Selain bangunan roboh, sejumlah los dalam pasar juga mengalami kerusakan dan tampak doyong. Beruntung tidak ada korban jiwa, karena los di tengah pasar hanya beroperasi hari Senin dan Kamis. Berbeda dengan los pasar di pinggir jalan buka setiap hari.
Detik-detik ambruknya bangunan membuat warga panik. Sejumlah warga yang tengah berteduh setelah mengerjakan pembangunan Gedung Koperasi Merah Putih berlarian menjauh sambil berteriak histeris ketika angin kencang merobohkan los pasar.
Dua pedagang, Cahyo dan Heri, menyebut bangunan ambruk saat hujan deras mengguyur. Tiga sepeda motor tertimpa reruntuhan, namun tidak mengalami kerusakan parah. Mereka bersyukur tidak ada korban jiwa karena sebagian warga sudah menyelamatkan diri dan sebagian lainnya berteduh di los pasar yang lebih kokoh.
Kepala Desa Poncokresno Mariani Hasibuan membenarkan puluhan bangunan los pasar roboh. Selain dipicu angin kencang, kerusakan juga akibat kondisi bangunan sudah tua dan rapuh. Selain belasan ambruk, sejumlah los lainnya miring dan terancam tidak bisa digunakan.
PIYAN AGUNG






0 comments:
Posting Komentar