Korban bernama AD, 17 tahun, ditemukan tergeletak dengan kondisi louka tembak dan tidak sadarkan diri. Seorang pelintas bernama Andika menemukan korban dan membawanya ke Rumah Sakit Handayani Kotabumi.
Pemeriksaan rumah sakit menemukan luka tembak bagian perut tembus punggung dan luka kening. Korban menjalani operasi mengingat usu dan ginjal mengalami keruskaan parah akibat tembakan.
AD kena begal saat berangkat sekolah mengendarai Honda Beat putih sekitar pukul 07.00 WIB. Ia diadang pelaku dengan lemparan batu. Karena korban berhenti menghindari serangan, pelaku berusaha merampas kunci motor.
Perampasan motor mendapat perlawanan hingga begal memukul pelipis korban menggunakan senjata api dan langsung menembak perut sebelah kiri. Korban ditemukan Andika sekitar pukul 07.15 WIB dalam kondisi tergeletak dan tidak sadarkan diri.
Kasat Reskrim Polres Lampung Utara AKP Ivan Roland Cristofel mengatakan polisi masih melakukan penyelidikan dan memburu terduga pelaku pembegalan sekaligus penembakan seorang pelajar.
Kapolres Lampung Utara AKBP Raswidiati Anggraini bersama Kasat Reskrim AKP Ivan Roland Cristofel dan sejumlah personel mendatangi korban di Rumah Sakit Handayani Kotabumi. Kedatangan kapolres disambut orangtua korban bernama Sahrudi.
Tetangga mengabarkan kepada Sahrudi tentang pembegalan anaknya melalui telefon. Sang anak dibawa ke rumah sakit dengan kondisi luka tembak perut tembus punggung dan pelipis bengkak dihantam dengan laras pistol. Keluarga berharap polisi segera menangkap pelaku karena kiasus penembakan pelajar tersebut sangat meresahkan.
ADI SUSANTO






0 comments:
Posting Komentar