Kecurigaan bermula ketika sang bibi melihat bungkusan kardus mencurigakan di depan rumah kosong. Setelah dilaporkan kepada keponakannya bernama Kiki, bungkusan itu dibuka menggunakan kayu dan ternyata berisi jasad manusia yang sudah tidak bernyawa. Penemuan ini segera mengundang perhatian warga sekitar.
Kapolsek Katibung, IPTU Dita Hidayatullah, membenarkan adanya penemuan jasad tersebut.
Ia menjelaskan kondisi korban sangat memprihatinkan dengan tubuh kurus serta adanya pembusukan di bagian pinggang belakang. Pihak kepolisian menghadapi kendala besar dalam mengungkap identitas korban karena tidak ditemukan sidik jari yang dapat digunakan untuk proses identifikasi resmi.
Sekretaris Desa Rangai Tritunggal, Kastomi, memperkirakan korban bukan warga Kecamatan Katibung, melainkan berasal dari daerah lain. Dugaan ini diperkuat dengan ditemukannya selembar surat wasiat di dekat jasad. Surat yang diduga ditulis orang tua korban berisi pesan memilukan tentang keterbatasan ekonomi keluarga. Dalam surat itu dijelaskan bahwa anak mereka meninggal akibat penyakit diabetes dan mereka tidak mampu memakamkannya karena hidup terlunta-lunta tanpa tempat tinggal.
GELLY ANTHONIOS






0 comments:
Posting Komentar