Tampilkan postingan dengan label PESAWARAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PESAWARAN. Tampilkan semua postingan

Jumat, 31 Juli 2026

ABK Nelayan Hilang Ditemukan Tewas di Perairan Pesawaran

PADANGCERMIN (31/7/2026) – Seorang anak buah kapal (ABK) nelayan ditemukan tewas, Jumat 31 Juli 2026. Korban dilaporkan hilang terjatuh dari kapal di perairan Pulau Kelagian, Padangcermin, Pesawaran, sejak enam hari lalu.

Tim SAR Gabungan menemukan jenazah Radit Setiawan, 18 tahun, anak buah kapal (ABK) hilamng di perairan Pesawaran, Lampung. Petugas sudah menyisir lkorban di seputar titik tenggelam hingga radius beberapa kilometer.

Dantim Rescuer Basarnas Lampung Santosa menjelaskan korban ditemukan pukul 14.05 WIB dalam kondisi meninggal dunia. Lokasi penemuan sekitar 10,35 kilometer dari lokasi kejadian. Korban dievakuasi menuju daratan dan diserahkan kepada keluarga.

Selama operasi pencarian enam hari, Tim SAR Gabungan menghadapi sejumlah kendala antara lain sinyal komunikasi kurang stabil serta minimnya petunjuk mengenai keberadaan korban. Meski demikian, koordinasi antarunsur berjalan baik hingga korban ditemukan.

Operasi SAR melibatkan Basarnas Lampung, KN SAR Basudewa, Lanal Lampung, Polairud Mabes Polri, Direktorat Polairud Polda Lampung, Sat Polairud Polres Pesawaran, FRRL, keluarga korban, dan masyarakat setempat. 

Operasi SAR didukung berbagai peralatan Rubber Boat, perahu nelayan, Aqua Eye, Underwater Search Device (UWSD), perlengkapan selam, alat komunikasi serta peralatan pendukung lainnya.

Basarnas Lampung menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan, nelayan serta masyarakat atas dukungan selama proses pencarian hingga korban ditemukan. 

ADHE KOLA

Rabu, 10 Juni 2026

Diduga Timbun BBM Ilegal, Gudang di Pesawaran Terbakar

GEDONGTATAAN (10/6/2026) – Kebakaran hebat melalap gudang diduga berisi timbunan bahan bakar minyak ilegal di Desa Negeri Sakti, Kecamatan Gedongtataan, Kabupaten Pesawaran, Senin sore 8 Juni 2026.

Lokasi kebakaran di depan Perumahan Srimulyo Permai. Api berkobar hebat dengan asap hitam membubung ke udara. Besarnya kobaran api membuat warga sekitar panik dan berhamburan mendekati lokasi. Kebakaran diduga akibat korsleting listrik pada mesin penyulingan BBM jenis oli. 

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Lampung Selatan Rully Fikriyansyah mendapat laporan kebakaran. Ia menginstruksikan anggota piket Posko Natar, Posko Jatiagung, dan Posko Tanjungbintang segera bergerak melakukan penanganan darurat.

Proses pemadaman mengerahkan lima armada. Dua armada lainnya milik Pemkab Pesawaran. Pengerahan armada dan penyuplai air secara masif dapat melokalisasi kobaran api agar tidak merembet ke pemukiman warga.

Proses pemadaman membutuhkan waktu hampir empat jam. Proses berjalan a lot karena adanya material oli sangat mudah terbakar. Armada pemadam fokus melakukan penyemprotan intensif di area inti kebakaran. Sementara perlengkapan pendukung mempercepat penanganan teknis di titik-titik sulit dijangkau. 

Berkat kerja keras belasan personel gabungan, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya menjelang malam. Kebakaran hebat ini diperkirakan menimbulkan kerugian setengah miliar.

GELLY ANTHONIYOS



Selasa, 26 Mei 2026

KKP Gagalkan Penyelundupan 31 Ribu Benih Lobster dari Lampung ke Vietnam

PESAWARAN (26/05/2026) – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menggagalkan penyelundupan 31.255 ekor benih bening lobster (BBL) yang diduga hendak dikirim ke luar negeri melalui jalur darat dari Lampung. Pengungkapan dilakukan Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan KKP pada Sabtu malam, 23 Mei 2026.

Petugas menghentikan sebuah mobil Mitsubishi Xpander di jalur Tembang arah bandara setelah kendaraan tersebut masuk dalam radar pengawasan lintas wilayah. Saat diperiksa, aparat menemukan enam kotak styrofoam berisi puluhan ribu benih lobster siap edar. Seorang pria berinisial AH yang berada di dalam kendaraan langsung diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Direktur Pengawasan Sumber Daya Perikanan KKP, Ardiansyah, dalam konferensi pers di kantor Satwas PSDKP Pesawaran, Senin, 25 Mei 2026, mengatakan Lampung masih menjadi jalur favorit jaringan penyelundup benih lobster ilegal. Menurutnya, seluruh benih lobster berasal dari wilayah Pesisir Barat dan diduga dikirim menuju daerah transit seperti Jambi dan Batam sebelum diselundupkan ke Singapura lalu diteruskan ke Vietnam.

