Besarnya kobaran api terlihat hingga ke permukiman penduduk
di Kecamatan Way Bungur, Kabupaten Lampung Timur, wilayah penyangga bagian
utara Way Kambas.
Titik api pertama kali dilaporkan pada Rabu (4/11/2026)
sekitar pukul 14.00 WIB di Seksi Wilayah II Way Bungur. Vegetasi ilalang yang
kering dan hembusan angin kencang membuat api cepat membesar.
Proses pemadaman terkendala akses yang sulit dan minimnya
sumber air. Sebanyak 90 personel gabungan dibantu sejumlah mobil tangki
dikerahkan ke lokasi. Api baru berhasil dijinakkan setelah petugas berjibaku
siang hingga malam.
Humas Balai TNWK, Riri Fitriandi, mengatakan petugas masih
disiagakan di titik-titik rawan kebakaran. Hal itu dilakukan karena hujan belum
merata dan belum sepenuhnya mengguyur kawasan Taman Nasional Way Kambas.
Sementara itu, M. Sirot, warga Desa Tanjung Tirto, desa
penyangga Way Kambas, mengatakan kebakaran saat musim kemarau sudah seperti
musiman dan pasti terjadi.
Setiap terjadi kebakaran, dampaknya sangat dirasakan warga
sekitar, terutama desa penyangga. Abu sisa kebakaran sampai masuk ke dalam
rumah penduduk.
0 comments:
Posting Komentar