Tampilkan postingan dengan label TUBABAR. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TUBABAR. Tampilkan semua postingan

Kamis, 30 Juli 2026

Kejari Tulangbawang Barat Lelang Ponsel Hanya Rp50 Ribu

PANARAGAN (30/7/2026) – Kejaksaan Negeri (Kejari) Tulangbawang Barat akan melelang sejumlah barang rampasan negara berupa 10 unit telepon seluler dan dua sepeda motor, 6-13 Agustus 2026. Ponsel dilelang secara daring mulai Rp50 ribu.

Sebelum proses pelelangan, Kejari Tulangbawang Barat menggelar pameran barang bukti bertajuk Kepoin Barang Rampasan Negara, Ikuti Lelangnya di halaman Mal Pelayanan Publik sejak Senin hingga Kamis 30 Juli 2026. Masyarakat dapat melihat langsung kondisi barang lelangan.

Kajari Tulangbawang Bara Didik Sudarmadi mengatakan kegiatan ini merupakan rangkaian peringatan hari ulang tahun Kejaksaan Republik Indonesia ke-81 sekaligus bentuk transparansi dalam pengelolaan barang rampasan negara. Seluruh hasil penjualan disetorkan sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Didik mengajak masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut karena seluruh proses dilakukan secara terbuka dan dapat diikuti siapa saja melalui sistem lelang resmi pemerintah.

Harga limit barang lelangan terbilang terjangkau. Sepuluh unit telepon genggam Android dibuka mulai Rp50 ribu hingga Rp100 ribu, sedangkan harga limit dua sepeda motor Rp900 ribu dan Rp4 juta.

Kepala Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti Kejari Tulangbawang Barat Agustin Dwi Ria Mahardika menjelaskan mekanisme lelang menggunakan sistem open bidding secara daring. Peserta dapat mengikuti lelang melalui situs lelang.go.id atau dengan memindai QR Code melalui media sosial resmi Kdejari Tulangbawang Barat.

ADI SUSANTO DAN ILHAM

Sabtu, 04 Juli 2026

Warga Adat Buay Bulan Ancam Duduki Lahan PTPN VII Bungamayang

TULANGBAWANG BARAT (4/7/2026) – Ratusan masyarakat adat Marga Buay Tulang Bawang Barat membentuk Forum Masyarakat Adat Buay Bulan Bersatu sebagai wadah perjuangan menuntut pengembalian ribuan hektar tanah ulayat dari PTPN VII Bunga Mayang.

Deklarasi forum melalui pepung adat atau musyawarah adat berlangsung Jumat , 3 Juli 2026. Kegiatan itu dihadiri lebih 600 masyarakat adat dari empat tiyuh yakni Tiyuh Karta, Gedung Ratu, Gunung Katun Tanjungan, dan Gunung Katun Malay.

Pembentukan forum menjadi langkah awal masyarakat adat untuk memperjuangkan hak anah ulayat yang mereka klaim ikuasai PTPN VII sejak 1995. Mereka menilai penguasaan lahan selama puluhan tahun tanpa memberikan kepastian hak-hak masyarakat adat.

Forum Masyarakat Adat Buay Bulan Bersatu menyiapkan enam tuntutan kepada pemerintah antara lain meminta pemerintah tidak memperpanjang Hak Guna Usaha (HGU) PTPN VII Unit Bunga Mayang, mengembalikan tanah ulayat kepada masyarakat adat serta meminta kejelasan realisasi program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Juru Bicara Forum Masyarakat Adat Buay Bulan Bersatu Aswar Irawan menegaskan warga adat terus memperjuangkan hak tanah ulayat. Masyarakat adat mengancam pendudukan lahan jika tuntutan tidak direspon pemerintah.

Berdasarkan data forum, PTPN VII Unit Bunga Mayang mengelola lebih 3.000 hektar perkebunan tebu sejak 1995 berdasarkan HGU. Sebagian lahan tersebut diklaim merupakan tanah ulayat Marga Buay Bulan Udik.

ADI SUSANTO DAN ILHAM

Jumat, 12 Juni 2026

Siang Bolong, Gedung SDN 14 Tulangbawang Tengah Terbakar

TULANGBAWANG TENGAH (12/6/2026) – Gedung SDN 14 Tulangbawang Tengah, Kabupaten Tulangbawang Barat, terbakar pada Kamis siang 11 Juni 2026 pukul 12.20 WIB. Amukan si jago merah menghanguskan tiga ruang kelas.

