Jumat, 30 Januari 2026

Harga Rumput Laut Merosot, Petani Lampung Selatan Resah

KATIBUNG (30/1/2026) – Petani rumput laut di kawasan pantai Sebalang, Desa Tarahan, Kecamatan Katibung, Lampung Selatan, meresahkan kemerosotan harga hasil panen dari Rp3.500 menjadi Rp2.000 per kilogram.

Kejatuhan harga rumput laut dalam beberapa bulan menimbulkan kerugian. Bukan hanya anjlok sampai Rp2.000, harga komoditas ini bahkan merosot lagi sampai Rp1.800 per kilogram. Nilai ini jauh dari batas normal.

Harga Rp2.000 per kilogram itu berlaku di tingkat pengepul untuk rumput laut kering. Sementara rumput laut basah hanya dihargai Rp500 per kilogram. Dengan nilai itu petani bukan hanya merugi tenaga dan waktu pemeliharaan tetapi benar-benar tidak bisa makan karena biaya operasional tidak tertutupi.

Meskipun merasa tertekan dengan ketidakpastian harga, para petani tidak bisa beralih usaha. Salah satu petani tetap menggantungkan hidup dari rumput laut di pesisir Sebalang karena sulit mendapatkan pekerjaan alternatif.

Para petani mengharapkan harga rumput laut kembali stabil guna mengangkat perekonomian dan kesejahteraan. Budidaya rumput laut telanjur menjadi andalan warga Pantai Sebalang sejak awal dekade 2000.

GELLY ANTHONIYOS

0 comments:

Posting Komentar

 
×
×
data-ad-slot="9110068254" data-ad-format="auto" data-full-width-responsive="true">