ini bermula hujan lebat disertai badai pada Sabtu dinihari pukul 02.30 WIB. Kilatan petir menyambar berkali-kali hingga jemaah mengakhiri takbiran. Petir merusak atap, plafon, genteng, dan listrik. Kerusakan instalasi listrik belum diperbaiki karena warga dan petugas PLN masih berlebaran.

SULISTIONO


Selasa, 24 Maret 2026

Pikap Logistik Ditolak Nyeberang, Muatan Buah Terancam Busuk

BAKAUHENI (24/3/2026) – Puluhan armada pikap pengangkut buah-buahan dan sayuran dilarang menyeberang lewat beberapa Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan. Larangan ini berisiko kerugian besar karena muatan terancam busuk.

Armada pikap hendak masuk Pelabuhan Bakauheni diputar balik. Puluhan pikap bermuatan buah-buahan dan sayuran lainnya juga terjebak di Pelabuhan Bandar Bakau Jaya (BBJ) dan Pelabuhan Sumur Makmur Abadi (SMA).

Armada pikap tersebur rata-rata tidak mengetahui larangan penyeberangan armada logistik karena pelabuhan memprioritaskan arus mudik penumpang dan kendaraan pribadi. Sedikitnya 50 pikap bermuatan buah-buahan dan sayuran tertahan sejak Senin malam.

Para sopir kesal karena telanjur mengangkut buah-buahan dan sayuran penuh seperti biasanya. Angkutan diputar balik dan dilarang menyeberang tetapi petugas pelabuhan tidak memberikan kejelasan aturan tersebut.

Sebagian sopir dan pemilik armada pikap mengalihkan muatan pisang dengan truk Colt Diesel. Mereka rela merugi besar untuk sewa truk dan biaya bongkar muat buah-buahan asal bisa menyeberang lewat Pelabuhan Bandar Bakau Jaya atau Pelabuhan Sumur Makmur Abadi.

Kerugian pengusaha dan sopir diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Secara rata-rata, nilai muatan dalam satu kendaraan pikap berkisar Rp15 juta hingga Rp20 juta.

Pengalihan armada ini demi menyelamatkan muatan buah-buahan dan sayuran agar tidak membusuk. Sebagian pisang sudah rusak dan turun kualitas akibat tertahan lama di udara terbuka dan proses bongkar muat. Kondisi ini sudah pasti menurunkan harga.

GELLY ANTHONIYOS

Arus Balik Lebaran Hari Ini Padati Pelabuhan Bakauheni

BAKAUHENI (24/3/2026) – Arus balik Lebaran hari ini memadati Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, seiring berakhirnya masa liburan. Penyeberangan lancar meski ribuan mobil dan sepeda antre menyeberang ke Jawa sejak pagi.

Pergerakan arus balik Lebaran dari Sumatera menuju Jawa mulai meningkat signifikan. Meski volume kendaraan terus bertambah, area Pelabuhan Bakauheni tetap terkendali dan penyeberangan berjalan lancar.

Peningkatan aktivitas terlihat sejak 22 Maret. Mobilitas penumpang dan kendaraan pribadi mulai memadati kantong-kantong parkir dermaga. PT ASDP Indonesia Ferry memprediksi puncak arus balik dalam kurun waktu 24 hingga 25 Maret 2026 seiring berakhirnya masa libur Lebaran.

Guna menjaga kelancaran arus balik, pengelola pelabuhan memperkuat kesiapan layanan melalui optimalisasi armada dan fasilitas pendukung. Salah satunya skema pengelolaan dermaga secara fleksibel atau multi-dermaga. Langkah ini memastikan ritme layanan stabil dan mencegah penumpukan penumpang jalan kaki maupun kendaraan roda dua dan roda empat.

Pemudik Sumatera kembali ke Jawa dengan nyaman, baik lewati jalan tol maupun ruas jalan nasional. Pengendara mobil dari Palembang menempuh waktu perjalanan pagi sekitar empat jam sudah sampai Pelabuhan Bakauheni. Kendaraan cukup padat tetapi tidak perlu antre lama.

Sejumlah pemudik berkendara motor asal berbagai daerah Lampung tidak terburu-buru sampai Pelabuhan Bakauheni. Pemotor rata-rata kembali ke Jabodetabek, Banten, dan Bogor, Jawa Barat. Perjalanan relative lancar tetapi terkendala kondisi jalan rusak.

Meski begitu, pengendara mobil maupun motor merasa lega karena pelayanan dan pengaturan arus balik di Pelabuhan Bakauheni lebih tertata dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

GELLY ANTHONIYOS



Tragis, Ayah dan Anak Tewas Tenggelam di Sungai Pringsewu

PAGELARAN UTARA (24/3/2026) – Tragedi memilukan menimpa Abdul Hamid, 50 tahun, dan MH, 15 tahun. Pasangan ayah dan anak ini tewas tenggelam di Sungai Way Waya, Pekon Madaraya, Kecamatan Pagelaran Utara, Kabupaten Pringsewu, Minggu 22 Maret 2026 pukul 13.00 WIB.

Kesaksian warga Pekon Madaraya, ayah-anak itu ke Sungai Way Waya hendak menjala ikan. Anak nyebur mandi lebih dulu ketika ayahnya baru mempersiapkan jala. Sejenak kemudian remaja itu tenggelam. Abdul Hamid sontak lompat ke sungai untuk menolong. Namun, mereka sama-sama tenggelam hingga tewas.

Tenggelamnya pasangan ayah-anak menggegerkan warga setempat. Mereka beramai-ramai menyelam dan menyisir lokasi sekitar titik tenggelam. Abdul Hamid ditemukan tewas pada pukul 14.00 WIB dan anaknya juga ditemukan meninggal pada pukul 15.00 WIB.

Jenazah Abdul Hamid dimakamkan di Permakaman Umum Pekon Madaraya, sementara anaknya dimakamkan di Kotabumi, Lampung Utara.

Keluarga dan warga meratapi tewasnya Abdul Hamid dan MH. Pasangan bapak anak ini baru bertemu lebaran tahun ini setelah hidup terpisah 11 tahun. Adul Hamid tinggal di Pringsewu, sementara MH tinggal bersama ibunya di Kotabumi, Lampung Utara. Suka cita pertemuan ayah-anak pada hari kedua Lebaran berakhir tragis.

PIYAN AGUNG

 
×
×
data-ad-slot="9110068254" data-ad-format="auto" data-full-width-responsive="true">