Setelah diamankan, pelaku beserta barang bukti dibawa ke kantor Satwas PSDKP Pesawaran pada Minggu dini hari sekitar pukul 03.27 WIB. Petugas melakukan reoksigenasi agar benih lobster tetap hidup selama proses penanganan. Karena daya tahan benih hanya sekitar 18 jam, seluruh benih lobster langsung dilepasliarkan ke Perairan Kelapa Penjuru, Kabupaten Pesawaran, pada Senin pagi.

KKP memperkirakan potensi kerugian negara yang berhasil diselamatkan mencapai Rp4,68 miliar. Atas perbuatannya, AH dijerat Pasal 92 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja dengan ancaman pidana penjara maksimal delapan tahun serta denda hingga Rp1,5 miliar. KKP mencatat praktik penyelundupan benih lobster masih marak terjadi, dengan total 1,314 juta ekor digagalkan sepanjang 2025.

ADI SUSANTO

Kamis, 09 April 2026

Polda Lampung Bongkar Tiga Gudang BBM Ilegal di Pesawaran

TELUKPANDAN (9/4/2026) – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Lampung membongkar gudang penimbunan dan pengolahan bahan bakar minyak (BBM) ilegal di Desa Sukajaya Lempasing, Kecamatan Telukpandan, Pesawaran, Rabu 8 April 2026. Polisi mengamankan total 32 orang beserta barang bukti bbm.

Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf merilis pengungkapan gudang BBM ilegal dalam konferensi pers di lokasi, Kamis 9 April 2026. Pengungkapan ini merupakan hasil penyelidikan selama seminggu.

Penggerebekan tiga gudang BBM ilegal menurunkan jajaran Dotreskrimsus, Ditreskrimum, Bid Propam, dan Brimob. Polisi polisi menemukan tiga gudang BBM ilegal dengan fungsi penimbunan, pengolahan hingga distribusi BBM jenis solar.

Temnpat kejadian perkara (TKP) pertama merupakan gudang milik seorang berinisial H. Petugas mendapati aktivitas pengolahan minyak mentah jenis cong asal Sekayu, Sumatera Selatan. Minyak tersebut diolah menggunakan metode bleaching hingga menjadi solar.

Dari lokasi ini ditemukan 26.000 liter solar hasil olahan, dua tangki berkapasitas masing-masing 11.000 lite, serta satu tangki berkapasitas 40.000 liter BBM.

Polda Lampung juga mengamankan delapan truk Colt Diesel modifikasi sebagai penampungan minyak mentah, 47 tandon kosong, peralatan pompa, selang serta limbah hasil pengolahan. Barang bukti lainnya tiga unit kapal pengangkut BBM ilegal.

Sementara di TKP gudang kedua milik pria berinisial Y, polisi menemukan apenampungan solar diduga hasil pengecoran di SPBU. Petugas mendapatkan barang bukti 168.000 liter solar dalam 237 tandon berkapasitas 1.000 liter beserta alat ukur, dokumen penjualan, dan perlengkapan distribusi. Gudang beroperasi sejak tahun 2024 sebagai penampungan sebelum BBM diedarkan.

Sedangkan pemilik gudang ketiga dalam penyelidikan. Polisi menemukan 9.000 liter solar ilegal, sejumlah tandon, pompa, bahan kimia serta tangki sedang dalam proses pemuatan.

Kapolda Lampung mengungkap keseluruhan BBM ilegal dari tiga lokasi mencapai 203.000 liter. Polisi masih memeriksa 32 orang guna pendalaman  peran masing-masing dalam jaringan BBM ilegal tersebut. Aktivitas BBM ilegal ini merugikan negara sekitar Rp160 miliar.

ARI IRAWAN

Senin, 06 April 2026

Belasan Keluarga Dusun Berjejal di Rumah Geribik Pesawaran

NEGERIKATON (6/4/2026) – Sedikitnya 12 keluarga di Dusun 3 Kamulyan, Desa Kalirejo, Kecamatan Negerikaton, Pesawaran, hidup memprihatinkan dengan tinggal di rumah geribik. Beberapa keluarga bahkan sampai berjejal  menempati satu atap.

Sebagian besar rumah geribik sudah rapuh termakan usia. Rumah berdinding anyaman bambu itu bolong-bolong sehingga ditambal kardus, sisa papan, dan bekas baliho. Pemiliknya membiarkan begitu saja karena tidak mampu memperbaiki.

Belasan keluarga penghuni rumah geribik tergolong tidak mampu dengan mata pencarian sehari-hari sebagai buruh serabutan. Ada beberapa orang memiliki sawah sepetak tetapi penghasilan cuma cukup buat menyambung hidup.

