Selasa, 31 Maret 2026

Mucikasi Panjang Tewas Ditikam Gegara Ribut Tarif Layanan Seks

BANDARLAMPUNG (31/3/2026) – Kawasan hiburan malam Pemandangan, Kecamatan Panjang, Bandarlampung, tiba-tiba mencekam begitu seorang mucikari tewas ditikam oleh pria diduga pelanggan jasa pemandu lagu, Selasa 31 Maret 2026.

Muncikari bernama Nurma, 41 tahun, ditemukan tewas bersimbah darah usai pada waktu dinihari. Pembunuhan itu bermula ketika dua pria mendatangi kafe karaoke milik korban. Mereka memesan dua pemandu lagu (PL) untuk menemani karaoke, sekaligus diduga meminta layanan seksual.

Namun, transaksi berubah menjadi pertikaian panas. Kedua pria itu cekcok dengan Nurma terkait tarif pembayaran. Suasana menjadi tegang hingga emosi memuncak. Diduga karena pengaruh minuman keras, salah satu pelaku mencabut pisau dan menyerang korban.

Nurma tersungkur dengan kondisi bersimbah darah. Pemilik kafe karaoke ini mengembuskan napas terakhir. Tak berhenti di situ, amukan pelaku juga menyasar salah satu anak buah Nurma bernama Dian Anggaraini. Korban mengalami luka sabetan bagian wajah dan tangan hingga dirawat rumah sakit.

Kedua pelaku kabur menggunakan sepeda motor. Polsek Panjang bersama Satreskrim Polresta Bandarlampung melakukan olah tempat kejadian perkara dan memasang garis polisi. Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti. Jasad Nurma dibawa ke RS Bhayangkara Polda Lampung untuk proses autopsi.

ADI SUSANTO

0 comments:

Posting Komentar

 
×
×
data-ad-slot="9110068254" data-ad-format="auto" data-full-width-responsive="true">