Jumat, 01 Mei 2026

Nelayan Kotaagung Tidak Melaut Karena Kesulitan Dapatkan BBM

KOTAAGUNG (1/5/2026) – Sebagian besar nelayan Kotaagung, Tanggamus, tidak bisa melaut karena kesulitan pasokan bahan bakar minyak jenis solar dan pertalite selama sebulan terakhir. Pembelian BBM ke SPBU ditolak karena tidak memiliki barcode.

Nelayan mengeluh tidak bisa mencari nafkah sejak pemberlakuan kebijakan barcode. Pembelian BBM dengan jerigen di SPBU tidak dilayani. Sebagian nelayan coba membeli BBM ke warung atau pengecer tetapi biaya operasional membengkak karena harga eceran lebih mahal. Sementara hasil tangkapan ikan tidak menutup biaya melaut.

Faktor cuaca buruk berupa gelombang tinggi dan arus kuat juga memaksa nelayan berhenti melaut. Hari-hari dihabiskan dengan perbaikan jaring. Ada pula sebagian memilih bekerja serabutan demi mencukupi kebutuhan keluarga.

Beberapa nelayan berinisiatif mengubah haluan menjadi nelayan pancing. Kebetulan saat ini sedang musim cumi. Mereka memancing sekitar pantai mulai petang hingga pukul 21.00 WIB dengan hasil sekitar tiga kilogram cumi.

Kepala Dinas Perikanan Tanggamus Darma Setiawan mengupayakan solusi bagi nelayan terdampak kebijakan BBM. Pemerintah berkoordinasi  dengan kelompok nelayan serta pemangku kepentingan untuk membahas teknis pemenuhan kebutuhan BBM nelayan.

HARDI SUPRAPTO

Kamis, 30 April 2026

Maling Motor Asal Waykanan Diringkus Polres Lampung Utara

KOTABUMI (30/4/2026) – Anggota komplotan spesialis maling motor diringkus tim gabungan Polsek Sungkai Utara dan Tekab 308 Presisi Polres Lampung Utara. Pelaku dikejar selama dua muinggu setelah menggasak motor di halaman klinik Sungkai Utara.

Tersangka berinisial PS, warga Kecamatan Gunung Labuhan, Kabupaten Waykanan. Ia ditangkap di rumah persembunyian bersama barang bukti motor curian.

Wakapolres Lampung Utara Kompol Yohanis, Kamis 30 April 2026, didampingi Kasat Reskrim AKP Ivan Roland Kristofel, kapolsek Sungkai Utara serta Kasi Humas mengungkap penangkapan PS sebagai tersangka komplotan maling motor di halaman Klinik Kaira, Desa Baru Raharja, Kecamatan Sungkai Utara, Sabtu 18 April 2026 pukul 12.30 WIB. 

Komplotan maling terekam CCTV merusak kunci stang dan membobol kontak motor Honda Beat putih BE 4094 KS tahun 2021 dengan kunci T. Pelaku beraksi hanya dalam hitungan detik langsung membawa kabur kendaraan tersebut.

Penyelidikan polisi berhasil mengidentifikasi kawanan maling hingga seorang di antaranya ditangkap di Waykanan. Seorang rekannya masih buron. Tersangka dijerat dengan Pasal 477 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 Tentang KUHP dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun.

ADI SUSANTO

Ratusan Hektar Tanaman Padi di Tanggamus Terserang Hama

WONOSOBO (30/4/2026) – Hama wereng dan tikus menyerang secara masif tanaman padi usia 14 hari hingga dua bulan di Kecamatan Wonosobo, Tanggamus. Upaya pencegahan dan pemberantasan hama menggunakan insektisida belum membuahkan hasil.

Areal persawahan terkena serangan hama tercatat 70 hektar di Kalirejo, 15 hektar di Banyu Urip, 7 hektar di Karang Anyar, 5 hektar di Dadisari serta Soponyono dan  selebihnya di Dadirejo.