Kobaran api cepat melalap bagian atap bangunan dan menghanguskan deretan kelas di bagian depan gedung sekolah. Kepulan asap hitam pekat membubung tinggi sempat menimbulkan kepanikan warga.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Tulangbawang Barat Muhammad Cheri Sopianmengatakan kebakaran meletup setelah kegiatan belajar mengajar selesai sekitar pukul 12.20 WIB. Anak-anak sudah pulang sehingga musibah kebakaran tidak menimbulkan korban.

Damkar Tulangbawang Barat mengerahkan dua armada. Proses pemadaman hingga pendinginan sekitar satu jam. Petugas berjibaku menyemprot api hingga tidak merambat jauh ke ruang kelas lainnya.

Dinas Pendidikandan Kebudayaan  enggan berspekulasi mengenai penyebab kebakaran serta menyerahkan penyelidikan sepenuhnya kepada aparat kepolisian. Sekolah fokus melakukan pendataan kerusakan bangunan dan barang inventaris.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan segera menyiapkan skema pembelajaran darurat agar para siswa tidak terganggu. Muhammad Cheri Sopian berkoordinasi dengan jajaran sekolah guna menyediakan ruang kelas sementara sehingga kegiatan belajar mengajar tetap berjalan.

SULISTIONO

Rabu, 03 Juni 2026

Kebakaran Hebat Hanguskan Puluhan Kios Pasar di Tulangbawang Barat

TULANGBAWANG TENGAH (3/6/2026) – Kebakaran hebat menghanguskan 35 kios Pasar Mulya Kencana, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Kabupaten Tulangbawang Barat, Selasa sore 2 Juni 2026. Letupan api diduga dari korsleting listrik salah satu kios.

Si jago merah berkobar pukul 14.45 WIB dan cepat menjalar dari satu kios ke kios lainnya. Para pedagang maupun warga sekitar pasar begitu panik. Mereka berusaha menyelamatkan barang dagangan.  Namun, sejumlah pedagang pasrah melihat seisi kios sudah dilalap api.

Dalam tempo kurang satu jam, kobaran api melalap hampir separuh area pasar. Kobaran api cepat menjalar karena angin bertiup kencang, banyak barang mudah terbakar, dan material kios rata-rata berbahan kayu.

Damkar Tulangbawang Barat menerjunkan empat armada bersama 22 personel dari Pos Candra Mukti, Pos Pemda, dan Pos Lambu Kibang. Proses pemadaman hingga pendinginan sampai pukul 20.30 WIB. Personel damkar berjaga sampai malam guna mengantisipasi munculnya titik api dari sisa kebakaran.

Kesaksian warga, letupan api diduga bersumber dari korsleting listrik salah satu kios. Api mudah berkobar dan cepat menjalar karena bertepatan dengan angin bertiup kencang. Penyebab kebakaran masih diselidiki kepolisian.

Kapolsek Tulangbawang Tengah Kompol Muhammad Taufiq memastikan 35 kios pasar ludes terbakar. Ia memperkirakan kerugian material mencapai ratusan juta rupiah. Pemicu kebakaran diduga akibat korsleting listrik.

SULISTIONO

Senin, 09 Maret 2026

Begal Motor Lampung Tengah Diringkus Polres Tulangbawang

MENGGALA (9/3/2026) – Tekab 308 Satreskrim Polres Tulangbawang meringkus tersangka begal di dekat pos perusahaan Humas Jaya, Kecamatan Way Pengubuan, Lampung Tengah, Selasa siang 3 Maret 2026. Pelaku mengakui pembegalan empat sepeda motor di Jalan Lintas Timur Tulangbawang.

Penangkapan tersangka berinisiasl YA, 23 tahun, warga Dusun 8 Gunungjadi, Kelurahan Gunung Batin Udik, Kecamatan Terusan Nunyai, Kabupaten Lampung Tengah, berdasarkan laporan orangtua korban pembegalan yaitu pelajar bernama Reyvand Aisy Farros.

Sebelum meringkus YA, polisi sudah menangkap rekannya. Begal asal Lampung Tengah ini berpindah-pindah tepat persembunyian sehingga menyulitkan polisi.

Kasatreskrim Polres Tulangbawang AKP Apfryyadi Pratama menjelaskan tersangka Y membegal motor Reyvand Aisy Farros di Jalan Banjar Dewa, Kecamatan Banjaragung, Tulangbawang, Jumat 26 Desember 2025. Lokasi pembegalan di jalan perkebunan singkong.

Polisi mengamankan barang bukti dua motor milik korban maupun pelaku. Pelaku bersama temannya berinisial PE merampas motor Honda Beat BE 3117 TO dengan todongan senjata api. Kawanan begal ini mengendarai motor Honda Beat Street warna putih BE 2701 GDG.