Sebagian rumah tidak layak huni itu ditempati lansia sakit-sakitan. Para lansia menunggu makan dari anak cucu. Ada pula tiga keluarga berjumlah sembilan orang berjejal dalam satu atap.

Keluarga Ngademi dan Dani Aryani mengaku hanya memiliki rumah geribik. Mereka menyadari tempat tinggalnya tidak layak huni dan rapuh. Namun, sekadar perbaikan pun tidak mampu karena penghasilan sebagai buruh serabutan tidak seberapa dan masih kurang untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Penghuni rumah geribik menggantungkan harapan kepada pemerintah. Aparat desa pernah mengusulkan pembangunan rumah layak huni dan sebagian keluarga sudah terdata. Namun, hingga kini belum terealisasi.

Kepala Dusun 3 Kamulyan Sumarno mendata 12 rumah geribik tidak layak huni mencapai 12 unit. Perangkat desa sudah mengajukan program bantuan rumah layak huni ke pemkab maupun pemprov agar kesejahteraan warganya meningkat.

PIYAN AGUNG

Kamis, 19 Maret 2026

Gudang BBM Gedongtataan Ludes Dilalap Si Jago Merah

GEDONGTATAAN (19/3/2026) – Sebuah gudang bahan bakar minyak beserta isinya di belakang pabrik es Jalan Baru Tugu Coklat, Dusun Kejadian, Desa Kurungan Nyawa, Kecamatan Gedongtataan, Pesawaran, ludes dilalap si jago merah.

Kebakaran gudang memicu kepanikan warga karena letaknya dekat perumahan warga. Sejumlah warga melihat kobaran api dan kepulan asap membubung sekitar pukul 22.00 WIB. Kebakaran mengembuskan bau seperti bahan bakar minyak.

Petugas Damkar bersama warga dan TNI-Polri bahu-membahu memadamkan amukan api. Dalam gudang terdapat beberapa mobil tangki dengan kondisi dilalap api. Proses pemadaman berlangsung dua jam tetapi petugas bertahan sampai Kamis dinihari pukul 01.30 karena menunggu tuntasnya proses pendinginan.

Pemicu kebakaran tidak diketahui. Gudang minyak hanya beraktivitas siang hari. Kondisi gudang berpagar tinggi dan pintu selalu tertutup. Aktivitas dalam gudang tidak diketahui sama sekali.

PIYAN AGUNG

Sabtu, 14 Maret 2026

Jalan Rusak dan Licin Sering Picu Kecelakaan di Pesawaran

NEGERI KATON (14/3/2026) – Sejumlah ruas jalan kabupaten Pesawaran di Desa Tanjung Rejo, Kecamatan Negeri Katon, rusak parah dan terabaikan. Padahal jalan tersebut  hanya berjarak tiga kilometer dari Kantor Kecamatan Negeri Katon.

Lebih parah lagi bila musim hujan, jalanan menjadi licin, berkubang dan menimbulkan kecelakaan. Pedagang dan warga Desa Tanjung Rejo menyebut kerusakan jalan sudah lama terutama dua tahun terakhir.

Jalan sangat jelek dan tak jarang menimbulkan kecelakaan.  Dangan es cincau sering tumpah bila tidak berhati-hati. Warga berharap pemerintah segera membangun jalan sehingga transportasi menjadi nyaman dan aman.

Selain jalan Tanjung Rejo masih banyak jalan rusak di Kecamatan Negeri Katon antara lain Karang Rejo, Pujo Rahayu, Pujodadi, Poncokresno, Tresno Maju, dan Sidomulyo. Jalan di Kecamatan Tegineneng pun rusak yaitu Pesawara Gening, Margorejo, Sinar jati, dan Sriwedari.

PIYAN AGUNG

Selasa, 24 Februari 2026

Penumpang Tewas Gegara Sopir Ngantuk Tabrak Truk di Pesawaran

GEDONGTATAAN (23/2/2026) –Mobil Mitsubisi Canter B9463 NCJ yang dikemudikan Tendi Rohyadi, 31 tahun, warga Kelurahan Campang Raya,Kecamatan Suka Bumi, Bandar Lampung, tabrakan dengan mobil Daihatsu Xenia yang dikemudikan Wahyu Setiawan, 35 tahun, warga Pekon Gading Rejo, Kecamatan Gading Rejo,Pringsewu, di Jalan Lintas Barat Pesawaran, tepatnya di depan Taman Jejama Sidototo, Desa Kebagusan, Kecamatan Gedong Tataan,Pesawaran, Minggu 22 Februari 2026 pukul 17.15 WIB.

Saksi kejadian, pedagang di Taman Jejama Sidototo dan juru parkir menyebut mobil Daihatsu Xenia bernumpang 4 orang yang merupakan 1 keluarga asal Gading Rejo. Mobil Xenia melaju Dari arah Bandar Lampung menuju arah Pringsewu, Sementara truk Mitsubisi Box Canter melaju dari arah Berlawanan.