Kondisi tanaman padi menguning, layu hingga mongering. Hama tikus dan wereng menyerang tanaman sejak usia 14 hari hingga dua bulan. Ada lagi serangan penyakit lain dengan areal cukup luas.

Para petani dibantu Dinas Ketahanan Pangan Tanaman Pangan Hortikultura Tanggamus, berupaya mengendalikan hama dengan penyemprotan insektisida, namun belum mampu menghentikan hama.

Petani juga mengeluhkan keterbatasan jenis insektisida dan minimnya pendampingan penyuluh pertanian sehingga sehingga pengendalian hama kurang efektif.

Sebagian persawahan Wonosobo sebenarnya sudah dua tahun tersenang hama berdampak penurunan hasil panen. Selain wereng dan tikus, tanaman padi juga diserang lembing, pengerek batang,dan kepinding tanah.

Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Tanaman Pangan Hortikultura Tanggamus Rahmat Hidayat mengatakan telah menyiapkan bantuan pestisida setelah petugas lapangan mendata persawahan terkena serangan hama.

Para petani berharap lebih dari sekadar distribusi pestisida. Mereka membutuhkan pendampingan intensif, edukasi pengendalian hama terpadu serta solusi jangka panjang.

HARDI SUPRAPTO

Lapas Kalianda Bantah Dugaan Pungli Jutaan Lewat Medsos

KALIANDA (30/4/2026) – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kalianda membantah dugaan pungutan liar (pungli) hingga jutaan rupiah oleh petugas lapas, Rabu 29 April 2026. Pungli ini disampaikan melalui media sosial Tiktok@Kalianda 16.

Unggahan akun Tiktok@Kalianda 16 menuding salah satu petugas Lapas Kalianda berinisial MFP menarik iuran hingga jutaan rupiah bagi peredaran handphone. Pungli ini mencatut nama pimpinan.

Merespons tudingan tersebut, Kepala Lapas Kalianda Beni Nurahman membantah keterlibatan anggotanya dan langsung melakukan investigasi internal.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal tim pengamanan, petugas berinisial MFP menyatakan tidak pernah melakukan maupun mengakui perbuatan sebagaimana dituduhkan dalam media sosial. Petugas tersebut merupakan staf pengamanan dengan pengawasan atasan langsung. Karena itu tudingan memiliki pengaruh besar dalam pungutan dinilai tidak berdasar.

Lapas Kalianda berkomitmen menelusuri kemungkinan peredaran barang terlarang seperti ponsel maupun narkotika dengan ancaman pencabutan hak-hak bagi warga binaan yang terbukti melanggar aturan.

Menanggapi polemik ini, pengamat hukum Rusman Effendi memandang tudingan pungutan terhadap Lapas Kalianda telah menjadi konsumsi publik sehingga memerlukan penanganan lebih serius dari sekadar klarifikasi internal. Munculnya dugaan praktik pungutan ini bersifat terstruktur dan melibatkan banyak pihak ini menjadi alasan kuat aparat penegak hukum untuk bertindak cepat tanpa harus menunggu delik aduan. 

Jika Lapas meyakini tuduhan itu fitnah atau informasi bohong maka sebaiknya menempuh jalur hukum untuk mengungkap  aktor di balik akun sekaligus memulihkan integritas institusi.

GELLY ANTHONIYOS

Rabu, 29 April 2026

Mantan Gubernur Lampung Jadi Tersangka Dugaan Korupsi

BANDARLAMPUNG (29/4/2026) – Kejaksaan Tinggi Lampung menetapkan mantan Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, sebagai tersangka perkara dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan dana Participating Interest (PI)10 persen di PT Lampung Energi Berjaya, Selasa malam 28 April 2026.

