Senin, 11 Mei 2026

Ponpes Nurul Jadid Mesuji Timur dibakar dan dirusak masa

MESUJI TIMUR (11/5/2026) – Bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Jadid di Desa Tanjung Mas Jaya, Kecamatan Mesuji Timur, menjadi sasaran amukan massa pada Sabtu malam (8/5/2026).
Aksi anarkis sekelompok massa berlangsung tak terkendali hingga membakar dan merusak sebagian bangunan ponpes sekitar pukul 23.00 WIB.

Sekretaris Daerah (Sekda) Mesuji Budiman Jaya, didampingi Camat Mesuji Timur, meninjau lokasi kejadian pada Minggu sore. Ia menuturkan, saat peristiwa pembakaran dan perusakan terjadi, ponpes sudah tidak lagi beraktivitas. Para santri telah dipulangkan ke rumah masing-masing sejak satu tahun lalu.

Peristiwa ini dipicu dugaan pelanggaran perjanjian oleh pimpinan ponpes, MFS, yang sebelumnya dituding melakukan perbuatan tidak pantas terhadap beberapa santriwati. Warga kemudian meminta ponpes ditutup dan pengasuhnya angkat kaki dari Desa Tanjung Mas Jaya. Kesepakatan sempat tercapai, namun pada awal bulan puasa MFS kembali berkunjung ke lingkungan ponpes untuk menemui anak dan cucunya.

Hingga Jumat (8/5/2026), warga masih memantau keberadaan MFS di ponpes. Mereka memberi batas waktu hingga pukul 00.00 WIB untuk segera meninggalkan lokasi. Namun karena tidak ada reaksi, emosi warga tersulut dan berujung pada pembakaran serta perusakan bangunan. Sekda Mesuji Budiman Jaya menegaskan, kasus ini sudah ditangani pihak kepolisian.

SULISTIONO

0 comments:

Posting Komentar

 
×
×
data-ad-slot="9110068254" data-ad-format="auto" data-full-width-responsive="true">