Aksi massa mahasiswa dimulai pukul 11.00 WIB. Mahasiswa gabungan berbagai perguruan tinggi di Lampung mengenakan almamater kampus masing-masing dan mengibarkan bendera Merah Putih serta bendera organisasi.
Sampai depan Kantor Pemprov disambut penjagaan ketat aparat kepolisian dan pemasangan kawat berduri. Situasi ini mengecewakan pengunjuk rasa. Masaa berupaya menerobos barisan pengamanan.
Situasi pun sempat memanas saat sejumlah mahasiswa terlibat adu argumen dan bersitegang dengan Kapolresta Bandarlampung. Mahasiswa menuntut aksi di lingkungan Kantor Gubernur supaya aspirasinya diterima secara langsung Pemerintah Provinsi Lampung.
Aliansi Lampung Tarik Mandat membawa enam tuntutan antara lain menjadikan pendidikan sebagai program prioritas dan mewujudkan pendidikan gratis, turunkan harga bahan pokok dan bahan bakar minyak (BBM), hentikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih.
Massa juga meminta revisi Undang-Undang Polri serta penghentian praktik militerisme serta mendorong penerapan regulasi pajak kekayaan dan menuntut terwujudnya penegakan hak asasi manusia (HAM).
Pengunjuk rasa sempat membakar ban, perwakilan mahasiswa dan aparat keamanan berupaya menjalin komunikasi.






0 comments:
Posting Komentar