Perluasan pencarian dilakukan untuk menjangkau wilayah lebih luas, mulai dari gugusan kepulauan Krakatau hingga perairan terbuka Samudra Hindia dan pesisir Lampung.
Sebanyak 13 unit alat utama sistem persenjataan (alutsista) laut dan satu unit alutsista udara dikerahkan untuk mendukung operasi pencarian. Armada tersebut menyisir perairan Selat Sunda hingga pesisir Lampung.
Pembagian sektor dan armada laut adalah Sektor T (KRI Kerambit, KP Sanjaya, dan KAL Pahawang), Sektor U (KRI Leuser, KAL Anyer, dan KN SAR Antasen), Sektor J (KN SAR Basudewa dan TB Gunung Santri), Sektor W (KP Hayabusa dan RIB 02 Banten untuk menyisir wilayah pesisir.
Berikutnya Sektor X (KN SAR Tetuka dan Rigid Buoyancy Boat (RBB) untuk menyisir bibir pantai, Sektor Y (RIB 02 Lampung dengan posko Pulau Sebesi untuk mendukung pencarian hingga pesisir Lampung.
Kepala Basarnas Lampung Deden Ridwansyah mengatakan pencarian sampai jalur darat sekitar pesisir Bengkunat, Kabupaten Pesisir Barat. Basarnas Lampung mengerahkan KN SAR Basudewa Dan RIB 02. Kedua armada melakukan penyisiran sektor C perairan Pantai Kapas Biru, Kabupaten Tanggamus.
Upaya pencarian terus dimaksimalkan. Petugas mengandalkan penyisiran laut dan darat untuk memperluas area menemukan lima jurnalis dan tiga awak kapal.






0 comments:
Posting Komentar