YA mengakui pembegalan motor Honda Beat putih dan sebuah handphone di Kampung Agung Dalem, Kecamatan Banjar Margo, Tulangbawang, serta Honda Beat merah di Banjar Dewa, Kecamatan Banjar Agung.

Pelaku juga membegal motor Honda Supra X di perkebunan singkong, dan Honda Revo di Kecamatan Gunungterang, Tulangbawang Barat.

SULISTIONO

Senin, 23 Februari 2026

Polisi Ringkus Perampok Uang Rp800 Juta di Tulangbawang Barat

PANARAGAN (23/2/2026) – Polisi meringkus komplotan perampok bersenjata api di Kabupaten Batubara, Sumatera Utara. Komplotan ini merampas uang Rp800 juta milik warga Tiyuh Daya Asri, Kecamatan Tumijajar, Tulangbawang Barat, Senin 19 Januari 2026.

Para tersangka berinisial AY, T, J, Y, dan D ditangkap tim gabungan Satresmob Bareskrim Polri bersama Resmob Polda Lampung dan Polres Tulangbawang Barat. Tiga orang diringkus di rumah kontrakan Desa Kuala Tanjung, Kecamatan Sei Suka, Batubara, Sumatera Utara, Rabu 18 Februari 2026.

Lima orang berbagi peran yaitu AY sebagai otak perampokan bertugas mempersiapkan mobil Granmax untuk mengangkut sepeda motor Yamaha Vixion, J selaku joki motor, T eksekutor penembakan, Y memantau dengan motor Honda Revo, dan D menyediakan motor.

Kanit III Satresmob Bareskrim Polri AKBP Reinhard Nainggolan, Sabtu 21 Februari 2026, mengungkap perampokan uang Rp800 juta yang dibawa sopir truk dan seorang staf toko distributor sembako. Uang tersebut disetorkan ke bank.

T dan J berkendara motor memepet truk dan menembak kaca tiga kali di Jalan Sudirman, Tiyuh Daya Asri. Tembakan itu memaksa truk berhenti dan menimbulkan kepanikan warga. Kedua tersangka langsung menggasak uang ratusan juta dan langsung kabur.

Penyelidikan tim gabungan menemukan sepeda motor perampok jenis Yamaha Vixion di bawah Jalan Tol Lampung-Palembang. Polisi juga menemukan barang bukti rekaman CCTV.

Hasil pemeriksaan mengungkap salah satu tersangka merupakan residivis kasus perampokan. Polisi menyita barang bukti tiga senjata api FN dan 37 peluru beserta kendaraan hasil kejahatan serta barang bukti lainya.

SULISTIONO

Jumat, 02 Januari 2026

Wanita Pekerja Malam Tewas Bugil di Kontrakan Tulangbawang Barat

WAY KENANGA (2/1/2026) – Seorang wanita pekerja malam ditemukan tewas di kamar kontrakan di Desa Indraloka Jaya, Kecamatan Way Kenanga, Tulangbawang Barat, Kamis malam 1 Januari 2026. Mayat dalam kondisi bugil di atas ranjang.

Jasad wanita pertama kali ditemukan oleh pemilik kontrakan yang curiga korban tak merespon saat diketuk kamarnya. Pemilik kontrakan bernama Hariyanto membuka kamar yang tidak terkunci lalu menemukan korban sudah dalam keadaan meninggal dengan kondisi bugil di tempat tidur. Korban berstatus janda dan memiliki riwayat sakit lambung.

Kepolisian masih melakukan penyelidikan dan memeriksa sejumlah saksi terkait kasus penemuan jasad ini. Penemuan mayat wanita menggegerkan warga. Mayat diketahui bernama Yani berprofesi sebagai pekerja malam di sebuah kafe.

Kapolsek Lambu Kibang Iptu Kasiyono menuturkan selanjutnya jasad korban langsung dibawa ke puskesmas terdekat guna kepentingan penyelidikan selanjutnya.

SULISTIONO

Kamis, 23 Oktober 2025

WNA Malaysia Terjaring Operasi Timpora di Tulangbawang Barat

PANARAGAN (23/10/2025) – Seorang warga Malaysia ditangkap Operasi Timpora Kantor Imigrasi Kotabumi di Desa Totomulyo, Kecamatan Gunungterang, Tulangbawang Barat, Kamis 23 Oktober 2025. Ia diduga melanggar masa berlaku izin tinggal.

Kantor Imigrasi Kotabumi menggelar operasi gabungan bersama Polres Tulangbawang Barat, Kesbangpol, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil serta Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Operasi Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) ini dipimpin Kasi Inteldakim Imigrasi Kotabumi Allen Al Yuhan.