Penetapan tersangka setelah tim penyidik melakukan pemeriksaan terhadap Arinal Djunaidi dalam kapasitasnya sebagai gubernur Lampung periode 2019–2024. Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung Danang Suryo Wibowo menyatakan penetapan berdasarkan hasil gelar perkara dengan dua alat bukti.

Perkara ini berkaitan dengan pengelolaan dana PI 10 persen pada wilayah kerja Offshore South East Sumatra dengan nilai mencapai 17,2 juta dolar Amerika Serikat.

Usai ditetapkan sebagai tersangka, Arinal Djunaidi langsung mengenakan rompi tahanan berwarna merah muda dan digiring menuju mobil tahanan dengan pengawalan ketat. Tersangka ditahan selama 20 hari ke depan, terhitung sejak 28 April hingga 17 Mei 2026.

Tidak sepatah kata pun disampaikan kepada awak media saat dirinya keluar dari Gedung Kejaksaan Tinggi Lampung menuju Rumah Tahanan Waygui, Bandarlampung. Arinal dijerat dengan pasal berlapis terkait tindak pidana korupsi sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Sementara istri tersangka, Riana Sari, menyatakan keyakinann sang suami tidak terlibat dalam praktik korupsi maupun menikmati aliran dana. Riana yang datang bersama keluarga untuk memberikan dukungan.

Riana menegaskan tidak ada dana mengalir ke rekening pribadi Arinal Djunaidi. Ia juga meminta seluruh tudingan dibuktikan melalui proses hukum di persidangan. Riana juga menyoroti besaran kerugian negara mencapai ratusan miliar rupiah agar dijelaskan secara transparan serta meminta media menyajikan pemberitaan berimbang.

ARI IRAWAN

Dua Anggota DPRD Hadiri Pesta Tani di Lampung Selatan

PENENGAHAN (29/4/2026) – Ratusan warga menghadiri pesta tani di Desa Klaten, Kecamatan Penengahan, Lampung Selatan, Rabu 29 April 2026. Acara ini digelar perusahaan obat-obatan dan pupuk pertanian PT Champion. Produk ini meningkatkan produktivitas pertanian.

Acara dihadiri anggota DPRD Lampung, Wahrul Fauzi Silalahi, anggota DPRD Lampung Selatan, Ali Wardhana, Camat Penengahan Hermawan serta Country Manager PT Champion. 

Perusahaan memperkenalkan berbagai produk obat-obatan pertanian hingga pupuk khusus untuk meningkatkan produktivitas pertanian.

Anggota DPRD Lampung, Wahrul Fauzi Silalahi, menekankan pentingnya produk berkualitas agar diterima petani. Penggunaan bahan kimia yang tepat bisa meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi pertanian demi kesejahteraan petani. 

Anggota DPRD Lampung Selatan, Ali Wardhana mendorong sinergi Dinas pertanian provinsi dan kabupaten serta swasta dalam proses produksi pertanian sesuai standar kualitas. Petani membutuhkan pemahaman obat-obatan dan pupuk tepat guna, tepat dosis, tepat anjuran serta tepat waktu.

Ia juga memaparkan anggaran pemerintah tahun 2026 mengalokasikan pembangunan jalan Gayam menuju Rajabasa serta perbaikan beberapa jembatan di Bakauheni dan Candipuro. Pembangunan jalan lingkungan desa juga didorong guna memperlancar angkutan hasil panen.
 
GELLY ANTHONIYOS

Konsistensi Rasa Asli Kopi Robusta Lampung Barat

BALIKBUKIT (29/4/2026) – Saat dunia sedang jatuh cinta pada kopi-kopi “asam" ala kafe kekinian, seorang pemuda dari perbukitan Lampung Barat justru melawan arus. Bukan tentang rasa fruity kompleks, melainkan aroma pekat yang membangkitkan ingatan lama.

Inilah kisah Wahyudi, pria yang mengubah pahitnya harga kopi menjadi kesuksesan lewat produk Walu Coffee di Pekon Sebarus, Kecamatan Balik Bukit, Kabupaten Lampung Barat.

