Ali Yudiem menjelaskan pemilihan peratin momentum penting dalam menentukan arah pembangunan tingkat pekon. Karena itu seluruh tahapan wajib berjalan sesuai dengan regulasi agar tidak menimbulkan polemik maupun konflik masyarakat.
Anggota DPRD Pesisir Barat menyampaikan beberapa waktu lalu dewan sudah melaksanakan penandatanganan nota kesepahaman pelaksanaan pemilihan peratin serentak pada Oktober 2026. Pemioihan serentak menyertakan 42 pekon serta empat atau lima pekon mengadakan pemilihan antar waktu (PAW).
Demi kesuksesan proses demokrasi tersebut, BPRD Pesisir Barat mengimbau panitia, para calon maupun pemilih melaksanakan kegiatan ini sebaik mungkin sesuai aturan.
Ali Yudiem mengingatkan kepatuhan terkait tes narkoba, tes kesehatan, dan SKCK supaya benar-benar dilaksanakan dengan bertanggung jawab dan melibatkan aparat kepolisian. Jangan sampai orang yang dites urine berbeda dengan orang yang menerima hasilnya.
DPRD juga mengingatkan instansi terkait serius mempersiapkan logistik seperti lelang cetak surat suara, tinta dan lain-lain. Lelang cetak surat suara hendaknya dilakukan transparan untuk menghindari berbagai aumsi.
YUAN ANDESTA






0 comments:
Posting Komentar