Timpora menelusuri sejumlah perusahaan atau pabrik di wilayah Tulangbawang Barat guna mengetahui keberadaan warga negara asing. Tim gabungan memeriksa dokumen WNA.

Petugas juga mendatangi tempat tinggal warga Malaysia di Desa Totomulyo, Kecamatan Gunungterang. WNA ini digelandang ke Kantor Imigrasi atas dugaan oberstay atau melanggar masa berlaku izin tinggal selama delapan bulan. Pria berkaos biru itu terancam deportasi ke nagara asalnya.

Kantor Imigrasi menggelare Operasi Timpora untuk meningkatkan sinergi antarinstansi pemerintah, menjamin kepastian hukum serta menjaga keamanan dan ketertiban umum. Razia warga asing juga mencegah penyalahgunaan izin tinggal, pelanggaran keimigrasian serta potensi kegiatan ilegal seperti terorisme, radikalisme, dan peredaran narkoba.

Operasi gabungan ini menjadi langkah preventif sekaligus penegakan hukum terhadap potensi  pelanggaran keimigrasian. Kantor Imigrasi terus memperkuat fungsi pengawasan agar keberadaan WNA mengikuti ketertiban dan aturan hukum.

Melalui operasi ini, Kantor Imigrasi Kotabumi menegaskan komitmen dukungan terhadap kebijakan Direktorat Jenderal Imigrasi dalam menciptakan lingkungan aman, tertib, dan kondusif di Tulangbawang Barat.

ADI SUSANTO

Senin, 13 Oktober 2025

Kadis dan Kabid DLH Tubabar Tersangka Korupsi Rp1,3 miliar

PANARAGAN (13/10/2025) – Kepala Dinas dan Kabid Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tulangbawang Barat menjadi tersangka dugaan korupsi APBD 2022-2024 sebesar Rp1,3 miliar. Keduanya dijebloskan ke penjara, Senin 13 Oktober 2025.

Kasi Pidsus Kejari Tulangbawang Barat Gita Santika Ramahdani menyampaikan pemeriksaan hingga penetapan tersangka kepala Dinas DLH berinisial FR dan kabid Pengelolaan Sampah, Limbah B3 berinisial HR dipimpin Kajari Mochamad Iqbal.

FR dan HR diduga korupsi APBD Tulangbawang Barat dengan kerugian negara Rp1,3 miliar. Dugaan korupsi dengan modus penggunaan anggaran tanpa surat pertanggungjawaban dan penyisihan 20 persen setiap pencairan untuk dana taktis kepala dinas.

Dua tersangka dijerat dengan pasal primer Pasal 2 Ayat 1 juncto Pasal 18 Ayat 1 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat 1 ke 1 juncto Pasal 64 Ayat 1 KUHP. Mereka juga dikenakan pasal subsider yakni Pasal 3 juncto Pasal 18 Ayat 1.

FR dijebloskan ke penjara Rutan Menggala selama proses penyidikan 20 hari. Sementara HR ditahan di Rutan Bandarlampung.

Sebelum penetapan tersangka, tim gabungan Kejaksaan Negeri Tulangbawang Barat dan TNI menggeledah rumah FR. Tersangka memiliki dua rumah di Perumahan Griya Kencana Blok H Nomor 2, Kecamatan Rajabasa, Bandarlampung dan Tiyuh Mulyajaya, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Kabupaten Tulmgbawang Barat.

SULISTIONO

Jumat, 05 September 2025

Bocah Tulangbawang Barat Tewas Diduga Dianiaya Ibu Kandung

LAMBU KIBANG (5/9/2025) – Seorang bocah laki-laki ditemukan tewas didugaakibat penganiayaan ibu kandungnya di Kampung Kibang Budi Jaya, Kecamatan Lambu Kibang, Kabupaten Tulangbawang Barat, Kamis siang 4 September 2025.

Korban berinisial RO, umur empat tahun, ditemukan pamannya setelah terdengar kegaduhan dan teriakan dari dalam rumah. Sang paman mendobrak pintu karena rumah dikunci dari dalam oleh ibu korban berinisial BN. Bocah itu tertelungkup dengan kondisi kritis. Ia dilarikan ke puskesmas tetapi nyawanya tidak tertolong.

Isak tangis keluarga pecah melihat jenazah sudah terbujur kaku. Jenazah dibawa polisi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung untuk diautopsi.

Sekretaris Desa Kibang Budi Jaya Sumarji mengungkap awal dugaan penganiayaan anak hingga tewas dengan tersangka ibu kandung. Pelaku terdengar mengamuk dan berteriak-teriak dalam rumah.