Ia konsisten menawarkan cita rasa kopi robusta yang pekat dan jujur di tengah tren kopi asam. Wahyudi bangkit dari krisis ekonomi 2018. Bermula dari sangrai kuali tanah liat sampai pembelian alat roasting kopi modern, produk Walu Coffee kini merambah pasar Jakarta dan bahkan siap menembus pasar ekspor.

Aroma kopi robusta hasil sangrai mesin roasting yang tajam dan pekat langsung menyapa siapa saja yang menginjakkan kaki di rumah produksi Walu Coffee. Di sini bukan rasa acidic atau fruity, melainkan kejujuran rasa biji robusta sejati. 

Saat mayoritas produsen mengejar tingkat kematangan medium roast demi memasok kafe-kafe estetik, Wahyudi memilih jalan sunyi. Ia setia menyangrai kopi hingga tingkat medium to dark. Sebuah dedikasi bagi para penikmat kopi berkarakter pahit.

Pemilihan biji kopi kualitas terbaik dengan memperkejakan ibu-ibu tetangga. Wahyudi ingin mempertahankan identitas asli Lampung Barat sebagai penghasil robusta. Pahit itu bukan berarti buruk, justru di sana letak karakternya. Ia tawarkan kopi rasa jujur.  

Wahyuni berencana membuat inovasi baru yaitu kombinasi kopi robusta dan arabika. Namun, konsisten ini bukan tanpa ujian. Tahun 2018 menjadi titik terendah saat harga biji kopi terjun bebas Rp18 ribu per kilogram. Enggan menyerah pada keadaan, ia berdama sang ayah memutuskan berhenti menjual biji mentah.

Berbekal kuali tanah liat sederhana, mereka mulai memproduksi kopi bubuk rumahan. Siapa sangka, ketekunan dari dapur tradisional itu kini bertransformasi dengan mesin roasting modern senilai Rp48 juta.

Meski harga kopi meroket hingga Rp60 ribu per kilogram, Wahyudi tetap memastikan produknya inklusif. Dari kelas premium seperti kopi petik merah dan kopi lanang hingga kemasan ekonomisRp 5 ribu rupiah yang jadi primadona warung-warung desa.

Harga kopi bervariasi yaitu walu premium Rp140 ribu, kopi lanang Rp150 ribu dan kopi petik merah Rp150 per kilogram. Kopi asalan dengan harga Rp130 ribu serta gula semut.

Kekuatan media sosial pun turut membawa aroma Walu Coffee terbang lebih jauh. Rexi, seorang pemuda lokal, mengaku terpikat setelah melihat unggahan di Instagram. Baginya, ini adalah jawaban atas pencarian rasa kopi berkarakter dengan harga ramah. Pas dicoba, rasanya pas. Benar-benar kopi dengan rasa pahit “berani”. 


Tak berhenti di Lampung Barat, kolaborasi dengan produk gula semut membawa Walu Coffee merambah Metro, Bandarlampung hingga Jakarta. Dari Balik Bukit, sebuah mimpi besar kini tengah diseduh: membawa cita rasa kopi merakyat ini menuju pasar ekspor.

LILIANA PARAMITA 

Ardito Wijaya Diduga Terima Suap Setengah Miliar di Bandarlampung

BANDARLAMPUNG (29/4/2026) – Sidang perdana perkara dugaan korupsi bupati nonaktif Lampung Tengah, Ardito Wijaya, digelar di Pengadilan Tipikor Tanjungkarang, Rabu 29 April 2026. Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendakwa Ardito bersama dua pihak lain dalam kasus suap dan gratifikasi proyek Dinas Kesehatan.

Jaksa Penuntut Umum KPK Tri Handayani membacakan dakwaan terhadap tiga terdakwa yakni Ardito Wijaya, anggota DPRD Lampung Tengah Riki Hendra Saputra serta Sekretaris Badan Pendapatan Daerah Lampung Tengah M. Anton Wibowo.

