Tampilkan postingan dengan label LAMSEL. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label LAMSEL. Tampilkan semua postingan

Selasa, 28 Juli 2026

Harga Sayuran dan Bumbu di Pasar Inpres Kalianda Turun

KALIANDA (28/7/2026) — Harga sayuran dan bumbu dapur di Pasar Inpres Kalianda, Lampung Selatan, turun serentak karena pasokan melimpah. Harga kebutuhan pokok stabil dan hanya beras kemasan naik dari Rp125 ribu menjadi Rp135 ribu per karung.

Penurunan harga sayuran berkisar Rp3.000 sampai Rp5.000 per kilogram. Tomat semula Rp12.000 turun menjadi Rp8.000, wortel dari Rp15.000 menjadi Rp12.000 dan buncis tinggal Rp15.000 per kilogram.

Komoditas cabai dan bumbu dapur ikut-ikutan turun yaitu cabai merah dari Rp40.000 menjadi Rp35.000, bawang merah, bawang putih, dan bawang bombai masing-masing mengalami penurunan dari Rp40.000 menjadi Rp35.000 per kilogram.

Pedagang menyampaikan hampir seluruh harga komoditas mengalami penurunan termasuk telur  dan bawang. Sementara kacang hijau dan kacang tanah mengalami kenaikan tinggi.

Harga beras kemasan naik dari Rp125.000 menjadi Rp135.000 pe rkarung. Kenaikan ini membuat daya beli konsumen berkurang dan beralih membeli beras eceran per kilogram demi menyiasati keterbatasan anggaran. Pedagang berharap harga beras kembali normal supaya tidak memberatkan masyarakat.

Kepala Pasar Inpres Kalianda Ella Agustianus menjelaskan penurunan harga sejumlah kebutuhan pokok sejak hari Sabtu dipengaruhi oleh pasokan melimpah. Meskipun sebagian besar komoditas pangan terpantau stabil dan mengalami penurunan selama sebulan terakhir, pengelola pasar bersiap mengantisipasi potensi pergerakan harga.

ROY SHANDY

Ancaman Kebakaran Lahan Naik Seiring Puncak Musim Kemarau

KALIANDA (28/7/2026) – Dinas Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Lampung Selatan memperingatkan ancaman kebakaran lahan naik seiring puncak musim kemarau. Karena itu warga diimbau waspada dengan tidak membakar lahan sembarangan.

Damkarmat Lampung Selatan mencatat 59 kasus kebakaran selama periode Januari hingga Juli 2026. Kasus ini didominasi kebakaran di lingkungan perumahan, tempat usaha dan lahan.

Kabid Damkarmat Lampung Selatan Rully Fikriansyah menjelaskan kebakaran rumah banyak terjadi di Kecamatan Kalianda dan Natar, sementara kasus kebakaran lainnya meliputi bangunan usaha, tempat sampah hingga lahan.

Khusus kebakaran lahan terjadi delapan kali dalam beberapa bulan terakhir. Sebagian besar kebakaran lahan di sekitar jalan tol. Kondisi cuaca panas serta vegetasi kering membuat api sangat mudah memicu kebakaran di kawasan perkebunan dan lahan kosong.

Menghadapi potensi ancaman tinggi seiring puncak musim kemarau, Damkarmat Lampung Selatan meningkatkan kesiapsiagaan personel maupun peralatan. Pemerintah daerah mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan berperan aktif mencegah kebakaran guna menghindari kerugian material serta ancaman keselamatan warga.

Masyarakat diimbau tidak membuka lahan dengan cara membakar, menghindari kebiasaan membuang puntung rokok sembarangan serta segera melapor bila menemukan titik api agar cepat ditangani.

ROY SHANDY

Jumat, 24 Juli 2026

Mayat Pria Misterius Terdampar di Pantai Suak Lampung Selatan

SIDOMULYO (24/7/2026) – Sesosok mayat misterius ditemukan terdampar di Pantai Keramat Desa Suak, Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan, Jumat sore 24 Juli 2026. Penemuan ini menggegerkan warga setempat.

Mayat dengan tinggi badan sekitar 175 sentimeter itu telah menjadi kerangka, namun masih mengenakan pakaian keselamatan (wearpack) berwarna oranye bertuliskan “Evergreen". 

Sekitar tubuhnya terdapat sejumlah barang diduga milik korban yaitu satu unit handy talky Motorola, kamera digital Kodak, ikat pinggang hitam serta sepasang sarung tangan putih. 

Sosok mayat ditemukan Surya, 50 tahun, ketika hendak mencari rumput laut di sekitar pantai. Warga Desa Suak ini melihat seperti benda berwarna mencolok mengambang di tepi pantai. Karena curiga, ia mengajak warga lainnya mendekati lokasi. Terduga benda mengapung itu ternyata mayat.