Insiden itu terjadi Rabu malam sekitar pukul 23.00 WIB. Korban bersama dua adik dan ayahnya bersiap-siap menginap di rumah neneknya dengan lokasi tidak jauh. Namun, ibu korban menjemput paksa RSD kembali pulang.

Kasat Reskrim Polres Tulangbawang Barat Iptu Hardanus Tosira menjelaskan hasil olah tempat kejadian perkara menemukan pecahan piring kaca berserakan di dekat pintu dapur. Diduga, korban mengalami penganiayaan dengan menggunakan pecahan tersebut.

Korban mengalami luka robek bagian kening dan terdapat tanda-tanda kekerasan. Polisi membawa jenazah ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung untuk proses autopsi dan memastikan penyebab kematian.

Pelaku diamankan di Mapolres Tulangbawang Barat untuk pemeriksaan di rumah sakit jiwa sebelum proses penyidikan berlanjut. Polisi menangani kasus ini dengan hati-hati mengingat pelaku diduga mengalami gangguan kejiwaan.

ADI SUSANTO

Selasa, 08 Juli 2025

Truk Paket Ludes Terbakar di Tol Terpeka Tulangbawang Barat

TUBABAR (8/7/2025) – Sebuah truk kontainer ludes terbakar di jalan tol Lampung ruas Terbanggibesar-Pematangpanggang-Kayuagung (Terpeka) kilometer 213 Tulangbawang Barat, Senin petang 7 Juli 2025. Penyebab kebakaran tidak diketahui.

Truk tronton warna hijau dengan plat nomor polisi B 9354 NEU mengangkut ribuan paket dari Tangerang, Banten, menuju Medan, Sumatera Utara. Angkutan ini terbakar hebat disertai kepulan asap hitam pekat.

Sopir teruk panik dan menghentikan kendaraan di tengah perjalanan karena melihat kepulan asap dari kontainer. Api sudah membakar tumpukan paket bagian atas.

Seiring membesarnya kobaran api, sopir dibantu sejumlah pengendara hanya bisa menyiram kebakaran dengan air mineral botolan. Upaya itu sia-sia karena kobaran api makin besar dan melalap seisi kontainer.

Satlantas Polres Tulangbawang barat sampai TKP dengan kondisi seisi truk paket sudah ludes. Petugas menghubungi damkar dengan jumlah armada tujuh unit masing-masing tiga dari Pemkab Tulangbawang Barat, tiga damkar PT Hutama Karya, dan sebuah lagi bantuan damkar Pemkab Tulangbawang.

Kasat Lantas Polres Tulangbawang Barat AKP Foni Salim menyampaikan proses pemadaman kebakaran truk paketsampai pendinginani memakan waktu dua setengah jam. Sopir selamat tetapi seisi kontainer ludes terbakar. Kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Penyebab kebakaran belum diketahui. Berdasarkan pengakuan sopir, api meletup dari dalam kontainer. Polisi masih memeriksa sopir dan melakukan olah tempat kejadian perkara.

ARI IRAWAN

Sabtu, 05 April 2025

Kakek Penjaring Ikan Tewas di Sungai Tulangbawang Barat

TULANGBAWANG UDIK (5/4/2025) – Seorang kakek penjaring ikan tenggelam di Sungai Gunung Katun Tanjungan, Kecamatan Tulangbawang Udik, Kabupaten Tulangbawang Barat, Rabu 2 April 2025 pukul 17.00 WIB. Pencarian tim SAR gabungan menemukan korban sudah meninggal dunia, Jumat petang.

Kakek Kamistar, 60 tahun, warga Desa Gunung Katun Tanjungan, berangkat menjaring ikan Rabu pagi pukul 06.00 WIB. Ia tak kunjung pulang hingga penduduk menemukan perahu kosong pada pukul 17.00 WIB. Pencarian seputar lokasi tidak menemukan sang kakek.

Satgas BPBD Tulangbawang Barat Agusli melaporkan kakek hilang diduga tenggelam ke Kantor SAR Lampung, Kamis 3 April pukul 10.30 WIB. Dua regu tim gabungan Basarnas Lampung, BPBD, Damkar, bhabinkamtibmas, babinsa dan warga setempat melakukan pencarian dengan perahu karet.

Petugas menyisir pinggiran sungai sejauh dua kilometer dan manuver perahu karet mulai titik tenggelam menuju hilir. Pencarian hingga petang masih nihil sehingga penyisiran dihentikan sementara dan berlanjut Jumat pagi pukul 07.00 WIB.

