Jumat, 14 Januari 2022

Ratusan Massa Lampung Selatan Minta KPK Tangkap Nanang

JAKARTA (13/1/2022) -  Ratusan massa yang menyebut diri tergabung dalam Aliansi Masyarakat Hanggum Lampung Selatan, yang disingkat dengan AMHLS, Kamis 13 Januari 2022,  meminta Komisi Pemberantasan Korupsi menangkap Nanang Ermanto, bupati kabupaten tersebut.

Dalam rekaman orasi dengan yel yel “Tangkap Nanang”, juru bicara massa menganggap Nanang Ermanto terlibat dalam gurita korupsi era Zainudin Hasan dan sebagai wakil bupati saat itu mengakui perbuatannya di pengadilan.

AMHLS mengklaim terdiri dari tokoh adat, tokoh pemuda, dan tokoh masyarakat. Mereka didominasi LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia, GMBI, Lampung Selatan dan Jakarta.

Aliansi Masyarakat Hanggung Lampung Selatan menyebut presidium terdiri dari  H. Nivolin CH, Heri Prasojo, Rusman Efendi, Andi Aziz, Syamsuri Panglima Alif, Budi Setiawan, Ujang Abdul Aziz F,  dan Aqrobin. 

Dari Kalianda,  para tokoh adat Lampung Selatan Azhar Marzuki Sopiyan membantah unjuk rasa di KPK Jakarta atas sepengetahuan mereka. Keduanya Pangikhan Tihang Makhga Sai Batin Marga Legun Kebandakhan Kesugihan dan Tumenggung Nimbang Makhga Legun Kebandakhan Way Urang.

Hadir juga dalam temu pers tersebut Pangikhan Punyimbang Agung Sai Batin Makhga Rajabasa, David Merison, Pangikhan Naga Bringsang V Sai Batin Makhga Dantaran, Ahmad Fajirin dan Panglima Sindang Kunyaiyan Batin Jaksa Zamroni. 

Azhar Marzuki menyebut unjuk rasa di KPK tanpa campur tangan masyarakat adat dan menyebut para tokoh mendukung penuh program pembangunan Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto.

DENI HERMANSYAH DAN GELLY 

0 komentar:

Posting Komentar