Aksi bersih-bersih melibatkan sekitar 2.345 personel gabungan bersama masyarakat Lampung. Kegiatan serupa berlangsung di Bengkulu menyertakan 2.376 peserta. Seluruh rangkaian kegiatan dihubungkan melalui konferensi video bersama jajaran Kodam XXI Radin Inten dan diakhiri dengan makan bersama.
Pangdam XXI Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi menjelaskan Gerakan Raden Intan Asri merupakan tindak lanjut instruksi Kepala Staf Angkatan Darat (kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dengan mengarahkan seluruh satuan kewilayahan melaksanakan aksi kebersihan.
Pemilihan kawasan pantai sebagai lokasi awal kegiatan berdasarkan kondisi penumpukan sampah cukup tinggi akibat kiriman dari berbagai daerah.
Kodam Radin Inten bersama Pemprov Lampung kompak mengajak Polri, pemerintah daerah serta berbagai elemen masyarakat mengadakan bersih-bersih. Gerakan tersebut berupaya mengembalikan kebersihan, keindahan, sekaligus meningkatkan daya tarik kawasan pesisir sebagai salah satu ikon wisata Lampung.
Gerakan Radin Inten Asri memiliki tiga fokus utama yakni pembersihan sampah di kawasan laut dengan melibatkan penyelam dan armada pendukung, aksi gotong-royong pembersihan pesisir pantai serta pembersihan lingkungan pemukiman dan saluran drainase.
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menilai kondisi Pantai Radin Inten Beach kini mengalami perubahan sangat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Kawasan ini sebelumnya belum tertata dengan baik. Dengan Gerakan Radin Inten Asri, pantai berubah menjadi destinasi wisata bersih, nyaman, dan layak dikunjungi.
Ia berpandangan pantai bukan hanya lokasi wisata tetapi menjadi wajah, citra serta kebanggaan masyarakat Lampung. Karena itu menjaga kebersihan kawasan pesisir merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
Pemerintah Provinsi Lampung terus mendorong budaya hidup bersih melalui kegiatan rutin di lingkungan pemerintahan. Setiap hari Selasa, seluruh organisasi perangkat daerah membersihkan lingkungan perkantoran dan setiap Jumat gotong-royong bersama masyarakat di luar lingkungan kantor.
GELLY ANTHONIYOS






0 comments:
Posting Komentar