Kegiatan ini menjadi simbol komitmen petugas maupun warga binaan dalam menciptakan sistem pemasyarakatan lebih transparan dan bebas praktik menyimpang. Partisipasi aktif eluruh peserta mencerminkan sinergi positif dalam proses pembinaan.
Apel dipimpin Kepala Lapas Kotabumi Tomi Elyus. Kalapas menegaskan pentingnya integritas dan tanggung jawab bersama dalam menjaga ketertiban dalam lapas. Ikrar Anti Halinar dibacakan sebagai bentuk peneguhan komitmen untuk menolak peredaran narkoba, penggunaan handphone ilegal serta praktik pungutan liar.
Suasana khidmat terasa saat warga binaan turut menyatakan komitmen. Mereka menyatakan kesiapan berperan aktif dalam pencegahan narkoba, tidak terlibat dalam peredaran barang terlarang serta mematuhi seluruh aturan lapas.
Kesiapan menerima sanksi atas pelanggaran juga menjadi bagian dari komitmen sebagai bentuk tanggung jawab dan kesadaran hukum.
Kegiatan dilanjutkan penandatanganan ikrar oleh petugas dan warga binaan sebagai simbol kuat dari tekad bersama menuju perubahan yang lebih baik.
Pengarahan lalapas menekankan keberhasilan pembinaan tidak terlepas dari kolaborasi petugas dan warga binaan. Ia mengakui perlunya perbaikan berkelanjutan dalam sistem sehingga upaya menciptakan lapas bersih dari Halinar dapat berjalan optimal.
Lapas Kotabumi berencana memperkuat sistem pengawasan dengan melibatkan keluarga warga binaan sebagai bagian kontrol sosial. Langkah ini diharapkan mampu memberikan dampak positif dalam menjaga lingkungan lapas tetap kondusif dan bebas peredaran barang terlarang maupun praktik pungutan liar.
Rangkaian kegiatan juga diisi berbagai aktivitas positif yang membangun semangat kebersamaan di antaranya pembagian hadiah lomba olahraga, bakti sosial donor darah serta pembagian paket alat mandi guna meningkatkan kebersihan dan kesehatan warga binaan.
Seluruh kegiatan ini merupakan bagian peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 yang membawa semangat perubahan menuju sistem pemasyarakatan lebih humanis, profesional, dan berintegritas.
Kalapas mendorong keterlibatan masyarakat dan media dalam fungsi pengawasan sebagai wujud transparansi. Upaya ini menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan publik sekaligus memastikan Lapas Kotabumi terus berada pada jalur pembenahan positif.
Lapas Kotabumi optimis mampu menjadi lembaga pemasyarakatan bersih dari Halinar dan memberikan dampak positif bagi proses pembinaan warga binaan. Semangat perubahan ini menjadi bukti transformasi menuju pemasyarakatan lebih baik bukan sekadar wacana.
ADI SUSANTO






0 comments:
Posting Komentar