Pembongkaran makam berlangsung dari pukul 11.00 hingga selesai 14.30 WIB. Pemakaman jenazah belum genap sepekan. Keluarga meminta petugas melakukan autopsi jenazah Sohilal bin Ishak yang diduga meninggal dunia karena mengakhiri hidup sendiri di rumah kontrakan Tanjungkarang Timur, Bandarlampung.
Namun, keluarga menemukan sejumlah kejanggalan. Istri almarhum, Elly Mei Anggrain beserta keluarga telah membuat laporan polisi ke Polsek Tanjungkarang Timur.
Keluarga tidak melihat tanda-tanda dugaan mengakhiri hidup sendiri sehingga sempat menolak autopsi dan meminta jenazah langsung dibawa pulang.
Kecurigaan kembali muncul saat pemandian jenazah menemukan bekas jeratan di leher. Sementara informasi dari polisi, korban menggunakan alat kain. Atas kejadian tersebut, keluarga menduga kematian karena pembunuhan.
Kanit Reskrim Polsek Tanjungkarang Timur Ipda Ibrahim mengatakan proses ekshumasi hari ini atas permintaan keluarga guna autopsi jenazah Sohilal bin Ishak. Hasil autopsi baru diketahui sebulan kemudian.
Pengacara keluarga Sohilal bin Ishak, Joni, berterima kasih kepada petugas melakukan autopsi dengan harapan dapat menemukan titik terang atas penyebab kematian. Keluarga tidak menghendaki adanya kejanggalan kematian karena dugaan pembunuhan berencana.
ADHE KOLA






0 comments:
Posting Komentar