Kobaran api memicu kepanikan para tetangga. Warega tidak bisa berbuat banyak karena si jago merah diketahui sudah melalap konstruksi dan atap. Upaya pemadaman juga terkendala air. Api terus berkobar di tengah angin kencang. Sebagian warga sampai histeris melihat amukan api.
Armada damkar berhasil memadamkan api dalam 10 menit tetapi rumah permanen beserta seluruh harta benda sudah hangus.
Pemilik rumah, Heri Gunawan, kaget mengetahui rumahnya ludes terbakar. Ia bersama istri dan ketiga anaknya sedang pergi ke hajatan saudara. Warga tidak bisa berbuat banyak karena kobaran api sudah melalap seluruh bangunan dan rawan menyambar perumahan di sekitarnya.
Kebakaran menghanguskan seisi rumah termasuk dokumen penting. Heri Gunawan sekeluarga tinggal memiliki pakaian melekat badan. Korban berharap musibah ini mendapatkan perhatian pemerintah.
Camat Balikbukit Juremiyudi bersama kapolsek dan kepala Puskesmas Liwa meninjau lokasi sebelum kedatangan bupati, sekda, dan Dinas Sosial Lampung Barat. Camat memastikan rumah beserta isinya ludes dengan kerugian berkisar Rp250 juta. Aparat masih menyelidiki pemicu kebakaran akibat korsleting listrik atau sebab lain.
Puskesmas Liwa memeriksa kondisi keluarga korban kebakaran. Istri Heri Gunawan syok berat dan mengeluh sakit tenggorokan. Korbansudah diberikan obat-obatan.
LILIANA PARAMITA






0 comments:
Posting Komentar