Sabtu, 07 Maret 2026

Banjir Kepung Bandarlampung Mulai Siang Sampai Petang

BANDARLAMPUNG (6/3/2026) – Bandarlampung dikepung banjir setelah hujan deras merata hampir di seluruh kecamatan, Jumat siang sampai sore 6 Maret 2026. Banjir merendam perumahan, jalan protocol dan lingkungan hingga kantor polisi dengan ketinggian setengah sampai satu meter.

Hujan deras mulai mengguyur pukul 14.10 WIB dan baru mereda pukul 16.17 WIB. Curah hujan intensitas tinggi membanjiri sejumlah ruas jalanprotokol dan permukiman di Tanjungkarang, Rajabasa, Telukbetung, Kedamaian, Kedaton hingga Tanjungsenang.

Ribuan rumah warga terdampak banjir dengan ketinggian air bervariasi mulai setengah hingga satu meter. Banjir di jalan protokol memaksa kendaraan berhenti sehingga memicu kemacetan seperti di Jalan Kartini dan Jalan Zainal Abidin Pagaralam.

Di Kecamatan Tanjungsenang, banjir merendam sejumlah kawasan termasuk kantor polisi dan sebuah minimarket. Genangan air juga masuk permukiman warga di Jalan M. Yunus, Perumahan Arinda serta Jalan Raja Tihang.

Lurah Tanjungsenang Dedi Setyadi menyebut debit air membanjiri wilayahnya setelah arus sungai perbatasan Way Kandis meluap samnpai jalan dan permukiman.

Ketinggian air mencapai satu meter. Aparat kelurahan, kecamatan hingga Badan Penanggulangan Bencana Daerah membantu warga melintasi  Jalan Raflesia, tepat di depan Polsek Tanjungsenang.

Banjir juga merendam kawasan Perumahan Indah Sejahtera 2 Kecamatan SUkarame. Buruknya sistem drainase serta meluapnya air gorong-gorong perumahan membuat air tumpah ke jalan dan pekarangan rumah.

Air selutut orang dewasa  mengganggu aktivitas warga. Tarwat Suhaimi, warga Perumahan Indah Sejahtera 2, mengatakan lingkungannya menjadi langganan banjir setiap turun hujan deras.

Banjir akibat saluran drainase tidak mampu menampung debit air serta luapan gorong-gorong cepat menggenangi jalan. Warga mengkhawatirkan banjir makin parah jika drainase dan gorong-gorong tidak segera diperbaiki.

Hujan deras dan genangan banjir merobohkan pagar SMA Negeri 16 Bandarlampung. Air menggenangi sekolah hingga ruang kelas. Area depan Rumah Sakit Abdul Moeloek juga terdampak banjir hingga memperlambat arus lalu-lintas. Sementara banjir di kawasan Jalan Nunyai, Kecamatan Rajabasa, menerobos permukiman.

ARI IRAWAN



0 comments:

Posting Komentar

 
×
×
data-ad-slot="9110068254" data-ad-format="auto" data-full-width-responsive="true">