Pengemudi Xenia diduga mengantuk sehingga mobil oleng dan keluar dari jalur lintasan dan dari arah berlawanan truk Mitsubisi tak bisa menghindar sehingga  menghantam keras dua kali. Mobil Xenia sampai menghadap ke arah Bandar Lampung dan ringsek. Satu penumpang Xenia terlempar ke luar dari mobil.

Semua penumpang Xenia mengalami luka berat dan dilarikan ke Rumah Sakit Umum Abdul Muluk dan satu meninggal dunia di tempat bernama Afiza Ghania, 5 tahun. Sementara pengemudi truk box luka berat di bagian kepala dan kaki.

PIYAN AGUNG

Jumat, 13 Februari 2026

Siswa SMP Pesawaran Jadi Bulan-bulanan Perundungan

NEGERI KATON (13/2/2026) – Seorang siswa SMP Negeri 21 Pesawaran, diduga menjadi bulan-bulanan perundungan sembilan teman sekelas pada awal bulan ini. Orangtuanya tidak terima dan melaporkan kasus ini ke Polres Pesawaran.

Korban berinisial RK, 12 tahun, asal Dusun Sukosari, Pekon Sukoharum, Kecamatan Adiluwih, Pringsewu, mengalami trauma berat setelah dianiaya selama dua hari berturut-turut, 5-6 Februari 2026. Sejak kejadian itu, siswa kelas tujuh ini tidak bersekolah lagi.

RK mengadu kepada orangtuanya menjadi korban perundungan di ruang kelas dan kolam renang. Perbuatan pelaku mengakibatkan korban dirawat Rumah Sakit Mitra Husada Pringsewu.

Ibu korban, Rahma Ika, cepat-cepat membawa ke rumah sakit setelah anaknya mengeluh kesakitan bagian kepala akibat dibenturkan ke tembok. Sang anak juga mengalami sesak nafas dan alat vital sakit saat buang air.

Sedikitnya empat siswa SMP Negeri 21 Pesawaran mengakui dugaan perundungan tersebut. Para terduga pelaku bersama keluarganya sudah meminta maaf dalam sebuah mediasi sekolah. Namun, orangtua RK tetap melaporkan kasus ini ke Polres Pesawaran, Jumat 13 Februari 2026. Keluarga korban menuntut para pelaku diproses hukum.

Kepala SPKT Polres Pesawaran Ipda Leonardo Sinaga membenarkan adanya laporan polisi orangtua korban perundungan dengan terduga pelaku sembilan siswa. Kasus ini akan ditindaklanjuti PPA Polres Pesawaran.

Sekolah mengakui dugaan perundungan dan sudah melakukan mediasi antara orangtua korban dan keluarga siswa terduga pelaku. Korban menolak diajak berdamai. Sembilan siswa sudah dijatuhi skorsing.

PIYAN AGUNG

Selasa, 03 Februari 2026

Bos Jagung Rogoh Kantong Perbaiki Jalan Bangun Sari

NEGERI KATON (3/2/2026) – Bos jagung merogoh kantong pribadi untuk memperbaiki jalan Dusun 1 Bangun Sari, Kecamatan Negeri Katon, Pesawaran. Jalan lingkungan sepanjang 100 meter ini ambles dan rusak akibat mobilitas truk jagung.

Jalan Dusun 1 Bangun Sari sempat viral karena rusak meski dibangun belum seumur jagung. Seorang pengusaha muda Bangun Sari yang dikenal sebagai bos jagung bernama Jujun Junaidi, mengakui kerusakan jalan gegara lalu-lalang truk miliknya.

Kondisi ini mengundang protes warga. Jujun Junaidi segera memperbaiki kerusakan jalan hingga tuntas dalam dua hari, 2-3 Februari 2026.

Marzuki dan Sukir, warga Dusun 1 Bangun Sari, menyambut baik tanggung jawab bos Jagung Jujun Junaidi dalam memperbaiki kerusakan jalan menggunakan jasa pemborong. Jalan lingkungan itu memang ambles dan rusak akibat mobilitas truk pengangkut jagung.

Bos Jujun Junaidi akan membangun jalan lingkungan tersebut lebih bagus dengan rigit beton. Selain menjadi akses angkutan jagung, jalan ini juga menjadi jalur alternatif ke perlintasan lainnya. Perbaikan jalan ini diharapkan awet dan lebih bermanfaat.

PIYAN AGUNG

Senin, 02 Februari 2026

Bosan dengan Janji, Warga Pringsewu-Pesawaran Rehab Jalan

 

 PRINGSEWU (1/2/2026) – Karena banyak jalan rusak, sebagian warga ingin mengubah nama Pringsewu menjadi Jenglongansewu. Pernyataan itu dicurahkan lewat spanduk, dan karton, yang dipasang di pohon pisang, dan ditanam di Lintas Pekon Adiluwih, Srikaton, dan Tunggu Pawenang.

