Pria bernama Mursalin Candra, 25 tahun, diduga hendak mengakhiri hidupnya dari puncak tower karena terbelit persoalan rumah tangga. Ia bertahan selama beberapa jam sehingga memicu kepanikan. Warga berkerumun sembari menunggu proses penyelamatan.
Tim Basarnas Lampung bergerak ke lokasi tower setelah dihubungi bhabinkamtibmas pada pukul 10.00 WIB. Alih-alih melakukan evakuasi secara paksa, petugas mengedepankan pendekatan persuasif guna memastikan keselamatan Mursalin.
Upaya penyelamatan sampai pukul 13.00 akhirnya membuat pria berstatus suami itu luluh dan bersedia turun. Proses evakuasi ini melibatkan istri Mursalin. Sang istri membujuk suaminya melalui komunikasi handy talky (HT) agar mengurungkan niatnya dan turun secara sukarela.
Seorang personel basarnas naik tower mendampingi Mursalin. Sementara petugas lainnya siaga di bawah. Pendekatan humanis petugas bersama keluarga akhirnya membuahkan hasil. Setelah komunikasi cukup intens, korban bersedia mengikuti arahan tim penyelamat.
Berdasarkan informasi keluarga, kenekatan Mursalin memanjat puncak tower setinggi puluhan meter diduga terpicu persoalan internal rumah tangga. Pria tersebut menolak hendak diceraikan istrinya.
Komandan Tim Rescuer Basarnas Lampung Sumaryansyah menyampaikan proses evakuasi dengan mengedepankan pendekatan persuasif demi keselamatan Mursalin.
ADI SUSANTO






0 comments:
Posting Komentar