Dalam dakwaan, Ardito Wijaya diduga menerima uang sebesar Rp500 juta dari Mohamad Lukman Sjamsuri. Uang tersebut sebagai imbalan atas penunjukan perusahaan milik atau dibawa oleh Lukman sebagai penyedia barang dan jasa di Dinas Kesehatan Lampung Tengah.

Jaksa mengungkap proses penunjukan dmelalui mekanisme e-purchasing berbasis e-catalog. Dalam perkara ini, Ardito diduga tidak bertindak sendiri, melainkan bersama M. Anton Wibowo.

Penyerahan uang pada September 2025 di sebuah kafe di kawasan Jalan Lintas Sumatera, Sukarame, Bandalampung. Menurut jaksa, tindakan tersebut bertentangan dengan kewajiban Ardito sebagai penyelenggara negara harus bebas korupsi, kolusi, dan nepotisme.

Kuasa hukum Ardito Wijaya menyatakan tidak mengajukan eksepsi atas dakwaan jaksa. Namun, mereka menegaskan kliennya membantah seluruh tuduhan, termasuk dugaan penerimaan uang Rp500 juta hingga Rp7 miliar.

Kuasa hukum Ardito, Ahmad Handoko, menegaskan sejak tahap penyidikan hingga persidangan, Ardito konsisten menyangkal pernah menerima aliran dana.

ADI SUSANTO

Pembobol ATM Lintas Provinsi Ditembak Resmob Polda Lampung

BANDARLAMPUNG (29/4/2026) – Satu dari empat komplotan spesialis pembobol anjungan tunai mandiri (ATM) lintas provinsi ditangkap Resmob Polda Lampung, Senin 27 April 2026. Tersangka dilumpuhkan dengan tembakan karena melakukan perlawanan.

Pelaku berinisial DA 25 tahun, warga Kasui, Kabupaten Waykanan. Ia bersama komplotan kerap menyasar mesin ATM dalam minimarket saat kondisi toko sudah tutup. Dalam penangkapan DA, polisi mengamankan barang bukti mesin las, dua tabung oksigen, satu tabung gas kecil serta tang dan obeng.

Kawanan ini membobol atap dan plafon minimarket hingga merusak mesin ATM menggunakan alat las. Mereka leluasa menguras uang dengan modus sama di beberapa TKP.

Hasil penyelidikan mengungkap tersangka diduga terlibat pencurian di Tanjungbintang, Lampung Selatan, pada akhir 2025. Komplotan ini membawa kabur uang Rp700 juta.

Berdasarkan pemeriksaan kepolisian, kelompok ini telah beraksi di tiga lokasi yaitu Lampung Selatan, Bandarlampung dan Kabupaten Serang, Banten.

Tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun. Sementara tiga pelaku lainnya masih buron.

ADI SUSANTO

Selasa, 28 April 2026

Argento Ari Kusuma Pimpin Golkar Pesisir Barat 2026–2031

PESISIR TENGAH (28/4/2026) – Argento Ari Kusuma terpilih secara aklamasi sebagai ketua DPD II Partai Golkar Pesisir Barat periode 2026–2031melalui musyawarah daerah (musda) di Hotel Sartika,Pekon Serai, Pesisir Tengah, Minggu 26 April 2026.

Musda menetapkan Argento sebagai ketua, Gusti Kadek Artawan ditunjuk sebagai ketua harian, Riski Putra sebagai sekretaris, dan Mega Mustika sebagai bendahara.

Ketua DPD Partai Golkar Lampung Hanan A. Rozak langsung melantik Argento bersama jajaran pengurus. Pengarahan Hanan menegaskan pentingnya peran kader Golkar aktif turun ke masyarakat serta mampu menjawab berbagai persoalan rakyat.

