Kepala Badan PPRD Intji Indriati menjelaskan target pajak daerah tahun 2025 sebesar Rp250,7 miliar terealisasi sepenuhnya. BPPRD juga mendapat pajak daerah yaitu opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) Rp37,8 miliar. Jumlah ini melampaui target Rp36,5 miliar. Realisasi opsen BBN-KB mencapai 100 persen sebesar Rp31 miliar sampai akhir Desember.
Intji Indriati mengungkap pendapatan daerah ditopang oleh penerimaan lain-lain atau pendapatan yang melebihi target Rp37,8 miliar. Dengan tambahan tersebut, total realisasi pendapatan opsen PKB hingga 30 Desember 2025 mencapai 105 persen.
Dibandingkan target murni Rp250,7 miliar, pencapaian melebihi target kurang lebih Rp265,3 miliar. Kelebihan penerimaan tercatat mencapai Rp14,6 miliar dan angka tersebut diprediksi masih bertambah hingga penutupan tahun anggaran.
Pendapatan pajak hiburan atau tempat wisata mencapai 99,97 persen atau Rp2,89 miliar dari target Rp2,9 miliar. Target keseluruhan Rp262,9 miliar dan target PBB Rp64,4 miliar.
BPPRD menegaskan pemerintah daerah tetap mengedepankan pendekatan persuasif kepada wajib pajak. Keringanan pajak yang diberikan relatif terbatas, dengan fokus membangun kesadaran dan kolaborasi bersama masyarakat dalam meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).
ADHE KOLA






0 comments:
Posting Komentar