Kamis, 12 Februari 2026

Kentongan Bambu Jadi Peringatan Bencana di Lampung Barat

LIWA (12/2/2026) – Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus meluncurkan sistem peringatan bencana berbasis kearifan lokal berupa kekuhan atau kentongan bambu di SMP Negeri 1 Liwa, Kamis 12 Februari 2026.

Peluncuran system peringatan bencana ditandai dengan pemukulan kekuhan kekuhan Bupati Parosil Mabsus dan diikuti undangan. 

Parosil Mabsus memilih kekuhan sebagai sistem peringatan bencana berbasis kearifan lokal dengan alasan kentongan bambu memiliki sejarah peninggalan nenek moyang. Kekuhan menjadi alat komunikasi masyarakat sejak zaman dulu.

Kekuhan menjadi sarana masyarakat dalam memberitahukan atau menyampaikan berita penting termasuk waktu sholat. Kentongan bambu tetap menjadi alat komunikasi efektif di zaman modern.

Apalagi Lampung Barat merupakan daerah rawan bencana dengan kondisi wilayah berbukit dan dilewati Sesar Semangko. Kentongan bambu dapat digunakan dalam situasi seperti apapun termasuk bencana alam.

Penggunaan kentongan bambu terdapat tujuh pola ketukan tanda komunikasi. Tiga ketukan pendek tiga kali mengabarkan orang meninggal dan ketukan pendek tiga kali menandakan kemalingan, begitu seterusnya.

LILIANA PARAMITA

0 comments:

Posting Komentar

 
×
×
data-ad-slot="9110068254" data-ad-format="auto" data-full-width-responsive="true">