Hanan menghadiri musda bersama jajaran pengurus DPD Golkar Lampung di antaranya Ketua Harian Riza Mirhadi, Sekretaris Aprozi Alam, dan Bendahara Toni Eka Chandra.

Kehadirannya disambut dengan prosesi adat sebagai tradisi resmi setiap agenda Partai Golkar Lampung guna melestarikan budaya lokal sekaligus penghormatan terhadap nilai-nilai kearifan daerah.

Sebelum pelaksanaan Musda, rangkaian kegiatan juga diisi dengan Gerakan Menanam Lampung (Gelam). Program ini mendukung penghijauan lingkungan serta mengantisipasi potensi bencana ekologis.

Agenda musda Partai Golkar Pesisir Barat meliputi penyampaian laporan pertanggungjawaban kepengurusan DPD II periode sebelumnya, pembahasan program kerja serta pemilihan Ketua DPD II Golkar Pesisir Barat periode 2026-2031.

YUAN ANDESTA

Senin, 27 April 2026

Gubernur Mirza Lepas Kloter Pertama Calon Haji Lampung

BANDARLAMPUNG (27/4/2026) – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal bersama Wakil Gubernur Jihan Nurlela melepas keberangkatan kloter pertama jemaah calon haji Lampung di Asrama Haji Rajabasa, Minggu pagi 26 April 2026.

Pelepasan tersebut menandai dimulainya rangkaian pemberangkatan jemaah haji Lampung menuju Tanah Suci Makkah. Kloter pertama berjumlah 445 orang terdiri dari 439 jemaah asal Kota Bandarlampung dan 6 petugas pendamping. Para jemaah telah masuk asrama sejak Sabtu 25 April dan terbang menuju Arab Saudi pada Minggu sore melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Gubernur Mirza mengingatkan ibadah haji merupakan anugerah besar yang tidak semua orang dapatkan. Ia juga menyampaikan dukungan Pemerintah Provinsi Lampung melalui penyaluran bantuan uang saku kepada para jemaah.

Jemaah diimbau menjaga kesehatan, disiplin serta menjaga kekompakan selama menjalani rangkaian ibadah.

Kepala Kanwil Kemenhaj Lampung Ansori Citra menyebut jumlah total jemaah calon haji asal Provinsi Lampung tahun ini mencapai 5.869 orang. Jumlah tersebut terbagi 14 kelompok terbang (kloter) yang akan berangkat bertahap sesuai jadwal penerbangan.

Rincian kuota haji reguler Lampung tahun 1447 Hijriah sebanyak 5.827 jamaah terdiri dari kuota jemaah reguler 5.489 orang, lansia prioritas 291 orang, petugas haji daerah 31 orang, pembimbing KBHU 16 orang serta tambahan kuota sisa DKI Jakarta sehingga total menjadi 5.869 jemaah.

Pemerintah Provinsi Lampung berharap seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar, selamat, dan kembali ke tanah air sebagai haji mabrur.

ADI SUSANTO

Presiden Prabowo Kurban Sapi Limousin Raksasa di Kotabumi

KOTABUMI SELATAN (27/4/2026) – Bupati Lampung Utara Hamartoni Ahadis mengecek sapi raksasa seberat satu ton di Dusun Wonogiri, Kelurahan Kelapa Tujuh, Kotabumi Selatan, Senin sore 27 April 2024. Sapi limousin ini merupakan hewan kurban Presiden Prabowo Subianto untuk Lampung Utara.

Kehadiran Bupati Hamartoni Ahadis menjadi proses akhir seleksi ketat untuk memastikan hewan kurban benar-benar memenuhi standar nasional. Presiden Prabowo Subianto menyediakan seekor sapi kurban menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.

