Selasa, 24 Februari 2026

Armada Truk Pasir Perusak Jalan Diadang Warga Pringsewu

BANYUMAS (24/2/2026) – Ratusan warga Kecamatan Banyumas, Kabupaten Pringsewu, mengadang truk-truk pasir di jalan lintas Banyumas–Lampung Tengah, Selasa  24 Februari 2026. Aksi ini dipicu kerusakan jalan sepanjang enam kilometer.

Pengadangan truk pasir menurunkan warga Waya Krui, Sri Rahayu, Nusawungu, dan Mulyorejo , Kecamatan Banyumas, Pringsewu. Warga tidak terima atas kerusakan jalan gegara truk-truk lalu-lalang mengangkut pasir melebihi kapasitas.

Warga menyebut armada truk pasir perusak jalan diduga asal Lampung Tengah dengan sopir dan penambang pasir dari Sendang dan Pubian. Penambangan pasir diduga tanpa perizinan.

Truk-truk tersebut dihentikan dan diimbau mematuhi aturan. Jalan lintas Banyumas rusak parah dengan kondisi aspal mengelupas, banyak lubang serta badan hingga bahu jalan hancur. Lubang jalan berubah menjadi kubangan selama musim hujan. Kerusakan jalan berdampak kecelakaan lalu-lintas.

Kepala Pekon Nusawungu Joko Supriyono mewakili tiga kepala pekon menyatakan pengadangan truk-truk pasir merupakan bentuk keprihatinan sekaligus tuntutan tegas masyarakat agar kerusakan jalan segera diperbaiki.

Perwakilan sopir dan masyarakat sebelumnya bermusyawarah difasilitasi pemerintah setempat. Sopir dan pemilik armada berjanji akan memperbaiki jalan, namun tidak terealisasi.

Warga mendesak aparat penegak hukum dan instansi terkait segera turun tangan menelusuri dugaan tambang ilegal serta memastikan pertanggungjawaban atas kerusakan infrastruktur jalan.

PIYAN AGUNG

0 comments:

Posting Komentar

 
×
×
data-ad-slot="9110068254" data-ad-format="auto" data-full-width-responsive="true">