Penemuan mayat menggegerkan warga setempat hingga dilaporkan ke aparat desa dan kepolisian. Kepala Desa Suak Juli Wahyudin langsung menuju lokasi begitu menerima laporan penemuan mayat terdampar di Pantai Keramat.

Berdasarkan kondisi pakaian keselamatan masih melekat dan adanya peralatan komunikasi serta kamera, warga menduga korban merupakan anak buah kapal (ABK). Meski demikian, dugaan tersebut masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian.

Identitas korban maupun penyebab kematian belum diketahui. Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jenazah ke rumah sakit guna proses identifikasi.

ADI SUSANTO




Kamis, 23 Juli 2026

Pengemudi Pikap Maut Gerbang Tol Kalianda Belum Memiliki SIM

KALIANDA (23/7/2026) – Pengemudi mobil pikap maut di dekat Gerbang Tol Kalianda, Lampung Selatan, diduga tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM). Kendaraan berpenumpang tujuh santri itu menabrak rumah warga hingga dua penumpang tewas seketika dan limaorang  luka-luka, Rabu sore 22 Juli 2026.

Kasus kecelakaan lalu-lintas di Dusun Lubuk Handak, Desa Sukatani, Kecamatan Kalianda, tersebut masih diselidiki Unit Gakkum Satlantas Polres Lampung Selatan. 

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) serta keterangan saksi, kendaraan melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Exit Tol Kalianda menuju pusat kota. Saat melintasi jalur menikung, pengemudi kehilangan kendali sehingga kendaraan keluar jalur dan menabrak rumah.

Hasil penyelidikan menunjukkan seluruh korban tewas maupun luka-luka beru berusia 16 tahun. Petugas belum menemukan dokumen kendaraan maupun Surat Izin Mengemudi (SIM) milik pengemudi. Mengingat usia belum mencapai 17 tahun, pengemudi diduga belum mengantongi SIM dan masih dirawat Rumah Sakit Bob Bazar Kalianda.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Lampung Selatan Aiptu Jayamudin menyatakan satlantas masih fokus mengumpulkan keterangan saksi dan pengamanan alat bukti untuk memastikan penyebab kecelakaan maut tersebut.

ROY SHANDY

Dua Santri Tewas Akibat Mobil Tabrak Rumah di Lampung Selatan

KALIANDA (23/7/2026) – Dua santri penumpang mobil pikap tewas seketika setelah menabrak rumah di dekat Gerbang Tol Kalianda, Lampung Selatan, Rabu sore 22 Juli 2026. Kecelakaan ini akibat kendaraan melaju kencang sehingga tidak terkendali.

Kecelakaan maut bermula mobil pikap berpenumpang tujuh santri pulang dari tempat pembuangan sampah. Kendaraan diduga melaju dengan kecepatan tinggi sehingga pengemudi kehilangan kendali dan menghantam rumah warga 

Kesaksian warga setempat, benturan keras mengghancurkan teras. Penumpang terpental  di reruntuhan teras dan halaman serta terlempar masuk got. Pengemudi selamat dengan kondisi luka parah akibat terjepit dalam kabin.

Sementara mobil pikap mengalami kerusakan parah bodi depan, interior serta bodi samping kiri hingga roda. Warga histeris dan berhamburan menolong sopir dan tujuh penumpang bergelimpangan. Dua penumpang santri tewas seketika dan lima lainnya dilarikan ke Rumah Sakit Bob Bazar Kalianda dengan kondisi luka-luka.

Saksi sempat syok mengetahui lokasi kecelakaan. Ia baru dua menit beranjak dari duduk-duduk di tempat itu. Jika terlambat pindah ke belakang rumah, saksi kemungkinan mengalami  celaka atau bahkan kehilangan nyawa terhantam mobil pikap.

Satlantas Polres Lampung masih menyelidiki penyebab kecelakaan maut tersebut. Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara serta memeriksa sejumlah saksi.

ROY SHANDY

Rabu, 22 Juli 2026

Geger Lansia di Lampung Selatan Tewas Diduga Dihabisi Perampok

KETAPANG (22/7/2026) – Seorang wanita lansia ditemukan tewas bersimbah darah di Dusun III, Desa Ketapang, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan, Senin 20 Juli 2026 pukul 19.00 WIB. Kejadian ini menggegerkan warga setempat.

Korban bernama Nuraini, 64 tahun, seorang janda yang tinggal seorang diri. Ia ditemukan tewas oleh keluarganya. Kondisi tubuhnya banyak luka-luka diduga akibat tindak kekerasan menggunakan benda atau senjata tajam.

Hasil pemeriksaan polisi menemukan luka-luka bagian kepala belakang dan wajah, memar leher dan kedua tangan serta luka sayatan. Kondisi ini memunculkan dugaan Nuraini menjadi korban tindak kekerasan berakibat kematian.

