PUGUNG (14/12/2025) - Warga Pekon Wai Pring, Pugung, Tanggamus, geger pembunuhan suami isteri pada malam Minggu, 13 Desember 2025. Pelakunya diduga tetangganya sendiri dan berhasil ditangkap 12 jam kemudian.
Pembunuhan Rohimi dan Suryati, masing-masing berusia 55 dan 50 tahun, baru diketahui anak dan adik kandungnya Riski, jelang dinihari, karena curiga kakaknya tidak membalas pesan lewat whatsaap.
Bersama anak kedua almarhum, mereka berdua, kemudian pulang. Seluruh pintu tertutup rapat. Tidak ada satu pun dari lampu di dalam dihidupkan.
Karena dipanggil tidak ada yang menjawab, keduanya sepakat memecahkan kaca jendela. Ternyata pasangan suami isteri itu sudah tiada dalam simbahan darah di ruang makan.
Warga sekitar pun ramai berkumpul dinihari itu. Pasangan suami isteri diduga dibantai dengan golok, hingga menyebarkan darah ke mana-mana dari luka di bagian kepala, tangan, dan punggung.
Darwinah, tetangga pasangan suami isteri, itu menyebut mereka tidak menduga terjadi pembunuhan, meski mendengar suara “gedebak-gedebuk” sekitar pukul 11 malam.
Petugas datang tiba beberapa saat kemudian. Sekitar pukul 5 subuh, mereka membawa kedua jenazah ke RS Bhayangkara di Bandarlampung untuk diautopsi, dan mengisolasi lingkungan sekitar.
Sejak pagi, Resmob Polres Tanggamus, yang dipimpin Kasatreskrim AKP Khairul Yassin Ariga, tampak di lokasi, karena mendengar informasi pembunuh suami isteri tersebut bertempat tinggal tidak jauh dari lokasi.
Dugaan Polres Tanggamus benar. Kedua pembunuh masih berada di sekitar lokasi dan bersembunyi di rumah masing-masing.
Belasan petugas dari Resmob Polres Tanggamus mengintai rumah kedua orang diduga pembunuh, dan membawanya ke kantor polisi sekitar pukul 12.20, Sabtu, 14 Desember 2025.
Wahyudi, Kepala Pekon Wai Pring, membenarkan dua dari warganya dibawa ke Polres Tanggamus karena diduga membunuh pasangan suami isteri tersebut.
Sambil menunggu jenazah kakaknya pulang diautopsi dari RS Bhayangkara, sang adik, Samsuri, mengatakan tidak menduga pembunuhan, karena seingatnya pasangan suami isteri itu tidak memiliki masalah dengan orang lain.
AFNAN HERMAWAN,






0 comments:
Posting Komentar