Ridho, remaja 14 tahun, bersama teman-temannya mendatangi Markas Damkar Kalianda pada tengah hari dengan kondisi kaki kanan tertancap mata pancing. Ia awalnya bermaksud memancing belut di persawahan Desa Tajimalela. Dalam perjalanan, remaja ini terjatuh hingga mata pancing tak sengaja menancap kakinya.
Korban ingin mata pancing segera dicabut karena terasa nyeri. Bukannya meminta pertolongan petugas kesehatan atau puskesmas, Ridho dan teman-temannya justru datang ke Damkar Kalianda guna mencabut mata pancing.
Petugas damkar cuma butuh waktu dua menit untuk melepaskan pancing dari kaki Ridho. Awalnya sempat meringis menahan sakit tetapi detik berikutnya tertawa begitu kail itu terlepas.
Kepala Dinas Damkarmat Lampung Selatan Sefri Masdian mengatakan insiden mata pancing menancap kaki baru terjadi pertama tahun ini. Korban seorang remaja asal Desa Tajimalela datang sukarela meminta bantuan pelepasan mata pancing. Ridho bersama teman-temannya seketika pulang begitu pancing dicabut.
GELLY ANTHONIYOS






0 comments:
Posting Komentar