Polisi menduga kasus ini berkaitan dengan aksi perampokan mengingat sejumlah barang berharga milik korban termasuk cincinhilang. Sementara anting-anting ditemukan di lokasi.

Jenazah dikirim ke Rumah Sakit Bob Bazar Kalianda guna proses autopsi dan penyelidikan penyebab kematian Nuraini. Proses ini berlanjut dengan penyerahan jenazah kdepada keluarga untuk dimakamkan di Desa Ketapang.

Kapolsek Penengahan Iptu Donal Afriansyah menyampaikan fokus penyelidikan setelah menerima laporan penemuan mayat lansia dengan kondisi bersimbah darah. Polisi masih menelusuri motif dugaan pembunuhan serta pengumpulan keterangan saksi dan barang bukti.

ROY SHANDY

Selasa, 21 Juli 2026

Mayat Misterius Mengapung di Perairan Dekat Bakauheni

BAKAUHENI (21/7/2026) – Seorang nelayan menemukan sesosok mayat misterius mengambang di perairan Pulau Kandang Balak, Bakauheni, Lampung Selatan, Senin 20 Juli 2026. Penemuan ini menggegerkan warga pesisir hingga dievakuasi Pos SAR Bakauheni.

Mayat ditemukan nelayan bernama Marno sekitar pukul 10.00 WIB. Temuan ini dilaporkan ke petugas SAR dan tim rescue tiba di lokasi dalam waktu 10 menit. Mayat tanpa identitas itu mengambang di lokasi berjarak 1,35 mil laut arah Tenggara Pos SAR Bakauheni.

Proses evakuasi berjalan lancar. Mayat diserahkan ke aparat kepolisian dan rumah sakit untuk proses identifikasi serta penyelidikan lebih lanjut.

Komandan Tim Rescue Pos SAR Bakauheni Feryansah, Selasa 21 Juli 2026, mengatakan proses evakuasi berjalan lancar. Identitas korban belum diketahui. Selain tidak ditemukan identitas, kondisi jasad tidak utuh sehingga menyulitkan proses identifikasi.

Polisi bersama tim medis masih melakukan pemeriksaan forensik untuk mengungkap identitas korban sekaligus memastikan penyebab kematian. Petugas mengimbau masyarakat segera melapor jika merasa kehilangan anggota keluarga.

ADI SUSANTO

Senin, 20 Juli 2026

Grup Senam Halhidayah Punggur Berwisata ke Radin Inten Beach

KATIBUNG (20/7/2026) – Grup Senam Alhidayah Punggur, Lampung Tengah, berwisata ke Radin Inten Beach di Desa Rangai Tritunggal, Kecamatan Katibung, Kabupaten Lampung Selatan, Minggu 20 Juli 2026.

Rombongan ibu-ibu kelompok senam yang akrab dengan sebutan Super Power ini mengawali liburan dengan senam dan foto bersama. Seluruh anggota semangat berolah raga di kawasan pantai indah dan asri. Wisata kali ini lebih mempererat kebersamaan di sela-sela kegiatan rutin.

Raden Intan Beach atau sebelumnya populer Pantai Pasir Putih kini tampil dengan wajah baru. Destinasi ini sekarang dilengkapi fasilitas modern seperti wahana Aqua Game di tengah laut serta Garis Pantai Cafe dan Bar. 

Penataan ulang kawasan pesisir ini menjadikannya pusat kegiatan sosial dan wisata lebih bersih serta tertata. Pelayanan lebih baik sehingga pengunjung merasa nyaman.

Anggota Grup Senam Alhidayah Punggur, Tamara, mengagendakan kunjungan ke Radin Inten Beach karena penasaran dengan wajah baru destinasi wisata pantai tersebut. Suasana pantai memang lebih bersih, indah dan tertata.

Peserta rombongan satu bus mengaku nyaman. Mereka ingin kembali dan mengajak anggota keluarga serta teman-temannya berlibur ke Radin Inten Beach. Apalagi fasilitas tempat wisata ini makin lengkap.

BIBIT SUBOWO DAN AMIR MAHMUD

Jumat, 17 Juli 2026

Nelayan Lampung Selatan Tewas Tenggelam di Perairan Pulau Rimau

KETAPANG (17/7/2026) – Operasi SAR Gabungan menemukan jenazah seorang nelayan di perairan Pulau Rimau, Desa Sumur, Kecamatan Ketapang, Lampung Selatan, Jumat 17 juli 2026 pkul 09.00 WIB. Korban sebelumnya dlpaorkan tenggelam saat menebar jaring dan menombak ikan.

