HMI menilai sektor masih membutuhkan perhatian lebih serius, terutama kesehatan, keterampilan warga binaan serta pemasaran produk hasil pembinaan.
Ketua Umum HMI Cabang Kotabumi Bayu Iswari mengatakan pihaknya berupaya menjadi penghubung antara pemerintah daerah dan lapas untuk mendorong pembinaan lebih konkret. Persoalan kesehatan menjadi salah satu perhatian utama. HMI berharap Pemkab Lampung Utara memberikan layanan kesehatan berkala melalui puskesmas keliling.
HMI mendorong penguatan program peternakan dan pertanian warga binaan seperti telur, kopi, sabun cuci piring hingga sayuran. Produk tersebut jangan hanya berhenti sebagai hasil kegiatan pembinaan. Pemerintah sebaiknya membuka akses pemasaran agar produk tersebut bernilai ekonomi.
Kepala Lapas Kotabumi Tomi Elyus mengatakan kolaborasi tersebut merupakan gagasan HMI setelah para kader melihat langsung aktivitas warga binaan. HMI juga memberikan kritik dan masukan sebagai bahan evaluasi pembinaan dalam lapas.
Ia mengakui keberadaan tembok lapas dapat menciptakan jarak dengan masyarakat dan memunculkan persepsi negatif. Karena itu keterlibatan masyarakat, mahasiswa dan pemerintah penting untuk menunjukkan lapas sebagai tempat pembinaan.
Menanggapi sorotan tersebut, Bupati Lampung Utara Hamartoni Ahadis menyatakan pemerintah daerah siap bersinergi dengan lapas. Pemkab akan mendorong pengembangan keterampilan warga binaan melalui sektor peternakan, pertanian hingga perindustrian.






0 comments:
Posting Komentar