KM Suliwai mengalami kecelakaan saat berlayar sekitar satu setengah mil dari pantai Kotaagung. Kapal penangkap ikan milik Wardi, 55 tahun, ini membawa enam anak buah kapal (ABK) dan seorang juru mudi.
Kapal berangkat beriringan dengan KM Revel Jaya berjarak sekitar 100 meter di belakangnya. Perjalanan mengalami gangguan katir atau penyeimbang kapal tiba-tiba terlepas. Badan kapal seketika miring atau kehilangan keseimbangan.
Kondisi makin buruk karena angin kencang dan gelombang cukup kuat. KM Suliwai akhirnya kehilangan keseimbangan dan terbalik. Kapal Revel Jaya segera memberikan pertolongan. Para nelayan juga berupaya KM Suliwai tidak tenggelam. Mereka melemparkan jangkar dan mengaitkan puluhan jeriken sebagai pelampung.
Seorang ABK KM Suliwai mengatakan kecelakaan kapal bermula katir terlepas hingga kapal miring dihantam gelombang. Posisi para ABK berada di satu sisi kapal turut memengaruhi keseimbangan hingga kapal terbalik.
Di tengah kapal terbalik, para nelayan Kotaagung meminta perhatian pemerintah karena banyak kelompok nelayan Kotaagung belum mendapatkan bantuan alat tangkap ikan.
HARDI SUPRAPTO






0 comments:
Posting Komentar