Jenazaht Edi, 35 tahun, nelayan Dusun Cilacap, Desa Ruguk, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan, ditemukan hanya berjarak dua meter dari lokasi tenggelam. Korban dievakuasi ke Rumah Sakit Bob Bazar Kalianda untuk proses autopsi.

Dantim Rescuer Pos SAR Bakauheni Restu Abdilah menjelaskan laporan nelayan tenggelam dari Kasat Polairud Lampung Selatan pada pukul 07.45 WIB. Tim Rescue Pos SAR Bakauheni berangkat membawa peralatan pencarian dan penyelamatan, termasuk perahu karet serta perlengkapan selam.

Petugas berkoordinasi dengan seluruh unsur di lapangan. Korban ditemukan dalam waktu kurang satu jam sejak kedatangan tim SAR. Pihaknya menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban,

Berdasarkan keterangan saksi, Edi bersama tiga rekannya pergi ke perairan Pulau Rimau untuk memeriksa jaring sekaligus menombak ikan. Sekitar pukul 03.30 WIB, tiga rekannya kembali ke daratan, sementara korban masih menombak ikan.

Tak lama kemudian terdengar suara korban meminta pertolongan. Salah seorang rekannya, Zian, sempat memberikan bantuan dan berhasil menggapai korban. Namun karena kelelahan, Zian turut terseret ombak hingga diselamatkan rekan lainnya bernama Badawi. Dalam kondisi tersebut korban Edi terlepas dan tenggelam.

Operasi pencarian melibatkan Tim Rescue Pos SAR Bakauheni, personel Polairud Lampung Selatan, TNI Angkatan Laut, Satpol PP serta keluarga korban. Pencarian ddengan penyisiran di sekitar lokasi kejadian menggunakan perahu karet dan peralatan selam.

ADHE KOLA

Kamis, 16 Juli 2026

Karantina Gagalkan Penyelundupan 670 Burung Lewat Bakauheni

BAKAUHENI (16/7/2026) – Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (Karantina) Lampung menggagalkan penyelundupan 670 ekor burung di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Senin malam 13 Juli 2026. Ratusan satwa ilegal tersebut hendak dikirim ke Jakarta.

Penggagalan penyelundupan satwa merupakan hasil operasi gabungan Balai Karantina Lampung bersama KSKP Bakaueni, BKSDA Lampung, dan Jaringan Satwa Indonesia (JSI).

Pemeriksaan sebuah bus menemukan ratusan burung disembunyikan dalam bagasi bawah bersama barang bawaan penumpang. Modus tersebut diduga bertujuan mengelabui pemeriksaan di kawasan pelabuhan.

Penanggung Jawab Satuan Pelayanan Pelabuhan Bakauheni Karantina Lampung Ahmad, Kamis 16 Juli 2026, mengatakan hasil identifikasi menemukan 670 ekor burung terdiri 240 ekor pentet, 180 ekor jalak kebo, 180 ekor cerucuk, 30 ekor pelatuk beras, 25 ekor perenjak, sembilan ekor cipoh, lima ekor ciblek, dan seekor glatik batu.

Ratusan burung itu kiriman dari Kecamatan Kayu Agung, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, dengan tujuan Pasar Rebo, Jakarta Timur.

Seluruh satwa tidak dilengkapi Sertifikat Veteriner sebagai dokumen persyaratan karantina dan tidak dilaporkan kepada petugas karantina sebelum dilalu-lintaskan.  Atas pelanggaran tersebut, petugas langsung melakukan penahanan.

Setelah proses identifikasi dan serah terima, seluruh burung dilepasliarkan di kawasan Hutan Register 3 Gunung Rajabasa, Lampung Selatan.

Kepala Karantina Lampung Donni Muksydayan menyampaikan keberhasilan petugas menggagalkan penyelundupan burung berkat sinergi antarinstansi dalam memperketat pengawasan lalu-lintas satwa di Pelabuhan Bakauheni.

ADI SUSANTO

Rabu, 15 Juli 2026

Operasi SAR Putrinya Berakhir, Ibu Tabur Bunga di Selat Sunda

BAKAUHENI (15/7/2026) – Air mata seorang ibu pecah di perairan Selat Sunda. Sambil menaburkan bunga dan berkali-kali memanggil nama putrinya, Zora Panasea Martauli Ompusunggu, ia mengiringi berakhirnya operasi SAR selama tujuh hari tanpa hasil, Rabu 15 Juli 2026.

Momen penuh haru itu menjadi penutup operasi pencarian SAR Gabungan terhadap penumpang KMP Batumandi yang diduga terjatuh ke laut. Sesuai standar operasional prosedur (SOP) Basarnas, operasi pencarian dihentikan setelah memasuki hari ketujuh.