Jalan Lintas milik Pemerintah Provinsi di Pringsewu dan Pesawaran ini, pada Minggu, 1 Februari 2026, memang, rusak parah. Meski tidak ada hujan, air menggenang, dan membuat kubangan makin membesar.

Sesepuh warga Bangunsari, Negeri Katon, Pesawaran, Waryono, mengatakan jalan rusak sudah berlangsung lama. Pernah diperbaiki, tetapi tidak sampai berusia dua tahun, sudah rusak dan berkubang lagi.

Waryono mengatakan, idealnya, warga menghindari jalan ini, karena sering juga membuat pengendara kecelakaan, tetapi lalu lintas tetap padat karena alternatif penghubung Pesawaran dan Pringsewu.

Setelah menanam pisang dan memasang spanduk dan tetap tidak memperoleh perhatian, jalan rusak di sejumlah titik tersebut, kabarnya mendapat perhatian dari Haji Salim dan Haji Tri Suyanto, warga Bangunsari, Negeri Katon, Pesawaran.

Selain menyumbang peralatan, kedua donator dan warga, mulai menambal jalan rusak pada Minggu, 1 Februari 2026, dan akan berlangsung sampai Pemerintah memberikan perhatian.

Joko, pengawas penambalan jalan, mengatakan inisiatif muncul karena warga tidak yakin lagi atas janji-janji Pemerintah. Apalagi mereka mendengar Pemerintah Provinsi meminjam sampai triliunan rupiah, tetapi pembangunan tetap saja nihil di kawasan mereka.

Waryono dan Joko menyadari penambalan jalan bukan solusi terbaik. Namun, daripada kerusakan semakin parah, mereka mengajak warga lain membangun dari rakyat untuk rakyat, daripada dari pemerintah untuk rakyat tak kunjung tiba.

PIYAN AGUNG

Rabu, 28 Januari 2026

Baru Dibangun, Jalan Aspirasi DPRD Sudah Rusak di Pesawaran

 

 NEGERI KATON (27/1/2026) – Baru dibangun dua bulan, jalan hotmix di Dusun 1, Desa Bangunsari, Kecamatan Negeri Katon, Pesawaran, sudah rusak. Anggaran pembangunannya berasal dari Pemerintah Kabupaten, hasil serapan aspirasi seorang anggota DPRD setempat.

Sejumlah warga sekitar menyebut pembangunan jalan di kawasan itu mencapai dua titik. Mereka tidak mengenal pemborongnya, karena  berlangsung super kilat pada akhir Tahun 2025 yang  lalu, dan tanpa plang nama.

Lewat WhatsApp,  Kepala Dusun 1 Bangun Sari, Bangkit Samiaji, membenarkan kedua jalan dibangun Pemkab Pesawaran pada akhir tahun 2025, tetapi tidak mengetahui siapa pemborongnya.

Beberapa warga lain mengaku pernah melihat anggota DPRD Pesawaran berinisial JPW memeriksa pembangunan jalan tersebut, karena kabarnya diajukan oleh partainya ke dinas terkait di Pemkab Pesawaran.

Wakil Ketua DPRD Pesawaran, M. Nasir, saat ditemui pada Rabu, 7 Januari yang lalu, membenarkan jalan tersebut dibangun karena serapan aspirasi salah seorang anggotanya dari Fraksi Nasdem.

Namun, saat dikonfirmasi lagi lewat telepon pada Rabu, 28 Januari 2026, Nasir tidak lagi mengetahui apakah jalan tersebut serapan aspirasi salah seorang anggotanya atau tidak.

Meski demikian, ia tidak menyalahkan JPW, salah seorang anggota DPRD dari fraksinya, mengecek pembangunan jalan saat belum dimulai atau saat proses, jika pembangunan jalan tersebut serapan aspirasi wakil rakyat.

ARI IRAWAN DAN PIYAN AGUNG

Dua Kandidat Bersaing dalam Pilkades Bangunsari Pesawaran

NEGERIKATON (28/1/2026) – Dua kandidat akan bersaing dalam pemilihan kepala desa pergantian antarwaktu (PAW) Desa Bangunsari, Kecamatan Negerikaton, Pesawaran. Panitia telah menetapkan dua calon sekaligus undian nomor urut, Rabu 28 Januari 2026.

Haji Tri Suyanto ditetapkan sebagai calon dengan nomor urut 1 dan Sumari nomor urut 2. Keduanya akan bertarung dalam pemilihan Rabu 4 Februari 2026 dengan 150 mata pilih tersebar di 13 RT meliputi enam dusun.

Haji Tri Suyanto berprofesi  PNS Dinas Kesehatan dan pemilik Klinik Asa Ibu Medika Bangunsari, Lampung Tengah. Ia merupakan tokoh kharismatik, berjiwa sosial, dan dekat dengan masyarakat. Calon nomor urut 1 berharap dukungan pemilih dengan motivasi membawa kemajuan Bangunsari.

