Areal persawahan terkena serangan hama tercatat 70 hektar di Kalirejo, 15 hektar di Banyu Urip, 7 hektar di Karang Anyar, 5 hektar di Dadisari serta Soponyono dan selebihnya di Dadirejo.
Kondisi tanaman padi menguning, layu hingga mongering. Hama tikus dan wereng menyerang tanaman sejak usia 14 hari hingga dua bulan. Ada lagi serangan penyakit lain dengan areal cukup luas.
Para petani dibantu Dinas Ketahanan Pangan Tanaman Pangan Hortikultura Tanggamus, berupaya mengendalikan hama dengan penyemprotan insektisida, namun belum mampu menghentikan hama.
Petani juga mengeluhkan keterbatasan jenis insektisida dan minimnya pendampingan penyuluh pertanian sehingga sehingga pengendalian hama kurang efektif.
Sebagian persawahan Wonosobo sebenarnya sudah dua tahun tersenang hama berdampak penurunan hasil panen. Selain wereng dan tikus, tanaman padi juga diserang lembing, pengerek batang,dan kepinding tanah.
Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Tanaman Pangan Hortikultura Tanggamus Rahmat Hidayat mengatakan telah menyiapkan bantuan pestisida setelah petugas lapangan mendata persawahan terkena serangan hama.
Para petani berharap lebih dari sekadar distribusi pestisida. Mereka membutuhkan pendampingan intensif, edukasi pengendalian hama terpadu serta solusi jangka panjang.
HARDI SUPRAPTO






0 comments:
Posting Komentar