Prosesi tabur bunga digelar di lokasi jatuhnya korban. Tangis keluarga tak terbendung. Ibunda Zora terus memanggil nama anak gadisnya sembari menaburkan bunga ke laut. Petugas SAR menenangkan sang ibu selama prosesi tabor bunga. Meski operasi ditutup, keluarga belum sepenuhnya kehilangan harapan.

Kepala Pos SAR Bakauheni Rezie Kuswara menyampaikan penghentian operasi karena masa pencarian telah berakhir. Namun, masyarakat pesisir maupun nelayan di Perairan Selat Sunda diminta segera melapor bila menemukan tanda-tanda atau keberadaan korban.

Peristiwa itu bermula KMP Batumandi bersiap sandar di Pelabuhan Bakauheni. Ketika awak kapal mengimbau seluruh penumpang turun menuju dek kendaraan, seorang ibu mendatangi petugas dalam kondisi panik karena anak perempuannya tidak kembali ke mobil.

Petugas melakukan pencarian di seluruh bagian kapal sambil berulang kali memanggil nama korban melalui pengeras suara. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil.

Penyisiran mengarah pada temuan sepasang sepatu dan jaket korban di tangga sisi kanan menuju dek kendaraan. Temuan itu memperkuat dugaan korban terjatuh ke laut.

Laporan diteruskan ke Basarnas Lampung. Tim SAR Gabungan mengerahkan personel, kapal, dan berbagai unsur untuk menyisir Perairan Selat Sunda. Namun hingga operasi ditutup, Zora Panasea Martauli Ompusunggu belum ditemukan.

ADI SUSANTO

Senin, 13 Juli 2026

Saibatin dan Pepadun Gelar Begawi di Radin Inten Beach

KATIBUNG (13/7/2026) – Adat Saibatin dan Pepadun menggelar begawi festival di Radin Inten Beach  demi merawat budaya Lampung, Sabtu 11 Juli 2026. Dengan kegiatan ini, perbedaan tata adat tidak lagi menjadi pembatas, melainkan menjadi kekayaan dan memperkuat identitas masyarakat Lampung.

Radin Inten Beach menjadi saksi dua rumpun adat duduk berdampingan dalam suasana penuh penghormatan dan persaudaraan.

Begawi festival dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, dan Pangdam Radin Inten Mayor Jenderal TNI Kristomei Sianturi. Acara juga dihadiri tokoh adat Pepadun dari perwakilan Abung Siwo Mego, Pubian Telu Suku, Mego Pak Tulangbawang serta Buay Lima Way Kanan.

Begawai festival ini diprakarsai mahasiswa Univerditas Lampung dipimpin Ketua BEM Aditya Putra Bayu. Acara berjalan lancar, aman, dan kondusif.

Sambutan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyampaikan prinsip-pringsip orang Lampung dalam melestarikan adat dan budaya.

Sementara Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengajak masyarakat Lampung terus merawat adat budaya dan persatuan dari Sabang sampai Merauke. Adat boleh beragam, jiwa tetap satu.

KIKI AFRIZAL DAN AMIR MAHMUD

Operasi SAR Belum Temukan Penumpang KMP Batumandi

BAKAUHENI (13/7/2026) – Operasi SAR Gabungan belum menemukan seorang penumpang perempuan jatuh dari KMP Batumandi  di perairan Pulau Panjurit, Kabupaten Lampung Selatan, MInggu 12 Juli 2026. Pencarian diperluas sampai Pulau Sebesi.

Pencarian penumpang bernama Zora Panasea Martauli Ompusunggu, 19 tahun, warga Perum Mutiara Citra Asri, Kecamatan Indihiang, Tasikmalaya, Jawa Barat, sudah berjalan empat hari. Petugas sudah menyisir perairan Pulau Prajurit menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) 02 milik Basarnas Lampung. 

Memasuki hari kelima, SAR Gabungan melanjutkan pencarian sejak pagi. Area pencarian diperluas ke arah Tanjung Tua dengan jarak sekitar delapan mil laut. Pencarian bergerak menuju perairan Pulau Sebesi dengan radius 10 hingga 12 mil laut.

Komandan Pos SAR Bakauheni Rezie Kuswara mengatakan perluasan area pencarian berdasarkan evaluasi lapangan serta memperhitungkan kondisi arus laut yang berpotensi menggeser posisi korban.

Tim SAR Gabungan mengoptimalkan upaya pencarian dengan memperluas area penyisiran sesuai prediksi pergerakan korban akibat pengaruh arus. Selama operasi kondisi cuaca relatif cerah sehingga mendukung pencarian. Meski demikian, arus bawah laut cukup kuat.

Basarnas mengimbau masyarakat dan nelayan sekitar segera menghubungi tim SAR jika mendapat informasi tentang korban.