Pencarian kali ini menggunakan alat deteksi bawah air Aqua Eye. Perahu karet juga makin intens membuat manuver sepanjang aliran sungai supaya korban segera timbul ke permukaan. Korban akhirnya ditemukan sudah meninggal dunia, Jumat petang [pukul 17.30 WIB. Jenazah dievakuasi ke rumah duka.

Komandan Pos SAR Tulangbawang Zian Fajri melaporkan penemuan korban tenggelam atas nama kakek Kamistar kepada Kepala Kantor SAR Lampung Deden Ridwansah. Operasi pencarian berakhir dan seluruh personel kembali ke kesatuan masing-masing.

ADE KOLA

Senin, 20 Januari 2025

Pria Tubabar Terbakar Sekujur Tubuh Gegara Isi Bensin Senso

GUNUNGAGUNG(20/1/2025) – Seorang warga Tiyuh Mekar Kaya, Kecamatan Gunungagung, Kabupaten Tulangbawang Barat, terluka sekujur tubuh akibat terbakar bahan bakar minyak (BBM) mesin senso, Minggu 19 Januari 2025.

Korban bernama Purwanto, umur 41 tahun, terbakar ketika mengisi BBM senso hingga kepenuhan di dekat tungku dapur. Tumpahan bensin disambar api tungku hingga pria ini mengalami kebakaran sekujur tubuh.

Purwanto baru pulang menderes karet langsung mengisi BBM senso dan menyuruh istrinya mengambil lap. Kondisi cuaca kebetulan banyak angin. Tumpahan BBM sebenarnya sudah dilap tetapi apinya menyambar.

Sebelum api membakar sekujur tubuh, Purwanto sempat menyelamatkan bensin 30 liter untuk dilemparkan keluar supaya tidak membakar rumah.

Ia mengalami luka bakar cukup serius. Dia mengaku tidak benar-benar terbakar tetapi terkena uap bensin dan lari melepaskan baju. Beruntung, adiknya cepat datang dan menyelamatkan Purwanto hingga membawanya berobat ke bidan.

Adik korban, Budianto, menolong kakaknya yang terbakar dengan  langsung mengevakuasi kebidan. Dia mengejar kakaknya kea rah belakang rumah dengan maksud memadamkan api.

ADI SUSANTO

Senin, 30 September 2024

4 Pemuda Sekap dan Perkosa Remaja Tulangbawang Barat

TULANGBAWANG TENGAH (30/9/2024) – Seorang remaja Desa Panaraganjaya, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Kabupaten Tulangbawang Barat, dilaporkan hilang sejak 18 September 2024. Pelacakan polisi menemukan korban disekap dan diperkosa oleh empat pemuda.

Tekab 308 Presisi Satreskrim Polres Tulangbawang Barat menerima laporan hilangnya seorang remaja putri berinisial R dari orangtuanya bernama H, 43 tahun. Pelapor mengetahui istrinya kebingungan mencari R karena tidak kunjung pulang. Orangtua coba telepon tetapi tidak tersambung.

Pencarian ke rumah teman-temannya juga tidak ketemu. Orangtua akhirnya melapor ke polisi atas hilangnya sang anak. Dua hari berselang, polisi menggerebek sebuah rumah kos di Desa Dwijaya, Kecamatan Banjaragung.

Saat pelaku hendak dibawa ke Polres Tulangbawang Barat, keluarga korban dan keluarga pelaku bersitegang. Keluarga korban mengamuk lantaran anaknya diculik serta diperkosa empat pemuda. Remaja itu juga disiksa tiga hari berturut-turut dicekoki minuman keras dan tidak diberi makan.

Dari tempat penyekapan, polisi langsung bergerak menangkap tiga pelaku lainnya di rumah masing-masing. Empat tersnagka masih menjalani pemeriksaan yaitu NS , warga Kecamatan Menggala, MRD warga Banjaragung serta DS dan GM, warga Kecamatan Tulangbawang Tengah.

Kapolres Tulangbawang Barat AKBP Sendi Antoni mengatakan para tersangka melakukan pemerkosaan atau persetubuhan secara paksa.  Korban dicekoki minuman keras kemudian kembali disetubuhi. Korban diduga mengenal pelaku dari media sosial.

Empat tersangka dijerat Pasal 83 dan Pasal 81 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungaan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun.

ADI SUSANTO

Senin, 05 Agustus 2024

Kian Parah, Jalan Masuk Keluar Pintu Tol Tulangbawang Barat

GUNUNG BATIN (4/8/2024) -  Inilah wajah jalan di Tulangbawang Barat menjelang Pilkada serentak Tahun 2024. Selain banyak ruas prioritas yang rusak, jalan menuju Pintu Tol Gunung Batin, Lampung Tengah, pun semakin parah.