Sumari juga mengharapkan dukungan warga untuk mewujudkan kebangkitan dan pembangunan Bangunsari. Calon nomor urut 2 ini berprofesi petani . Ia pernah menjabat kepala dusun dan kalah dalam pilkades sebelumnya.

Penjabat Kepala Desa Bangunsari Ester mengajak warga tetap menjaga persatuan dan kerukunan meski berbeda pilihan. Ia mengharapkan kepala desa periode 2026-2031 mengemban amanah dan pro kepentingan rakyat.

PIYAN AGUNG




Selasa, 27 Januari 2026

Masyarakat Adat Pesawaran Ancam Duduki PTP7 Waylima

 

 GEDONGTATAAN (26/1/2026) – Masyarakat Adat Way Lima Pesawaran mengancam akan menduduki lahan PTPN 7, jika hingga Maret 2026, perusahaan BUMN itu tidak mengembalikan lahan yang selama ini dikuasai, setelah ditinggalkan perusahaan Belanda.

Para pemuka adat Way Lima, yang terdiri dari Marga Badak, Marga Poetih, dan Marga Limau,  menyatakan hal itu, pada Senin, 26 Januari 2026, usai mendatangi Kantor PTPN 7.

Membawa masyarakat, yang tergabung dalam sejumlah organisasi, para pemuka adat juga mengadakan orasi di depan Kantor PTPN 7, sebelum berdialog dengan pimpinan perusahaan perkebunan tersebut.

Dalam orasinya, para wakil organisasi dan pemuka adat kembali menyinggung latar belakang lahan, yang  dulu dikontrak oleh perusahaan Belanda dan berakhir pada Tahun 1940.

Para wakil organisasi menyebut HGU tidak dapat dijadikan dasar kepemilikan atas lahan adat. Apalagi luas lahan yang dikuasai melebihi batas HGU, dengan cara menyerobot tanah warga sejak Tahun 1990.

Para wakil organisasi dan pemuka adat juga menyinggung penyewaan lahan masyarakat adat yang disewakan ke pihak lain dan tidak adanya realisasi penyertaan 20 persen kepada masyarakat adat selama PTPN 7 menguasai lahan di Waylima.

PIYAN AGUNG

Jumat, 16 Januari 2026

Maling HP dan Uang di Pesawaran, Pemuda Tanggamus Dibekuk Massa

NEGERIKATON (16/1/2026) – Seorang pemuda Wonosobo, Tanggamus, berinisial UBW, 22 tahun, ditangkap massa di Kompleks Gereja Santo Petrus Bangun Sari, Kecamatan  Negeri Katon, Pesawaran, Jumat 16 Januari 2026. Ia diduga maling tas berisi handphone dan uang tunai.

Tertangkapnya pelaku menggegerkan warga hingga maling sempat menjadi bulan-bulanan massa. Pencurian sebenarnya terjadi beberapa hari lalu ketika korban Andika bekerja di rumah bos jagung Jujun Junaidi. Pelaku UBW asal Tanggamus  itu kebetulan tinggal bersama kerabatnya tak Jauh dari lokasi pencurian.

Tas berisi handphone dan uang tunai Rp1,1 juta hilang saat pelaku di lokasi pencurian dan sempat terekam CCTV. Tetapi pelaku mengelak dugaan pencurian. Namun warga mengumpulkan bukti dan saksi hingga menginterogasi terduga pelaku. UBW akhirnya mengaku hingga diseret ke balai desa dan dijemput polisi.

Polsek Gedong Tataan mengintrogasi UBW dan olah TKP. Pelaku ternyata menyembunyikan tas dan handphone curian di belakang Gereja Santo Petrus. Sementara uang tunai sudah habis dipakai berfoya-foya.

Korban Andika dan Sekdes Bangunsari Nurhadi membenarkan pencurian tas berisi uang dan handphone deengan terduga pelaku UBW. Pelaku bersama barang bukti sudah diamankan polisi.

NEGERIKATON (16/1/2026) – Seorang pemuda Wonosobo, Tanggamus, berinisial UBW, 22 tahun, ditangkap massa di Kompleks Gereja Santo Petrus Bangun Sari, Kecamatan  Negeri Katon, Pesawaran, Jumat 16 Januari 2026. Ia diduga maling tas berisi handphone dan uang tunai.

Tertangkapnya pelaku menggegerkan warga hingga maling sempat menjadi bulan-bulanan massa. Pencurian sebenarnya terjadi beberapa hari lalu ketika korban Andika bekerja di rumah bos jagung Jujun Junaidi. Pelaku UBW asal Tanggamus  itu kebetulan tinggal bersama kerabatnya tak Jauh dari lokasi pencurian.