ADHE KOLA

Sabtu, 11 Juli 2026

Hikam Perkuat Persatuan Warga Perantau dan Kepedulian Sosial

JATIAGUNG (11/7/2026) – Himpunan keluarga bekas Kawedanaan Muaradua (Hikam) Lampung mengukuhkan kepengurusan masa bakti 2026-2031 di Jati Agro, Jatiagung, Lampung Selatan, Sabtu 11 Juli 2026. Organisasi ini bertekad memperkuat persatuan warga perantau, pelestarian budaya serta peningkatan kepedulian sosial.

Hikam Lampung masa bakti 2026-2031 dipimpin Parsah Jamseri. Pengurus dikukuhkan oleh Asrul Tristianto mewakili gubernur Lampung. Acara dihadiri Bupati Ogan Komering Ulu Selatan Abusama, Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko, pembina, tokoh masyarakat, sesepuh serta ratusan warga perantau bekas Kawedanaan Muaradua.

Dengan mengusung motto serasan seandanan, kepengurusan baru berkomitmen menjadikan Hikam sebagai wadah mempererat persaudaraan, menjaga nilai-nilai budaya dan kearifan lokal serta peningkatan kepedulian sosial .

Hikam memiliki sejarah panjang sebagai wadah pemersatu warga perantau asal Muaradua dan turut mengawal perjuangan terbentuknya Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan.

Hikam diharapkan memperkuat sinergi dengan pemerintah, organisasi kemasyarakatan, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan. Hikam ingin berkontribusi pada pembangunan sosial, pelestarian budaya, dan pemberdayaan masyarakat.

DANDI SUCIPTO


Jumat, 10 Juli 2026

Kodam Radin Inten Awali Gerakan Bersih-Bersih di Pantai Pasir Putih

KATIBUNG (10/7/2026) – Kodam Radin Inten menginisiasi Gerakan Radin Inten Asri dengan bersih-bersih sampah di kawasan Pantai Radin Inten Beach The New Pasir Putih, Kecamatan Katibung, Lampung Selatan, Jumat 10 Juli 2026.

Aksi bersih-bersih melibatkan sekitar 2.345 personel gabungan bersama masyarakat Lampung. Kegiatan serupa berlangsung di Bengkulu menyertakan 2.376 peserta. Seluruh rangkaian kegiatan dihubungkan melalui konferensi video bersama jajaran Kodam XXI Radin Inten dan diakhiri dengan makan bersama.

Pangdam XXI Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi menjelaskan Gerakan Raden Intan Asri merupakan tindak lanjut instruksi Kepala Staf Angkatan Darat (kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dengan mengarahkan seluruh satuan kewilayahan melaksanakan aksi kebersihan.

Pemilihan kawasan pantai sebagai lokasi awal kegiatan berdasarkan kondisi penumpukan sampah cukup tinggi akibat kiriman dari berbagai daerah. 

Kodam  Radin Inten bersama Pemprov Lampung kompak mengajak Polri, pemerintah daerah serta berbagai elemen masyarakat mengadakan bersih-bersih. Gerakan tersebut berupaya mengembalikan kebersihan, keindahan, sekaligus meningkatkan daya tarik kawasan pesisir sebagai salah satu ikon wisata Lampung.

Gerakan Radin Inten Asri memiliki tiga fokus utama yakni pembersihan sampah di kawasan laut dengan melibatkan penyelam dan armada pendukung, aksi gotong-royong pembersihan pesisir pantai serta pembersihan lingkungan pemukiman dan saluran drainase.

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menilai kondisi Pantai Radin Inten Beach kini mengalami perubahan sangat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Kawasan ini sebelumnya belum tertata dengan baik. Dengan Gerakan Radin Inten Asri, pantai berubah menjadi destinasi wisata bersih, nyaman, dan layak dikunjungi.

Ia berpandangan pantai bukan hanya lokasi wisata tetapi menjadi wajah, citra serta kebanggaan masyarakat Lampung. Karena itu menjaga kebersihan kawasan pesisir merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

Pemerintah Provinsi Lampung terus mendorong budaya hidup bersih melalui kegiatan rutin di lingkungan pemerintahan. Setiap hari Selasa, seluruh organisasi perangkat daerah membersihkan lingkungan perkantoran dan setiap Jumat gotong-royong bersama masyarakat di luar lingkungan kantor.

GELLY ANTHONIYOS

Kamis, 09 Juli 2026

Penyeberangan Bakauheni Lumpuh Gegara Gangguan Sistem Tiket

BAKAUHENI (9/7/2026) – Arus penyeberangan Bakauheni-Merak lumpuh gegara sistem pelayanan tiket online mengalami gangguan, Kamis 9 Juli 2026. Awak armada logistik hingga pengemudi mobil pribadi kecewa karena telantar berjam-jam.