Jalan keluar masuk tol ini, sebenarnya, belum terlalu lama. Di beberapa ruas, aspalnya mulai menghilang, hanya menyisakan sirtu, dan tentu saja debu siang dan malam.

Selain membuat pengendara terpaksa melambat, rusaknya jalan menuju pintu Tol membuat citra pembangunan di kabupaten ini menjadi rusak. Seolah-olah tidak ada pembangunan di kawasan ini, karena petingginya hanya pandai membuat janji.

Bejo, seorang pedagang, di kawasan sekitar, mengatakan  kerusakan jalan juga sudah cukup lama. Ia melihat setiap hari petinggi daerah sekitar lewat, tetapi memilih tutup kaca agar kendaraannya tidak berdebu.

Pria itu mengharapkan Pilkada Serentak Tahun 2024 bukan hanya gunung janji kepada warga, tetapi menjadi tolok ukur soal kesanggupan calon bupati dan gubernur apakah bisa membenahinya dalam waktu segera.

ALIYUDIN

Rabu, 31 Juli 2024

Tengkorak Kepala Terpisah Badan di Tulangbawang Barat

PANARAGAN JAYA (31/7/2024) - Tim Inafis dan Satreskrim Polres Tulangbawang Barat mulai menyelidiki penemuan tengkorak dan kerangka manusia di perkebunan warga Panaragan Jaya, Tulangbawang Tengah, kabupaten setempat, Rabu, 31 Juli 2024.

Berawal dari penemuan tengkorak kepala beberapa hari dan viral di media sosial, warga dan petugas kembali menemukan kerangka lainnya,  mulai dari tulang belulang, bekas pakaian yang mulai lusuh, dan sejumlah peralatan, seperti korek api.

Lewat press rilisnya, Kasatreskrim Polres Tulangbawang, Iptu H. Tosira mengatakan pihaknya meyakini tengkorak kepala yang terpisah dengan kerangka tubuh merupakan satu kesatuan wujud seseorang.

Untuk sementara, Tim Inafis telah mengumpulkan bagian tubuh, mulai dari tengkorak kepala, tulang iga, tulang rahang bawah,  dan tulang kaki.

Di sekitar lokasi juga ditemukan satu potong celana pendek berwarna putih dan warna ungu. Petugas melihat almarhum memakai dua celana pada saat itu.

Barang bukti lain di dalam sebuah tas kain, termasuk korek api yang sudah karatan.

ALIYUDIN

Minggu, 28 Juli 2024

Jalan Margomulyo Tulangbawang Barat Rusak 3 Kilometer

TUMIJAJAR (28/7/2024) - Jalan rusak juga banyak dijumpai di Tulangbawang Barat pada saat ini. Salah satu di antaranya sepanjang tiga kilometer di ruas Tiyuh Marga Mulyo, Kecamatan Tumijajar. Jumlah lubang semakin banyak dan diameternya makin melebar saat hujan datang.

Ruas Tiyuh Marga Mulyo termasuk jalan strategis karena lewat jalan inilah warga Tulangbawang Barat mengangkut hasil tani ke pasar atau ibu kota kabupaten.

Pada musim kering, pengemudi sepeda motor masih bisa memilih jalan, namun untuk roda empat, mereka sudah susah memilih jalan yang bagus.

Jalan ini menjadi jebakan bagi pengendara roda dua dan empat yang tidak mengenal medan pada musim hujan. Beberapa di antaranya sering terjembab di genangan dan tidak sedikit pula yang rusak, seperti kempes ban.

Riyan, seorang  pengemudi mobil, mengatakan ia sering melihat warga sekitar menambal ban dengan sirtu atau pecahan bata, namun sifatnya sementara, dan biasanya bubar lagi saat hujan datang.

Kepala Tiyuh Margo Mulyo Muhammad Fajar Ria Kurniawan mengatakan, sebagai kepala desa setempat ia sering malu karena daerah tersebut sering dijadikan menjadi event berbagai kegiatan.

Muhammad Fajar mendengar Dinas terkait sudah mengevaluasi jalan tersebut dan berjanji memperbaikinya Tahun 2024. Ia mengharapkan hal itu terealisasi.

ALIYUDIN

Jumat, 14 Juni 2024

Tenggelam di Bendungan Mercubuana, Tulangbawang Barat

WAYKENANGA (13/6/2024) - Tim SAR Gabungan berhasil menemukan warga  yang tenggelam di Bendungan Mercu Buana, Kecamatan Way Kenanga, Tulang Bawang Barat, pukul 20.00, malam Kamis, Rabu, 12 Juni 2024, setelah dinyatakan hilang lima jam sebelumnya, pukul 15.00.

