Bayi ditemukan pertama kali oleh Mardiansah, 32 tahun, warga setempat. Ia awalnya mendengar suara lirih menyerupai kucing dari belakang rumahnya ketika hendak mengambil minum di dapur. Karena curiga, saksi menelusuri sampai lubang bekas WC dan menemukan sosok bayi dengan ari-ari masih menempel.
Kesaksian warga setempat, Supriyanto, penemu bayi bergegas menghubungi warga dan bersama-sama mengevakuasi bayi dari lubang bekas WC. Bayi langsung dibersihkan dan dibawa ke bidan pekon.
Penemuan sosok bayi merah dilaporkan ke Polsek Sumberejo. Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan barang bukti selembar kain sarung pembungkus bayi. Kondisi bayi mengalami memar hidung serta lutut kiri dan kanan.
Polisi menyelidiki pelaku dan motif pembuangan bayi di belakang rumah warga. Pelaku diduga orangtua bayi itu sendiri.






0 comments:
Posting Komentar