Perhatian langsung tertuju pada sapi jenis limousine brangus dengan tubuh kekar dan bobot mendekati satu ton. Kondisinya sangat prima dengan perawatan optimal sehingga lebih unggul dibandingkan sapi lainnya,

Hamartoni Ahadis menegaskan proses seleksi serius dan menyeluruh. Ia menyampaikan pemerintah daerah memastikan hewan kurban presiden tidak hanya besar secara ukuran, tetapi juga sehat, layak, dan memenuhi seluruh persyaratan teknis sebelum diserahkan kepada masyarakat.

Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Lampung Utara M. Rezki menjelaskan sapi terpilih itu memiliki bobot 920 kilogram dan terbaik dari seluruh kandidat. Penilaian berdasarkan kondisi kesehatan, struktur tubuh serta riwayat perawatan. Sapi ini dinyatakan layak sebagai hewan kurban bantuan Presiden.

Sapi tersebut milik Masmudi, peternak asal Wonogiri, Kelapa Tujuh. Ia mengungkap kebanggaan atas terpilihnya sapi peliharaannya. Sapi dirawat intensif selama hampir satu tahun, mulai dari pemberian pakan berkualitas, menjaga kebersihan kandang hingga pemantauan kesehatan rutin.

Keberhasilan ini sekaligus mengulang capaian tahun sebelumnya. Pada Idul Adha 1446 Hijriah, Presiden juga menyalurkan hewan kurban ke Lampung Utara berupa sapi jenis simental dengan bobot satu ton. Sapi tersebut dipotong di Masjid Baitu Abidin Islamic Center Kotabumi.

Sapi kurban tahun lalu berusia sekitar empat tahun dan dibeli dari peternak lokal, Putu Wawan Saputra, asal Desa Semuli Raya, Kecamatan Abung Semuli. Hal ini memperkuat peran peternak daerah sebagai penyedia ternak berkualitas dan memenuhi standar bantuan tingkat nasional.

Tradisi penyaluran hewan kurban Presiden ini tidak hanya menjadi simbol perhatian pemerintah pusat, tetapi juga menjadi bukti sektor peternakan di Lampung Utara terus berkembang. Dari tahun ke tahun, kualitas ternak meningkat dan mampu bersaing.

Keberadaan sapi kurban berukuran besar membawa dampak sosial. Daging kurban akan dibagikan kepada masyarakat luas, khususnya bagi warga yang membutuhkan.

ADI SUSANTO

Baru Jalin Hubungan Tiga Hari, Pemuda Pringsewu Gagahi Pacar

PRINGSEWU (27/4/2026) – Seorang pemuda dibekuk Satreskrim Polres Pringsewu karena diduga menggagahi pacar. Perbuatan asusila itu dengan dalih terpengaruh tontonan film porno.

Pelaku berinisial AF, 19 tahun, diringkus polisi di Pasar Malam Kecamatan Pardasuka. Penangkapan ini merespon laporan orangtua korban seorang remaja.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, pelaku dan korban baru berkenalan melalui aplikasi WhatsApp. Mereka berpacaran baru tiga hari. Awalnya video call dan korban diajak main ke rumah kosong.  Pemuda itu mengajak masuk kamar dan langsung merudapaksa pacarnya.

Tindakan bejat pelaku sempat mendapatkan perlawanan. Meski korban berteriak dan memberontak, AF justru mengancam dan tetap memaksa hubungan layaknya suami istri. Perbuatan itu diakui karena pelaku kecanduan nonton film porno.

Kasatreskrim Polres Pringsewu Iptu Rosali, Sabtu 25 April 2026, menyampaikan penangkapan tersangka guna menjalani proses hukum. Polisi mengamankan barang bukti pakaian korban, hasil visum serta dokumen laporan sosial dan psikologis korban.

Penyidik menjerat tersangka dengan pasal berlapis yaitu Pasal 473 ayat 1 dan 2 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 Tentang KUHP serta Pasal 76D Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun.

ADI SUSANTO

 
×
×
data-ad-slot="9110068254" data-ad-format="auto" data-full-width-responsive="true">