Tas berisi handphone dan uang tunai Rp1,1 juta hilang saat pelaku di lokasi pencurian dan sempat terekam CCTV. Tetapi pelaku mengelak dugaan pencurian. Namun warga mengumpulkan bukti dan saksi hingga menginterogasi terduga pelaku. UBW akhirnya mengaku hingga diseret ke balai desa dan dijemput polisi.

Polsek Gedong Tataan mengintrogasi UBW dan olah TKP. Pelaku ternyata menyembunyikan tas dan handphone curian di belakang Gereja Santo Petrus. Sementara uang tunai sudah habis dipakai berfoya-foya.

Korban Andika dan Sekdes Bangunsari Nurhadi membenarkan pencurian tas berisi uang dan handphone deengan terduga pelaku UBW. Pelaku bersama barang bukti sudah diamankan polisi.

PIYAN AGUNG

Kamis, 15 Januari 2026

Warga Trimulyo, Tegineneng, Kembali Pilih Kepala Desa

 

 TEGINENENG (14/1/2026) –  Warga Trimulyo, Kecamatan Tegineneng, Pesawaran, kembali akan memilih calon kepala desa, karena kades mereka yang lama, Endro, meninggal dunia pada 24 Juni 2025 yang lalu.

Pemilihan Kepala Desa Pergantian Antar Waktu atau PAW akan berlangsung pada Rabu, 4 Februari 2026 mendatang. Untuk sementara, sejak 13 Agustus 2025, kades dijabat Riyano Jaya, namun jabatannya juga segera berakhir.

Wakil ketua panitia Pemilihan Kades PAW Trimulyo, Khoirul Anam, mengatakan, hingga Rabu, 14 Januari 2026, sudah dua calon yang mendaftar, masing-masing Supriyono, keluarga kepala desa pertama desa tersebut, dan Agustian Ahmad, selama ini menjabat di BPD.

Khoirul Anam mengatakan, sesuai aturan PAW, setidaknya akan ada 200 warga yang memilih para calon. Mereka mewakili penduduk Desa Trimulyo yang tersebar di 29 RT dan 9 dusun.

Agustian Ahmad, calon yang diperkirakan bakal berurut nomor 1, jika berdasarkan nama,  selama ini angggota BPD Desa setempat. Pria berusia 51 tahun ini maju karena ingin memperbaiki desanya.

Sedangkan Supriyono,  calon yang diperkirakan berurut nomor 2 berdasarkan nama,  mendaftar karena mendengar warga menginginkan kepala desa ke tampuk keluarga. Suparjo, almarhum ayahnya, merupakan kepala desa pertama Trimulyo.

Hingga saat ini,  pria berusia 52 tahun itu masih berstatus pegawai negeri sipil di Kantor Kecamatan Tegineneng. Ia sudah mengambil cuti atas desakan sejumlah tokoh dan warga.

PIYAN AGUNG

Senin, 12 Januari 2026

Ledakan Kulkas Picu Kebakaran Toko Dua Lantai di Pesawaran

TEGINENENG (12/1/2026) – Toko dua lantai di Dusun Wonorejo, Desa Trimulyo, Kecamatan Tegineneng, Pesawaran, hangus terbakar pada Minggu malam hingga Senin dinihari 12 Januari 2026. Kebakaran diduga terpicu oleh ledakan kulkas.

Kebakaran menghanguskan seisi toko dua lantai berisi dagangan sembako dan buah-buahan. Kobaran api menimbulkan kepanikan karena berada di permukiman padat Pasar Trimulyo. Lokasi toko berseberangan dengan Pos Polisi Tegineneng.

Di tengah kepanikan, warga berusaha memadamkan kobaran api dengan siraman air ember. Upaya menarik barang-barang keluar toko tidak berhasil karena jilatan api membahayakan keselamatan.

Api cepat merambat ke lantai dua akibat penyiraman tidak menjangkau bagian atas. Warga sebenarnya berharap bantuan damkar Pesawaran tetapi armada telat sampai lokasi. Proses pemadaman baru selesai Senin jam dua dinihari dengan kondisi seisi toko sudah hangus.

Pemilik toko, Wahyu, mengetahui kebakaran dari tetangga depan toko sekitar jam setengah dua belas malam. Seisi toko dua lantai sudah ludes. Kebakaran tidak menimbulkan korban karena toko tidak dihuni pada malam hari.

Istri Wahyu, Lara Novitasari bersama keponakan Firari Dyah Sanindra, menyebut kobaran meletup sekitar jam setengah dua belas malam. Saksi mendapat kabar dari para pemuda dan polisi. Kebakaran diduga sebagai dampak ledakan kulkas hingga api menjalar sampai lantai dua.

PIYAN AGUNG


Minggu, 11 Januari 2026

Histeris Lihat Motor Hilang saat Belanja di Pesawaran

 

 GEDONGTATAAN (11/1/2026) – Seorang wanita sempat histeris melihat sepeda motornya disikat maling saat berbelanja di sebuah minimarket di Kebagusan, Kecamatan Gedongtataan, Pesawaran, malam Sabtu, 9 Januari 2026.