Para sopir menumpahkan kekecewaan karena terdampak gangguan pelayanan tiket online. Arus penyeberangan macet rata-rata sudah tiga jam. Sospir-sopir lintas Sumatera-Jawa bakal menanggung berbagai kerugian, baik waktu penyeberangan maupun ancaman pemotongan uang jalan.

Para sopir logistik asal Aceh, Sumatera Utara hingga Sumatera Selatan kehilangan waktu ioperasional cukup lama. Mereka terpaksa mengeluarkan biaya ekstra lebih Rp50.000 untuk makan selama macet. Sopir lasal Jakarta mengaku tertekan karena jadwal penyeberangan tidak pasti. Sementara kantor terus mendesak pengiriman logistik dari Sumatera.

Tidak hanya memukul sektor logistik, kelumpuhan ini juga mengorbankan mobilitas penumpang kendaraan pribadi. Djaelani, pemudik asal Aceh dengan tujuan Jakarta, telah menunggu sejak pukul 15.00 WIB. Kelumpuhan penyeberangan diperburuk minimnya informasi dari petugas pelabuhan.

PT ASDP Indonesia Ferry Windy Andale menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan seluruh pengguna jasa. Pihaknya telah memberlakukan rencana darurat di seluruh titik operasional pelabuhan. 

Pembelian tiket tetap dapat dilakukan di pelabuhan dengan metode pembayaran non-tunai. Sementara proses penerbitan tiket dan pelayanan dilaksanakan secara manual sesuai prosedur operasional hingga layanan digital kembali normal.

Seluruh jajaran operasional ASDP telah diinstruksikan memperkuat layanan dengan memberikan pendampingan penumpang serta memastikan keamanan operasional penyeberangan.

ROY SHANDY

KSKP Bakauheni Gagalkan Penyelundupan Senpi Rakitan

BAKAUHENI (9/7/2026) – Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Bakauheni, Lampung Selatan, menggagalkan penyelundupan senjata api rakitan beserta peluru di area Seaport Interdiction, Senin 6 Juli 2026 pukul 17.00 WIB.

Pengungkapan kasus ini berawal dari pemeriksaan rutin KSKP Bakauheni terhadap travel Toyota Avanza hitam BE 1057 NK. Petugas menggeledah kardus  hitam ternyata berisi senjata api rakitan jenis revolver warna silver dengan gagang cokelat beserta empat peluru.

Kepala KSKP Bakauheni AKP Fransiskus Terang Ginting menyampaikan pengakuan sopir travel berinisial RS, paket iambil dari Jabung, Lampung Timur, dengan tujuan pengiriman kawasan Pasar Serang Baru, Cikarang Selatan, Jawa Barat. Sopir mendapat ongkos kirim Rp300 ribu tanpa mengetahui isi paket yang disamarkan bersama tumpukan baju.

Menindaklanjuti temuan ini, tim dipimpin Ipda Yuyut Panca Putra melakukan strategi controlled delivery atau pengiriman terkendali ke lokasi tujuan di Cikarang Selatan pada Selasa dini hari, 7 Juli 2026. Petugas berhasil meringkus tersangka yaitu penerima paket berinisial YY.

YY mengaku dibayar oleh seseorang berinisial S untuk mengambil paket tersebut. Namun, S yang diduga kuat sebagai pengirim sekaligus pengendali jaringan senjata api rakitan ini berhasil melarikan diri dan kini berstatus buronan.

Polisi menduga senjata api rakitan akan digunakan komplotan buronan S untuk melakukan tindak pidana pencurian atau pembegalan.

Tersangka YY dijerat dengan Pasal 306 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait kepemilikan senjata api tanpa hak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun.

ROY SHANDY

Selasa, 07 Juli 2026

Bus Pahala Seruduk Truk Fuso di Tol Bakauheni-Terbanggibesar

BAKAUHENI (7/7/2026) – Sebuah bus menghantam bak belakang truk Fuso di Jalan Tol Trans Sumatera ruas Bakauheni-Terbanggibesar, Senin 6 Juli 2026 pukul 15.38 WIB. Kecelakaan ini mengakibatkan lima penumpang bus luka ringan.

Tabrakan melibatkan Bus Pahala dengan plat nomor polisi BA 7033 PU dan truk Fuso B 9477 BYY. Kedua kendaraan melaju searah di jalur A. Lokasi kecelakaan dekat dengan Gerbang Tol Sidomulyo, Lampung Selatan.

Kasatlantas Polres Lampung Selatan AKP Erza Nasution menyampaikan Bus Pahala menabrak truk Fuso di kilometer 40. Kendaraan melaju beriringan. Sopir bus diduga kurang konsentrasi saat hendak menyalip sehingga menabrak bagian belakang truk.

