Suasana duka menyelimuti keluarga, kerabat serta insan pers Lampung saat kabar wafatnya Haji Syamsul Bahri Nasution menyebar. Sosok yang selama ini dikenal tegas, kritis, dan penuh dedikasi itu berpulang di usia pengabdiannya yang panjang untuk dunia jurnalistik.
Almarhum meninggal dunia di Rumah Sakit Urip Sumoharjo. Keluarga dan rekan-rekan sejawat yang mendampingi di detik-detik terakhir tak kuasa menahan duka. Ia meninggalkan seorang istri dan tiga anak.
Semasa hidupnya, almarhum dikenal sebagai figur pemimpin yang konsisten menjaga marwah pers. Di bawah kepemimpinannya, Lampung TV tumbuh menjadi media yang berani menyuarakan kepentingan rakyat dan mengawal berbagai persoalan publik di Lampung.
Tak hanya sebagai pimpinan redaksi, beliau juga menjadi mentor bagi banyak jurnalis muda. Nasihat, ketegasan serta semangatnya dalam memperjuangkan independensi pers menjadi warisan berharga bagi generasi penerus.
Almarhum dimakamkan di TPU Beringin Raya Kemiling, yang menjadi tempat peristirahatan terakhir beliau. Prosesi pemakaman berlangsung dalam suasana khidmat.
Kepergian Haji Syamsul Bahri Nasution menjadi kehilangan besar bagi keluarga besar Lampung TV dan seluruh insan pers Bumi Ruwa Jurai.
Pemirsa, redaksi menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya. Semoga Allah SWT menerima segala amal ibadah almarhum, mengampuni segala kekhilafan, dan memberikan tempat terbaik di sisi-Nya. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan kekuatan dan ketabahan.
Selamat jalan, pejuang kebenaran. Namamu akan selalu tercatat dalam sejarah perjalanan pers Lampung.
PANDAWA AF






0 comments:
Posting Komentar