Seperti dituturkan Adam, karyawan minimarket, wanita dan suaminya berbelanja di tempatnya sekitar 10 menit, tidak menyadari sepeda motornya sudah diintai oleh dua maling bersepeda motor.

Para karyawan dan pasangan suami isteri itu memastikan sepeda motor bermerek Honda Beat, berwarna hitam, dan bernomor polisi B 3021 YCN itu hilang, setelah melihat rekaman CCTV.

Dalam rekaman CCTV pada malam Sabtu, 9 Januari, pukul 18.56, tampak dua pria, memakai celana jean, helm, dan mengendarai sepeda motor bermerek Vario tanpa pelat, memarkir di depan minimarket.

Hanya dalam hitungan detik, salah seorang dari dua pria itu, menaiki sepeda motor milik warga Kebagusan itu, menyalakannya, dan membawa kabur kea rah Gedongtataan.

Mengetahui sepeda motornya hilang, wanita itu histeris dan menangis.

Dari rekaman CCTV, beberapa warga sekitar menyebut kedua maling mirip dengan wajah terekam di sebuah minimarket di Desa Wiyono, juga Gedongtataan, Pesawaran, belum lama ini.

Karyawan minimarket Adam mengatakan ia mendengar makin banyak laporan pencurian motor di kawasan sekitar, belakangan ini.

PIYAN AGUNG,

Selasa, 06 Januari 2026

Bus Santri Tegineneng, Pesawaran Terbakar di Tol Bekasi

 TEGINENENG (5/1/2026) – Bus pengangkut santri wanita dari Pondok Pesantren Alhidayat, Gerning, Tegineneng, Pesawaran, ludes terbakar di Kilometer 6A, Jalan Tol Jakarta – Cikampek pada pukul 17.35, Senin Sore, 5 Januari 2026.

Seluruh  penumpang yang terdiri dari santri wanita dikabarkan selamat.  Mereka berjumlah 34 orang dan  berangkat dengan puluhan santri pria, yang menumpang bus lain pada Senin pagi, dengan tujuan ziarah ke Makam walisongo..

Pengasuh Ponpes Alhidayat, K. H. Rusdi Abrori, mengatakan, pada awalnya perjalanan akan diteruskan dengan memakai bus lain. Namun, karena umumnya barang-barang santri terbakar, pemimpin rombongan memutuskan kembali ke Lampung.

K.H. Rusdi menyebut ke-70 santri berangkat pada Senin pagi. Sepanjang perjalanan, banyak dari mereka mengunggah video ke media sosial, mulai dari menyeberang di Bakauheni, melewati Merak, dan mulai masuk Jalan Tol.

Kepala Induk Patroli Jalan Raya, PJR, AKP Sandy, kepada sejumlah media, mengatakan seluruh santri selamat, karena peng emudinya melihat asap keluar dari bagian bus sebelah kanan. Segera ia menepikan bus di bahu jalan, dan menyuruh seluruh penumpang  keluar.

AKP Sandy memperkirakan kebakaran bus bermerek Sumex tersebut akibat korsleting listrik sound system dari samping bodi sebelah kanan.

Hingga malam Selasa, 5 Januari 2026, banyak dari keluarga santri menunggu kabar dari pemimpin rombongan dan pihak pondok pesantren. Lewat telepon K.H. Rusdi sudah memastikan ziarah ke Makam Walisongo dibatalkan, dan seluruhnya kembali ke Lampung pada Selasa pagi.

PIAN AGUNG

Senin, 29 Desember 2025

Mobil Sayuran Terbalik di Jalan Raya Trimulyo Pesawaran

TEGINENENG (29/12/2025) – Sebuah mobil Grand Max pengangkut sayuran dan jagung milik Imam, warga Desa Trimulyo, terbalik usai menabrak dua pohon nangka di pinggir jalan raya Trimulyo, Tegineneng, Pesawaran, Minggu 28 Desember 2025 pukul 14.00 WIB.

Kendati mobil itu ringsek, tapi sopir bersama kernet selamat dan luka ringan. Kesaksian dua warga setempat mengatakan mobil  Grand Max putih melaju dari arah Tegineneng menuju Trimulyo. Mobil itu oleng dan seketika menabrak dua pohon nangka hingga ambruk dan buahnya berserakan.

Mobil ringsek dengan posisi terbalik serta muatan sayuran dan jagung tumpah. Warga menduga mobil itu kelebihan mutan dan melaju dengan kecepatan tinggi. Kondisi jalan bagus dan jalurnya lurus. Tidak ada kendaraan lain saat terjadi kecelakaan.

Warga menolong korban serta mengevakuasi mobil dan  mengatur laju kendaraan.

PIYAN AGUNG



 
×
×
data-ad-slot="9110068254" data-ad-format="auto" data-full-width-responsive="true">