Bodi depan bus tampak ringsek tetapi masih kendaraan masih bisa berjalan. Insiden ini mengakibatkan lima penumpang bus luka ringan dan mendapatkan perawatan medis .

AKP Erza Nasution mengimbau masyarakat dan pengguna jalan selalu mengutamakan keselamatan berkendara. Jika mengantuk di tengah perjalanan segera menepi dan beristirahat.

Publik menyoroti keterlambatan respon kedaruratan PT Bakauheni Terbanggi Besar dan PT Rafflesia selaku pengelola tol. Meskipun lokasi kecelakaan dekat dengan Gerbang Tol Sidomulyo, penanganan petugas tol dinilai lambat. Armada patroli, tim medis maupun unit penyelamat tidak segera tiba.

Proses evakuasi penumpang dilakukan masyarakat sekitar tol. Pertolongan korban menggunakan alat seadanya. Sejumlah penumpang terjebak dalam bus.

ROY SHANDY

Senin, 06 Juli 2026

35 Klub Lampung Ikuti Turnamen Sepakbola Porpen FC Jatiagung

JATIAGUNG (6/7/2026) – Sebanyak 35 klub sepakbola seluruh Lampung mengikuti turnamen sepakbola ulang tahun Porpen FC di Desa Karangsari, Jatiagung, Minggu 5 Juli 2026. Kejuaraan ini diharapkan dapat menjaring para pemain berbakat.

Pembukaan turnamen sepakbola dihadiri tokoh masyarakat, pemuda, olahraga dan tokoh agama Lampung Selatan. Peserta dan penonton antusias mengikuti turnamen. Panitia optimis turnamen bakal sukses karena sepakbola merupakan olahraga merakyat.

Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Jati Agung, Antonius Gunarso, mengatakan turnamen ini menunjukkan semangat generasi muda dalam pembinaan dan prestasi sepakbola. Kejuaraan ini digagas PDIP Jatiagung karena peduli pembinaan olahraga khususnya sepakbola.

Partai selalu hadir di tengah-tengah masyarakat. PAC PDIP Kecamatan Jatagung, Kabupaten Lampung Selatan, mendukung anak-anak muda dan kelompok milenial aktif di bidang olahraga, seni dan budaya.

Turnamen sepakbola diharapkan menjaring bibit-bibit baru pemain sepakbola. Pemain berbakat dibina lebih lanjut dan siap membawa Lampung meraih prestasi gemilang. Kejuaraan sepakbola juga menjadi sarana memperat kerjasama dan gotong-royong serta membangun optimisme generasi muda.

PRASETYO

ASDP Pastikan Penyeberangan Merak-Bakauheni Normal

BAKAUHENI (6/7/2026) – PT ASDP Indonesia Ferry memastikan penyeberangan Bakauheni -Merak normal dan lancar meski terjadi peningkatan status aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK) ke ke level siaga.

Berdasarkan keterangan petugas Pos Pengamatan Gunung Api, peningkatan aktivitas vulkanik tercatat cukup signifikan dengan lebih dari 740 kali hembusan sejak awal bulan.

Kenaikan status ini diikuti dengan perluasan radius aman dari dua menjadi tiga kilometer dari kawah aktif. Kepala Pos Pantau Gunung Anak Krakatau Suwarno, Senin 6 Juli 2026, mengimbau warga pesisir dan wisatawan tidak melintasi batas area tiga kilometer tersebut karena dikhawatirkan terkena lontaran batu pijar.

Merespons situasi Gunung Anak Krakatau, Corporate Secretary ASDP Windy Andale melalui holding statement ASDP menegaskan perusahaan telah memperkuat koordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Kementerian Perhubungan, KSOP, dan BMKG. 

ASDP terus memantau aktivitas vulkanik dan cuaca secara intensif. Apabila terdapat rekomendasi dari otoritas berwenang untuk melakukan pembatasan maupun penghentian sementara operasional demi keselamatan pelayaran, ASDP akan segera menindaklanjuti.

Sementara arus penumpang mengalir seperti biasa. Meski belum mendapat sosialisasi langsung dari pengelola pelabuhan, sejumlah penumpang mengaku telah mengetahui kabar peningkatan status Gunung Anak Krakatau melalui media sosial.

Karyawan asal Sragi tujuan Jakarta tetap menyeberang meski sempat khawatir dengan kondisi Gunung Anak Krakatau. Ia membeli tiket penyeberangan melalui aplikasi Ferizy.

Warga Sidomulyo, Lampung Selatan, menjemput anaknya ke Pelabuhan Bakauheni begitu mengetahui perkembangan Gunung Anak Krakatau. Sang anak sudah menyeberang dari Pelabuhan Merak dengan situasi aman.

ROY SHANDY

 
×
×
data-ad-slot="9110068254" data-ad-format="auto" data-full-width-responsive="true">