Damkarmat Lampung Selatan mencatat 59 kasus kebakaran selama periode Januari hingga Juli 2026. Kasus ini didominasi kebakaran di lingkungan perumahan, tempat usaha dan lahan.
Kabid Damkarmat Lampung Selatan Rully Fikriansyah menjelaskan kebakaran rumah banyak terjadi di Kecamatan Kalianda dan Natar, sementara kasus kebakaran lainnya meliputi bangunan usaha, tempat sampah hingga lahan.
Khusus kebakaran lahan terjadi delapan kali dalam beberapa bulan terakhir. Sebagian besar kebakaran lahan di sekitar jalan tol. Kondisi cuaca panas serta vegetasi kering membuat api sangat mudah memicu kebakaran di kawasan perkebunan dan lahan kosong.
Menghadapi potensi ancaman tinggi seiring puncak musim kemarau, Damkarmat Lampung Selatan meningkatkan kesiapsiagaan personel maupun peralatan. Pemerintah daerah mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan berperan aktif mencegah kebakaran guna menghindari kerugian material serta ancaman keselamatan warga.
Masyarakat diimbau tidak membuka lahan dengan cara membakar, menghindari kebiasaan membuang puntung rokok sembarangan serta segera melapor bila menemukan titik api agar cepat ditangani.
ROY SHANDY






0 comments:
Posting Komentar