Bayi gajah ini merupakan anak pasangan indukan Mega berusia 27 tahun dan pejantan Aris berumur 29 tahun. Kelahiran berlangsung normal dan menjadi momen penting dalam upaya konservasi satwa dilindungi.
Pencapaian ini sekaligus menorehkan catatan penting mengingat kelahiran gajah sumatera di Lembah Hijau Lampung berada di luar habitat alami. Lembah Hijau Lampung menyampaikan indukan dan bayi gajah dalam kondisi sehat dan tetap diawasi tim mahout bersama tenaga medis.
Dokter Hewan Lembaga Konservasi Lembah Hijau Lampung Rasyid Ibransyah mengatakan bayi gajah lahir berjenis kelamin betina dengan bobot 123 kilogram. Bayi gajah ini dinamai Bocil.
Ini merupakan kelahiran kedua anak gajah dari pasangan Mega dan Aris di Lembah Hijau. Pasangan ini sebelumnya dikaruniai seekor anak jantan bernama Rawana pada 7 Agustus 2022.
Kelahiran tersebut menambah daftar keberhasilan program konservasi di Lembah Hijau. Beberapa bulan sebelumnya, lembaga konservasi itu juga sukses menyambut kelahiran dua ekor harimau sumatera pada 14 Februari 2026.
Rasyid berharap kelahiran satwa endemik tersebut menjadi angin segar bagi pelestarian gajah sumatera yang populasinya terus menghadapi berbagai ancaman.
DANDI SUCIPTO






0 comments:
Posting Komentar