Kepala Basarnas  PosTulangbawang, Zian Fajri,  mengatakan, sore itu, warga Mercubuana berinisial Wa tersebut berniat mandi di bendungan. Tiga warga di sana  melihat pria itu turun ke bendungan, tapi menghilang beberapa menit kemudian.

Dengan beranggotakan 9 orang, Tim Rescue Pos SAR Tulangbawang melakukan pencarian mulai pukul 18. 00 malam, bersama BPBD, Polsek, unsur Kecamatan, Satpol PP,  warga, dan para relawan.  

Tim SAR Gabungan menemukan jenazahnya pukul 20.00, sekitar 20 meter dari lokasi tenggelam. Mereka, kemudian mengevakuasinya, membawa ke Puskesmas Mercubuana, dan menyerahkannya kepada keluarga.

ROY SHANDI

Sabtu, 13 Januari 2024

Remaja Tulangbawang Barat Ditemukan Tewas Tenggelam

TULANGBAWANG TENGAH (13/1/2024) – Seorang remaja ditemukan tewas di aliran Sungai Kali Miring, Desa Wonokerto, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Kabupaten Tulangbawang Barat, Sabtu 13 Januari 2024 pukul 15.30 WIB. Korban dilaporkan tenggelam sejak Jumat pagi.

Remaja bernama Andri Subastian, umur 16 tahun, warga Kagungan Rahayu, Tulangbawang, mandi bersama tiga temannya. Selagi asyik menikmati kesegaran air sungai, korban tiba-tiba hilang. Ia diduga tenggelam terseret arus deras.

Unit Siaga SAR Tulangbawang mengerahkan personel gabungan polres serta babinsa Tulangbawang Barat dan Tulangbawang, BPBD Tulangbawang Barat, dan relawan. SAR gabungan dibantu keluarga dan masyarakat melakukan pencarian sejak Jumat malam pukul 21.30 WIB hingga tengah malam. Penyisiran menggunakan perahu karet belum membuahkan hasil.

Pencarian berlanjut Sabtu pagi pukul 06.30. Dua tim berbagi tugas menyisir aliran sungai arah hilir dan regu lainnya menyusuri cabang-cabang kecil sungai sejauh 500 meter hingga satu kilometer.

Kepala Unit Siaga SAR Tulangbawang Zian Fajri mengungkap korban Andri Subastian ditemukan meninggal dunia pada pukul 15.30 WIB. Lokasi penemuan berjarak 300 meter dari titik tenggelam.

Jasad Andri Subastian ditemukan mengapung sendiri. Lokasi ini sebelumnya disisir beberapa kali menggunakan perahu karet tetapi tidak menemukan jejak sama sekali.

Penemuan korban disambut tangis histeris keluarganya. Jenazah langsung dibawa ke rumah duka di Kagungan Rahayu, Tulangbawang.

SULISTIONO, ADE


Jumat, 26 Mei 2023

Ditemukan di Tulangbawang Tengah setelah 3 Hari Hilang

TULANGBAWANG TENGAH (26/5/2023) -  Seorang bujang berusia 27 tahun ditemukan mengambang di sungai perkebunan karet warga Tiyuh Tirta Kencana, Tulangbawang Tengah, Tulangbawang Barat, Kamis, 25 Mei 2023. Almarhum sudah tiga hari dinyatakan menghilang oleh keluarga.

Nanang, bujang berusia 27 tahun tersebut, ditemukan warga yang hendak menderes. Karena takut, ia melaporkan ke pamong setempat, dan dalam sekejab kawasan ini ramai oleh warga dan petugas Polsek Tulangbawang Tengah.

Kapolsek Tulangbawang Tengah Kompol Ansori mengatakan, awalnya, jenazah mengambang di sungai itu anonim. Setelah kabar disebarkan di Tiyuh sekitar, baru diketahui sebagai penduduk Tiyuh Tirta Kencana.

Herisun, kerabat almarhum, mengatakan, meski sudah berusia 27 tahun, Nanang belum menikah dan tinggal bersama kakeknya, yang hingga hari penemuan masih mencari ke daerah lain.

Karena mengidap penyakit ayan sejak SMP, Herisun menyebut kerabatnya itu sering dicari karena tidak pulang. Saat ditemukan, Nanang menyebut kesasar dan tidak tahu sedang di mana.

Kompol Ansori menyebut jenazah almarhum dibawa ke Rumah Sakit terdekat untuk diautopsi, sebelum diserahkan kepada keluarga.

FATHUL MAGHORIBI EFENDI

 
×
×
data-ad-slot="9110068254" data-ad-format="auto" data-full-width-responsive="true">